Politik & Pemerintahan

Yopi : Tahun Ini Mimika Akan Punya Taman Baca Elektronik

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Yopi Toisuta

MIMIKA, BM

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah tahun ini akan mendapatkan bantuan Taman Baca Elektronik dari Pemerintah Pusat.

“Kami ada dapat pemberitahuan bahwa kita juga dapat Pokcadu. Pokcadu itu taman baca elektronik yang ditempatkan di pusat-pusat keramaian. ini bantuan pemerintah pusat untuk daerah,” tutur Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Yopi Toisuta kepada BeritaMimika.

Yopi mengatakan, taman baca elektronik ini akan dipusatkan di dua tempat yakni di Kantor Pusat Pemerintahan dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika.

Guna mendapatkan taman baca elektronik, kata Yopi, pihaknya diminta untuk menyiapkan tempat dan jaringan internet, sedangkan untuk fasilitas lainnya mulai dari design ruangan, alat elektronik dan fasilitas lainnya akan disiapkan oleh Pemerintah Pusat.

“Jadi nanti sistem perpustakaan digital dari pusat nanti bantu design ruangan, siapkan buku, rak dan komputer, yang penting kita siapkan jaringannya saja,” kata Yopi.

Lanjutnya, pusat keramaian juga menjadi salah satu target Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, namun pihaknya masih harus menyewa tempat dan untuk itu diawal program ini mereka masih menggunakan tempat milik pemerintah.

“Jadi itu fungsinya kalau orang lagi tunggu-tunggu di dua tempat itu maka sambil menunggu bisa nikmati atau gunakan fasilitas itu,” ungkapnya. (Shanty)

Mulai Hari Ini Disperindag Berlakukan Penarikan Retribusi Parkir di Pasar Sentral

Penerapan Perda  Nomor 25 Tahun 2010

MIMIKA, BM

Setelah melakukan penataan dan penertiban para pedagang, termasuk pagar yang dibobol warga, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Mimika kini memberlakukan penarikan retribusi pajak parkir.

Penarikan Wajib Retibusi Tempat Khusus Parkir di kawasan Pasar Sentral ini diterapkan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 25 Tahun 2020.

Pada saat dilaunching, Selasa (1/8) siang, Asisten II Setda Mimika, Syahrial mengatakan setelah 10 tahun perda ini untuk pertama kalinya diakfitkan atau diterapkan.

"Pemerintah daerah mengapresiasi langka luar biasa ini. Ini langka yang baik muda-mudahan bisa dilanjutkan pada objek vital lain selain parkir. Ini menjadi awal baik untuk OPD lain yang punya objek pajak dan retribusi untuk juga menerapkannya," jelasnya.

Syahrial mengatakan, pemerintah daerah ke depan mendapatkan tantangan besar karena pembangunan terus berkembang. Ia berharap, hal baik ini terus dikembangkan agar menjadi optimal dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah.

Ia juga mengingatkan para petugas yang nantinya bertugas agar melakukan pelayanan ke masyarakat dengan baik. Petugas juga wajib memberikan penjelasan terkait pemberlakukan Perda Nomor 25 Tahun 2020 ini.

"Perindag dan Disperindag harus terus bersinergi jangan sampai sudah maksimal tapi bocor. Ini harus diperhatikan dan diawasi pelaksanaanya agar semua berjalan baik agar menjadi percontohan dan ke depan bisa juga diterapkan di tempat potensial lain," harapnya.

Kepala Bapenda Mimika, Dwi Cholifah mengatakan selain Perda Tahun 2020 tentang Retribusi Tempat Parkir Khusus Pemda Mimika juga memberlakukan Retribusi Parkir Berlangganan (Samsat) dan Pajak Parkir (Diana, Gelael dan lainnya).

Launching pemberlakukan retribusi parkir di Pasar Sentral

"Ini baru pertama, ke depan kita akan berlakukan juga di bandara dan di rumah sakit. Tahap awal ini masih penataan dan manual tapi nanti perindag dan bapenda akan terus bersinergi. 2021 nanti kita sudah anggarkan untuk penggunaan plang di tempat masuk keluar. Saat ini kita jalan dengan apa adanya sambil terus menyesuaikan, ke depan kita pakai sistem IT," ungkapnya.

Ia mengatakan, untuk penarikan retribusi daerah ada 11 OPD Pemda Mimika yang melakukannya dengan kisaran Rp15 miliar. Dalam prosesnya mekanisme penarikan dan penyetoran akan langsung masuk ke kas daerah.

"Jadi mekanisme penarikan dan penyetoranya langsung ke kas daerah. Nanti kami akan buatkan Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD) karena semua pajak dan retribusi harus ada SKRD," ujar Cholifah.

Kepala Dinas Perindag, Michael R Gomar menjelaskan, tarif bagi kendaraan roda 2 (motor) Rp1000, roda empat (mobil) Rp2000 dan roda enam Rp3000.

Ia menjelaskan, di Pasar Sentral di buatkan tiga posko penarikan retribusi parkir yakni di pintu masuk, depan pos sekuriti dan pintu keluar depan mushola pasar.

"Untuk awal kita masih manual gunakan karcis, petugas yang bertugas akan diroling yang nantinya akan dibantu oleh sekuriti. Pegawai yang bertugas harus tegas terutama dalam mengatur lalu lintas dan tempat parkir diatur dan berikan penjelasan agar masyarakat juga memahami tentang penerapan perda ini," ungkapnya.

Gomar menjelaskan, agar nantinya lebih teratur dan tertib, ke depan perindag akan memfasilitasi para tukang ojek di Pasar Sentral dengan rompi ojek. Dan bagi mereka hanya dikenakan sekali bayar sementara untuk masyarakat umum akan dikenakan tarif setiap kali masuk.

Sementara kendaraan angkutan yang selalu mengangkut barang dagangan ke pasar nantinya akan diatur sehingga penagihannya hanya sekali di tiap akhir bulan. (Ronald)

PARADE FOTO Musrembangba RKPD Mimika Tahun 2020

MIMIKA, BM

Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrembangda) RKPD Tahun 2020.

Pelaksanaan musrembangda ini dilakukan selama 4 hari dan dibuka oleh Bupati Mimika Eltinus Omaleng di Graha Eme Neme Yauware, Senin(24/8) dan penutupannya pada Kamis (27/8).

Musrenbangda RKPD guna menseparaskan program kegiatan belanja pembangunan Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2021 menghasilkan 564 program dan 1.097 kegiatan dengan estimasi anggaran sebesar Rp.1324.600.000.

Foto Shanty Sang


Pembukaan Musrenbangda RKPD 2020 oleh Bupati Omaleng


Pembukaan dihadiri anggota DPRD dan pejabat serta ASN Pemda Mimika


Para Pimpinan OPD Pemda Mimika 


Foto bersama Bupati Omelang dan pimpinan OPD


Penutupan kegiatan sekaligus penyampaian laporan Musrenbangda oleh Kepala Bappeda Mimika, Yohana Paliling

Penutupan kegiatan oleh pemda dan perwakilan DPRDdi Kantor Bappeda Mimika

Kepala Bappeda Yohana Paliling didampingi asisten II menandatangani berita acara kegiatan Musrembang RKPD

Menyanyikan Indonesia Raya pada penutupan kegiatan Mustengbanda RKPD 2020

Salah satu bentuk diskusi Musrenbangda RKPD 2020 oleh perwakilan OPD

 

 

 

Top