Politik & Pemerintahan

Melepas Kepergian Adiknya, Bupati Omaleng Sampaikan Terimakasih dan Ungkapkan Permohonan Maaf

Jenazah almarhum Ketua DPRD Mimika, Robby K Omaleng saat akan dibawah ke tempat peristirahatan akhir di SP III

MIMIKA, BM

Bupati Mimika Eltinus Omaleng mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berjasa dan membantu segala proses yang berhubungan dengan kepergian Ketua DPRD Mimika, Robby Kamaniel Omaleng.

Bupati Omaleng menyampaikan hal ini usai memimpin acara pemakaman adeknya di Mile 23, Sabtu (24/4) yang dihadiri oleh wakil bupati, wakil ketua I dan II DPRD Mimika, anggota DPRD, sekretaris daerah, forkompinda, pimpinan OPD, keluarga serta tamu undangan lainnya.

"Atas nama keluarga dan pribadi mengucapkan terimakasih sedalam-dalamnya untuk semua perhatian yang diberikan kepada almarhum. Juga kepada TNI Polri yang sudah menjaga sehingga semua proses ini bisa berjalan aman, tertib dan baik," ugkapnya.

Secara khusus kepada anggota DPRD Mimika, Bupati Omaleng menyampaikan permintaan maaf atas apa yang sudah direncanakan selama ini.

"Saya minta maaf kepada teman-teman karena kita punya rencana, saya rencanakan adek saya dorong sampai tingkat yang ke satu tapi karena rencana Tuhan, Ia memangil adek saya. Saya terima ini karena saya percaya kepadaNYA," ujarnya

Bupati Eltinus Omaleng mengatakan, manusia boleh merencanakan sesuatu termasuk dirinya, namun tidak ada yang bisa mencegah rencana Tuhan. Iapun mengatakan bahwa apa yang Tuhan rencanakan selalu baik untuk semuanya.

"Saya dan kita boleh merencanakan adek saya jadi bupati, adek saya jadi gubernur, jadi DPR dan lain-lain tapi Tuhan Allah yang menentukan semua ini. Dia sudah dipanggil, sehingga saya secara pribadi menyampaikan permintaan maaf kepada semua yang sudah mengangkat dan mendorong dia untuk besok menggantikan saya kakaknya sebagai bupati," ungkapnya.

Proses pemakaman almarhum Ketua DPRD Mimika, Robby Kamaniel Omaleng dimulai dengan pelepasan secara kekeluargaan di rumah duka SP3, dan selanjutnya diantar ke Gedung DPRD Mimika.

Di Gedung DPRD Mimika, dilakukan Sidang Paripurna Pelepasan jenazah dan penghormatan terakhir Ketua DPRD, almarhum Robby Kamaniel Omaleng oleh seluruh anggota DPRD, pemerintah daerah dan forkompinda.

Suasana sedih begitu terasa di ruangan DPRD sejak dimulainya proses kedatangan dan penyerahan jenazah dari keluarga ke DPRD, hingga penyerahan kembali kepada pemerintah dan keluarga oleh DPRD Mimika.

Ada sejumlah momen haru terjadi pada saat jenazah berada di gedung DPRD. Ketika paduan suara sekretariat DPRD menyanyikan lagu JPCC Worship 'Hatiku Percaya' isak tangis pun memecah keheningan ruangan sidang. Tampak begitu banyak orang meneteskan air mata mengenang sosok almarhum lewat lagu ini.

Wajah bupati, wakil bupati, wakil ketua I dan II DPRD Mimika juga terlihat begitu sedih ketika memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.

Kesedihan juga begitu dirasakan ketika semua anggota DPRD Mimika yang terbagi dalam fraksi beserta seluruh sekretaris dewan melakukan penghormatan terakhir secara terpisah! Bahkan ada beberapa pegawai sekretariat menangis histeris karena momen ini.

Pemimpin sidang, Wakil Ketua I DPRD Mimika, Alex Tsenawatme dalam sambutan menyatakan duka yang begitu mendalam atas kepergiaan almarhum.

Alex Tsenawatme juga mengatakan bahwa secara personal, almarhum Robby Kamaniel Omaleng adalah pemimpin yang patut dicontohi. Ia merupakan salah satu putera terbaik negeri ini.

