Hukum & Kriminal

Kontak Tembak di Intan Jaya, Anak-anak Jadi Korban

Seorang anak korban kontak tembak antara KKB dan aparat keamanan di Intan Jaya, Papua Tengah, Senin (8/4/2024).

INTAN JAYA, BM

Kontak tembak antara kelompok kriminal bersenjata (KKB) dan aparat keamanan di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah, kembali terjadi.

Informasi yang diterima Beritamimika pada Senin (8/4/2025), kontak tembak berlangsung di Distrik Sugapa sekitar pukul 14.00 Wit.

Akibat dari kontak tembak tersebut, dua orang anak kecil dikabarkan menjadi korban. Bahkan satu diantaranya dilaporkan meninggal dunia.

Kapolres Intan Jaya, AKBP Afrizal Asri, saat dikonfirmasi membenarkan informasi kabar peristiwa tersebut.

"Bener," jawab Afrizal singkat saat dihubungi via pesan WhatsApp pada Senin malam.

Ditanya perihal kronologi, Afrizal menjelaskan bahwa awalnya terjadi gangguan tembakan KKB ke arah Pos Brimob Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz yang berada di samping Bank BPD Papua.

Atas kejadian itu, maka dilakukanlah tembakan belasan oleh perseonel Brimob ke arah sumber bunyi tembakan.

"Dari kejadian tersebut, ada 2 orang anak kecil yang terkena tembakan," ungkapnya.

Afrizal memaparkan, seorang anak atas naa Nardo Dwitau meninggal dunia. Sementara seorang lagi atas nama Nepina Dwitau masih dirawat di RSUD Sugapa.

Disampaikan lebih lanjut, kelompok yang melakukan penyerangan diduga dari KKB Kodap VIII Intan Jaya pimpinan Undius Kogoya.

Saat ini, kata Afrizal, situasi di Intan Jaya masih berstatus siaga guna mengantisipasi aksi seranga lanjutan.

"Semua aparat keamanan siaga satu untuk antisipasi serangan lanjutan dari KKB," pungkasnya. (Endy Langobelen)

Dua Jenazah Anggota KKB Berhasil Diidentifikasi

Kedua jenazah saat tiba di Utikini dengan dikawal ketat oleh anggota TNI-Polri.

MIMIKA, BM

Dua orang anggota KKB yang berhasil dilumpuhkan oleh Satgas Damai Cartenz 2024 pada Kamis kemarin (04/04/2024) berhasil diidentifikasi.

"Kedua jenazah KKB telah berhasil diidentifikasi. Dan ini sesuai dengan apa yang dipublikasikan kemarin tentang Abu Bakar Kogoya alias Abu Bakar Tabuni, dimana jabatannya dalam KKB sebagai komandan operasi umum Kodap 8 Intan Jaya, Papua Barat," ungkap Kaops Damai Cartenz 2024 KBP Dr. Faizal Ramadhani pada Jumat (05/04/2024).

Selain Abu Bakar Kogoya, hasil identifikasi satu jenazah anggota KKB lainnya bernama Damianus Magay alias Natan Wanimbo.

"Ini didasari oleh KTP yang melekat pada jenazah, dimana tempat tanggal lahir di Timika beralamat Kampung Lamopi, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika," ujar Faizal.

Kata Faizal, jenazah anggota KKB bernama Natan Wanimbo merupakan komandan operasi umum wilayah Sorong sampai Merauke.

"Ini berdasarkan ciri-ciri fisik dan hasil kroscek dengan jaringan KKB dari kelompok Gusby Waker yang saat ini menjadi warga binaan di Lapas,"katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Faizal menegaskan bahwa prinsipnya operasi Damai Cartenz akan selau melakukan tindakan tegas dan penegakkan hukum.

"Oleh karena itu kami meminta KKB segera hentikan aksi-aksinya,"tegasnya.

Sementara itu Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, AKBP Dr. Bayu Suseno menghimbau masyarakat yang mengenali atau menjadi pihak keluarga dari kedua jenazah tersebut diminta datang ke posko mile 66 dengan membawah bukti-bukti pendukung.

"Apabila tidak ada pihak keluarga yang datang maka kedua jenazah akan kami makamkan di Utikini, Distrik Tembagapura,"katanya.

Perlu diketahui kedua jenazah ini dilumpuhkan di sekitar Kali Kabur, Mile 69 Distrik Tembagapura, Kamis kemarin (04/04/2024).

Selain melumpuhkan kedua anggota KKB tersebut, Satgas Damai Cartenz juga berhasil mengamankan barang bukti berupa senjata api laras pendek jenis sig sauer beserta 1 magasen dan amunisinya. (Ignasius Istanto) 

 

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penikaman di Jalan Hasanuddin

Kapolsek Mimika Baru AKP J. Limbong

MIMIKA, BM

Polsek Mimika Baru sudah mengantongi identitas pelaku penikaman terhadap seorang gadis 19 tahun berinisial NW alias L di Jalan Hasanuddin pada Jumat lalu (22/3/2024) dini hari.

"Kita telah mengantongi identitas dari salah satu pelaku berinisial AF yang melakukan penikaman dan sudah kita terbitkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO)," ungkap Kapolsek Mimika Baru, AKP, J. Limbong, Senin (01/04/2024).

"Sampai sekarang ini kami masih terus berupaya lakukan pengejaran terhadap pelaku," ujarnya.

Kapolsek menerangkan bahwa  korban dari kasus ini sudah meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis di RSUD Mimika.

"Korban meninggal sekitar 5 hari atau pada tanggal 27 Maret 2024," kata Limbong.


Diberitakan sebelumnya, gadis 19 tahun berinisial NW alias L menjadi korban aksi penikaman yang dilakukan orang tak dikenal (OTK) di Jalan Hasanuddin, Kabupaten Mimika pada hari Jumat (22/3/2024) dini hari.


Kejadian itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIT, tepatnya di depan Kantor Pegadaian Jalan Hasanuddin. (Ignasius Istanto) 

Top