Kesehatan

Penutupan Pameran Foto, Puskesmas Mapurujaya Juara 1 Vote Terbanyak

Suasana masyarakat saat melihat pameran foto

MIMIKA, BM

Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Kesehatan resmi menutup kegiatan pameran foto yang berlangsung mulai tanggal 12 sampai 14 November 2025 di Hotel Serayu.

Pada penutupan kegiatan, Dinkes Mimika menyerahkan sertifikat kepada Puskesmas yang terlibat dalam pameran, serta memberikan hadiah bagi foto dengan perolehan vote terbanyak.

Adapun pemenang vote terbanyak yakni: Juara I dimenangkan oleh Puskesmas Mapurujaya dengan jumlah vote sebanyak 112, Juara II diraih oleh Puskesmas Karang Senang dengan jumlah vote sebangak 18 dan Juara III dimenangkan oleh RS Waa Banti dengan jumlah vote sebanyak 17.

Tidak hanya itu, Dinas Kesehatan juga memberikan penghargaan khusus kepada tenaga kesehatan (Nakes) sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam pelayanan kepada masyarakat.

Mewakili Kepala Dinkes Mimika, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Lenni Silas mengatakan bahwa pameran yang digelar selama tiga hari ini merupakan bentuk penghargaan kepada para Nakes yang telah bekerja sepenuh hati.

“Ini bentuk apresiasi kami terhadap Nakes di Mimika. Melalui pameran ini, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya peran tenaga kesehatan,” kata Leni.

Leni mengatakan bahwa pameran ini juga memberi gambaran kepada publik bahwa para Nakes benar-benar peduli dan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Mimika.

Dikatakan, bahwa Nakes adalah garda terdepan yang selalu siap di mana dan kapanpun masyarakat butuhkan. Para Nakes ada di mana-mana, ada di kota, pesisir, pedalaman, pegunungan bahkan di pelosok-pelosok. Tenaga kesehatan ini dapat dikatakan sebagI pahlawan.

Menurutnya, semua tenaga kesehatan tentu mempunyai tantangan dan permasalahan yang mereka hadapi tetapi dengan semangat bahwa mereka adalah pahlawan dari pada pelayan masyarakat maka tentu mereka punya semangat yang luar biasa.

"Kita tidak membuat diri kita bangga sampai kita lupa dengan pelayanan kita. Mari kita mengambil hikmah dan memetik dari istilah kata pahlawan,"tutur Leni.

“Terima kasih untuk para Nakes yang melayani dengan hati. Pameran ini menjadi penghargaan dari kami agar ke depan pelayanan dapat semakin maksimal,” ungkapnya. (Shanty Sang)

30 Peserta Ikut Pelatihan Pertolongan Pertama Tingkat Dasar

Bupati Mimika Johanes Rettob saat menyematkan tanda peserta tanda dimulainya kegiatan pelatihan

MIMIKA, BM

Sebanyak 30 peserta dari berbagai latar belakang mengikuti pelatihan pertolongan pertama tingkat dasar yang digelar oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mimika.

Pelatihan yang akan berlangsung selama lima hari ini, dibuka secara resmi oleh Bupati Mimika sekaligus Ketua PMI, Johannes Rettob, Rabu (12/11/2025).

Pelatihan ini dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan relawan dan kesiap-siagaan masyarakat menghadapi situasi darurat.

Bupati Mimika, Johannes Rettob mengatakan, bahwa pelatihan ini penting untuk memperkuat kapasitas relawan di lapangan. PMI memiliki peran penting dalam penanganan bencana. Oleh karena itu, relawan perlu dibekali kemampuan pertolongan pertama agar tanggap dalam keadaan darurat.

Pasalnya, PMI telah lama menjadi mitra strategis pemerintah dalam berbagai bidang mulai dari pelayanan sosial dan kesehatan masyarakat, penanggulangan bencana hingga pendidikan dan pembinaan generasi muda.