"Kami semua merasa kehilangan atas kepergiaan ini. Bersama seluruh anggota DPRD dan sekwan, kami ucapkan turut berdukacita sedalam-dalamnya. Semoga almarhum di terima Allah di surga dan keluarga yang ditinggalkan diberikan pengiburan olehNYA. Selamat jalan pak ketua," ungkapnya haru.

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob juga menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian ketua DPRD Mimika, almarhum Robby Kamaniel Omaleng.

"Atas nama pribadi, pemerintah dan seluruh masyarakat Mimika, kami menyampaikan rasa duka cita yang mendalam. Dan kepada keluarga yang ditinggalkan kami berharap tetap kuat dan tabah, dan selalu diberikan penghiburan dalam menghadapi duka ini," ujarnya

Mewakili pemerintah daerah, Wabup John juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan perhatian terbaik selama proses ini.

"Saya merasa sangat kehilangan karena beliau dengan saya banyak berdiskusi hal-hal baik ke depan. Sekali lagi terimakasih banyak untuk semua ini," ujar Wabup John.

Ia juga meminta maaf kepada semua masyarakat Mimika, para sahabat, rekan kerja serta semua orang yang selama ini bersama almarhum.

"Jika ada hal-hal yang kurang berkenan dari almarhum, kami mohon dimaafkan. Mari kita sama-sama doakan agar almarhum memperoleh kehidupan kekal di surga," harapnya.

Setelah paripurna, jenazah kemudian diarak ke tengah kota mengintari jalan Cenderwasih, Budi Utomo, Yos Sudarso dan langsung menuju ke tempat peristirahatan akhir di Mile 23 SP III. (Ronald

Tegarnya Sang Kakak, Eltinus Omaleng Ketika Menyampaikan Rencana Penguburan Adiknya


Bupati Mimika Eltinus Omaleng saat menyampaikan rencana penguburan almarhum adeknya, Robby Omaleng

MIMIKA, BM

Sebagai seorang kaka, Bupati Mimika Eltinus Omaleng sangat merasakan kehilangan adiknya, almarhum Ketua DPRD Mimika, Robby Kamaniel Omaleng, yang sangat ia cintai.

Kesedihan karena kehilangan ini tergambar jelas di raut wajahnya yang terlihat masih lebam karena isak tangis.

Walau demikian, Bupati Omaleng di hadapan semua orang yang datang melayat adeknya, terus berupaya menyimpan raut kesedihannya itu.

Ia mencoba menutupi semua kepedihan itu dalam hatinya sambil sesekali menguatkan semua orang dengan senyumnya.

Bupati Eltinus Omaleng bahkan berdiri tegar saat menyambut kedatangan Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri, Komjen Paulus Waterpauw yang datang melayat dan memberikan penghormatan di rumah duka, SP III mile 32.

Usai mendengarkan sambutan penghiburan yang disampaikan mantan Kapolda Papua, Komjen Paulus Waterpauw, Bupati Omaleng mewakili semua keluarga besarnya menyampaikan rencana pemakaman almarhum adeknya.

"Dari kemarin hingga sebentar malam, kami sudah selesai secara keluarga. Besok pagi kita sudah mulai masuk dalam kegiatan pelepasan secara protokol di DPRD Mimika," ujarnya.

Eltinus mengatakan jenazah almarhum adeknya Robby Omaleng akan di bawah besok pagi ke gedung DPRD Mimika pukul 08.00 Wit untuk dilaksanakan sidang paripurna.

"Setelah paripurna, jenazah akan diserahkan ke pemerintah. Pemerintah bersama keluarga namun pada saat pemakaman akan dilakukan secara protokol sehingga semua akan diambil alih oleh protokol. Setelah itu kita semua kembali ke rumah duka," jelasnya.

Kepada keluarga besarnya di rumah duka, Bupati Mimika Eltinus Omaleng mengatakan karena keadaan sehingga sebagian keluarga ikut ke kantor DPRD namun sebagian lagi tetap di rumah duka untuk mempersiapkan semua hal yang lain.

"Yang masak-masak tetap di sini. Setelah kita kubur, kita semua kembali makan sama-sama di sini," jelas Eltinus Omaleng sembari mengulangi semua ucapannya ini dengan menggunakan bahasa Amungme kepada keluarga besarnya.

Kepada Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri, Komjen Paulus Waterpauw, Bupati Omaleng secara khusus menyampaikan ucapan terimakasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan kepada ia dan keluarga besarnya.

