Politik & Pemerintahan

Willem Naa Sebut Enam Lokasi Tanah Bermasalah Sudah Dibayar

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Mimika, Willem Naa

MIMIKA, BM

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Mimika, Willem Naa menyatakan telah menyelesaikan tanah di enam titik dari tujuh titik lahan milik pemerintah yang sebelumnya bermasalah.

"Penyelesaian enam lokasi tanah ini sudah dimenangkan oleh kami pemerintah di pengadilan," katanya saat diwawancarai di Hotel Horison Diana, Rabu (7/5/2025).

Willem menambahkan, bahwa lahan-lahan tersebut sebelumnya diklaim sebagai milik perorangan. Namun, sebagian besar sengketa berhasil diselesaikan, bahkan beberapa dimenangkan melalui jalur pengadilan.

Adapun enam titik tanah tersebut diantaranya, SMA Negeri 1, SMP Negeri 7, Lahan SD Inauga, Perpustakaan dan Arsip Daerah, Perumahan Pemadam Kebakaran, dan Perumahan DPRD.

"Enam lokasi tanah itu, pemerintah menang dan sudah sah kepemilikannya. Hanya tersisa satu lokasi yang belum yaitu di lahan di Pelabuhan Poumako oknum masyarakat menang," ujarnya.

Oleh karenanya, untuk lahan Pelabuhan Pomako, nantinya akan dilaporkan ke pimpinan dalam hal ini Bupati Mimika untuk langkah selanjutnya, apakah akan dilakukan pembayaran kepada pihak penggugat atau bagaimana nanti akan dikoordinasikan lagi.

Ia menambahkan, untuk nominal lahan yang sudah dibayarkan itu bervariasi dari Rp500 juta hingga Rp600 juta, tergantung pada lokasi dan status lahan.

"Saya tegaskan setelah dilakukan pembayaran, tidak boleh lagi ada klaim dari pihak manapun. Jadi tidak boleh lagi ada pengklaiman atas tanah tersebut," pungkasnya. (Shanty Sang)

BPKAD Gelar Sosialisasi Penyusunan Standar Harga Satuan Kabupaten Mimika 2026

Suasana sosialisasi penggunaan dan penginputan aplikasi E-SHS

MIMIKA, BM

Mulai Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) akan menerapkan aplikasi Standar Harga Satuan Elektronik (E-SHS).

Agar penerapan aplikasi E-SHS maksimal maka dilakukan sosialisasi penggunaan dan penginputan pada aplikasi standar harga satuan elektronik (E-SHS) Pemkab Mimika.

Sosialisasi dilaksanakan di Aula Kantor BPKAD, Rabu (7/5/2025).

Kepala BPKAD Mimika,  Marthen Tappi Mallisa mengatakan sosialisasi dan penerapan sistem E-SHS ini dalam rangka meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan anggaran.

Tidak hanya itu, aplikasi E-SHS dirancang untuk mempermudah proses pengusulan standar harga satuan dari setiap OPD, terutama dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Selama ini proses pengusulan atau penginputan standar harga satuan masih dilakukan secara manual. Dengan aplikasi E-SHS, maka semuanya akan lebih mudah, efisien, dan terdokumentasi dengan baik,” kata Marthen.

Lanjutnya, penggunaan E-SHS juga akan menjamin kepastian harga satuan yang berlaku pada tahun anggaran berjalan, sekaligus mendorong terciptanya sistem penganggaran yang lebih transparan dan akuntabel.

“Kalau sudah tersistem tinggal di klik, dilihat apa yang mau dicari dan lihat harganya karena sudah paten. Bukan paten tidak bisa berubah yah, tapi nanti fleksibel. Ketika ada perubahan harga maka kita input ulang untuk menyesuaikan dari pada penganggaran," ujarnya.

Menurutnya, Aplikasi ini menjawab kebutuhan akan sistem penganggaran yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel serta bisa dipertanggungjawabkan.

"Melalui penerapan E-SHS, diharapkan seluruh OPD dapat menyusun anggaran dengan lebih tepat sasaran serta meminimalisir potensi kesalahan atau manipulasi harga satuan dalam dokumen perencanaan keuangan daerah," ungkapnya. (Shanty Sang)

Kota Tua Kokonao Awali Langkah Kerja TP-PKK Pimpinan Ny. Susy Rettob

Ketua TP-PKK Mimika, Ny. Susy Heraty Rettob didampingi oleh Wakil Ketua TP-PKK Mimika, Ny. Perina Kula Kemong disambut kedatangannya oleh Kepala Distrik Mimika Barat, Christian P Warinussy dan istri serta masyarakat Kokonao

MIMIKA, BM

Kota tua Kokonao menjadi tempat awal Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Mimika pimpinan Ny. Susy Herawaty Rettob untuk memulai langkah program kerjanya usai dilantik pada 23 April 2025 lalu.

Kunjungan Ketua TP-PKK Mimika, Ny. Susy Herawaty Rettob tersebut didampingi oleh Wakil Ketua TP-PKK Mimika, Ny. Perina Kula Kemong beserta seluruh pengurus TP-PKK baik Pokja I hingga pokja IV. Rombongan dilepas oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob.

