Dua Jenazah Anggota KKB Berhasil Diidentifikasi

Kedua jenazah saat tiba di Utikini dengan dikawal ketat oleh anggota TNI-Polri.

MIMIKA, BM

Dua orang anggota KKB yang berhasil dilumpuhkan oleh Satgas Damai Cartenz 2024 pada Kamis kemarin (04/04/2024) berhasil diidentifikasi.

"Kedua jenazah KKB telah berhasil diidentifikasi. Dan ini sesuai dengan apa yang dipublikasikan kemarin tentang Abu Bakar Kogoya alias Abu Bakar Tabuni, dimana jabatannya dalam KKB sebagai komandan operasi umum Kodap 8 Intan Jaya, Papua Barat," ungkap Kaops Damai Cartenz 2024 KBP Dr. Faizal Ramadhani pada Jumat (05/04/2024).

Selain Abu Bakar Kogoya, hasil identifikasi satu jenazah anggota KKB lainnya bernama Damianus Magay alias Natan Wanimbo.

"Ini didasari oleh KTP yang melekat pada jenazah, dimana tempat tanggal lahir di Timika beralamat Kampung Lamopi, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika," ujar Faizal.

Kata Faizal, jenazah anggota KKB bernama Natan Wanimbo merupakan komandan operasi umum wilayah Sorong sampai Merauke.

"Ini berdasarkan ciri-ciri fisik dan hasil kroscek dengan jaringan KKB dari kelompok Gusby Waker yang saat ini menjadi warga binaan di Lapas,"katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Faizal menegaskan bahwa prinsipnya operasi Damai Cartenz akan selau melakukan tindakan tegas dan penegakkan hukum.

"Oleh karena itu kami meminta KKB segera hentikan aksi-aksinya,"tegasnya.

Sementara itu Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, AKBP Dr. Bayu Suseno menghimbau masyarakat yang mengenali atau menjadi pihak keluarga dari kedua jenazah tersebut diminta datang ke posko mile 66 dengan membawah bukti-bukti pendukung.

"Apabila tidak ada pihak keluarga yang datang maka kedua jenazah akan kami makamkan di Utikini, Distrik Tembagapura,"katanya.

Perlu diketahui kedua jenazah ini dilumpuhkan di sekitar Kali Kabur, Mile 69 Distrik Tembagapura, Kamis kemarin (04/04/2024).

Selain melumpuhkan kedua anggota KKB tersebut, Satgas Damai Cartenz juga berhasil mengamankan barang bukti berupa senjata api laras pendek jenis sig sauer beserta 1 magasen dan amunisinya. (Ignasius Istanto) 

 

Top