Politik & Pemerintahan

Sekda Gomar Tiga Tahun Jadi Sepri Almarhum Wagub Klemen Tinal! Ini Kisahnya Mengenang Sang Motivator


Sekda Mimika, Michael R Gomar

MIMIKA, BM

Banyak yang mungkin tidak mengetahui bahwa Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika, Michael R Gomar pernah diangkat menjadi Sekretaris Pribadinya (Sepri) Almarhum Wagub Klemen Tinal saat ia masih menjabat sebagai bupati Mimika.

Saat itu, Sekda Mimika Michael R Gomar menjabat sebagai Kepala Sub Bidang Pemerintahan di Bappeda Mimika. Ia kemudian diminta almarhum menjadi seprinya.

"Satu yang menjadi kebanggan saya secara pribadi kepada pak wagub adalah saya pernah dipanggil oleh beliau dan diminta bekerja sebagai sekretaris pribadinya. Selama kurang lebih tiga tahun saya bekerja langsung dengan beliau," ungkapnya kepada BM di Hangar Moses Kilangin.

Sebagai sekretaris pribadi, Gomar diminta menyiapkan segala hal yang berurusan dengan aturan protokol kedinasan, tugas kerja, administrasi hingga surat menyurat serta berbagai urusan lainnya.

"Secara pribadi saya begitu dekat dengan bapak dan ibu. Saya cukup mengenal beliau dan bapak begitu mempercayai saya dalam tugas itu, ujarnya.

Sekda Gomar mengisahkan, almarhum Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal merupakan pribadi yang memiliki kecerdasan dan kemampuan merangkul semua kalangan.

Beliau dikenal sangat fleksibel dalam menjalankan tugasnya sebagai bupati Mimika. Ia juga sosok yang humanis, tidak membedah-bedakan orang, sangat komunikatif dan selalu berpikir positif.

Sekda Gomar mengatakan dirinya banyak mendapatkan wejangan dan motivasi dari almarhum selama mendampinginya. Wagub memintanya agar menjadi seorang ASN yang berkomitmen, disiplin, kerja keras dan bertanggungjawab.

"Semua pesan dari beliau membentuk saya hingga hari ini. Itu semua selalu menjadi motivasi bagi saya dalam bekerja," ungkapnya.

Terakhir kali Gomar bertemu Wagub Klemen Tinal terjadi pada April lalu. Sebagai Sekda Mimika, saat itu ia mendampingi Bupati Mimika Eltinus Omaleng ke Jayapura untuk urusan kedinasan.

"Beliau datang jemput dan ajak kami ke kediaman pribadi beliau di Koya. Di sana kami cerita banyak hal tentang Timika dan beliau mengajak kami bermain biliar bersama hampir 5 jam," kisahnya.

Pada pertemuan ini, Wakil Gubernur Klemen Tinal juga memberikan ucapan selamat kepada Gomar karena telah diangkat sebagai Sekda Mimika. Wagub memintanya untuk mendisiplinkan para ASN dan melakukan tertib administrasi.

"Bapak ucapkan selamat dan beliau katakan bangga karena saya pernah jadi seprinya. Bapak juga sampaikan pesan agar setia dalam tugas dan tanggungjawab ini terutama dalam membantu bupati dan wakil bupati Mimika," ungkapnya.

Ketika ditanyakan BM, apakah selama bekerja ia pernah dimarahi atau ditegur karena sebuah kesalahan? Gomar mengatakan hal tersebut tidak pernah dialaminya.

"Bapak tidak pernah tegur secara keras dan marah. Beliau lebih banyak candaan dan sangat fleksibel dalam melaksanakan tugas. Bapak baik kepada siapa saja entah ASN maupun masyarakat. Beliau kerja tidak mengenal waktu sehingga sering kami dampingi sampai jam 3-4 pagi," terangnya. (Ronald)

Gerry : Klemen Tinal Adalah Bapak Pembangunan Yang Merakyat

Gery Okoare, Ketua Lemasko

MIMIKA, BM

Ketua Lemasko, Gery Okoare mengatakan bahwa Almarhum Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal merupakan bapak pembangunan yang merakyat dan juga merangkul semua masyarakat baik menengah maupun yang kecil.

Menurut Gery, kedekatan amarhum dengan masyarakat sangat dirasakan oleh semua pihak, termasuk dirinya dan lembaga adat.

"Waktu masih bupati Mimika beliau sangat kompoten membangun Kabupaten Mimika dengan serius yang mana waktu itu masih kurang pada masa bupati sebelumnya, almarhum bapak Potereyauw," tutur Ketua Lemasko, Gery Okoare saat diwawancarai BeritaMimika.

Gery mengatakan, Klemen Tinal melakukan pembangunan bukan hanya dari segini infrastruktur namun juga ekonomi, budaya dan kemasyarakatan. Inilah yang membuat almarhum begitu berkesan baginya.

Lanjutnya, setelah melanjutkan karir ke Provinsi Papua sebagai Wakil Gubernur selama 2 periode, semua orang Papua melihat langsung bagaimana perannya dalam mendampingi Gubernur Lukas Enembe dalam membangun Papua.

