Politik & Pemerintahan

Verifikasi Perbaikan Administrasi, KPU Mimika Masih Temukan Data Ganda Dukungan Calon DPD RI

Ketua KPU Mimika, Indra Ebang Ola

MIMIKA, BM

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mimika akhirnya mengirimkan rilis data terkait dukungan ganda ke 14 bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI).

Hal ini dikarenakan saat dilakukan verifikasi administrasi perbaikan oleh tim verifikator ditemukan adanya dukungan ganda pada persyaratan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI).

"Tim verifikator kita menemukan banyak potensi data dukungan ganda dari berbagai calon anggota DPD RI,"kata Ketua KPU Mimika, Indra Ebang Ola saat ditemui di hotel Grand Mozza, Jumat (10/02//2023).

Kata Indra, dengan mengirimkan rilis data terkait dukungan ganda ke para Calon maka tugas selanjutnya LO atau pendamping masing-masing Calon segera menyerahkan surat pernyataan dukungan.

"Surat pernyataan dukungan itu bahwa pendukung mendukung calon yang mana. Batas waktu terakhirnya itu besok. Data ganda itu seperti ada nama-nama yang memberikan dukungan kepada lebih dari satu calon. Jadi ketika tidak bisa memberikan maka secara administrasi dianggap tidak memenuhi syarat,"katanya.

Selain temuan data ganda, ada temuan lain seperti NIK atau KTP lama yang dicek di DPT online. Bahkan banyak yang tidak menggunakan KTP seumur hidup.

"Cukup banyak juga ada yang NIKnya sama tetapi foto dan nama beda sehingga berpotensi pada saat kita Verifikasi faktual perbaikan,"ujar Indra. (Ignasius Istanto)

Saleh Alhamid Gelar Reses I, Warga Patimura Minta Bangun Jalan dan Pencegahan Banjir

Anggota DPRD Kabupaten Mimika dari Partai Hanura, Saleh Alhamid, saat melakukan reses Idi Jalan Patimura, Jalur 7, Timika, Papua Tengah, Kamis (9/2/2023)

MIMIKA, BM

Anggota DPRD Kabupaten Mimika dari Partai Hanura, Saleh Alhamid, menggelar reses I bersama warga di Jalan Patimura, Jalur 7, Timika, Papua Tengah, Kamis (9/2/2023).

Dalam reses tersebut, Saleh Alhamid atau yang akrab disapa Abah menerima beberapa aspirasi dari masyarakat, diantaranya pembangunan jalan dan pencegahan terhadap banjir yang kerap dialami.

"Aspirasi mereka tidak banyak. Mereka ingin agar mereka punya tempat pemukiman baru itu kita bikin jalan masuk. Itu permintaan yang logis yang insyaallah bisa kita penuhi," ujar Abah saat diwawancarai awak media.

"Kemudian mereka punya rumah ini sering banjir karena got tersumbat, sehingga mereka meminta agar persoalan ini bisa segera ditangani," imbuhnya.

Menurut Abah, apa yang telah disampaikan oleh warga kepadanya harusnya bukan saja menjadi perhatian DPRD Mimika, melainkan juga pemerintah.

Sebab, pemerintah setiap tahunnya memiliki anggaran untuk berbagai persoalan, termasuk persoalan jalan dan banjir akibat selokan yang tersumbat.

"Pemerintah harus bisa langsung merespon ketika ada banjir atau ada yang tersumbat. Jangan hanya prioritas di jalan-jalan utama, tapi lorong-lorong ini juga penting. Anggaran begitu besar dan masyarakat masih banjir, masyarakat masih kena got tersumbat. Itu wajah pemerintah di mana?" tandasnya.

Selain mendengar aspirasi masyarakat, Abah menyebutkan bahwa reses kali ini juga ia gunakan untuk berpamitan dengan warga.

"Sekalian datang pamit, bahwa mungkin kalau teman-teman bersedia saya mau ambil dapil ini. Mereka respon, tapi nanti kita lihat perkembangan selanjutnya, apakah memang harus ke provinsi atau ke kabupaten. Tapi yang terpenting untuk kita sentuh mereka," tutur Abah.

"Tujuan akhir adalah bagaimana kita dipercayakan masyarakat untuk terpilih lagi menjadi anggota DPR 2024," pungkasnya. (Endy Langobelen)

15 Pekerja Bangunan Puskesmas Berhasil Dievakuasi

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo,saat memberikan keterangan di media Center Operasi Damai Cartenz 2023, Polres Pelayanan Mimika

MIMIKA, BM

Ke 15 pekerja bangunan Puskesmas di Distrik Paro, Kabupaten Nduga berhasil dievakuasi tim gabungan TNI-Polri, Rabu (08/02/2023).

"Benar 15 pekerja sudah berhasil dievakuasi. Dan saat ini sudah dievakuasi ke Kenyam ibu kota Nduga,"ungkap Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo,saat memberikan keterangan di media Center Operasi Damai Cartenz 2023, Polres Pelayanan Mimika, Rabu (08/02/ 2023).

Oleh karena itu tim gabungan yang terdiri dari TNI-Polri telah diberangkatkan menggunakan dua helikopter ke lokasi, yang mana para pekerja tersebut direncanakan akan dievakuasi ke Timika.

"Nanti menunggu cuaca memungkinkan baru dievakuasi,karena saat ini cuaca tidak memungkinkan untuk dievakuasi ke sini,"kata Kabid Humas Polda Papua.

Diterangkan Kabid Humas bahwa para pekerja ini sempat diancam oleh pihak KKB Nduga lantaran tidak memiliki identitas jelas sehingga KKB menganggap mereka sebagai mata-mata atau intelijen Indonesia.

"Jadi para pekerja ini mengamankan diri di rumah salah satu pendeta. Kondisi mereka saat ini dalam kondisi baik,"terang Ignatius.

Sementara untuk kondisi pilot Susi Air warga negara asing asal Selandia Baru, kata Kabid Humas pihaknya masih mencari informasi terkait keberadaannya.

"Kita masih mencari informasi dan kita belum bisa berikan informasi secara detail bagaimana kondisinya. Kalau sudah jelas informasinya baru kita sampaikan. Nanti evakuasi pilot itu setelah dilakukan evakuasi 15 pekerja,"kata Ignatius.

Berikut daftar nama pekerja yang berhasil dievakuasi ke Kenyam.
1. Gregorius Yanwarin
2. Domianus Wenehen
3. Thadeus Belyanan
4. Ical Behuku
5. Simon Walter
6. Martinus Yanwarin
7. Gerardius Ruban
8. Fransiskus Rendi Ruban
9. Yogi Parlahutan Siregar
10. Refalino Walten
11. Antonius Heatubun
12. Martinus Heatubun
13. Andreas Kolatlena
14. Amatus Ruban
15. Walterius Emanuel Heatuban. (Ignasius Istanto)

Top