Hukum & Kriminal

Kapolres : Personil Yang Telah Teruji Kualitasnya Sudah Sepatutnya Diberikan Penghargaan

Kapolres AKBP I Gede Putra saat memimpin upacara laporan kenaikan pangkat pengabdian anggota Polres Mimika

MIMIKA, BM

Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra mengatakan bahwa personil yang telah teruji kwalitasnya terhadap sistim pembinaan karier personil dalam institusi polri sudah sepantasnya diberikan penghargaan yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pangkat.

Hal ini ia sampaikan dalam upacara laporan kenaikan pangkat pengabdian anggota tahun 2024 yang berlangsung dilapangan Mapolres Mimika, Senin (03/06/2024).

Dalam momen ini, Kasubbag Strajemen dan RB Bagren Polres Mimika AKP I Ketut Agus Utama mendapatkan kenaikan pangkat pengabdian satu tingkat lebih tinggi dari AKP ke Kompol.

Dalam arahan Kapolres, kenaikan pangkat bagi anggota polri merupakan salah satu sistem wujud reward terhadap sistim pembinaan karier personil dalam institusi polriz

Menurutnya hal ini juga merupakan bagian dari dinamika organisasi dalam rangka pengembangan manajemen strategis pembinaan personel Polri, yang kredibel, akuntabel dan sinergis.

"Personil yang telah teruji kwalitasnya terhadap profil dan kompetensi dalam tugas dan tanggung jawab, sudah sepatutnya diberikan penghargaan," kata Putra.

Lanjutnya, kenaikan pangkat juga merupakan satu wujud implementasi strategi pembinaan personil jangka panjang dalam rangka perawatan dan pengendalian personil kearah terwujudnya keselarasan antara kebutuhan organisasi dan pengembangan struktur Polri.

"Ini merupakan apresiasi dari pimpinan polri atas kinerja yang telah saudara tunjukkan dalam pelaksanaan tugas. Sehingga ini menunjukan bahwa setiap perwira, brigadir Polri memiliki peluang dan kesempatan yang seluas-luasnya untuk berprestasi secara kompetitif,"ujarnya.(Ignasius Istanto)

Gara-gara Kuota Pendidikan Dibatasi, Gabungan Mahasiswa dan Pelajar Protes Managemen YPMAK

Terlihat gabungan mahasiswa dan pelajar saat menyampaikan orasi serta membentangkan beberapa tulisan dan sebuah spanduk dihalaman Kantor YPMAK.

MIMIKA, BM

Tdak puas dengan dibatasinya kuota pendidikan bagi putra-putri Amungme, Kamoro serta lima suku kekerabatan, gabungan mahasiswa dan pelajar yang tergabung dalam aksi solidaritas generasi peduli pendidikan di Kabupaten Mimika melakukan protes dengan mendatangi Kantor Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) di Jalan Yos Sudarso, Senin (03/06/2024).

Berdasarkan pantauan wartawan BM di lapangan, gabungan mahasiswa dan pelajar ini datang selain berorasi juga membentangkan beberapa tulisan dan spanduk.

Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Timika, Elois M. Kemong mengatakan bahwa kedatangan ke kantor YPMAK bukan melakukan demo, namun karena menuntut masalah pendidikan.

"Kasihan kami punya adik-adik yang sangat membutuhkan pendidikan, tapi kenapa pihak Yayasan kirim adik-adik kita pakai kuota. Ini tidak masuk akal, kenapa untuk pendidikan saja harus pakai kuota," ungkapnya.

Demi generasi muda mendapatkan pendidikan yang setara, kata Elois pihak Yayasan maupun PT Freeport Indonesia harus menjawab aspirasi yang sudah disampaikan.

"Kami mau kuota untuk pendidikan itu ditambah, karena banyak adik-adik yang mau melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi tapi mereka tidak mampu dalam hal faktor ekonomi keluarga. Jadi tolong dihargai dan diperhatikan," katanya.

Perlu diketahui dengan aksi yang dilakukan oleh gabungan mahasiswa dan pelajar ini mendapat respon dari pihak YPMAK sehingga dilakukan pertemuan dengan beberapa perwakilan dari mahasiswa dan pelajar. Aksi ini juga mendapat pengamanan dari pihak kepolisian. (Ignasius Istanto)

Hari Kelahiran Pancasila, Momen Penting Lahirnya Ideologi Bangsa

Wakapolres Mimika, Kompol Hermanto saat membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia

MIMIKA, BM

Hari Kelahiran Pancasila yang selalu diperingati setiap tanggal 1 Juni merupakan momen bersejarah yang telah menjadi landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Oleh karena itu sebagai bentuk penghormatan dan penghayatan bangsa Indonesia, selalu diperingati dengan menggelar upacara.

Polres Mimika melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2024 dengan tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”.

Wakapolres Mimika, Kompol Hermanto dalam sambutan mengatakan tanggal 1 Juni 2024 kita peringati Hari Lahir Pancasila.

Ia sampaikan hal ini ketika membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia disela-sela upacara yang berlangsung di lapangan Mapolres Mimika mile 32, Sabtu (1/06/2024).

Bung Karno sebagai Proklamator Kemerdekaan pertama kali memperkenalkan Pancasila melalui pidatonya pada tahun 1945 di depan sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK).

Hari Lahir Pancasila tahun 2024 sesuai tema mengandung maksud Pancasila menyatukan kita dengan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas.

"Patut kita syukuri sebagai sebuah bangsa yang majemuk, Pancasila dan nilai-nilai yang dikandungnya menjadi bintang yang memandu kehidupan bangsa agar sesuai dengan cita-cita pendirian negara," kata Wakapolres Mimika, Kompol Hermanto

Keberadaan Pancasila merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia, karena dalam Pancasila terkandung nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi nilai inklusivitas, toleransi, dan gotong royong.

Selain itu juga keberagaman yang ada merupakan berkat yang dirajut dalam identitas nasional “Bhinneka Tunggal Ika”.

"Pancasila harus senantiasa kita jiwai dan pedomani agar menjadi ideologi yang bekerja. Kita juga perlu keteladanan yang tercermin dari etika, integritas, dan karakter para pemimpin dan rakyat Indonesia,"ungkapnya.

Seluruh komponen bangsa harus mengutamakan Pancasila dengan metode dan cara-cara kekinian dalam menyongsong bonus demografi yang akan menempatkan kaum milenial dan Gen-Z sebagai pelaku utama pembangunan bangsa.

"Saya yakin seluruh tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia akan dapat diatasi. Keberhasilan tersebut tentu merupakan sumbangsih gotong royong seluruh anak bangsa dengan ideologi Pancasila sebagai fondasi dasarnya,"ujarnya.(Ignasius Istanto)

Top