Kesehatan

Kelurahan Koperapoka Jadi Lokasi Prioritas Penurunan Stunting

Kepala Kelurahan Koperapoka Frengky Max Dolwala

MIMIKA, BM

Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menetapkan Kelurahan Koperapoka, Distrik Mimika Baru sebagai lokasi prioritas penanganan stunting di kota ini.

Selain Kelurahan Koperapoka dua dua kelurahan lainnya juga terpilih sebagai Lokus penurunan Stunting yakni Kelurahan Kebun Sirih dan Kelurahan Otomona Distrik Mimika Baru.

Hal ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah yang sangat tinggi dalam mengupayakan pencegahan dan menekan angka kasus stunting di Mimika.

Kepala Kelurahan Koperapoka Frengky Max Dolwala mengatakan, Kelurahan Koperapoka sudah terpilih menjadi lokus penurunan stunting sehingga kendepan program kesehatan inilah yang akan diprioritaskan di wilayahnya guna mempercepat penurunan stunting.

"Nanti kita akan bicarakan dengan RT-RT dan kepala Puskesmas Timika juga untuk bagaimana supaya kalau bisa kita buka Posyandu di setiap RT. Karena Posyandu di sini cuma 3 dan masyarakat tidak terjangkau semuanya," kata Kepala Kelurahan Koperapoka Frengky saat ditemui, Senin (8/8/2022).

Frengky mengatakan bahwa di Koperapoka ini kebanyakan masyarakatnya adalah pedagang sehingga kalau lokasi Posyandu jauh dari tempat usaha mereka yang menyebabkan mereka malas membawa anak-anak ke Posyandu.

"Di wilayah Koperapoka ini memang banyak kasus stunting makanya kita sampai dijadikan lokus. Tahun sebelumnya Distrik Wania di Kampung Mawokao Jaya yang jadi Lokus Stunting tapi tahun ini masalah stunting sudah selesai," Ujarnya.

Menurut dia, persoalan stunting memiliki risiko tinggi terhadap generasi masa depan bangsa yang dapat menurunkan produktivitas anak-anak pada saat dewasa. Stunting juga menjadikan anak lebih rentan terhadap penyakit tidak menular degeneratif.

"Untuk itu, penurunan dan pencegahan stunting penting dilakukan sedini mungkin untuk menghindari dampak jangka panjang yang merugikan. Stunting mempengaruhi perkembangan otak sehingga tingkat kecerdasan anak tidak maksimal," ungkapnya. (Shanty)

Dokter Leonard Pardede Kembali Terpilih Jadi Ketua IDI Mimika

dr Leonard Pardede

MIMIKA, BM

Dokter Leonard Pardede, SpOG kembali terpilih sebagai Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Timika periode 2022-2024 mendatang dalam musyawarah yang berlangsung, Minggu (7/8/2022) lalu.

Pasalnya, ini merupakan kali kedua dokter Leo dipercayakan memimpin IDI Cabang Timika.

Dokter Leo saat ditemui di Hotel Horison Ultima Timika, Selasa (8/8/2022) mengatakan dalam kepengurusan baru ini, IDI akan tetap menjalankan visi untuk menjadi dokter yang profesional dan berkualitas dalam memberi pelayanan terbaik kepada sesama serta akan tetap berkolaborasi dengan pemerintah.

“Kita punya visi saat ini adalah untuk menjadi dokter yang berprestasi dan menghadirkan pelayanan yang berkualitas serta kita akan berkolaborasi bersama pemerintah dan teman sejawat,” kata dr Leo.

Dalam kepengengurusan sebelumnya, kata dr Leo, IDI sudah banyak melakukan program kegiatan seperti baksos, penyuluhan dan juga pembekalan bagi anggota.

"Kita juga lakukan sosialisasi kesehatan kepada sekolah, kita berikan materi tentang kearifan lokal Timika dan penyakit umum yang ada di Timika kepada dokter baru. Serta di setiap pertemuan juga kita jelaskan tentang masalah etik medikolegal agar dokter melakukan pelayanan kesehatan itu selalu memegang teguh etik supaya masyarakat terlayani dengan baik," jelasnya. (Shanty)

Jaga Kesehatan Mata Anak, Puskesmas Timika Beri Vitamin A Untuk Bayi

Petugas kesehatan saat memberikan vitamin A kepada salah seorang bayi

MIMIKA, BM

Pencanangan program penimbangan bagi bayi, balita dan pemberian Vitamin A kembali dilaksanakan oleh Puskesmas Timika berkolaborasi dengan Kelurahan Koperapoka.

Pemberian vitamin A bagi bayi dan anak merupakan investasi jangka panjang. Karenanya, orang tua diharapkan mendukung program pemerintah dengan aktif mengantarkan bayi dan anak-anaknya untuk menerima vitamin A dan rutin membawa ke Posyandu.

Pencanangan ini berlangsung di Posyandu Bougenvile yang berlokasi di samping Kantor Kelurahan Koperapoka, Selasa (8/8/2022) kemarin.

Kepala Kelurahan Koperapoka Frengky Max Dolwala mengatakan, dilaksanakannya bulan penimbangan balita, pemberian vitamin A dan obat cacing bertujuan memberikan asupan gizi yang baik sehingga tumbuh kembang bayi, balita, dan anak dapat optimal.

"Ini program nasional untuk pemberian vitamin A sudah dicanangkan bulan Februari dan Agustus. Pemberian vitamin A untuk anak-anak usia 6 bulan sampai 5 tahun adalah kapsul warna merah dan usia 0 bulan hingga 5 bulan kapsul warna biru," kata Frengky.

Frengky mengatakan, selain dilakukan di posyandu pihak puskesmas juga melakukan screaning ke masyarakat mulai tanggal 6 - 11 Agustus 2022.

Katanya, Pemberian vitamin A ini untuk mencegah rabun mata, juga bisa meningkatkan imun anak, mencegah penyakit atau memperkuat kekebalan tubuh sehingga anak tidak mudah sakit.

"Dengan pencanangan ini kita sudah bisa mengurangi angka gangguan mata juga nilai esensial dari nutrisi," Ungkapnya. (Shanty)

Top