Politik & Pemerintahan

DPM-PTSP Lakukan Sosialisasi Peta Potensi Investasi Daerah Kabupaten Mimika

Suasana jalannya sosialisasi

MIMIKA, BM

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Mimika gelar Sosialisasi Peta Potensi Investasi.

Sosialisasi yang dilakukan di Hotel Grand Tembaga, Selasa (12/11/2024) dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan pada Setda Mimika, Willem Naa.

Ketua panitia kegiatan Fransiska Paulina P. Lein dalam laporan menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan ini untuk menyampaikan hasil akhir dari survey dan analisis data yang telah dilakukan terhadap peta potensi investasi yang ada di Kabupaten Μimika kepada instansi-instansi terkait dan stakeholder yang ada.

"Penyampaian hasil akhir survey potensi ini untuk dijadikan sebagai bahan informasi yang dapat di input kedalam aplikasi Potensi Investasi Regional (PIR) kementerian investasi/BKPM RI, sehingga dapat diakses secara luas oleh investor, baik dari dalam negeri maupun luar negeri," kata Fransiska.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan pada Setda Mimika, Willem Naa mengatakan peta potensi investasi merupakan gambaran mengenai kegiatan ekonomi yang sedang tumbuh di Kabupaten Mimika dan juga potensi pengembangan berbagai sektor ekonomi.

"Seperti kita ketahui bersama bahwa Kabupaten Mimika memiliki beragam potensi investasi yang perlu dikembangkan dan mendapatkan dorongan promosi investasi, baik dari pemerintah maupun pihak swasta," kata Willem.

Lanjutnya, peta potensi investasi Mimika yang telah disusun merupakan gambaran singkat terkait potensi dan peluang investasi, di antaranya adalah gambaran singkat usaha, titik koordinat lokasi, visualisasi, nilai investasi, aspek keuangan, aspek legalitas, aspek pasar dan bentuk kerjasama serta investasi.

Diketahui juga bahwa Mimika memiliki sumber daya alam, sumber daya manusia, lahan dan infrastruktur yang potensial. Namun, banyak yang belum digali secara maksimal karena keterbatasan informasi yang akurat tentang potensi investasi.

"Kita juga sama-sama mengetahui bahwa Mimika memiliki tambang yang besar yang dikelola oleh PT Freeport Indonesia, tapi kita juga harus memikirkan pasca tambang itu berakhir,” ungkapnya.

”Kita tidak bisa terus bergantung, harus ada terobosan lainnya, melalui peta potensi investasi inilah akan dapat memberikan kemudahan kepada investor terkait dengan potensi dan peluang investasi di Kabupaten Mimika," lanjutnya.

Sejalan dengan itu tentu dibutuhkan perangkat-perangkat dalam penyempurnaan peta potensi investasi di Kabupaten Mimika.

Perlu diperhatikan juga apakah telah tersedia regulasi terkait perencanaan umum penanaman modal, apakah sudah ada peraturan daerah atau peraturan bupati tentang persetujuan lingkungan.

"Sebab, lingkungan menjadi prioritas kita bersama untuk kemudian diajukan ke DPRD Kabupaten Mimika menjadi peraturan daerah, karena hal ini menjadi tugas kita bersama, untuk melakukan strategi mendorong capaian realisasi investasi di Kabupaten Mimika," tuturnya.

Dikatakan salah satu hambatan hilirisasi percepatan perkembangan investasi di Kabupaten Mimika adalah pertanahan. Persoalan tanah ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Mimika saja namun hampir terjadi di seluruh wilayah Republik Indonesia.

Mengapa tanah menjadi penting karena terkait dengan persetujuan pemanfaatan ruang yang sangat rumit sekali.

Melihat pentingnya investasi, maka melalui peta potensi investasi inilah yang menjadi dokumen rencana investasi yang komprehensif dan sebuah kebijakan penyelenggaraan penanaman modal, sehingga tercipta iklim investasi yang kondusif.

Senanda dengan itu, Kepala DPM-PTSP Mimika, Abraham Kateyau mengatakan bahwa dokumen petanya sudah siap sehingga hari ini di sosialisasikan. Diharapkan, setelah potensi ini ada semua potensi investasi yang bisa dijual itu bisa ditampilkan lewat website atau pameran-pameran.

