Politik & Pemerintahan

22 OPD Ikut Lomba Hias, Siapa Pemenangnya?

Suasana merah putih di pintu masuk salah satu OPD Pemda Mimika di Sentra Pemerintahan

MIMIKA, BM

Seksi Perlombaan Panitia HUT RI ke-76 Pemda Mimika hari ini, Kamis (12/8) baru saja melakukan penilaian terhadap 20 OPD Pemda Mimika yang berpartisipasi dalam lomba hias kantor.

Walau sudah dilakukan penilaian oleh juri yang terdiri dari beberapa unsur namun hasilnya belum dapat diumumkan karena pengumuman secara resmi baru akan dilakukan pada momen 17 Agustus nanti.

Awal penilaian dimulai dari kantor BKSDM, OPD di sentra pemerintahan termasuk 3 distrik di kota dan salah satu hotel serta berakhir di kantor Distanbun Mimika pada sore hari.

Walau tidak semua OPD berpartisipasi namun saat juri melakukan penjurian di OPD yang terlibat, terasa sekali nuansa dan kemeriahaan menyambut HUT RI tahun ini, khususnya di lingkup Pemda Mimika.

Di tiap OPD terpampang cantik hiasan bendera merah putih, umbul-umbul dengan berbagai varian dan paduan sehingga membuat semua yang terlibat terhipnotis dengan maraknya HUT RI tahun ini.

Bukan hanya itu, di beberapa OPD ditampilkan variasi dan paduan pakaian tradisional yang dikenakan pegawai sehingga semakin mencerminkan Mimika sebagai miniaturnya Indonesia.

Ketua Seksi Perlombaan, Slamet Sutejo usai akhir penjurian di OPD Distanbun Mimika mengatakan pandemi tidak dapat menghalangi antusias para ASN Pemda Mimika untuk memeriahkan HUT RI tahun ini. Ia juga mengatakan para juri begitu semangat setelah melihat antusias ini.

"Di momen pandemi ini ASN di OPD tetap berusaha memberikan yang terbaik. Justru lomba saat ini kita lihat semakin banyak kreatifitas yang dimunculkan oleh teman-teman OPD. Nuansa kemerdekaan tahun ini sangat terasa," ujarnya.

Menurutnya apa yang ditunjukan para pegawai di OPD merupakan bukti nyata bahwa mereka sangat menghargai jasa pahlwan untuk negeri ini.

"Mereka sudah tunjukan bahwa kita semua sebagai generasi penerus dapat melanjutkan perjuangan para pahlawan untuk terus memberi kontribusi kepada negara walaupun pandemi belum berakhir," terangnya.

Dikatakan, antusias yang ditunjukan bukan hanya nampak pada apa yang mereka tampilkan dalam lomba ini namun juga sangat terasa ketika para juri dan panitia disambut dengan sukacita dan keramahan.

"Kita sangat apresiasi karena setiap sambutan yang mereka tunjukan penuh dengan komunikasi dan keramahan yang luar biasa. Sikap inilah yang harus kita bersama jaga dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat nanti," harapnya.

Selain Slamet Slutejo, Ibu Bupati Kalina Omaleng yang juga terlibat sebagai juri mengungkapkan hal yang sama.

"Mereka sangat antusias, kompak dan bekerja sama dengan baik. Kita bisa lihat dari tiap kunjungan. Dekorasi mereka juga cantik dan sangat bagus. Ada yang walau hanya meramaikan tapi tetap berikan yang terbaik. Kita harap mereka tetap kompak dan yang mungkin belum ikut, tahun depan harus ikut dan harus lebih meriah lagi," harapnya.

Setelah penjurian selesai dilakukan pada sore tadi, tiap juri langsung menyerahkan hasilnya yang selanjutnya akan direkap untuk mengetahui OPD mana yang menjadi pemenang lomba hias tahun ini.

