Politik & Pemerintahan

Gerry : Klemen Tinal Adalah Bapak Pembangunan Yang Merakyat

Gery Okoare, Ketua Lemasko

MIMIKA, BM

Ketua Lemasko, Gery Okoare mengatakan bahwa Almarhum Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal merupakan bapak pembangunan yang merakyat dan juga merangkul semua masyarakat baik menengah maupun yang kecil.

Menurut Gery, kedekatan amarhum dengan masyarakat sangat dirasakan oleh semua pihak, termasuk dirinya dan lembaga adat.

"Waktu masih bupati Mimika beliau sangat kompoten membangun Kabupaten Mimika dengan serius yang mana waktu itu masih kurang pada masa bupati sebelumnya, almarhum bapak Potereyauw," tutur Ketua Lemasko, Gery Okoare saat diwawancarai BeritaMimika.

Gery mengatakan, Klemen Tinal melakukan pembangunan bukan hanya dari segini infrastruktur namun juga ekonomi, budaya dan kemasyarakatan. Inilah yang membuat almarhum begitu berkesan baginya.

Lanjutnya, setelah melanjutkan karir ke Provinsi Papua sebagai Wakil Gubernur selama 2 periode, semua orang Papua melihat langsung bagaimana perannya dalam mendampingi Gubernur Lukas Enembe dalam membangun Papua.

Kepergian almarhum pada Jumat (21/5) pukul 04.00 Wib meninggalkan luka yang mendalam bagi seluruh masyarakat Papua terutama warga Mimika. Banyak orang mencintai sosoknya namun semua yang terjadi adalah kehendak Yang Maha Kuasa.

"Anak-anak Papua, kita kehilangan seorang alumni Bandung yang selama ini menjadi pelopor, motivator, inspirator dan selalu memberikan dukungan terhadap banyak hal untuk membangun Papua. Saya secara pribadi sebagai alumni Bandung turut berduka cita,"ujarnya.

Gery mengaku selalu berkomunikasi ketika almarhum kembali ke Timika. Menurutnya beliau juga orang yang bijak dan lebih dari sekedar saudara.

"Setiap kali ketemu dengan beliau dia selalu mengatakan punya adik yang paling ganteng. Sebelum jadi Bupati juga kami sudah dekat sekali. Dan setelah menjabat sebagai Bupati Mimika lebih dekat lagi,"ungkapnya.

Gery juga mengatakan bahwa almarhum bukan orang yang anti dikritik. Ketika ia dikritik, ia akan langsung memanggil dan merangkul mereka yang mengkritisinya. Ia juga sangat tahu membalas kebaikan dan perjuangan orang lain untuk dirinya.

"Klemen Tinal itu orangnya merangkul dan merakyat dan bukan hanya di golongan menengah tetapi di golongan kecil juga. Ketika ada hal-hal yang dikeluarkan di media massa, dia akan cepat menangkap bolanya bagus sekali," jelasnya.

Menurutnya, Almarhum Klemen Tinal sangat berbeda dengan kebanyakan pemimpin di Papua. Kepribadiannya yang supel, periang dan sangat menghargai orang lain, membuatnya muda dekat dan bersahaja dengan siapa saja.

"Makanya saya bilang dia adalah Bapak Pembangunan yang merakyat. Atas nama lembaga adat dari Lemasko dari wilayah Nakai sampai Warisi dan masyarakat umum yang ada di Kabupaten Mimika Kami turut berduka cita dan Kami mengucapkan selamat jalan Wakil Gubernur Provinsi Papua dan mantan Bupati Mimika, Bapak Klemen Tinal,"ujarnya. (Shanty

Cara Dukcapil Tangani Adminduk Korban Kebakaran Gorong-Gorong Menunjukan Bukti Hadirnya Pemerintah

Seorang pegawai Dukcapil tengah memverifikasi dokumen adminduk seorang warga korban kebakaran di Gorong-gorong

MIMIKA, BM

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Mimika membuktikan pelayanan mereka langsung menyentuh masyarakat.

Terhadap korban bencana kebakaran yang terjadi di gorong-gorong pada Selasa (18/5), Dukcapil Mimika melakukan penggantian dokumen kependudukan mereka yang hilang atau rusak.

Pada Rabu (19/5) siang Dukcapil Mimika,
mendatangi warga korban kebakaran di Gorong-gorong guna melayani dan menerbitkan semua dokumen Adminduk berupa eKTP, Kartu Keluarga (KK), Akte Kelahiran, KIA dan lainnya.

"Dukcapil akan cetak akta-akta capil sesuai dengan jumlah KK yakni 17 KK dan 42 jiwa," tutur Kepala Dukcapil Mimika, Slamet Sutejo saat dihubungi Berita Mimika, Kamis (20/5).

