Politik & Pemerintahan

Instruksi Mendagri Terbaru: ASN Dilarang Cuti Saat Natal dan Tahun Baru

ASN Pemda Mimika saat mendengarkan arahan dari Sekretaris Daerah, Michael R Gomar

MIMIKA, BM

Pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menerbitkan Instruksi Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022.

Dalam instruksi terbaru Mendagri ini, pemerintah melarang masyarakat untuk mudik dan cuti saat libur Natal dan Tahun Baru.

Instruksi Mendagri yang terbaru ini juga berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan honorer lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika.

Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika, Michael R Gomar saat ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan, Jumat (26/11) mengatakan, instruksi Mendagri ini mewajibkan kepada seluruh kabupaten/kota tidak hanya di Mimika tetapi semua kabupaten/kota untuk menerapkan PPKM level 3.

"Hal ini juga untuk menjaga penyebaran virus covid di pelaksanaan hari raya natal dan tahun baru," kata Gomar.

Dengan demikian, kata Gomar, semua PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika dilarang untuk melaksanakan cuti selama perayaan natal dan tahun baru.

Berdasarkan instruksi ini, nantinya pemerintah akan membuat edaran berdasarkan untuk seluruh PNS, pimpinan OPD dan honorer di lingkup Pemda Mimika agar dilarang melaksanakan cuti selama natal dan tahun baru.

"Libur boleh tapi cuti tidak boleh. Cuti kan berarti keluar daerah. Sudah pasti kita akan mengikuti instruksi Mendagri dan surat edaran Gubernur Papua terkait libur dan cuti hari raya natal dan tahun baru. Tapi yang pasti, untuk ke luar kota dilarang," ungkapnya. (Shanty)

Realisasi PAD Mimika Capai 67,90 Persen, Bapenda Optimis Capai Target


Sekretaris Bapenda, Yulianus Pabuntu

MIMIKA, BM

Tinggal beberapa minggu lagi sudah memasuki akhir tahun anggaran, namun Pendapatan Asli Daerah (PAD) Mimika baru mencapai Rp246 miliar atau 67,90 persen.

Walau demikian, Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Mimika, Yulianus Pabuntu saat ditemui di ruang kerjanya, mengatakan mereka optimis akan mencapai target.

"Target PAD Mimika untuk 2021 ini sebesar Rp362 miliar. Tapi yang baru terealisasi sebesar Rp246 miliar. Kami yakin sampai akhir tahun target itu akan terpenuhi," ungkapnya.

Yulianus mengatakan, PAD Mimika terdiri dari dana bagi hasil dari provinsi dan pusat, retribusi dan lain-lain. Sedangkan, untuk pajak daerah, target tahun ini sebesar Rp270 miliar. Namun yang baru terealisasi sebesar 64 persen atau Rp174 miliar.

Sementara untuk pendapatan daerah dari APBD Mimika sebesar Rp4,4 triliun saat ini baru terealisasi Rp3,4 triliun atau setara 76 persen.

"Kalau untuk pajak daerah dan PAD itu kami yakin bisa capai target. Hanya saja APBD keseluruhan ini yang masih kurang Rp1 triliun lagi, tapi mudah-mudahan kita bisa capai juga," ujarnya.

Ia mengatakan, APBD Mimika sebesar Rp4,4 triliun ini sudah termasuk dengan yang ditambahkan dalam perubahan.

Walau secara keseluruhan belum mencapai target, namun ada beberapa item pajak yang sudah mencapai target bahkan ada yang over target.

Saat ini pajak hotel sudah capai 105 persen, Pajak Bumi Bangunan, Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) capai 107 persen.

Sementara PBB-P2 ini masih terus berjalan karena batas akhir pembayaran hingga 30 November 2021 dan akan dikenakan denda jika ada wajib pajak terlambat membayar.

"Jadi dua sudah diatas 100 persen. Yang lain-lain hampir 100’persen. Seperti penerangan jalan sudah 98 persen. Reklame sudah 92 persen. Untuk pajak daerah kami pikir pasti akan capailah karena potensi dan kami hitung bisa tercapai," ungkapnya. (Shanty)

Selamat! 499 ASN Mimika Terima SK Kenaikan Pangkat

Sekda Mimika, Michael Gomar, menyerahkan SK Kenaikan Pangkat kepada PNS Pemda Mimika disaksikan Kepala BKN, Bima Haria Wibisana

MIMIKA, BM

Sebanyak 499 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika menerima Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat per 1 Oktober 2021.

SK kenaikan pangkat diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika, Michael Gomar kepada 6 perwakilan ASN dalam kegiatan Pencanangan Pembangunan Zona Integrasi BKPSDM Mimika di Hotel Grand Mozza, Jumat (19/11).

Enam perwakilan tersebut termasuk Michael Gomar, jabatan Sekda Mimika dengan pangkat pembina utama muda IVc.

Selanjutnya, Everadus Riko Kukuareyau jabatan Kasie Organisasi Masyarakat, Sarana dan Prasarana Kampung pada BPMK dengan pangkat IIIc.

Piet Tsenawatme jabatan Pelaksana Pada Distrik Jila dengan pangkat penata TK. I, IIId. Natalia Stenawatme jabatan Perawat Mahir pada Puskesmas Kwamki dengan pangkat Penata Muda TK.I, IIIb.

Sabinus Ypako jabatan Pelaksana Pada BKPSDM dengan pangkat Pengatur Muda IIa dan Marius Uamang jabatan Pelaksana Pada Distrik Jila dengan pangkat Juru Ic.

"Peristiwa bersejarah ini sangat membahagiakan bagi yang menerima kenaikan pangkat dan juga bagi jajaran Pemda Mimika. Kenaikan pangkat bagi ASN merupakan saat-saat yang dinantikan karena dengan kenaikan pangkat berarti karir berjenjangan seorang ASN mengalami peningkatan," kata Gomar.

Ia meminta para ASN di lingkungan Pemda Mimika untuk terus meningkatkan kualitas diri, kompetensi, inovasi dan kreatifitas untuk membekali diri dalam berbagai pengetahuan, wawasan, sehingga ASN dapat mampu memberikan pelayanan publik yang maksimal kepada masyarakat di Mimika.

Tidak hanya menyerahkan SK kenaikan pangkat, Pemda Mimika juga menyerahkan Satyalancana bagi ASN yang sudah mengabdi selama 10 tahun dan 20 tahun.

Selain itu juga dilakukan penyerahkan SK Penisun bagi PNS yang telah memasuki masa purna tugas.

Kata Sekda, ini merupakan penghargaan dari pemerintah atas pengabdian ASN yang telah mengabdi sesuai masa kerjanya.

"Sebagai pejabat pembina kepegawaian kami menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga atas pengabdian bapak ibu, biaralah Tuhan yang membalas segalanya," ungkapnya.

Pemberian Satyalencana dengan masa jabatan 20 tahun diberikan secara simbolis oleh Sekda Mimika, Michael R Gomar kepada Jefry Deda dengan jabatan, Pelaksana Pada DLH dan Grietje Welminentje Runtuboy dengan jabatan Pelaksana pada Diskominfo.

Sementara Satyalencana dengan masa jabatan 10 tahun diberikan kepada Agustinus Mandang dengan jabatan Kabid Bina Usaha Peternakan pada Disnak dan Keswan dan Rita Sahara dengan jabatan Kepala Sub Kepegawaian pada Dinas Perhubungan. (Shanty)

Top