Politik & Pemerintahan

Akhirnya, 330 PNS Formasi Khusus Honorer Terima SK Pengangkatan

Pengambilan sumpah pada saat prosesi pelantikan 330 PNS 

MIMIKA, BM

Sebanyak 330 Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2022 secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan. Penyerahan SK tersebut dilakukan langsung oleh Plt Bupati Mimika Johannes Rettob yang juga memimpin pengambilan sumpah janji ASN, di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika SP, Senin (15/7/2024).

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mimika, Evert Hindom mengatakan, 330 ASN yang diambil sumpahnya terdiri dari 50 golongan III dan 280 golongan II. Untuk penempatan kerjanya telah ditetapkan berdasarkan SK.

“Sebenarnya ada 336, tapi ada 6 CPNS yang bermasalah karena kesesuaian NIK dan akta kelahiran serta SK CPNS nya berbeda, sehingga kami BKSDM melakukan revisi dengan berkoordinasi bersama BKN Regional 9 Jayapura untuk membuat perubahan sesuai ketentuan yang ada. Secepatnya 6 orang ini akan menerima SK PNS mereka,” kata Evert.

Evert mengatakan, dari 600 formasi pada 2022, sebanyak 330 formasi sudah mendapat SK PNS, sisanya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Mereka (PPPK) sudah mendapat surat keputusan dan sudah bekerja di tempat itu sesuai surat keputusan penempatannya. Alasan PPPK tidak diambil sumpah janji dikarenakan belum ada regulasi. Karena PPPK ini sewaktu-waktu bisa dilakukan evaluasi terhadap kinerja,"ungkapnya.

Sementara itu, Plt Bupati Mimika Johannes Rettob berpesan, sebagai ASN harus mempunyai integritas dan bekerja sesuai sumpah yang diucapkan.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika mengucapkan selamat kepada saudara-saudara sekalian, saudara-saudara sekalian telah dilantik dan diambil sumpahnya, sehingga harus menjalankan tanggungjawab sesuai dengan sumpah yang telah diucapkan,”ujarnya.

Ia juga mengingatkan pegawai harus memiliki integritas, dedikasi dan kreativitas yang tinggi, terlebih kejujuran dan disiplin harus ditingkatkan karena sangat penting.

"Sebagai ASN harus bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, dengan tidak malas masuk kantor. Dalam peraturan ASN, jika tidak masuk kantor selama 46 hari akumulatif, bisa langsung diberhentikan. Jadi tidak masuk 46 hari, kita pecat. Pimpinan OPD saya harap perhatikan ini,” ungkapnya. (Shanty Sang)

Plt Bupati Mimika John Rettob Lantik Kembali Petrus Yumte Jabat Pj Sekda

Plt Bupati Mimika, Johanes Rettob kembali melantik Petrus Yumte

MIMIKA, BM

Plt Bupati Mimika, Johanes Rettob kembali melantik Petrus Yumte menjadi Pj Sekda Mimika. Petrus Yumte menggantikan Pj Sekda sebelumnya yakni Ida Wahyuni.

Pelantikan yang berlangsung di Kantor Pusat Pemerintahan, Senin (15/7/2024) tersebut berdasarkan SK 821.2-100 tentang pengukuhan, pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan pimpinan tinggi pratama penjabat sekretaris Daerah Kabupaten Mimika.

Untuk diketahui, Petrus Yumte juga sempat menjabat sebagai PJ. Sekda Mimika pada tahun 2022 lalu, kemudian digantikan oleh Robert Mayaut, setelah itu dijabat oleh Ida Wahyuni dan kembali lagi Petrus Yumte menjabat Pj Sekda hari ini.

Masa kerja Pj. Sekda Mimika, Petrus Yumte akan berlangsung selama tiga bulan kedepan.

Plt Bupati Mimika Johannes Rettob, dalam sambutannya mengatakan bahwa setelah pelantikan, Pj Sekda yang baru harus mengemban beberapa tugas dalam kurun waktu tiga bulan masa jabatan yaitu menyelesaikan masalah birokrasi dan persiapan penyusunan rencana perubahan APBD.