"Melalui pelatihan ini, peserta bisa meningkatkan kualitas dan kapasitas di bidang kemanusiaan. Peserta yang hadir diharapkan mampu siaga dan tanggap dalam menghadapi berbagai situasi darurat seperti musibah, kecelakaan maupun keadaan darurat lainnya,"kata Bupati Rettob.

Dalam situasi darurat, kata Bupati Rettob, pertolongan pertama sangat dibutuhkan. Oleh karena itu diperlukan keberadaan individu yang memiliki kemampuan dalam memberikan pertolongan dan menentukan keselamatan seseorang.

"Melalui pelatihan ini, kita terus berusaha meningkatkan kapasitas untuk bisa menjadi relawan-relawan yang luar biasa di Kabupaten Mimika secara khusus dalam memberikan pertolongan pertama sebelum pertolongan medis lanjutan tiba," ujarnya.

Diharapkan, pelatihan ini bukan hanya mengajarkan ketrampilan teknis namun juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan seperti kepedulian, ketulusan, keikhlasan dan semangat gotong royong. Pelatihan ini menjadi bekal berharga dalam menghadapi situasi-situasi darurat.

"Kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, PMI, lembaga pendidikan, dunia usaha dan masyarakat luas terus diperkuat agar pelayanan kemanusiaan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok daerah,"ungkapnya. (Shanty Sang)

Peringati HKN Ke-61, Dinkes Mimika Luncurkan Program MCU Gratis

Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong memotong tumpeng dan memberikan kepada Kepala Dinkes Mimika, Reynold Ubra

MIMIKA, BM

Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika meluncurkan program Medical Check Up (MCU) gratis di tujuh Puskesmas wilayah dalam kota.

Perayaan sekaligus peluncuran program tersebut berlangsung di Puskesmas Karang Senang, SP3, Selasa (12/11/2025), dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong.

Adapun rangkaian kegiatan perayaan HKN ke 61 dimulai dari launching Medical Check Up (MCU) gratis untuk warga, dan juga Pameran foto pelayanan kesehatan dari seluruh Puskesmas di wilayah Mimika.

Perayaan HKN tahun ini mengusung tema nasional “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, yang menjadi pedoman bagi seluruh pemerintah daerah dalam memperkuat layanan kesehatan, menerapkan pola hidup sehat, dan melibatkan masyarakat dalam menjaga kesejahteraan bersama.

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, dalam sambutannya mengatakan bahwa peringatan HKN bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen membangun masyarakat Mimika yang sehat, kuat, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

“Pencegahan penyakit jauh lebih penting dan lebih murah dibandingkan pengobatan. Melalui perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), kita bukan hanya menjaga diri sendiri, tetapi juga lingkungan agar tetap bersih dan nyaman,” kata Wabup Kemong.

Wabup Kemong mengapresiasi seluruh tenaga medis, perawat, bidan, dan pelaku kesehatan atas dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Mimika.

“Mari jadikan HKN ke-61 sebagai momentum untuk menumbuhkan budaya hidup sehat yang berkelanjutan, demi terwujudnya visi ‘Indonesia Sehat, Indonesia Hebat,"ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia HKN sekaligus Sekretaris Dinkes Mimika, Sisma HL, menjelaskan bahwa program MCU ini merupakan bagian dari inisiatif nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan sejak dini.

Selain itu, juga merupakan bagian dari upaya preventif dan promotif Dinkes Mimika guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala.

Program ini juga termasuk dalam Quick Win Bupati Mimika yang berfokus pada peningkatan kualitas layanan dasar dan transformasi infrastruktur sosial di bidang kesehatan.

“Selain MCU, kami juga akan menggelar pameran foto bertajuk ‘Lensa Pengabdian Wajah Pahlawan Kesehatan’ sebagai bentuk penghargaan kepada tenaga kesehatan yang telah mengabdikan diri melayani masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun pedalaman,” pungkasnya. (Shanty Sang)

Top