Politik & Pemerintahan

Bawaslu Paparkan Agenda Tahapan Awal Pemilu 2024

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Budiono Muchie

MIMIKA, BM

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mimika mengagendakan sejumlah jadwal pada tahun 2023 di tahapan awal Pemilu 2024.

Kepada BeritaMimika Selasa (7/2/2023) di Timika, Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu Mimika, Budiono Muchie memaparkan bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan pemuktahiran data.

“Diawali dengan sub tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) yang dilakukan oleh Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) yang diawasi perangkat kita kebawah yakni PKD yang baru dilantik hari ini (kemarin-red),” katanya.

Lanjutnya, bersamaan dengan hal itu juga beriringan tahapan verifikasi literasi perbaikan untuk dukungan Dewan Perbaikan Daerah Republik Indonesia (DPD RI).

“Sekarang sementara lagi berjalan, sekitar bulan Juli selesai. Pemuktahiran data juga sekitar bulan Juli. Coklit akan dilaksanakan sekitar satu bulan,” katanya.

Ia menjelaskan dalam coklit, data dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) diberikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) KPRI kemudian disingkronkan dengan data pemilih sebelumnya.

Setelah itu data bersih diturunkan ke kabupaten melalui provinsi dan diturunkan sampai tingkat Pantarlih.

“Pantarlih akan turun ke lapangan ke rumah-rumah penduduk. Jadi, kesempatan ini juga saya menghimbau kepada masyarakat mari kita sama-sama mengawasi, pastikan Pantarlih juga turun ke rumah jangan sampai malas turun cuman tempel saja dan akhirnya banyak yang tidak terakomodir atau yang meninggal tidak terdata lagi,” imbaunya.

Budi menuturkan Bawaslu akan berusaha mencari data pembanding dari beberapa instanis terkait dengan data.

“Nanti pada saat rekapitulasi atau penetapan kita punya bahan pembanding karena Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) belum disampaikan ke Bawaslu,” jelasnya. (Elfrida Sijabat)

6 Anggota PKD Distrik Wania Resmi Dilantik

Pengambilan sumpah oleh keenam anggota PKD Distrik Wania dipimpin Ketua Panwaslu Distrik Wania, Mustofa Silaratubun, di Hotel Serayu, Jalan Yos Sudarso, Timika, Papua Tengah, Selasa (7/2/2023).

MIMIKA, BM

Enam anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kelurahan/Desa Distrik Wania resmi dilantik di Hotel Serayu, Jalan Yos Sudarso, Timika, Papua Tengah, Selasa (7/2/2023).

Pengambilan sumpah mereka dipimpin oleh Ketua Panwaslu Distrik Wania, Mustofa Silaratubun, dan disaksikan oleh perwakilan Bawaslu Mimika, Kepala Distrik Wania, Ketua PPD, para Kepala Kelurahan/Kampung, dan Babinsa kelurahan/kampung se-Distrik wania.

Melalui sambutan, Ketua Panwaslu Distrik Wania, Mustofa Silaratubun, menyebutkan pelantikan ini merupakan momentum, puncak dari berbagai seleksi yang telah dilalui.

"Tentunya mereka yang terpilih adalah yang terbaik sebab telah melewati tahapan-tahapan seleksi dengan segala dinamikanya. Mulai dari seleksi pemberkasan hingga wawancara, dan dari 79 orang yang mendaftar, kalianlah yang terpilih sebagai PKD," ujarnya.

Dikatakan bahwa pada dasarnya, semua tahapan seleksi sudah berjalan sesuai dengan juknis yang ditetapkan oleh Bawaslu.

"Pesta demokrasi yang dilaksanakan di Kabupaten Mimika ini merupakan komponen kita sendiri, yang mana menjadi pekerjaan dan tanggung jawab kita bersama sebagai penyelenggara pemilu," tuturnya.

Oleh karena itu, lanjut Mustofa, PKD harus mampu bekerja dan bersinergi dengan Pawanslu Distrik.

"Selain tugas dan kewajiban yang tetap harus dilaksanakan oleh PKD, jangan sampai putus kordinasi dengan Panwaslu kecamatan dalam setiap tahapan," pesannya.

"Kita juga harus mampu bersinergi dengan kepala kampung dan kelurahan, harus mampu berkoordinasi terkait wilayah-wilayah kerja sekaligus mampu berkolaborasi dengan PPS dan Pantarlih di lapangan pada saat tahapan pemilu berlangsung," imbuhnya.

