Politik & Pemerintahan

Pimpin Apel, Pj Bupati Mappi Sampaikan Bakal Lakukan Reformasi Birokrasi

Pj Bupati Mappi, Michael R Gomar saat memimpin apel pagi

MAPPI, BM

Memasuki tahun kerja baru, Tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Mappi bakal melakukan percepatan reformasi birokrasi. Hal itu disampaikan Penjabat Bupati Mappi, Michael Rooney Gomar, SSTP MSi saat memimpin apel gabungan yang digelar Senin (9/1/2023).

Reformasi birokrasi yang dimaksud adalah dengan melakukan evaluasi kinerja para pejabat eselon II, III dan IV serta memberikan promosi jabatan kepada PNS yang memiliki kinerja dan memenuhi syarat dari sisi pangkat dan golongan.

“Dengan percepatan reformasi birokrasi ini akan memberikan manfaat kepada para pejabat dan peluang kepada PNS yang berkinerja baik dan memiliki loyalitas dalam pelaksanaan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara,” ujar Bupati Gomar.

Percepatan reformasi birokrasi ini akan disertai dengan penegakan disiplin sesuai dengan peraturan disiplin PNS. Terutama kepada PNS yang selama ini tinggal di luar Kabupaten Mappi dan tidak pernah melaksanakan tugas. Ada juga yang tinggal di Mappi tapi tidak pernah melaksanakan tugas.

"Termasuk yang bertugas di distrik, meskipun dengan kondisi geografis yang sulit, kepala distrik dan pegawai harus berada di tempat tugas dan melaksanakan tugas dengan baik," tegasnya.

Tidak hanya kepada PNS saja, penegakan disiplin juga dilakukan kepada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Pegawai Kontrak Daerah (PKD).

"Tim akan melakukan evaluasi dan penilaian, melakukan promosi kepada PNS yang berkinerja baik,” tandasnya.

Pemda Mappi, lanjut Bupati Gomar sudah mengambil kebijakan menaikkan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) yang diharap menjadi motovasi untuk meningkatkan kinerja para PNS.

Namun pembayaran TPP dilakukan per triwulan berdasarkan penilaian kinerja dan tingkat kehadiran.

"Pembayaran TPP ada di pimpinan OPD dan kepala distrik, jadi harus melihat dan menilai berapa lama tidak melaksanakan tugas dan tidak perlu dibayar gajinya,” tegas Bupati Gomar.

Pj Bupati juga terbuka kepada seluruh pegawai yang ingin memberikan masukan, kritik dan saran.

Ia memastikan pegawai yang menyampaikan masukan maupun kritik tidak akan disanksi dengan dipindahkan ke pedalaman.

"Kami siap menerima kritik dan masukan, silahkan berikan masukan saran terbaik,” ujarnya.

Pada momen ini, ia juga meminta PNS untuk melakukan inovasi dalam rangka perbaikan dan memudahkan pekayanan kepada masyarakat. Pj Bupati akan memberikan reward bagi PNS yang mampu menciptakan inovasi.

Di akhit apel, Pj Bupati menegaskan kepada PNS untuk tidak melakukan pungutan liar atau meminta inbalan jasa dalam memberikan pelayanan baik kepada sesama pegawai maupun kepada masyarakat. Sebab itu meurutnya sudah menjadi tugas dan fungsi serta pelayaa yang harus diberikan. (Red)

Pemda Mimika Dapat Satu Unit Mobil dari Perpustakaan Nasional

Penyerahan kunci mobil oleh Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob, kepada kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Mimika, Andi Ramli Tuhuterru

MIMIKA, BM

Pemerintah Kabupaten Mimika mendapatkan satu unit mobil dari Perpustakaan Nasional untuk pengoperasian perpustakaan keliling.

Mobil tersebut diserahkan langsung oleh Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob (JR), kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Mimika, Andi Ramli Tuhuterru, di pelataran Kantor Bupati Mimika, Jalan Poros SP3, Timika, Papua Tengah, Senin (9/1/2023).

Saat diwawancarai awak media, Plt Bupati JR menjelaskan bahwa mobil tersebut merupakan hasil lobi yang dilakukan di Jakarta pada beberapa waktu lalu.

"Ini dikasih oleh perpustakaan nasional. Kita lobi ke Jakarta baru kemudian mereka bagi-bagi dan kami dapat satu kendaraan dinas ini untuk kepentingan perpustakaan keliling," ujarnya.

JR mengatakan, mobil pengoperasian perpustakaan keliling ini dilengkapi dengan 500 buku, 1 unit monitor TV, genset, dan akses internet gratis.

"Jadi dengan mobil ini, semuanya kita bisa lakukan. Mereka mau berinternet bisa, mau baca buku juga bisa," katanya.