"Tadi saya dengan wakil bupati diskusi dan kami sudah putuskan bersama bahwa harus kasih naik bendera setengah tiang selama tiga hari, khusus untuk Kabupaten Mimika karena almarhum adalah seorang pejabat. Wakil bupati sekarang (tadi sore-red) pergi untuk siapkan surat edaran pengibaran bendera setengah tiang," ungkapnya kepada Komjem Paulus Waterpauw.

Surat Edaran Pengibaran Bendera Setengah Tiang

BeritaMimika mendapatkan kiriman Surat Edaran Pengibaran Bendera Setengah Tiang beberapa waktu lalu oleh Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob.

Surat edaran ini juga telah diteruskan kepada semua media yang tergabung dalam group wartawan Mimika untuk dipublikasi dan telah diedarkan secara luas kepada masyarakat baik melalui pesan whatssap maupun facebook.

Surat Edaran Nomor : 001.2/242 tentang Surat Edaran Pengibaran Bendera Setengah Tiang ini ditujukan kepada Forkompinda, kepala OPD, distrik, lurah, kampung dan kepala puskesmas se-Kabupaten Mimika, pimpinan instansi vertikal, BUMN/BUMD, kepala sekolah dan seluruh masyarakat Mimika.

Isi surat edaran ini adalah 'Untuk memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Mimika yang telah wafat pada hari Kami tanggal 22 April pukul 14.15 Wit di Timika. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 pasal 12 ayat 4 tentang bendera, bahasa dan lambang negara, maka diwajibkan untuk mengibarkan bendera setengah tiang mulai hari Sabtu (24/4) selama tiga hari. (Ronald

Selamat Jalan Kaka Robby Omaleng

Potret momen terakhir Almarhum Ketua DPRD Mimika, Robby Kamaniel Omaleng saat diwawancarai BM beberapa waktu lalu 

MIMIKA, BM

Mimika kembali bersedih karena hari ini telah berpulang, salah satu putera terbaik negeri ini, Ketua DPRD Robby Kamaniel Omaleng.

Almarhum meninggal di RSMM sekitar pukul 14.15 setelah sebelumnya melakukan perjalanan di PT Pal, Kamis (22/4) pagi.

Kepada BM, Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian almarhum Ketua DPRD Robby Kamaniel Omaleng.

"Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Mimika, kami mengucapkan turut berdukacita yang mendaam atas meninggalnya saudara kami, Ketua DPRD Mimika Robby Kamaniel Omaleng yang dipanggil pada hari ini," ujarnya.

"Kami doakan agar almarhum diterima dalam kehidupan yang kekal dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," harapnya.

Kepada BM, Wabup John yang barusan bertemu dengan Bupati Eltinus Omaleng dan sejumlah pimpinan serta anggoda DPRD Mimika di rumah dinas ketua DPRD mengatakan jenazah almarhum sudah diantar ke mile 32.

Wabup John mengatakan berdasarkan penjelasan dokter di RSMM, almarhum menghembuskan nafas terakhir karena serangan jantung.

"Tadi almarhum kunjungan kerja ke PT Pal terkait galian-galian. Sampai di sana sempat laksanakan rapat tapi tiba-tiba beliau rasa sakit di dada dan langsung dilarikan ke RSMM," ujarnya.

Karena kondisi ini, Dinas Kesehatan dari Timika kemudian segera mengirim PSC ambulance ke PT Pal. Di tengah perjalanan, ketua DPRD kemudian dipindahkan ke mobil ambulance dan langsung dilarikan ke RSMM.

"Beliau meninggal sesudah satu jam di RSMM. Beliau masih bisa bicara dan tidak pingsan. Dari dokter, mereka sudah usahakan semampunya tapi sudah terlalu rendah. Terkait penjelasan lebihnya nanti tanyakan ke dokter," ungkapnya.

Wabup mengatakan, awalnya jenazah mau ditempatkan di rumah dinas namun sesuai permintaan keluarga, jenazah akhinya dibawah ke mile 32.

"Kami akan lakukan pemakaman secara kenegaraan karena beliau adalah ketua DPRD. Saya dan bupati langsung ambil alih proses ini. Kami sudah atur humas sekwan dan daerah harus kerjasama supaya mempersiapkan semuanya, apa yang harus dilakukan untuk keluarga dan menyiapkan persiapan untuk upacara kenegaraan nanti," jelasnya. (Ronald)

Top