Politik & Pemerintahan

DLH Mimika Terima Bantuan Armada Pengangkut Sampah Namun Belum Bisa Beroperasi

Enam buah drump truck baru milik DLH

MIMIKA, BM

Salah satu upaya Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika melakui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam menjaga kebersihan kota adalah dengan menambah fasilitas armada pengangkut sampah.

Penambahan armada pengangkut sampah tahun ini diterima DLH dari bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020.

Namun, armada yang terdiri dari 6 ambrol dan dump truck, 7 kontainer dan 5 unit roda tiga tersebut belum dapat digunakan.

"Kami DLH mengusulkan dan akhirnya Kementerian menyetujuinya. Tapi karena surat-surat masih dalam pengurusan makanya belum dapat digunakan," tutur Kepala DLH Mimika, Limi Mokodompit saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jumat (24/7).

Selain surat, kendala lainnya adalah mereka harus menyiapkan tenaga sopir dan tenaga pengangkut sampah.

Untuk tenaga sopir dan tenaga pengangkut sampah, pihaknya akan mengusulkan di APBD Perubahan 2020 untuk pembiayaanya.

"Kita butuh penambahan 36 tenaga baru untuk sopir hingga pengangkut sampah. Mudah-mudahan dalam perubahan bisa terakomodir sehingga bisa segera dioperasikan tapi kalau tidak tahun depan baru bisa dioperasikan,"kata Limi.

Katanya, DLH berencana akan menambah 15 armada lagi untuk peremajaan armada yang sudah lama digunakan. Ini juga untuk menambah efeltifitas dan pelayanan petugas sampah dalam bekerja.

"Harapan kita bisa 70-an unit baik itu dump truck termasuk alat berat. Sementara kita masih pakai yang lama tapi itu sudah tua-tua, makanya kita mau remajakan semua. Nanti kita mau service dan deco lagi yang masih bisa saja tapi kalau yang tidak bisa kita istirahatian," ungkapnya. (Shanty)

Gedung Baru Dinas Koperasi Dan UKM Mimika Senilai 20 Miliar, Diresmikan Bupati

Bupati Omaleng saat menandatangani prasasti gedung baru

MIMIKA, BM

Gedung baru Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Mimika yang berada di Jalan Poros SP III, diresmikan Bupati Mimika Eltinus Omaleng, Jumat (24/7).

Pembangunan kantor baru nan megah tersebut pembiayaanya dari APBD Mimika sebesar Rp. 20.842.750.000.

Pembangunaan gedung ini dilakukan tiga tahap. Tahap I tahun 2017 sebesar Rp.4.692.960.000, Tahap II 2018 Rp.1.244.200.000 dan Tahap III tahun 2019 sebesar Rp.14.905.590.000.

Selain peresmian gedung ini, Dinas Koperasi dan UKM Mimika juga melaunching Marketplace “Lapak UMKM Timika” disertai dengan syukuran HUT Koperasi ke-73 yang jatuh setiap tanggal 12 Juli serta HUT UMKM nasional ke-5.

Kegiatan dilangsungkan dengan mengusung tema “Mewujudkan Ekonomi Rakyat Yang Berdaulat Bersama Anggota Yang Sehat dan Koperasi Yang Kuat.”

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Mimika Ida Wahyuni S,STP, M.Ec. Dev pun mengucapkan rasa syukur dan terimakasih kepada Bupati Omaleng yang telah memberikan kepercayaan dan kebijakan yang besar dalam mendukung pengembangan koperasi dan UMKM di Mimika serta memberikan fasilitas gedung yang megah tersebut.

“Momentum peresmian gedung baru Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Mimika memberikan energi positif baru bagi gerakan koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di masa New Normal. Menjadi tempat dalam membangun pemasaran, pembinaan, pengembangan dan pengawasan untuk koperasi dan setiap pelaku UMKM dapat terus bertahan ditengah pandemi Covid-19,” ujarnya.