Selain penjurian lomba hias OPD, di waktu yang bersamaan namun terpisah, seksi perlombaan juga melakukan penjurian untuk lomba gapura dan kebersihan lingkungan. (Ronald)

APBD Perubahan Mimika Dibahas di Jayapura! Kenapa Tidak di Timika Saja?

Kantor DPRD Mimika

MIMIKA, BM

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Mimika tahun anggaran 2021, kini sudah memasuki tahap pembahasan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mimika.

Namun, pembahasan anggaran perubahan ini dilakukan DPRD Mimika bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) di Jayapura.

"Pembahasannya dilakukan di Jayapura atas permintaan DPRD, jadi kemarin itu (Rabu-Red) tim anggaran sudah berangkat ke sana,” tutur Sekretaris Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Hilar Limbong Allo saat ditemui, Kamis (12/8).

Hilar mengatakan, walaupun pembahsan dilakukan di Jayapura, namun untuk keputusannya akan tetap dilakukan di Mimika. Menurutnya dalam satu atau dua hari kemungkinan pembahasan selesai dilakukan.

"Pembahasannya minggu ini sudah dilakukan dan nanti ketok palunya di Mimika. Diharapkan minggu depan bisa dilakukan sidang paripurnanya,” tutur Hilar.

Ditanya, apakah dalam APBD Perubahan 2021 ini ada pekerjaan fisik?, Hilar mengaku kemungkinan ada namun ia tidak yakin persis karena dokumen APBD Perubahan tidak dilihatnya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika, Michael R Gomar pada BM mengatakan, proyeksi APBD Perubahan tahun anggaran 2021 ini sebesar Rp4 triliun yang bersumber dari PT Freeport Indonesia, dana reguler dan Dana Alokasi Umum (DAU).

Gomar berharap tidak terjadi defisit seperti  tahun 2020 akibat proyeksi tidak sesuai hasil sehingga semua program kegiatan yang sudah direncanakan di tahun 2021 bisa berjalan efektif walaupun masih dalam suasana pandemi covid 19.

"Dengan proyeksi Rp4 triliun itu diharapkan bisa menyelesaikan kegiatan pembangunan yang tertunda di tahun 2021, sekaligus hutang refocusing sebesar Rp244 miliyar sekian," ungkapnya. (Shanty)

Pemda Mimika Mulai Menggunakan Aplikasi MySAPK

Foto bersama seluruh pimpinan OPD Pemda Mimika

MIMIKA, BM

Pemerintah Daerah Mimimika berencana pada tahun ini akan menggunakan aplikasi MySAPK berbasis mobile dan web untuk pemutakhiran data mandiri ASN.

Sebelum menerapkannya, Pemda Mimika terlebih dahulu akan melakukan sosialisasi kepada para kasubag kepegawaian dan operator kepegawaian di tiap OPD.

"Karena kasubag kepegawaian dan operator kepegawaian yang nanti tugasnya akan melakukan penginputan data atau pemuktahiran data ASN," tutur Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika, Michael R Gomar saat diwawancarai BeritaMimika.

Penggunaan MySAPK menurut penjelasan Sekda Gomar bertujuan untuk mengetahui secara pasti dan juga mendapatkan data yang akurat tentang Pegawai Negeri Sipil (PNS) baik yang bertugas di Kabupaten Mimika yang status kepegawaiannya di Timika maupun pegawai yang status kepegawaiannya di Timika namun bekerja di kabupaten lain.

Selain itu, juga untuk mengetahui keaktifan serta kedisiplinan dari para PNS yang ada di Kabupaten Mimika.

"Kita berharap melalui pemuktahiran data ASN, data yang kita dapatkan adalah data ASN yang akurat dan juga bisa tahu status kepegawaiannya yang ada di Mimika maupun yang status di Mimika tetapi bekerja di luar daerah. Itu tugas dari TP2D, " ungkapnya. (Shanty)

Top