Politik & Pemerintahan

Dispora Bidik Pelajar Mimika Jadi Pemimpin Muda Adaptif dan Inovatif

Suasana para pelajar mengikuti kegiatan sosialisasi

MIMIKA, BM

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) terus berupaya memperkuat kapasitas generasi muda. Salah satu langkah strategis yang baru saja dilaksanakan adalah sosialisasi sinergi pelajar Mimika kapasitas pemimpin muda yang adaptif dan inovatif.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Kangguru, Kamis (8/10/2026) dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Fransiskus Bokeyau serta dihadiri pelajar SMA/SMK dari berbagai sekolah di Timika.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Fransiskus Bokeyau dalam sambutannya menyampaikan, pemuda merupakan aset bangsa sekaligus generasi penerus yang memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah dan masa depan bangsa.

Kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan arah sumber daya alam, pembangunan infrastruktur, maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki karakter, integritas, kecerdasan, kepemimpinan.

Oleh karena itu, pembangunan kepemudaan harus menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama, baik pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, maupun seluruh elemen masyarakat.

"Kita menyadari bahwa tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks. perkembangan teknologi informasi, perubahan sosial, serta dinamika kehidupan masyarakat menuntut generasi muda untuk memiliki kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, membangun kerja sama, serta mengambil keputusan secara bijaksana dan bertanggung jawab," kata Fransiskus.

Dalam menghadapi tantangan tersebut, kata Fransiskus, pemuda tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus dibekali dengan karakter yang kuat, kedisiplinan, semangat kebersamaan, rasa tanggung jawab, serta kemampuan memimpin diri sendiri dan orang lain.

Ia berharap para peserta dapat memahami pentingnya kepemimpinan sejak dini, membangun kesadaran akan tanggung jawab sebagai pelajar dan generasi penerus, serta mampu menjadi pribadi yang membawa pengaruh positif bagi lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

"Saya berharap melalui sosialisasi sinergi pelajar ini, akan tumbuh generasi muda Mimika yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, menjunjung tinggi nilai persatuan, menghargai perbedaan, serta mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat,"ujarnya.

Fransiskus berpesan, jadilah generasi muda yang tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan, tetapi mampu mengambil bagian dan menjadi pelaku perubahan bagi Kabupaten Mimika.

"Saya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi benar-benar menghasilkan pemahaman, komitmen, serta langkah nyata dalam memperkuat kepemimpinan dan sinergi pelajar di Kabupaten Mimika," ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Kepemudaan Dispora Mimika, David Kanangopme menyampaikan, tujuan kegiatan yakni membekali pelajar SMA/SMK se-Mimika dengan wawasan kepemimpinan, kemampuan beradaptasi, komunikasi, kerja sama, serta pengambilan keputusan.

“Kegiatan ini kami harapkan melahirkan pemimpin muda Mimika yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai persatuan, menghargai keberagaman, serta menjadi teladan di masyarakat,” pungkasnya. (Shanty Sang)

Wabup Mimika Dorong Pelayanan Pajak Lebih Dekat, Cepat, dan Mudah bagi Warga

Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong saat memberilan sambutan pada Gebyar Sadar Pajak

MIMIKA, BM

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong mendorong Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus meningkatkan pelayanan pajak yang lebih dekat, cepat dan mudah bagi warga.

Upaya ini harus terus dilakukan guna membantu masyarakat agar mendapatkan penjelasan yang dapat dipahami seputar pajak dan aturan baru.

"Jadi, ketika wajib pajak datang, dilayani dan diberikan penjelasan supaya mereka memahami dan dapat terhindar dari masalah yang tidak diinginkan," kata Wabup Kemong.

Ia mencontohkan perubahan-perubahan nilai perpajakan atau objek pajak kadang kala menjadi pertanyaan. Kenapa tahun kemarin sekian dan kenapa tahun ini berubah? Oleh sebab itu, dibutuhkan penjelasan. Jika wajib pajak mengerti, maka wajib pajak akan melaksanakan kewajibannya.

Wabup Kemong juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam membayar pajak. Hal tersebut terlihat dalam Gebyar Sadar Pajak yang telah dilaksanakan.

"Saya ucapkan selamat kepada wajib pajak yang telah menang dan semoga hadiah yang diterima memberikan manfaat dan menjadi motivasi untuk terus menjadi wajib pajak yang taat," ujarnya.

Menurutnya, penghargaan terbesar bukanlah hadiah yang diterima, melainkan masyarakat mampu menjadi bagian dari pembangunan melalui kepatuhan membayar pajak. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam membayar pajak daerah tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan.

