Politik & Pemerintahan

Tingkatkan Pelayanan Publik, Pemkab Mimika Siap Menerapkan MPP Digital

Foto bersama usai kegiatan

MIMIKA, BM

Pemerintah Kabupaten Mimika terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya akan menerapkan Mall Pelayanan Publik (MPP) yang terpusat di lantai 3, Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).

Guna menyukseskan MPP tersebut, Pemkab Mimika menggelar implementasi MPP dan MPP digital serta uji publik Ranperbup tentang MPP di Mimika.

Kegiatan dilaksanakan di Hotel Horison Diana, Kamis (8/5/2025) dan dibuka secara resmi oleh Bupati Mimika, Johanes Rettob.

Bupati Mimika, Johanes Rettob mengungkapkan bahwa pembangunan MPP ini merupakan upaya nyata Pemkab Mimika untuk memberikan layanan yang lebih mudah, cepat, dan terpadu kepada masyarakat.

"Pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan publik yang prima, cepat, tepat, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat dalam semangat reformasi birokrasi dan transformasi pelayanan," kata Bupati John.

Menurutnya, kehadiran MPP menjadi salah satu langkah strategis dalam menjawab tantangan zaman dan tuntutan masyarakat yang semakin kompleks dan dinamis.

MPP bukan hanya sekadar pusat layanan yang menyatukan berbagai instansi, tetapi juga merupakan simbol komitmen pemerintah dalam memberikan kemudahan, kenyamanan, dan kepastian layanan di dalamnya.

"Jadi di MPP ini masyarakat dapat mengakses berbagai jenis layanan, mulai dari administrasi kependudukan, perizinan, layanan pajak, hingga layanan hukum dan sosial semuanya dalam satu atap," ujarnya.

Katanya, dengan kehadiran MPP digital ini dapat memudahkan masyarakat untuk mengakses layanan secara daring tanpa perlu datang langsung ke kantor.

Hal ini tidak hanya memperluas jangkauan pelayanan, tetapi juga meningkatkan efisiensi, mengurangi antrian, serta memberikan akses yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama mereka yang berada di daerah terpencil.

"Saya percaya, regulasi yang baik adalah regulasi yang lahir dari proses dialog, partisipatif, dan berbasis kebutuhan nyata di lapangan. Mari kita wujudkan pelayanan publik yang bukan hanya memenuhi standar administratif, tetapi juga memberikan kepuasan dan kepercayaan kepada masyarakat," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Dukcapil Slamet Sutejo mengatakan, MPP ini untuk mewujudkan salah satu visi misi Bupati Mimika dan ini juga aman dengan undang-undang dan Perpres tentang MPP.

"Gagasan ini sudah sejak tahun 2023 lalu tetapi memang belum sempat bisa dilaksanakan dan alhamdulillah, ini adalah salah satu wujud visi misi untuk tingkatkan pelayanan publik. Lokasinya sementara ditentukan di lantai 3 Dukcapil," kata Slamet.

Ia berharap kolaborasi sinergitas terus berjalan dengan baik bukan saja hanya antar OPD tetapi juga dengan lintas vertikal.

"Mudah-mudahan setelah ini berjalan, tentu kita akan evaluasi seperti apa perkembangannya. Jadi, kalau misalnya tuntutan pelayanan semakin meningkat maka MPP akan ditingkatkan menjadi lebih representatif," ucapnya.

Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mimika, Marselino Mameyao mengatakan dengan adanya MPP ini maka akan mempermudah masyarakat untuk mengurus sesuatu dengan cepat dan tidak bolak balik.

"Seperti ingin mengurus perijinan tetapi ada yang kurang tentang KTP maka harus ke Kantor Dukcapil lagi. Tapi dengan MPP ini maka jika ada yang kurang tinggal ke ruang sebelah saja karena semua sudah terpusat di satu tempat," pungkasnya.

Adapun OPD yang siap bergabung di MPP diantaranya, Bapenda, Dinas Kesehatan, PUPR, DLH, PBJ, Disnak, Disperindag. Sementara untuk lintas vertikal yakni Satlantas, BPJS Kesehatan, BPS, BPJS Ketenagakerjaan dan Kantor Imigrasi. (Shanty Sang)

Bupati Sebut Tidak Ada Masalah Terkait Evaluasi BPK

Bupati Mimika, Johannes Rettob

MIMIKA, BM

Bupati Kabupaten Mimika, Johannes Rettob menyatakan tidak ada masalah besar terkait hasil evaluasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang perencanaan dan penganggaran Pemerintah Kabupaten Mimika.