Kepergian almarhum pada Jumat (21/5) pukul 04.00 Wib meninggalkan luka yang mendalam bagi seluruh masyarakat Papua terutama warga Mimika. Banyak orang mencintai sosoknya namun semua yang terjadi adalah kehendak Yang Maha Kuasa.

"Anak-anak Papua, kita kehilangan seorang alumni Bandung yang selama ini menjadi pelopor, motivator, inspirator dan selalu memberikan dukungan terhadap banyak hal untuk membangun Papua. Saya secara pribadi sebagai alumni Bandung turut berduka cita,"ujarnya.

Gery mengaku selalu berkomunikasi ketika almarhum kembali ke Timika. Menurutnya beliau juga orang yang bijak dan lebih dari sekedar saudara.

"Setiap kali ketemu dengan beliau dia selalu mengatakan punya adik yang paling ganteng. Sebelum jadi Bupati juga kami sudah dekat sekali. Dan setelah menjabat sebagai Bupati Mimika lebih dekat lagi,"ungkapnya.

Gery juga mengatakan bahwa almarhum bukan orang yang anti dikritik. Ketika ia dikritik, ia akan langsung memanggil dan merangkul mereka yang mengkritisinya. Ia juga sangat tahu membalas kebaikan dan perjuangan orang lain untuk dirinya.

"Klemen Tinal itu orangnya merangkul dan merakyat dan bukan hanya di golongan menengah tetapi di golongan kecil juga. Ketika ada hal-hal yang dikeluarkan di media massa, dia akan cepat menangkap bolanya bagus sekali," jelasnya.

Menurutnya, Almarhum Klemen Tinal sangat berbeda dengan kebanyakan pemimpin di Papua. Kepribadiannya yang supel, periang dan sangat menghargai orang lain, membuatnya muda dekat dan bersahaja dengan siapa saja.

"Makanya saya bilang dia adalah Bapak Pembangunan yang merakyat. Atas nama lembaga adat dari Lemasko dari wilayah Nakai sampai Warisi dan masyarakat umum yang ada di Kabupaten Mimika Kami turut berduka cita dan Kami mengucapkan selamat jalan Wakil Gubernur Provinsi Papua dan mantan Bupati Mimika, Bapak Klemen Tinal,"ujarnya. (Shanty

Cara Dukcapil Tangani Adminduk Korban Kebakaran Gorong-Gorong Menunjukan Bukti Hadirnya Pemerintah

Seorang pegawai Dukcapil tengah memverifikasi dokumen adminduk seorang warga korban kebakaran di Gorong-gorong

MIMIKA, BM

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Mimika membuktikan pelayanan mereka langsung menyentuh masyarakat.

Terhadap korban bencana kebakaran yang terjadi di gorong-gorong pada Selasa (18/5), Dukcapil Mimika melakukan penggantian dokumen kependudukan mereka yang hilang atau rusak.

Pada Rabu (19/5) siang Dukcapil Mimika,
mendatangi warga korban kebakaran di Gorong-gorong guna melayani dan menerbitkan semua dokumen Adminduk berupa eKTP, Kartu Keluarga (KK), Akte Kelahiran, KIA dan lainnya.

"Dukcapil akan cetak akta-akta capil sesuai dengan jumlah KK yakni 17 KK dan 42 jiwa," tutur Kepala Dukcapil Mimika, Slamet Sutejo saat dihubungi Berita Mimika, Kamis (20/5).

Slamet mengatakan, data lapangan hasil pendataan dari petugas ada 17 KK, 42 jiwa yang terdiri dari 32 dewasa, 9 anak dan 1 bayi. Sementara itu ada 1 keluarga yang tidak berada di tempat karena sedang pulang kampung.

"Dari 42 jiwa sudah dicetak eKTP bagi yang sudah foto, kalau yang belum foto kami dari capil siap bantu, kemudian Akte Kelahiran disesuaikan dengan jumlah 42 orang itu, termasuk 9 anak dan 1 bayi," tutur Slamet.

Tambahnya, sepanjang data korban bencana namanya terdaftar dalam Sistim SIAK dan Data Nasional maka akan langsung dicetak. Kalaupun belum ada data sama sekali dalam sistim, pihaknya akan langsung membantu dan mengurusnya.

"Tentu masyarakat yang kena musibah kebakaran sangat butuh dokumen Adminduk karena merupakan hak sipil yang harus mendapatkan pelayanan dari Pemerintah Kabupaten Mimika,"ujarnya.

Slamet menuturkan bahwa pelayanan jemput bola terhadap korban kebakaran di Gorong-goron dilakukan sebagai salah satu bentuk kehadiran pemerintah kepada masyarakatnya.

"Dengan pelayanan jemput bola ini, harapan kami warga yang kena musibah tidak perlu sibuk dengan pengurusan Adminduk yang bisa menambah beban mereka. Semoga dokumen Adminduk nanti bisa dipakai untuk kelancaran urusan publik yang lain,” harapnya. (Shanty)

Top