"Potensi investasi ini bisa dijual, dokumen ini kita bawa untuk kita bisa jual. Kalau kita lihat hutan Mimika ini punya potensi yang beragam, kalau laut pasti ada ikan. Tapi yang paling dominan pariwisata," ujar Abraham.

Abraham mengatakan, ada beberapa lokasi yang sudah diambil di daerah pantai dan sudah diolah menjadi suatu dokumen untuk bisa ditampilkan.

Ia berharap kedepan yang membidangi pariwisata bisa ambil untuk dijadikan program pengembangannya.

"Kita berharap dengan adanya potensi ini investor bisa masuk untuk menggali potensi yang ada dengan demikian kita punya pendapatan daerah ada," pungkasnya. (Shanty Sang)

Dukung Satu Data yang Akurat, Kominfo Gelar Forum Satu Data Indonesia 

Foto bersama usai kegiatan

MIMIKA, BM

Dalam rangka mendukung implementasi kebijakan Satu Data Indonesia (SDI) yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Mimika menggelar Forum SID, Selasa (12/11/2024).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Tembaga dibuka secara resmi oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan pada Setda Mimika, Willem Naa.

Ketua Panitia, Samuel Mote menyampaikan latar belakang SID sangat penting bagi perencanaan, pelaksanaan, pengetahuan dan evaluasi penyelenggaraan pembangunan daerah.

"Kegiatan ini dilaksanakan juga sebagai upaya pemerintah daerah Kabupaten Mimika untuk mendukung terwujudnya SID," kata Samuel.

Sementara itu, Asisten II Willem Naa mengatakan teknologi informasi serta komunikasi yang semakin cepat yang dibarengi dengan semakin kritisnya sikap masyarakat terhadap berbagai pelaksanaan dan hasil pembangunan yang sedang dilaksanakan, telah mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk melaksanakan pemerintahan secara efektif, efisien dan transparan.

SID dapat terwujud dan terimplementasi dengan baik sebagai satu sumber data terpercaya, sesuai amanat Peraturan Presiden nomor 39 tahun 2019 tentang SID.

Langkah ini akan simultan dengan perbaikan penyelenggaraan dan pengelolaan pemerintah secara lebih baik sebagai langkah awal menuju terciptanya pemerintahan yang good governance.

"Kita berharap nantinya masyarakat serta pelaku bisnis akan dapat melihat berbagai perkembangan pembangunan serta potensi bisnis di Kabupaten Mimika ini," kata Willem.

Menurutnya, dengan data-data yang dimiliki, pemerintah akan lebih mudah untuk mengambil suatu kebijakan.

Minimnya data secara kuantitas ataupun kualitas tidak akan menghasilkan analisa yang mendalam tentang suatu masalah dan tidak akan cukup kuat bila dijadikan bahan pengambilan keputusan atau perencanaan pemahaman atas data yang dibutuhkan serta sumber perolehan dari data tersebut harus diidentifikasikan.

"Data yang berkualitas akan menghasilkan pembangunan yang berkualitas (tepat guna, tepat sasaran, adaptif, berkelanjutan, dan progresif). Pembangunan yang berkualitas bersumber dari data yang berkualitas,"katanya.

Dikatakan, dalam penyelenggaraan SID, walidata mempunyai tugas untuk memeriksa kesesuaian data yang disampaikan oleh produsen data sesuai dengan prinsip SID, menyebarluaskan data dan metadata di portal SID ,dan membantu pembina data dalam membina produsen data.

"Mengingat betapa pentingnya data, maka perlu adanya penguatan kualitas data statistik sektoral, baik dari aspek alur pengumpulan data maupun aspek proses pengelolaannya. Sehingga mendapatkan data yang baik, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan dan sesuai dengan kaidah statistik yang berlaku," ungkapnya. (Shanty Sang)

Pj Bupati Mimika Launching Aplikasi Sistem Monitoring Inflasi "SI-MONIKA"



Proses Launching Si Monika

MIMIKA, BM

Pj Bupati Mimika Valentinus Sudarjanto Sumito secara resmi melaunching aplikasi Sistem Monitoring Inflasi Kabupaten Mimika (Si Monika) untuk memudahkan monitoring inflasi di daerah Mimika.

