Hukum & Kriminal

Berkas Lengkap, Pemilik Sabu-sabu Diserahkan ke Kejaksaan


Tersangka (S) saat berada di ruang Jaksa Penuntut Umum

MIMIKA, BM

Satuan Reserse Narkoba Polres Mimika melimpahkan tersangka (S) beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Mimika, pada Jumat (15/03/2024).

Tersangka (S) merupakan pemilik sabu-sabu yang ditangkap pada tanggal 13 Januari di jalan Irigasi Ujung Timika.

Kasat Narkoba Polres Mimika, AKP Andi Sudirman Arif saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah melimpahkan tersangka beserta BB ke Kejari.

"Kita limpahkan tersangka beserta BB ini setelah berkasnya dinyatakan lengakap (P21)," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tersangka (S) ini ditangkap tim opsanl Sat Res Narkoba pada hari Sabtu tanggal 13 Januari 2024 sekitar jam 02.00 WIT di jalan Irigasi Ujung Timika.

Ditangkapnya (S) itu ketika tim opsnal Sat Res Narkoba mendapat informasi dari masyarakat bahwa sering terjadi transaksi narkotika di sekitar TKP.

Tim kemudian melakukan pemantauan, dan mengamankan seorang warga (S) yang diduga kuat sebagai pengedar barang haram tersebut.

Dari penangkapan tersebut, (S) pun akhirnya mengakui barang haram tersebut merupakan barang miliknya.

Selanjutnya tim melakukan penggeledahan dikediamannya dan berhasil menemukan dua paket plastik bal bening besar berisikan serbuk kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu, serta dua paket plastik klip bening kecil berisikan serbuk kristal putih yang diduga narkotika yang disimpan dalam lemari pakian. (Ignasius Istanto)

Razia Saat Kapal Masuk, Ratusan Liter Miras Tak Bertuan Disita Polisi

Inilah barang bukti ratusan miras lokal jenis sopi yang disita dan diamankan di Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako.

MIMIKA, BM

Minuman keras lokal jenis sopi yang masuk ke Timika melalui pelabuhan laut Pomako yang dibawah oleh penumpang kapal terus saja terjadi.

Seperti yang terjadi saat KM Sirimau tiba di pelabuhan Pomako Selasa (19/04/2024) sekitar pukul 00.05 WIT, dimana saat dilakukan sweeping atau razia personil gabungan yang dipimpin oleh Kapolsek Pomako Ipda Wiklif, S. Rumere mendapati ratusan miras lokal jenis sopi tak bertuan.

Kapolres Mimika melalui Kasihumas, Ipda Hempy Ona menyampaikan bahwa miras lokal jenis sopi tersebut itu disita dan diamankan ke Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako untuk proses pemusnahan.

"Jadi setiap kapal yang masuk di pelabuhan Pomako itu personel gabungan secara rutin trus melakukan kegiatan pengamanan kapal sekaligus razia minuman keras. Hal ini guna mencegah masuknya atau peredaran minuman keras lokal di wilayah Kabupaten Mimika," ungkapnya.

Minuman keras jenis sopi yang disita itu sebanyak 123 liter, yang mana masing-masing dikemas dalam botol plastik dengan ukuran 600ml sebanyak 100 botol dengan total 60 liter, kemudian 3 botol dengan ukuran 1.50ml sebanyak 3 liter dan 12 gen sebanyak 60 liter. (Ignasius Istanto)

Polisi Buru Pelaku Penembakan 2 Anggota Pos Pol Ndeotadi 99 Paniai

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo.

MIMIKA, BM

Kepolisian Resor Paniai memburu pelaku penembakan terhadap dua anggota Pos Polisi Ndeotadi 99, Distrik Baya Biru, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, yang terjadi pada Rabu (20/03) sekitar pukul 08.00 WIT pagi tadi.

Berdasarkan siaran pers yang diterima Beritamimika.com, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, menyebutkan serangan penembakan itu diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya.

"Pada kejadian tersebut, dua anggota kami, Bripda Arnaldobert dan Bripda Sandi Defrit, gugur dalam tugas," ujar Benny.

Sementara itu, Kapolres Paniai, AKBP Abdus Syukur Felani, menjelaskan bahwa peristiwa penembakan itu terjadi saat personelnya sedang melaksanakan pengamanan Hellypad 99.

"Kejadian bermula saat personel kami sedang melakukan pengamanan di Hellypad 99. Tiba-tiba dari arah timur terdengar beberapa kali tembakan yang menyebabkan kami kehilangan dua personel serta dicurinya 2 pucuk Senpi AK-47," jelas AKBP Abdus.

Saat ini, kata dia, pihaknya sedang melakukan penyisiran dan penyelidikan terkait kasus tersebut. Tindakan tegas akan diambil terhadap pelaku atau kelompok yang bertanggung jawab atas penyerangan tersebut.

"Kami akan mengejar pelaku atau kelompok yang bertanggung jawab atas aksi ini. Mereka akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Kami juga tengah meningkatkan pengamanan di seluruh titik di Kabupaten Paniai guna menghindari adanya hal-hal yang tidak diinginkan," tutur Kapolres.

Aksi pengejaran pelaku ini, kata Abdus, menunjukkan komitmen aparat kepolisian untuk menegakkan hukum dan menjaga keamanan di daerah tersebut.

"Selain itu, kejadian ini juga menjadi peringatan akan potensi ancaman keamanan yang masih ada di beberapa wilayah, khususnya yang terkait dengan aktivitas KKB," pungkasnya. (Endy Langobelen)

Top