Untuk pengoperasiannya, JR berharap paling lambat dilakukan dalam satu bulan mendatang sudah bisa dioperasikan ke sekolah-sekolah.

"Nanti diatur oleh Dinas Perpustakaan untuk masuk ke sekolah-sekolah atau masuk kemana tergantung nanti jadwalnya akan disusun kemudian," ungkapnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Mimika, Andi Ramli Tuhuterru, menjelaskan, pada saat serah terima di Jakarta, terdapat 39 unti mobil.

"Kebetulan kita Mimika dengan Nduga yang punya mobil yang artinya tipenya yang paling tinggi 4x4 dilengkapi dengan 4 tablet, terus dengan TV, 250 judul buku. Satu judul itu dua buku, berarti 500 buku Yang ada di dalam," jelasnya.

Dia juga menyebutkan bahwa Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Mimika telah menyiapkan program mengunjungi sekolah-sekolah setiap minggunya.

"Kan saat ini kita sudah punya dua unit mobil. Jadi, kita bagi per sekolah setiap minggu itu mereka harus turun ke sekolah-sekolah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan masyarakat," tuturnya.

Selain bantuan yang sudah diterima, Andi menambahkan bahwa Perpustakaan Nasional juga telah menjanjikan untuk memberikan sejumlah buku lainnya.

"Makanya kemarin itu dari sekolah-sekolah, SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi saya sudah minta proposal buku-buku yang penting untuk mereka. Dan itu nanti yang saya akan bawa ke jakarta. Mereka sudah siap memfasilitasi kita menyangkut masalah buku," terangnya.

Sementara itu, Andi juga menyampaikan bahwa pihaknya akan kembali melobi ke pusat untuk mendapatkan fasilitas berupa gedung.

"Memang di sana banyak sekali bantuan yang kita bisa peroleh, cuma karena kita terbatas dengan gedung makanya saya sedang melobi ke Jakarta untuk difasilitasi gedung. Tanahnya sudah ada di Jalan Budi Utomo," katanya.

Sebagai informasi, sebelumnya Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Mimika juga telah mendapatkan bantuan satu unit mobil perpustakaan keliling dari PT Freeport.

Sayangnya, mobil tersebut rupanya tidak memiliki surat-surat yang lengkap sehingga tidak bisa difungsikan sesuai peruntukannya.

"Saya tidak berani operasikan karana dia tidak punya surat apa-apa. Saya sudah koordinasi di Samsat, dengan Freeport juga surat-surat tidak ada. Bayangkan kalau itu terjadi kecelakaan, apalagi tabrak kita punya saudara-saudara, itu nanti resikonya sangat berat. Jadi, lebih baik saya kandangkan saja itu untuk meminimalisir resiko," pungkasnya. (Endy Langobelen)

Hari Pertama Kerja di 2023, Para Asisten Sidak Sejumlah OPD

Para asisten saat melakukan sidak di salah satu OPD

MIMIKA, BM

Memasuki hari kerja pertama di awal Tahun 2023, para asisten Setda Mimika melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika, Rabu (4/1/2023).

Sidak dilaukan oleh Asisten 1, Paulus Dumais, Plh. Asisten II, Petrus Lewa Koten dan Asisten III Hendritte Tandiyono guna memastikan kedisiplinan dan kehadiran jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di hari pertama kerja tahun 2023 usai libur natal dan tahun baru.

"Kehadiran pegawai selesai natal dan tahun baru ini sesuai edaran bupati merujuk tindaklanjut edaran dari Papua Tengah yang mana kita libur sampai tanggal 3 Januari 2023 jadi masuk tanggal 4 Januari 2023. Oleh sebab itu, semua ASN dan non ASN harus masuk kerja," Kata Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika Hendritte Tandiyono saat diwawacarai di Kantor Pusat Pemerintahan, Rabu (4/1/2023).

Hendritte mengakui, bahwa tingkat kehadiran saat ini belum maksimal, karena ada OPD yang jumlah kehadirannya 9-10 orang dan paling banyak11-12 orang.

"Dalam absen ada yang cuti, ijin, sakit. Kalau kehadiran tadi di bawah 50 persen, jadi belum maksimal. Yang hadir paling 11,12 orang saja," ujarnya.

Katanya, pasti ada sanksi jika tidak masuk kerja sesuai aturan, namun nanti akan dilihat lagi di tanggal 9 Januari 2023 yang merupakan ada apel gabungan sehingga diharapkan semua pegawai sudah masuk bekerja.

"Kami harapkan agar semua pegawai perhatikan kehadiran dan diberi waktu hingga tanggal 9 Januari 2023 supaya semua pegawai baik ASN maupun non ASN," Ungkapnya. (Shanty Sang)

Top