Dia juga menegaskan kepada para PKD untuk tetap menjaga integritas sebagai penyelenggara demi suksesnya keberlangsungan penyelenggaraan pemilu 2024.

"Kita harus memastikan pemilihan bisa bejalan menggembirakan sehingga dapat memberikan kemajuan buat Kabupaten Mimika yang tercinta ini," pungkasnya.

Sementara itu, mewakili Ketua Bawaslu Mimika, Wakil Korwil Distrik Wania sekaligus Koordiv Hukum dan Sengketa pada Bawaslu Mimika, Blasius Narwadan, mengucapkan proficiat kepada para PKD atau PPL yang telah dilantik.

Dia mengingatkan bahwa tugas dari seorang PKD sangatlah berat sehingga diperlukan keseriusan dan tanggung jawab penuh dalam menjalankan tugas.

"Kalian punya tugas berat, kalian adalah ujung tombak kami di lapangan. Selamat datang di kapal besar Bawaslu Kabupaten Mimika. Kita sama-sama akan melalui ombak pemilu 2024" ucapnya.

Menurutnya pergolakan situasi politik di Mimika cukup besar dan Distrik Wania adalah distrik kedua dengan DPT terbesar di Kabupaten Mimika.

"Wania salah satu distrik yang diperhatikan oleh semua peserta pemilu. Kami harap teman-teman bertujuh bisa bekerja sama dengan baik," ujarnya.

Dijelaskan bahwa dari segi jumlah SDM, dapat dikatakan masih sangat kurang.

"Karena teman-teman di PPS itu tiga orang, kita cuma satu. Hal yang sama teman-teman di PPD lima orang, kita cuma tiga," jelasnya.

"Kenapa kami Bawaslu Mimika begitu gencar dengan hal ini, karena biar kita beda, kita kalah dengan jumlah personil tapi kita tidak kalah dengan SDM yang ada. Kami mau biar satu orang tapi kita bisa mengawal tiga orang yang ada di distrik dan kampung PPS," tandasnya.

Blasius juga meyakini, dengan seleksi yang begitu ketat, para PKD yang terpilih tentunya telah siap mengarungi 'ombak besar' yang sedang menanti di depan sana.

"Kami harap teman-teman nanti bekerja sama dengan teman-teman PPS, baik di kelurahan maupun kampung yang teman teman bekerja nanti karena hal masalah yang besar biasanya terjadi karena kita tidak komunikasi atau miskomunikasi," tuturnya.

Oleh karena itu, lanjut Blasius, diperlukan kordinasi dan komunikasi yang baik sehingga ketika ada masalah, hal itu dapat diatasi juga dengan baik.

"Kalau kita kordinasi baik, komunikasi baik, saya yakin masalah tidak begitu terlalu. Kami harap kita semua bekerja dengan sungguh-sungguh," pungkasnya. (Endy Langobelen).

Menata Kembali Pembagian Guru, Plt Bupati Mimika: Harus Siap Ditempatkan di Pedalaman

Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob.

MIMIKA, BM

Pemerintah Kabupaten Mimika saat ini sedang menata kembali pembagian penempatan guru-guru di setiap sekolah.

Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengatakan hal itu dilakukan mengingat sebelumnya sejumlah guru PNS sempat ditarik dari sekolah yayasan dan ditempatkan di sekolah negeri.

Alhasil, banyak sekolah-sekolah yayasan yang hingga saat ini mengalami kekurangan guru.

"Jadi sekarang kita lagi mendata semua guru-guru untuk dikembalikan semua pada posisinya," ujar John saat diwawancarai awak media di Graha Eme Neme Yauware, Selasa (7/2/2023).

"Kita lagi bagi. Kita bagi guru-guru yang tersebar di mana-mana ini karena banyak yang ditarik," imbuhnya.

John mengungkapkan bahwa di lapangan, ada sekolah yang hanya memiliki tiga guru.

"Makanya ini kita sudah mau kembalikan semua, termasuk guru yang sekarang ada di dinas-dinas juga kita kembalikan semua," tuturnya.

Dia juga mengatakan, dalam pembagian ini, tidak ada pembedaan antara sekolah negeri dan swasta.

"Bukan saja di negeri, ini sekolah swasta dan negeri. Ini kita kembalikan semua, kita sesuaikan dengan kebutuhan guru dan kebutuhan sekolah. Semua guru harus siap untuk ditempatkan di pedalaman, harus," pungkasnya. (Endy Langobelen)

Top