Politik & Pemerintahan

Cara Dukcapil Tangani Adminduk Korban Kebakaran Gorong-Gorong Menunjukan Bukti Hadirnya Pemerintah

Seorang pegawai Dukcapil tengah memverifikasi dokumen adminduk seorang warga korban kebakaran di Gorong-gorong

MIMIKA, BM

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Mimika membuktikan pelayanan mereka langsung menyentuh masyarakat.

Terhadap korban bencana kebakaran yang terjadi di gorong-gorong pada Selasa (18/5), Dukcapil Mimika melakukan penggantian dokumen kependudukan mereka yang hilang atau rusak.

Pada Rabu (19/5) siang Dukcapil Mimika,
mendatangi warga korban kebakaran di Gorong-gorong guna melayani dan menerbitkan semua dokumen Adminduk berupa eKTP, Kartu Keluarga (KK), Akte Kelahiran, KIA dan lainnya.

"Dukcapil akan cetak akta-akta capil sesuai dengan jumlah KK yakni 17 KK dan 42 jiwa," tutur Kepala Dukcapil Mimika, Slamet Sutejo saat dihubungi Berita Mimika, Kamis (20/5).

Slamet mengatakan, data lapangan hasil pendataan dari petugas ada 17 KK, 42 jiwa yang terdiri dari 32 dewasa, 9 anak dan 1 bayi. Sementara itu ada 1 keluarga yang tidak berada di tempat karena sedang pulang kampung.

"Dari 42 jiwa sudah dicetak eKTP bagi yang sudah foto, kalau yang belum foto kami dari capil siap bantu, kemudian Akte Kelahiran disesuaikan dengan jumlah 42 orang itu, termasuk 9 anak dan 1 bayi," tutur Slamet.

Tambahnya, sepanjang data korban bencana namanya terdaftar dalam Sistim SIAK dan Data Nasional maka akan langsung dicetak. Kalaupun belum ada data sama sekali dalam sistim, pihaknya akan langsung membantu dan mengurusnya.

"Tentu masyarakat yang kena musibah kebakaran sangat butuh dokumen Adminduk karena merupakan hak sipil yang harus mendapatkan pelayanan dari Pemerintah Kabupaten Mimika,"ujarnya.

Slamet menuturkan bahwa pelayanan jemput bola terhadap korban kebakaran di Gorong-goron dilakukan sebagai salah satu bentuk kehadiran pemerintah kepada masyarakatnya.

"Dengan pelayanan jemput bola ini, harapan kami warga yang kena musibah tidak perlu sibuk dengan pengurusan Adminduk yang bisa menambah beban mereka. Semoga dokumen Adminduk nanti bisa dipakai untuk kelancaran urusan publik yang lain,” harapnya. (Shanty)

Walau Hari Libur Pegawai Dukcapil Tetap Bekerja, Mereka Lakukan Pelayanan Jempol Adminduk di Kokonao

Pegawai Dukcapil saat melakukan perekaman eKTP di Kokonao

MIMIKA, BM

Walau masih dalam suasana libur Idul Fitri 2021, namun pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Mimika masih saja bekerja.

Memanfaatkan momen liburan, mereka melakukan pelayanan adminduk kepada masyarakat di Kokonao selama tiga hari, yakni Selasa (19), Rabu (20) dan Kamis (21).

Pelayanan ini juga merupakan wujud nyata peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap tanggal 20 Mei (hari ini-red).

Kegiatan layanan adminduk ini juga melibatkan beberapa instansi terkait seperti Dinas Sosial, Kadistrik Mimika Barat, Kepala Puskesmas dan Komunitas Permata Papua.

Pelayanan hari pertama (Selasa-red), dibuka oleh Kepala Distrik Mimika Barat, Ernestina Takati, S.Sos, AP didampingi Kadis Dukcapil Mimika, Slamet Sutejo.

Keduanya memberikan sosialisasi dan arahan pentingnya Dokumen Adminduk dan data Kependudukan yang valid dan akurat kepada masyarakat.

Setelah itu diserahkan secara simbolis 605 Kartu Keluarga, 641 Akte Kelahiran dan 573 Kartu ldentitas Anak (KlA) kepada Warga Kokonao.

Kadis Dukcapil, Slamet Sutejo saat dihubungi BeritaMimika, Rabu (19/5) mengatakan pelayanan adminduk kepada masyarakat dipusatkan di kantor distrik.

"Hari kedua (hari ini), kami lanjutkan validasi kembali data adminduk warga dan pelayanan adminduk sebanyak 100 Kartu Keluarga, Perekaman eKTP pemula 9 orang, pencetakan eKTP 52 dan Akte Kelahiran sebanyak 46.KIA tidak ada sementara Akte Kematian ada 5," terangnya kepada BM.

Slamet mengatakan, Akte Kelahiran dan KIA sangat dibutuhkan khususnya bagi anak-anak yang saat ini bersekolah pada jenjang SD, SMP dan SMA agar data yang ada di Dukcapil dan Dapodik pada Dinas Pendidikan sama-sama Valid dan Akurat.

Sementara Dinas Sosial dan staf distrik bersama-sama memvalidasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Penerima Bantuan Sosial.

"Tim terpadu juga menyerahkan bantuan bola kaki, bola voly dan net untuk mendukung kegiatan kepemudaan di Kokonao," kata Slamet.

Pada pelayanan hari kedua ini, dilakukan pula "Ngobrol Asyik dalam Acara Podcast Epen Toh On Location Kokonao" antara tim, stakeholders Distrik Mimika Barat dan masyarakat.

"Pelayanan akan dilanjutkan besok pagi sampai dengan sore dan Tim akan kembali bertolak ke Timika. Kami juga mengucapan terimakasih kepada Koramil dan Polsek Kokonao yang sudah berperan aktif memberikan keamanan dan kelancaran pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam mendukung kegiatan ini," ungkapnya. (Shanty)

PARADE FOTO Musrenbang RKPD Mimika Tahun 2021

MIMIKA, BM

Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika Tahun 2022 menghasilkan dan merumuskan 132 program, 371 kegiatan dan 1.027 sub kegiatan. Rumusan kegiatan dan program ini setelah melalui tahapan Musrenbang tingkat distrik.

Foto : Shanty Sang (BM)


Bupati Mimika, Eltinus Omaleng memberikan sambutan pembukaan Musrembang RKPD


Kepala Bappeda, Yohana Paliling menyampaikan laporan pembukaan Musrembang RKPD



Perwakilan Jayapura menyampaikan materi kegiatan Musrembang RKPD



Bupati Mimika Eltinus Omaleng dan Kepala Bappeda Yohana Paliling foto bersama pimpinan OPD, DPRD dan Forkopimda



Sekretaris Daerah Michael R Gomar menyampaikan sambutan penutupan Musrembang RKPD



Kepala Bappeda Yohana Paliling menyampaikan hasil pembahasan RKPD tahun 2022



Sekretaris Daerah Mimika, Michael R Gomar menandatangani berita acara



Kepala Bappeda Yohana Paliling menandatangani berita acara



Perwakilan masyarakat melakukan penandatangan berita acara



Kadistrik Mimika Baru Dedy mewakili distrik melakukan penandatanganan berita acara



Sekda Mimika Michael R Gomar dan Kepala Bappeda Yohana Paliling foto bersama Pimpinan OPD

Top