Politik & Pemerintahan

Satpol PP Mimika Lakukan Penyegaran Terhadap PPNS

Narasumber saat memberikan materi pada kegiatan penyegaran PPNS

MIMIKA, BM

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penyegaran terhadap Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Tahun 2025 dengan mengusung tema “Sinergitas Dan Kolaborasi Pemerintah Daerah Bersama Stake Holder Dalam Penegakan Peraturan Daerah Guna Mewujudkan Mimika Rumah Kita Yang Aman, Nyaman Dan Tertib".

Acara yang berlangsung di Hotel Horison Ultima, Rabu (29/10/2025) dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mimika, Frans Kambu.

Kepala Dinas Satpol PP, Ronny S Maryen mengatakan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan guna untuk melakukan penyegaran saja bagi PPNS. Jadi, menurut KUHP penyidikan itu bisa dilakukan oleh dua yakni penyidik dari Polri dan juga dari PPNS.

"Kami di Dinas Satpol PP memang menginisiasi kegiatan ini untuk membangun sinergitas dan kolaborasi. Karena, di pemerintah bukan hanya PPNS di Satpol saja. PPNS penegak undang-undang itu juga banyak, dan persoalan-persoalan pun ada banyak yaitu persoalan koordinasi, komunikasi dan lainnya,"kata Ronny.

Saat ini pihaknya, kata Ronny, lagi dalam upaya melakukan penegakan hukum, menjaga kamtibmas, menjaga supaya Timika tetap ramah, tertib, bisa baik buat semua orang yang tinggal di sini.

"Kita berupaya untuk membangun sinergitas dengan stakeholder yang ada,"ujarnya.

Dikatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antar penegak hukum dalam sistem Criminal Justice System.

“Penegakan Perda ini tidak bisa dilakukan sendiri, harus ada sinergitas antar PPNS, seperti dari Polri, Kejaksaan serta Pengadilan, agar proses penyidikan dan pemberkasan berjalan efektif,” katanya.

Ia pun mengambil salah satu contoh pelanggaran ringan yang diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Mimika Nomor 11 tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah. Dimana terdapat masyarakat yang membuang sampah sembarangan akan dikenakan ancaman pidana kurungan lebih tiga bulan atau denda Rp25 juta.

Ia menyebutkan, penegakan hukum di Kabupaten Mimika akan tetap mengedepankan pendekatan ultimum remedium hukum sebagai jalan terakhir dengan mengutamakan pembinaan dan pencegahan di tingkat wilayah melalui kepala distrik, lurah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

“Kalau wilayah tertib, masyarakat juga merasa aman dan nyaman, itu yang ingin kita bangun bersama di Kabupaten Mimika ini,” pungkasnya. (Shanty Sang)

Ketika Menteri Bahlil Lahadalia Ingatkan Kader Golkar Papua Tengah tentang Filosofi Sapu Lidi

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia

MIMIKA, BM

DPD Partai Golkar Papua Tengah pada Jumat, (7/11/2025) lalu melakukan Musyawarah Daerah (Musda) II di Kabupaten Mimika bertempat di Hotel Horison Ultima.

Hal paling menarik dari momentum ini adalah Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang juga sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia turut hadir dan membakar semangat para peserta Musda.

Ketum Bahlil mengobarkan semangat menuju 2029 dengan meminta para kader Partai Golkar di Papua Tengah untuk kompak, bersatu dan selalu semangat. Ia bahkan mengingatkan mereka semua akan filosofi sapu lidi.

Filosofi ini merupakan simbol persatuan dan kekuatan. Satu sapu lidi adalah kelemahan dan kekurangan namun ketika semua diikat menjadi satu maka akan menjadi kuat dan sulit untuk digoyahkan.

“Kalian harus kompak karena tidak ada orang hebat tanpa kekompakan. Sapu lidi kalau hanya satu, maka dia itu kecil. Tapi kalau diikat jadi satu maka jangankan rumput, batu juga bisa disapu,” ungkapnya.