"Saya berharap Gebyar Sadar Pajak Daerah Tahun 2026 ini akan memperkuat sinergi meningkatkan kepatuhan, membangun kepercayaan, dan mewujudkan tata kelola pendapatan daerah yang semakin baik, transparan, dan akuntabel," pungkasnya. (Shanty Sang)

Kementerian UMKM RI dan Pemprov Papua Tengah Pelatakan Batu Pertama Pembangunan BLK UMKM di Kilo 10

Proses pelatakan batu pertama pembangunan BLK UMKM

MIMIKA, BM

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia (Kementerian UMKM RI) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika menggelar peletakan batu pertama pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) UMKM.

Peletakan batu pertama ini diawali dengan ibadah dan juga dilaksanakan prosesi bakar batu bersama masyarakat setempat.

Pembangunan BLK ini merupakan program strategis Gubernur Papua Tengah, yang dibangun di Jalan Kilo 11 Kadun Jaya, Timika, Selasa (6/10/2026).

Peletakan batu ini dihadiri oleh Staf Ahli Menteri UMKM RI Bidang Usaha Rintisan dan Ekonomi Digital, Dr. Yulius, M.A, Asisten Deputi Kemitraan dan Rantai Pasokan Usaha Mikro - Kementerian UMKM RI, Pristiyanto, SS. , MM. , MP, dan mewakili Gubernur Papua Tengah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Koperasi dan UMKM Provinsi Papua Tengah, Yuliten Makai, S.Sos serta Wakil Bupati (Wabup) Mimika, Emanuel Kemong.

Staf Ahli Menteri UMKM RI Bidang Usaha Rintisan dan Ekonomi Digital, Dr. Yulius, M.A, menekankan pentingnya sinkronisasi antara program pemerintah pusat dan daerah dalam pengembangan UMKM. Kegiatan yang berjalan sendiri-sendiri harus segera dikolaborasikan agar lebih efektif.

Ia juga menekankan perlunya pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas SDM dan memperluas jangkauan UMKM hingga puluhan ribu pelaku usaha. Selain itu, dirinya juga mendorong pembentukan klaster UMKM agar tidak berdiri sendiri, melainkan saling mendukung dalam ekosistem yang terintegrasi.

“Yang paling penting bukan hanya acara seremonial, tetapi implementasi nyata di lapangan. Kita harus bersinergi untuk meningkatkan titik-titik yang masih lemah,” kata Yulius.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Koperasi dan UMKM Provinsi Papua Tengah, Yuliten Makai, menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) UMKM Kabupaten Mimika. Pembangunan ini harus dijaga dan dimanfaatkan oleh masyarakat lokal, khususnya Amungme dan Kamoro serta tujuh suku lain di Mimika.

Yuliten menekankan bahwa program prioritas Gubernur Papua Tengah adalah membangun 8 koperasi di setiap kabupaten, termasuk koperasi yang telah dirintis di Mimika. Ia mengingatkan agar pembangunan BLK UMKM tidak hanya menjadi seremoni, tetapi benar-benar direalisasikan dan dijaga bersama.

“Jangan sampai kita bangun, tetapi yang menikmati orang lain. Kita sendiri yang harus membangun, kita sendiri yang nikmati. Keterampilan kita salurkan di tempat ini, kesejahteraan kita akan meningkat,” ujar Yuliten.

Selanjutnya, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, menegaskan bahwa pembangunan BLK UMKM Kabupaten Mimika harus segera direalisasikan dan tidak berhenti pada seremoni peletakan batu pertama. Ia meminta Dinas Koperasi dan UMKM Papua Tengah untuk segera menganggarkan dan memastikan program berjalan sesuai rencana.

Dalam pesannya kepada masyarakat, Wabup Emanuel mengingatkan agar BLK UMKM yang dibangun di lokasi cukup jauh dari kota ini benar-benar dimanfaatkan dan dijaga dengan baik.

“Saya berharap pertama adalah kalian menggunakannya, yang kedua adalah menjaga dengan baik. Walaupun daerah ini agak rawan, tetapi tempat ini dipilih agar bisa diakses oleh Amungme dan Kamoro,” tutur Emanuel.

Ia menekankan bahwa BLK UMKM harus menjadi wadah pembinaan generasi muda agar mampu menjadi pelaku usaha mandiri dan bertanggung jawab. Emanuel juga mengajak seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk bersatu mendukung pembangunan ini demi kemandirian ekonomi lokal. (Shanty Sang)

Top