Kegiatan yang bertepatan dengan Hari Pendidikan ini dilaksanakan selama tiga hari terhitung sejak Jumat (2/5/2025) hingga Minggu (4/5/2025).

Rombongan lebih dari 70 orang tersebut berangkat dari Timika menuju pelabuhan Poumako untuk selanjutnya menuju Kokonao, Diatrik Mimika Barat.

Setibanya disana, Ketua TP-PKK Mimika, Ny. Susy Herawaty Rettob dan Wakil Ketua TP-PKK Mimika, Ny. Perina Kula Kemong disambut dengan tarian adat.

Pada malam harinya, pembukaan kegiatan dilaksanakan di Kantor Distrik Mimika Barat dan dihadiri oleh Kepala Distrik Mimika Barat Christian P Warinussy beserta ibu dan perwakilan masyarakat 7 kampung yang ada di Kokonao.

Dalam sambutannya, Ketua TP-PKK Mimika, Ny. Susy Heraty Rettob mengatakan Kokonao merupakan kunjungan pertama TP-PKK Mimika turun langsung ke kampung.

“Kami ucapkan terimakasih kepada kepala distrik bersama ibu untuk sambutannya yang luar biasa. Kami sengaja datang kesini karena Kokonao merupakan kota tua, kota peradaban, kota bersejarah,” katanya.

Lanjutnya, dari Kokonaolah awal mula Kabupaten Mimika ada sampai sekarang, hingga adanya Provinsi Papua Tengah.

“Maka saya dan ibu wakil begitu kami dilantik kepengurusan kunjungan kami pertama harus ke Kokonao. Setelah itu baru ke Agimuga tempatnya Bapak Wakil. Kepengurusan (PKK-red) berlanjut hingga distrik dan kelurahan,” terangnya.

Suasana berlangsungnya pembukaan kegiatan

Ia menuturkan bahwa TP-PKK sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah akan membantu mewujudkan visi misi Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong yakni “Membangun dari kampung ke kota”.

“Jadi, kami mau turun langsung. Ibu-ibu dari kabupaten ini belum tahu, kita tadi rasa banjir bersyukur karena tadi kita menikmati. Saya bilang tidak apa-apa ini berkat, air banyak tanda air kehidupan. Kita datang merasakan cuaca bagus, itu semua berkat bagi kami. Kami tidak mengeluh tapi kami juga ingin merasakan apa yang bapak-bapak ibu-ibu juga rasakan,” ungkapnya.

Adapun tujuan kunjungan kerja TP-PKK Mimika ke Kokonao ini dijelaskan oleh Ny. Susy Rettob setelah pembukaan, kegiatan akan dilanjutkan pada Sabtu (3/5/2025) dimana setiap pokja akan melaksanakan kegiatan berdasarkan 10 program pokok PKK. Kemudian, rombongan kembali ke Timika pada Minggu (4/5/2025).

“Pokja I akan mengadakan sosialisasi kepada pemuda gereja tentang bagaimana agama berperan dalam pergaulan bebas yang terjadi saat ini, untuk mendorong agar pemuda lebih banyak menghabiskan waktu dengan kegiatan positif. Selanjutnya, akan dilakukan peyerahan pakaian dan peralatan keyboard,” paparnya.

Sementara, Pokja II akan mengunjungi PAUD yang ada di Kokonao untuk melihat secara langsung bagaimana proses belajar mengajar anak-anak PAUD disana.

“Kemudian, pokja III mendukung program nasional dengan menanam rica dan sayur. Yang penting buat kita konsumsi dulu, kalau nanti sudah mahir atau pintar kita bisa perluas dan jual,” ucapnya.

Selanjutnya, pokja IV akan melaksanakan kegiatan tentang kesehatan ibu hamil dan anak balita.

“Besok ada periksa ibu hamil, makanan sehat diberikan kepada anak-anak, ibu hamil dan lansia. Jadi, empat pokja masing-masing punya kegiatan. Nanti selanjutmya kita mau Kokonao menjadi maju asal kita mau,” tandasnya.

Ny. Susy Rettob mengajak agar mama-mama Papua yang hadir dalam kegiatan tersebut terus menjaga pertumbuhan anak-anak dengan baik sehingga anak dapat terhindar dari masalah stunting.

Sementara itu, Kepala Distrik Mimika Barat Christian P Warinussy mengucapkan terimakasih atas kunjungan TP-PKK Mimika tersebut.

“Saya berterimakasih kepada TP-PKK yang sudah tiba di dsitrik Mimika Barat,” ujarnya

“Saya berharap kepada ibu-ibu sekalian untuk membantu apa yang dilakukan program kerja dari kabupaten melalui TP-PKK kabupaten yang akan turun melalui pendidikan, kesehatan.  Semua untuk kami di distrik. Apa yang disampaikan Ketua kami ucapkan terimakasih,” pungkasnya. (Elfrida Sijabat)

Top