Selain kekompakan, ia juga mengingatkan kadernya akan pentingnya konsolidasi internal guna mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Papua terutama di Papua Tengah. Menurutnya, Musda ini adalah waktu yang tepat untuk konsolidasi.

Bahlil mengingatkan kader Golkar Papua Tengah bahwa Musda ini menjadi momentum beringin bersatu untuk meraih kemenangan di 2029.

“Konsolidasi dan kekompakan adalah kunci agar Golkar dapat kembali merebut basis suara yang pernah kuat di wilayah Papua Tengah,” ujarnya.

“Ingat, perjuangan Golkar tidak pernah berhenti. Karena di dalam politik tidak ada titik, yang ada hanya koma. Musda ini adalah langkah awal untuk kebangkitan kita,” lanjutnya.

Ia mengatakan Papua adalah milik bersama dan Golkar ada untuk menjadi garda terdepan dalam membangun Papua menjadi lebih baik.

Menurutnya, hal inilah yang menjadi dasar ia melakukan roadshow konsolidasi partai di tiga provinsi yakni Papua Selatan, Tengah dan Papua Barat.

“Target saya di tahun 2029 Golkar harus kembali berjaya di Pilkada dan Pileg,” tegasnya.

Selain Ketua Umum Bahlil, di Musda ini hadir juga Sekretaris Jenderal DPP Golkar Muhammad Sarmuji, Bendahara Umum DPP Sari Yuliati dan Plt DPD Golkar Papua Tengah Syahmud Basri Ngabalin.

Di momen ini, Bahlil juga memberikan semangat kepada Ketua Harian DPD Golkar Papua Tengah Willem Wandik dan Soedeson Tandra, calon tunggal Ketua DPD I Golkar Papua Tengah. (Ronald Renwarin)

Plt Kadis PUPR : Distribusi Air Bersih Terhenti Karena Gangguan Travo

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mimika, Inosensius Yoga Pribadi

MIMIKA, BM

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mimika, Inosensius Yoga Pribadi mengatakan, bahwa distribusi air bersih sekitar 8.000 lebih sambungan rumah (SR) sementara terhenti karena adanya gangguan pada travo listrik yang menyuplai daya ke booster Ground Water Tank (GWT).

“Karena adanya petir dan travo terbakar, sehingga pendistribusian air bersih di wilayah Kuala hingga SP2 ikut terganggu atau berhenti,” kata Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mimika, Inosensius Yoga Pribadi saat ditemui, Senin (27/10/2025).

Yoga mengatakan, saat ini pihaknya masih sementara melakukan koordinasi bersama PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk pemeliharaan. Mengingat PTFI masih berkontrak menjadi tanggungjawab atas pemeliharaan air bersih.

“Kami sementara masih koordinasi dengan PTFI, karena memang pemeliharaan masih tanggungjawab PTFI hingga tahun depan. Yang jelas secepatnya diperbaiki,” ujarnya.

Dikatakan, bahwa ada sekitar 8.000 lebih sambungan rumah untuk wilayah Kuala Kencana hingga SP 2. Dimana sistem pengaliran air bersih ini masih menggunakan aturan 2 jam dipagi hari dan 2 jam disore hari.

Katanya, untuk wilayah Kuala Kencana dan SP 2 itu ada sekitar 8.000 lebih SR. Sedangkan untuk jumlah keseluruhan SR di tahun 2024 kurang lebih 12.815 SR, untuk wilayah keseluruhan dari Kuala Kencana hingga SP 1.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya sementara menghitung semua revitalisasi untuk maintenance pemeliharaan setiap SR.

“Jadi kami sementara masih menghitung jumlah meteran yang hilang ataupun maintenance lainnya. Sehingga kita laporkan data alat yang rusak atau yang tidak lagi berfungsi,” ungkapnya. (Shanty Sang)

Top