Slamet mengatakan, data lapangan hasil pendataan dari petugas ada 17 KK, 42 jiwa yang terdiri dari 32 dewasa, 9 anak dan 1 bayi. Sementara itu ada 1 keluarga yang tidak berada di tempat karena sedang pulang kampung.

"Dari 42 jiwa sudah dicetak eKTP bagi yang sudah foto, kalau yang belum foto kami dari capil siap bantu, kemudian Akte Kelahiran disesuaikan dengan jumlah 42 orang itu, termasuk 9 anak dan 1 bayi," tutur Slamet.

Tambahnya, sepanjang data korban bencana namanya terdaftar dalam Sistim SIAK dan Data Nasional maka akan langsung dicetak. Kalaupun belum ada data sama sekali dalam sistim, pihaknya akan langsung membantu dan mengurusnya.

"Tentu masyarakat yang kena musibah kebakaran sangat butuh dokumen Adminduk karena merupakan hak sipil yang harus mendapatkan pelayanan dari Pemerintah Kabupaten Mimika,"ujarnya.

Slamet menuturkan bahwa pelayanan jemput bola terhadap korban kebakaran di Gorong-goron dilakukan sebagai salah satu bentuk kehadiran pemerintah kepada masyarakatnya.

"Dengan pelayanan jemput bola ini, harapan kami warga yang kena musibah tidak perlu sibuk dengan pengurusan Adminduk yang bisa menambah beban mereka. Semoga dokumen Adminduk nanti bisa dipakai untuk kelancaran urusan publik yang lain,” harapnya. (Shanty)

Walau Hari Libur Pegawai Dukcapil Tetap Bekerja, Mereka Lakukan Pelayanan Jempol Adminduk di Kokonao

Pegawai Dukcapil saat melakukan perekaman eKTP di Kokonao

MIMIKA, BM

Walau masih dalam suasana libur Idul Fitri 2021, namun pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Mimika masih saja bekerja.

Memanfaatkan momen liburan, mereka melakukan pelayanan adminduk kepada masyarakat di Kokonao selama tiga hari, yakni Selasa (19), Rabu (20) dan Kamis (21).

Pelayanan ini juga merupakan wujud nyata peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap tanggal 20 Mei (hari ini-red).

Kegiatan layanan adminduk ini juga melibatkan beberapa instansi terkait seperti Dinas Sosial, Kadistrik Mimika Barat, Kepala Puskesmas dan Komunitas Permata Papua.

Pelayanan hari pertama (Selasa-red), dibuka oleh Kepala Distrik Mimika Barat, Ernestina Takati, S.Sos, AP didampingi Kadis Dukcapil Mimika, Slamet Sutejo.

Keduanya memberikan sosialisasi dan arahan pentingnya Dokumen Adminduk dan data Kependudukan yang valid dan akurat kepada masyarakat.

Setelah itu diserahkan secara simbolis 605 Kartu Keluarga, 641 Akte Kelahiran dan 573 Kartu ldentitas Anak (KlA) kepada Warga Kokonao.

Kadis Dukcapil, Slamet Sutejo saat dihubungi BeritaMimika, Rabu (19/5) mengatakan pelayanan adminduk kepada masyarakat dipusatkan di kantor distrik.

"Hari kedua (hari ini), kami lanjutkan validasi kembali data adminduk warga dan pelayanan adminduk sebanyak 100 Kartu Keluarga, Perekaman eKTP pemula 9 orang, pencetakan eKTP 52 dan Akte Kelahiran sebanyak 46.KIA tidak ada sementara Akte Kematian ada 5," terangnya kepada BM.

Slamet mengatakan, Akte Kelahiran dan KIA sangat dibutuhkan khususnya bagi anak-anak yang saat ini bersekolah pada jenjang SD, SMP dan SMA agar data yang ada di Dukcapil dan Dapodik pada Dinas Pendidikan sama-sama Valid dan Akurat.

Sementara Dinas Sosial dan staf distrik bersama-sama memvalidasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Penerima Bantuan Sosial.

"Tim terpadu juga menyerahkan bantuan bola kaki, bola voly dan net untuk mendukung kegiatan kepemudaan di Kokonao," kata Slamet.

Pada pelayanan hari kedua ini, dilakukan pula "Ngobrol Asyik dalam Acara Podcast Epen Toh On Location Kokonao" antara tim, stakeholders Distrik Mimika Barat dan masyarakat.

"Pelayanan akan dilanjutkan besok pagi sampai dengan sore dan Tim akan kembali bertolak ke Timika. Kami juga mengucapan terimakasih kepada Koramil dan Polsek Kokonao yang sudah berperan aktif memberikan keamanan dan kelancaran pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam mendukung kegiatan ini," ungkapnya. (Shanty)

Top