Aplikasi ini adalah milik Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Mimika, Inosensius Yoga Pribadi yang merupakan salah satu proyek perubahannya dalam pelatihan kepemimpinan nasional tingkat II angkatan XXX.

Launching aplikasi Si Monika ditandai dengan menekan tombol pada layar oleh oleh Pj Bupati Mimika Valentinus Sumito didampingi Pj Sekda Mimika Petrua Yumte dan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Mimika, Inosensius Yoga Pribadi yang dilaksanakan di Hotel Horison Diana, Selasa (12/11/2024).

Pj Bupati Mimika, Valentinus S Sumito dalam sambutannya mengatakan, inflasi merupakan salah satu indikator ekonomi yang sangat penting. Kenaikan harga barang dan jasa dapat mempengaruhi daya beli masyarakat dan berdampak pada kesejahteraan rakyat.

Oleh karena itu, pemantauan yang efektif dan akurat terhadap inflasi adalah sebuah keharusan.

"Dalam konteks inilah, aplikasi "SI-MONIKA" diluncurkan sebagai salah satu strategi kita untuk melakukan monitoring inflasi secara real-time dan menyeluruh di Kabupaten Mimika,"kata Valentinus.

Valentinus mengatakan, aplikasi ini tidak hanya akan mempermudah dalam mengidentifikasi fluktuasi harga, tetapi juga memungkinkan pemerintah untuk mengambil langkah-langkah strategis dengan cepat dalam mengendalikan inflasi. Ini adalah bentuk responsivitas pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.

"Dengan adanya "SI-MΟΝΙΚΑ", kita berharap dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan ekonomi daerah, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan,"ujar Valentinus.

Pada kesempatan ini, ia juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan aplikasi "SI-MONIKA" ini, mulai dari project leader, tim teknis, stakeholder terkait, hingga mitra kerja yang telah memberikan dukungan.

"Inovasi ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi antara berbagai elemen, dan saya percaya bahwa langkah ini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi pembangunan ekonomi masyarakat di Kabupaten Mimika. Dengan adanya teknologi ini, kita dapat lebih baik dalam merumuskan kebijakan kita dalam pengendalian inflasi,"ungkapnya.

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Mimika, Inosensius Yoga Pribadi mengatakan, aplikasi Si-Monika ini bisa diakses lewat website www.si-monika.id.

Website ini, dapat diakses oleh semua masyarakat, sehingga masyarakat Mimika bisa ikut memantau laju inflasi. Ada berbagai tujuan, manfaat dan juga data-data yang berkaitan dengan harga barang yang telah terinput sehingga masyarakat bisa mengakses data tersebut.

Selain itu, dalam Website tersebut juga masyarakat dapat meninggalkan komentar ataupun memberikan masukan kepada Pemkab Mimika.

"Kami harapkan dengan data-data yang bisa dilihat secara langsung masyarakat bisa memberi masukan juga kepada pemerintah dan juga pemerintah akan melakukan tindakan-tindakan untuk bagaimana menangani inflasi maupun deflasi,"tutur Yoga.

Katanya, ini menjadi tanggungjawab pemerintah sebagai pihak yang bertanggungjawab untuk mengendalikan inflasi di suatu wilayah khususnya di Mimika.

Yoga berharap, aplikasi ini betul-betul bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Mimika dan bisa dikembangan oleh Bidang Perekonomian menjadi aplikasi yang tangguh dan handal di Kabupaten Mimika.

"Karena kita lihat manfaatnya sangat baik untuk Kabupaten Mimika karena menjadi informasi buat publik dan menjadi sumber untuk mengambil data. Jadi apabila ada pihak-pihak yang membutuhkan data untuk penelitian bisa mengakses aplikasi SI-MONIKA,"tuturnya.

Kedepan, diharapkan SI-MONIKA bukan hanya ada di website tetapi juga bisa ada di play store.

Ia menambahkan, Si-Monika ini juga sudah didasari dengan Peraturan Bupati nomor 42 tahun 2024, sehingga aplikasi ini sudah sah menjadi milik pemerintah daerah.

"Semua data yang ditampilkan sudah berdasarkan verifikasi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Di mana data tersebut juga setiap harinya selalu dikirimkan ke dalam sistem kementerian,"pungkasnya. (Shanty Sang)

Top