Kantor Baru Dinas Koperasi dan UMKM Mimika

Sambung Ida, dalam proses pembangunannya tentu saja masih terdapat kekurangan seperti pembangunan gudang, pagar dan sentra UMKM serta sentra noken.

Namun demikian, dengan suara haru ia juga mengucapkan terimakasih untuk semua pihak yang telah terlibat baik DPRD Mimika dalam menyeral setiap aspirasi yang diberikan, para kontraktor, pengawas dan tukang sehingga gedung tersebut dapat berdiri kokoh dan megah.

“Semua guna melaksanakan tanggungjawab sebagaimana tugas dan pokok fungsi yang harus kami kerjakan di bidang koperasi dan UMKM. Semoga Tuhan yang membalas kerja dan pengabdian kita untuk pelayanan kepada masyarakat. Kami ucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh koperasi dan UMKM semoga tetap kuat dan bertahan serta berdaulat di Republik Indonesia,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Dinas Koperasi dan UKM Mimika juga melaunching “Lapak UMKM Timika” dalam rangka menghadapi tantangan dunia usaha ditengah pandemi Covid-19 dari pasar offline ke pasar online dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, launching marketplace “Lapak UMKM Timika” memberikan prasarana kepada pelaku UMKM dan kesempatan dalam melakukan penjualan serta pembelian baik di kota Timika maupun luar Timika,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Mimika Eltinus Omaleng berharap agar koperasi dan UMKM yang ada di Kabupaten Mimika mampu menjawab tantangan jaman dan bersaing dengan pelaku ekonomi lainnya. Menjadikan sebagai kekuatan ekonomi rakyat dalam mendorong pertumbuhan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

“Sebagaimana kita ketahui bersama saat ini Indonesia sedang menghadapi ujian ditengah Pandemi Covid-19 dimana pertumbuhan ekonomi nasional sedang mengalami tantangan yang cukup serius, angka kemiskinan dan pengangguran meningkat, dunia usaha terutama koperasi dan UMKM mengalami dampak yang berat dari sisi produksi, pemasaran dan pembiayaan,” katanya.

Foto bersama para pegawai Dinas Koperasi bersama bupati

Lanjutnya, tantangan baru yang dihadapi oleh dunia perkoperasian nasional tidak hanya sekedar mengubah cara berbisnis dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital dan inovasi produk tetapi juga momentum untuk menghadirkan visi baru ditengah perubahan sosial ekonomi yang sangat dinamis.

“Semoga kantor baru ini menjadi penyemangat kerja bagi kita semua dalam melayani masyarakat, khususnya dalam mensejahterakan anggota koperasi dan pelaku UMKM,” harapnya.

Menyemangati pegawainya, Bupati Omalengpun berharap agar gedung baru tersebut dapat membawa suasana kerja yang baru untuk mendorong kinerja pegawai jadi lebih kreatif dan inovatif dalam merancang program pemberdayaan masyarakat melalui koperasi dan UMKM di Kabupaten Mimika.

“Mari kita kobarkan semangat menjadikan koperasi dan UMKM sebagai ekonomi kekuatan rakyat dan pemulihan ekonomi nasional. Dirhagayu koperasi ke-73 dan UMKM ke-5,” tutupnya.

Pada momen ini, dilakukan pula penyerahan hibah berupa 20 motor kaisar, 20 unit gerobak, dispenser, kipas angin, penanak nasi, satu buah handphone, rak besi 20 unit dan rak kayu 10 unit.

Selain itu, Dinas Koperasi Dan UKM Mimika juga memberikan bantuan sejumlah parsiden APD kepada perwakilan tukang ojek yang diserahkan langsung oleh Bupati Mimika, Eltinus Omaleng. (Elfrida)

Plt Sekda Laksanakan Sertijab Pegawai Bappeda

Foto bersama usai sertijab pegawai Bappeda

MIMIKA, BM

Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pegawai Esselon II, III dan IV di Bappeda Mimika dilakukan hari ini, Kamis (23/7) dan dipimpin Plt Sekda Mimika, Nicolass Kuahaty.