"Secara umum tidak ada masalah, evaluasi yang kita lakukan tadi adalah evaluasi penganggaran dan perencanaan," kata Bupati Mimika Johanes Rettob saat diwawancarai di Kantor BPKAD, Jumat (9/5/2025).

Lanjutnya, yang dilakukan oleh BPK bukan hanya di Mimika saja melainkan di seluruh Indonesia yakni evaluasi bagaimana perencanaan dan anggaran.

"Jadi dievaluasi struktur anggaran terkait dengan 2026. Secara umum tidak ada masalah. Ada beberapa hal mungkin ada kekurangan data dari kita, perbedaan persepsi tapi semua itu sudah clear," ujarnya.

Selain itu, ada juga hal-hal dimana BPK tidak mendapat informasi dengan sebaik-baiknya karena datanya kurang dan ada juga hal-hal yang dari kaca mata Pemkab Mimika berbeda melihatnya. 

"BPK melihatnya dengan sisi begini dan kita melihatnya dari sisi begini. Tapi kita sudah ketemu titik temunya, jadi tidak ada masalah. Itu kan evaluasi biasa supaya untuk tahun depan kita menyusun anggaran itu lebih baik," ucapnya.

Dijelaskan, bahwa BPKP dan BPK itu berbeda. Kalau BPKP yang sekarang sedang melaksanakan pemeriksaan rutin setiap tahun. Sementara, kalau BPK mereka selalu menyampaikan evaluasi terkait penganggaran dan perencanaan.

"Andaikan misalnya kalau ada hal-hal khusus yang kita mau minta diperiksa maka kita mintanya ke BPKP,"ungkapnya. (Shanty Sang)

PARADE FOTO Kokonao Awali Langkah Kerja TP PKK Pimpinan Ny. Susy Rettob

MIMIKA, BM

Kota tua Kokonao menjadi tempat awal Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika pimpinan Ny. Susy Herawaty Rettob untuk memulai langkah program kerjanya usai dilantik pada 23 April 2025 lalu.

Kunjungan Ketua TP PKK Mimika, Ny. Susy Herawaty Rettob tersebut didampingi oleh Wakil Ketua TP PKK Mimika, Ny. Perina Kula Kemong beserta seluruh pengurus TP PKK baik Pokja I hingga pokja IV. Rombongan dilepas oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob.

Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari terhitung sejak Jumat (2/5/2025) hingga Minggu (4/5/2025).

Foto-foto : Dokumentasi TP PKK Mimika

Rombongan TP PKK Mimila dilepas oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob. Menuju Pomako dengan menggunakan bis dan kendaraan pribadi

TP PKK tiba di Pomako dan bersiap memasukkan barang ke speedboat

Bertolak dari pelabuhan Pomako menuju Kokonao, Distrik Mimika Barat dengan menggunakan speedboat Camar Papua dan Papua Star

Rombongan tiba di Kokonao, disambut dengan suasana alam yang indah

Warga Kokonao menyambut kedatangan TP PKK 


Pengalungan bunga kepada Ketua TP PKK Mimika Ny. Susy Rettob sebelum memasuki KokonaoIbu-ibu TP PKK menuju Kantor Distrik Mimika Barat untuk mengikuti pembukaan kegiatan dengan menggunakan perahu

Ketua TP PKK Mimika, Ny. Susana Susy Rettob memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan 

Mama-mama TP PKK distrik dan perwakilan 7 kampung nampak antusias mengikuti  pembukaan kegiatan

Hari kedua, Pokja I memberikan edukasi tentang pergaulan yang positif dengan tetap mengandalkan Tuhan sekaligus penyerahan keyboard untuk pemuda gereja

Sementara itu, pokja II mengedukasi anak-anak sambil menggambar dan bernyanyi sekaligus diadakan pemberian bingkisan kepada anak-anak 

Adapun Pokja III dalam kesempatan tersebut memberikan bantuan berupa pupuk, bibit, plastik polybag dan bahan makanan (bama)

Pokja IV melaksanakan  pemeriksaan kesahatan gratis kepada warga Kokonao

TP PKK Mimika berjalan kaki menuju satu kampung ke kampung yang lainnya

Barang-barang diangkut dengan menggunakan bentor

Top