Politik & Pemerintahan

Ratusan WBP Terima Remisi Umum dan Remisi Dasawarsa, Tiga Langsung Bebas

Wabup Kemong saat menyerahkan remisi 

MIMIKA, BM

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lapas Kelas IIB Timika memberikan remisi umum dan remisi dasawarsa kepada ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Dari jumlah tersebut, tiga orang warga binaan dinyatakan langsung bebas dan dapat segera kembali berkumpul bersama keluarga.

Penyerahan remisi dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong di Lapas Kelas IIB Timika, Minggu (17/08/2025).

"Tadi saya sampaikan kepada mereka yang menerima remisi supaya bersyukur, karena ini hasil mereka ikut aturan, sadar dan disiplin. Sehingga pemerintah betul-betul memberikan perhatian kepada mereka," ujar Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong saat ditemui seusai menyerahkan remisi secara simbolis.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup berpesan kepada tiga WBP yang bebas untuk tidak kembali lagi dan mengulangi perbuatan yang sama.

"Ingat setelah bebas ini jangan mengulang lagi dan jangan kembali lagi. Jadilah warga yang baik dan sadar akan hukum, kemudian menata hidup lebih baik kedepan," pesan Emanuel.

Sementara itu, Kepala Lapas Yunus Mansur Gafur menerangkan bahwa untuk tahun ini dalam rangka peringatan HUT RI, pemberian remisi ada 2 yakni remisi umum 17 Agustus dan remisi dasawarsa.

"Untuk remisi dasawarsa ini diberikan setiap 10 tahun. Sementara remisi umum itu punya tahapan, dimana tahapan tahun pertama dapat 1 bulan, tahun ke dua dapat 2 bulan dan seterusnya,"terangnya.

Disampaikan Kalapas, untuk yang menerima remisi umum sebanyak 191 orang, sedangkan yang memperoleh remisi dasawarsa sebanyak 207 orang.

"Jadi yang mendapatkan remisi itu tentu memenuhi syarat subtansi. Syarat subtansi itu berkelakuan baik karena itu yang dinilai.  Kemudian syarat administratif, dimana syarat administratif itu dia tidak terdaftar dalam register F, juga tidak pernah melakukan pelanggaran serta tidak ada perkara lain,"kata Yunus.

Kata Kalapas, dalam pemberian remisi umum dan remisi dasawarsa, ada 3 orang yang langsung bebas.

"Mereka juga memperoleh remisi umum dan remisi dasawarsa, maka setelah dihitung pengurangan masa pidananya hari ini mereka harus bebas. Jadi dari 3 orang ini, duanya terlibat kasus narkoba dan satunya kasus pencurian," kata Yunus. (Ignasius Istanto) 

Kali Pertama Ikut, TP PKK Mimika Pemenang Lomba Gerak Jalan Indah Wanita Di Hari Kemerdekaan

Bupati Mimika Johannes Rettob foto bersama para pemenang Lomba Gerak Jalan Indah Wanita

MIMIKA, BM

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika untuk pertama kalinya mengikuti Lomba Gerak Jalan Indah Wanita yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika.

Dengan latihan yang konsisten selama satu minggu dan pemilihan empat formasi yang rapi dan serasi, TP PKK Mimika berhasil menang sebagai juara pertama dan mengalahkan 64 peserta lainnya yang berasal dari instansi organisasi perangkat daerah (opd), organisasi-organisasi wanita lainnya dan sekolah.

Pengumuman pemenang disampaikan usai pelaksanaan upacara bendera yang dipusatkan di pelataran Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika Minggu (17/8/2025) tepat di hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.

Di posisi kedua ditempati oleh Bhayangkari Polres Mimika, sementara BKMT berhasil meraih juara ketiga.

Untuk harapan I diraih oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, harapan II ditempati Dewan Kerajinan Seni Daerah (Dekranasda) Mimika sementara Dinas Perhubungan berhasil meraih juara harapan III.

Penyerahan hadiah diserahkan secara langsung oleh Bupati Mimika Johannes Rettob dan diterima oleh Wakil Ketua TP PKK Mimika Ny. Perina Kula Kemong. Sementara Ketua TP PKK Mimika Ny. Susy Herawati Rettob yang juga Ketua Dekranasda mewakili Dekranasda Mimika.

Pada kesempatan itu, nampak Ny. Susy Rettob dan Ny. Perina Kemong menari seka bersama anak-anak SD Negeri Inauga. (Elfrida Sijabat)

PARADE FOTO Peringati HUT Mapurujaya ke-49, Bupati : Tahun 2026 Miktim Harus Jadi Tempat Wisata

MIMIKA, BM

Dengan berbagai keragaman budaya serta adanya UMKM di wilayah Distrik Mimika Timur menjadi suatu kekuatan utama. Oleh karena itu, Bupati Mimika Johannes Rettob mengajak di tahun 2026 mendatang Mimika Timur (Miktim) harus jadi tempat wisata.

Inilah rangkaian peringatan HUT Mapurujaya mulai tanggal 18 - 19 Agustus 2025.

Foto : Ignasius Istanto/ Beritamimika.com 

Wakil Bupati Emanuel Kemong saat membuka kegiatan karnaval budaya.

Nampak mama-mama peserta karnaval saat menari seka.

Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong saat berada di Kantor Distrik Mimika Timur.

Nampak prosesi adat yang disuguhkan oleh tokoh-tokoh adat dan masyarakat.

Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong saat menyaksikan prosesi adat masyarakat suku Kamoro.

Bupati Mimika Johannes Rettob saat memberikan sambutan.

Kadistrik Miktim Bakri Athoriq saat memotong tumpeng sebagai perayaan HUT Mapurujaya ke-49

Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong saat memotong tumpeng sebagai perayaan HUT Mapurujaya ke-49

Bupati Mimika Johannes Rettob saat memberikan hadiah satu unit kulkas kepada seorang mama pemenang undian.

Ketua panitia saat memberikan noken kepada Bupati, Wakil Bupati, Pj Sekda, Ketua DPRD.

Foto bersama disela-sela kegiatan.

Bupati Mimika Johannes Rettob saat meninjau hasil kerajinan tangan di stand UMKM.

Wakil Bupati Emanuel Kemong saat meninjau kerajinan tangan di stand UMKM.

Kadistrik Miktim Bakri Athoriq foto bersama dengan pemenang film pendek.

Top