Selain itu, kata John, Pj Sekda juga ditugaskan untuk mencari solusi untuk menutupi defisit yang terjadi bersama Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Dwi Chofilah. Serta, memperbaiki Monitoring Center for Prevention (MPC) yang saat ini rendah agar segera melaporkan ke Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).

"Dan juga harus menguatkan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk menjamin agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan sesuai dengan tujuan dan sasaran, serta bersama-sama dengan pimpinan OPD untuk membuat RPJMD dalam rangka laporan pertanggungjawaban pada Paripurna. Kemudian persiapan 17 Agustus agar dilaksanakan dengan baik. Serta monitor semua terkait situasi dalam Pilkada,"kata John.

John mengaku, bahwa tugas ini memang berat. Oleh sebab itu, ia berharap Pj Sekda baru dan seluruh pegawai harus bersama-sama tingkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

Katanya, pengangkatan Pj Sekda baru adalah upaya untuk menata pola karir yang baik dan menata para pejabat agar duduk di tempatnya sesuai rekomendasi ASN.

"Pengangkatan Petrus Yumte ini mendapat kritikan, namun perlu diketahui bahwa pengangkatan ini bukan mendadak tetapi sudah atas persetujuan dari Pj Gubernur Papua Tengah dan Kemendagri,"ujarnya.

Ia mengatakan, Sekda itu sebagai koordinator pemerintahan. Jadi, siapa saja bisa menjadi Sekda, tetapi perlu diketahui, Sekda itu mempunyai pangkat paling tinggi di antara semua pejabat yang ada di sini.

Sementara itu, Petrus Yumte menanggapi beberapa tugas yang diamanahkan Plt Bupati padanya mengaku akan berkerja sama dengan seluruh OPD untuk menjalankan tugas yang harus dikerjakan.

"Ini bukan hanya kerja Sekda, ini adalah kerja tim bagaimana kita membangun kerja sama yang kuat, menggerakkan mereka, supaya pada masa akhir jabatan dari Eltinus Omaleng dan John Rettob meninggalkan cerita yang baik buat pemerintahan ke depan,"kata Yumte.

Yumte mengatakan, ASN tidak ada yang memilih menjadi pejabat. ASN harus setia pada tugas pemerintah, dan terkait jabatan adalah otoritas Tuhan dan Bupati.

"Kita tidak membawa diri atau memilih dalam semua jenjang. Kita loyal saja. Soal jabatan itu, Tuhan dan pemimpin kita yang lihat," pungkasnya. (Shanty Sang)

PARADE FOTO Validasi dan Pendampingan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2024

MIMIKA, BM

Kegiatan Validasi dan Pendampingan Pelaporan Inovasi Daerah tahun 2024 yang digelar oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mimika di Hotel Swiss Bellin pada Kamis (18/7/2024), resmi ditutup oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika, Petrus Yumte.

Foto - Foto: Shanty Sang - BeritaMimika

Pj Sekda Mimika Petrus Yumte saat menyampaikan sambutan pada pembukaan kegiatan pelaporan inovasi.
Pj Sekda Mimika Petrus Yumte didampingi Kepala Bappeda Yohana Paliling saat menabuh tifa tanda dimulainya kegiatan.
Seluruh peserta kegiatan inovasi saat menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Seluruh peserta kegiatan inovasi saat mendengarkan arahan dari Kepala Bappeda Yohana Paliling.
Seluruh peserta kegiatan inovasi sedang fokus mendengarkan materi yang disampaikan Narasumber.
Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika, Petrus Yumte saat foto bersama Kepala Bappeda Mimika Yohana Paliling serta seluruh peserta kegiatan.
Tampak suasana saat penutupan kegiatan Validasi dan Pendampingan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2024.

Pj Sekda Mimika, Petrus Yumte saat foto bersama Kepala Bappeda Mimika Yohana Paliling serta para perwakilan OPD.
Pj Sekda Mimika Petrus Yumte saat foto bersama Kepala Bappeda Yohana Paliling serta seluruh peserta kegiatan pelaporan inovasi.
Pj Sekda Mimika Petrus Yumte didampingi Kepala Bappeda Yohana Paliling serta narasumber saat lakukan salam inovasi.

Top