Hukum & Kriminal

Penyidik Limpahkan Berkas Kasus Pencurian di Kompleks TSM SP3

Kapolsek Kuala Kencana, Iptu Stefanus Yimsi.

MIMIKA, BM

Untuk mempercepat proses dalam menangani perkara hingga tuntas di wilayahnya, Polsek Kuala Kencana melimpahkan berkas tahap 1 kasus pencurian ke Kejaksaan Negeri Mimika.

"Berkasnya sudah dilimpahkan penyidik itu pada minggu kemarin. Untuk saat ini kita petunjuk dari Jaksa apakah ada perubahan atau dilanjutkan ke tahap dua,"kata Kapolsek Kuala Kencana, Iptu Stefanus Yimsi, Jumat (07/06/2024).

Diterangkan Kapolsek bahwa dalam kasus ini polisi menetapkan satu tersangka berinisial NK yang melakukan pencurian perabot rumah tangga di daerah atau kompleks TSM, SP3, Distrik Kuala Kencana pada bulan Maret 2024 lalu.

“Pelaku NK ini sudah sering melakukan pencurian barang di daerah SP3 dan sekitarnya. NK ini sudah pernah masuk sel, tapi setelah keluar malah melakuan hal yang sama lagi,"terang Yimsi.

Dengan adanya kasus seperti ini, dirinya berpesan kepada seluruh warga yang berada di wilayah Distrik Kuala Kencana dan sekitarnya agar selalu waspada dan hati-hati.

“Saya menghimbau agar masyarakat harus dapat memperhatikan rumah dengan baik sebelum pergi meninggalkan rumah,"pesan Yimsi. (Ignasius Istanto)

Kapolres : Personil Yang Telah Teruji Kualitasnya Sudah Sepatutnya Diberikan Penghargaan

Kapolres AKBP I Gede Putra saat memimpin upacara laporan kenaikan pangkat pengabdian anggota Polres Mimika

MIMIKA, BM

Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra mengatakan bahwa personil yang telah teruji kwalitasnya terhadap sistim pembinaan karier personil dalam institusi polri sudah sepantasnya diberikan penghargaan yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pangkat.

Hal ini ia sampaikan dalam upacara laporan kenaikan pangkat pengabdian anggota tahun 2024 yang berlangsung dilapangan Mapolres Mimika, Senin (03/06/2024).

Dalam momen ini, Kasubbag Strajemen dan RB Bagren Polres Mimika AKP I Ketut Agus Utama mendapatkan kenaikan pangkat pengabdian satu tingkat lebih tinggi dari AKP ke Kompol.

Dalam arahan Kapolres, kenaikan pangkat bagi anggota polri merupakan salah satu sistem wujud reward terhadap sistim pembinaan karier personil dalam institusi polriz

Menurutnya hal ini juga merupakan bagian dari dinamika organisasi dalam rangka pengembangan manajemen strategis pembinaan personel Polri, yang kredibel, akuntabel dan sinergis.

"Personil yang telah teruji kwalitasnya terhadap profil dan kompetensi dalam tugas dan tanggung jawab, sudah sepatutnya diberikan penghargaan," kata Putra.

Lanjutnya, kenaikan pangkat juga merupakan satu wujud implementasi strategi pembinaan personil jangka panjang dalam rangka perawatan dan pengendalian personil kearah terwujudnya keselarasan antara kebutuhan organisasi dan pengembangan struktur Polri.

"Ini merupakan apresiasi dari pimpinan polri atas kinerja yang telah saudara tunjukkan dalam pelaksanaan tugas. Sehingga ini menunjukan bahwa setiap perwira, brigadir Polri memiliki peluang dan kesempatan yang seluas-luasnya untuk berprestasi secara kompetitif,"ujarnya.(Ignasius Istanto)

Gara-gara Kuota Pendidikan Dibatasi, Gabungan Mahasiswa dan Pelajar Protes Managemen YPMAK

Terlihat gabungan mahasiswa dan pelajar saat menyampaikan orasi serta membentangkan beberapa tulisan dan sebuah spanduk dihalaman Kantor YPMAK.

MIMIKA, BM

Tdak puas dengan dibatasinya kuota pendidikan bagi putra-putri Amungme, Kamoro serta lima suku kekerabatan, gabungan mahasiswa dan pelajar yang tergabung dalam aksi solidaritas generasi peduli pendidikan di Kabupaten Mimika melakukan protes dengan mendatangi Kantor Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) di Jalan Yos Sudarso, Senin (03/06/2024).

Berdasarkan pantauan wartawan BM di lapangan, gabungan mahasiswa dan pelajar ini datang selain berorasi juga membentangkan beberapa tulisan dan spanduk.

Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Timika, Elois M. Kemong mengatakan bahwa kedatangan ke kantor YPMAK bukan melakukan demo, namun karena menuntut masalah pendidikan.

"Kasihan kami punya adik-adik yang sangat membutuhkan pendidikan, tapi kenapa pihak Yayasan kirim adik-adik kita pakai kuota. Ini tidak masuk akal, kenapa untuk pendidikan saja harus pakai kuota," ungkapnya.

Demi generasi muda mendapatkan pendidikan yang setara, kata Elois pihak Yayasan maupun PT Freeport Indonesia harus menjawab aspirasi yang sudah disampaikan.

"Kami mau kuota untuk pendidikan itu ditambah, karena banyak adik-adik yang mau melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi tapi mereka tidak mampu dalam hal faktor ekonomi keluarga. Jadi tolong dihargai dan diperhatikan," katanya.

Perlu diketahui dengan aksi yang dilakukan oleh gabungan mahasiswa dan pelajar ini mendapat respon dari pihak YPMAK sehingga dilakukan pertemuan dengan beberapa perwakilan dari mahasiswa dan pelajar. Aksi ini juga mendapat pengamanan dari pihak kepolisian. (Ignasius Istanto)

BERITA HUKUM & KRIMINAL

Top