Prosesi tersebut juga dihadiri oleh mantan Pejabat Sekda Marthen Paiding dan sejumlah pimpinan OPD Pemda Mimika.

Kepala Bappeda, Yohana Paliling berterima kasih kepada Bupati Mimika Eltinus Omaleng yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk mengambil bagian dalam pelayanan guna membangun Mimika.

"Saya merasa bahwa tugas ini sangat berat, bukannya saja berat apa lagi kerjanya. Meskipun di sini saya mungkin pangkat tertinggi atau eselon tertinggi tetapi pengalaman saya masih nol," tutur Kepala Bappeda Yohana Paliling saat menyampaikan sambutannya.

Yohana pun memohon dukungan seluruh pegawai Bappeda agar tugas dan tanggungjawab yang diberikan oleh masyarakat melalui bupati Mimika dapat dijalankan secara baik dan dalam semangat kebersamaan.

Katanya, pekerjaan kecil ataupun besar jika dikerjakan secara bahu-membahu dalam suasana kebersamaan maka akan memberikan hasil yang baik.

"Kita ini satu tim dan kita tidak mungkin bisa bekerja sendiri jadi harus bekerjasama. Ada yang baru masuk ada yang keluar namun kita semua harus tetap menjaga silahturahmi," ujarnya.

Plt Sekda Mimika Nicolass Kuahaty dalam sambutannya mengatakan, tanggungjawab Bappeda yakni mengawal renstra di masing-masing OPD sehingga implementasi program dan kegiatan bisa mendukung kebijakan kepala daerah.

"Dan juga akan bahas APBD perubahan yang mana ini merupakan siklus anggaran jadi tetap ada evaluasi terhadap anggaran APBD murni yang sedang berjalan. Hasil evaluasi itulah yang akan kita dorong dalam APBD Perubahan dengan melihat dinamika perkembangan dan isu-isu atau kebutuhan yang mendesak. Saya kira evaluasi merupakan tugas utama kita," ungkapnya.

Sementara itu, mantan Plt Sekda Mimika sekaligus pelaksana tugas Bappeda, Marthen Paiding mengatakan, hampir satu tahun ia dipercayakan menjabat posisi ini.

Walau demikian, ia mengakui karena intensitas dan tanggugjawab lainnya, iapun jarang bersua secara langsung dengan para pegawai di Bappeda.

"Karena mengemban 2 tugas dan kebanyakan juga saya di luar tapi bukan jalan-jalan. Saya berterima kasih kepada teman-teman walaupun saya tidak ada di kantor selama ini tapi hampir semua tugas-tugas yang menjadi tanggungjawab, dapat kita jalankan dengan baik," ungkapnya.

Marthen mengatakan, apa yang menjadi beban dan tanggungjawabnya boleh berjalan baik karena dukungan dan kerja keras dari semua pegawai Bappeda. Ia mengakui, dibalik keberhasilan pasti ada kekurangan.

"Saya yakin bahwa bahwa teman-teman sudah bekerja dengan baik secara maksimal dalam mendukung tugas-tugas pemerintah di Bappeda sehingga semua dapat berjalan dengan baik," tutur Marthen Paiding

Marthen juga mengingatkan agar para pegawai jangan menggangap remeh terhadap sekecil apapun tugas dan tanggungjawab yang diberikan. Keberhasilan dalam menyelesaikan tangggungjawab yang besar, bermula dari menyelesaikan hal-hal yang kecil.

"Tidak mungkin diberikan tugas yang besar kalau yang kecil saja tidak bisa. Itu prinsip saya dalam bekerja. Sekecil apapun tugas dan tanggungjawab yang diberikan saya berusaha untuk menyelesaikannya," ujarnya berpesan. (Shanty)

Top