Politik & Pemerintahan

Bupati Mimika Lantik Lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Bupati Mimika, Johannes Rettob saat melantik 5 pejabat

MIMIKA, BM

Bupati Mimika Johanes Rettob mengukuhkan dan mengambil sumpah/janji Lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika, yang berlangsung di Kantor Pusat Pemerintahan, Jumat (19/12/2025).

Kelima pejabat yang dilantik merupakan peserta yang lulus seleksi terbuka Panitia Seleksi JPT Pratama setelah melalui tahapan administrasi, penulisan makalah, dan wawancara.

Pelantikan tersebut berdasarkan SK Nomor 800.1.3.3-143 tentang pengangkatan dan pemberhentian dalam pimpinan tinggi.

Berikut Nama 5 Pejabat Tinggi Pratama yang dilantik yakni:
Fransiskus Bogeyau menjabat Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Mimika.
Drs.Ananias Faot menjabat Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika.
Marselino Mameyau menjanat Kepala Dinas Penanaman Modal, Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP).
Inosensius Yoga Pribadi menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Abrianti Nuhuyanan menjabat Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan.

Bupati Mimika Johanes Rettob dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada kelima pejabat yang hari ini telah dilantik. Dan diharapkan setelah dilantik dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Selamat kepada bapak berlima yang sudah dilantik hari ini,”kata Bupati Rettob.

Bupati menjelaskan, sebelumnya memang dilaksanakan seleksi terbuka untuk 12 jabatan, tetapi hanya lima jabatan yang dilantik karena jabatan lainnya masih harus menyelesaikan tanggungjawabnya sebagai pengguna anggaran di OPD yang saat ini dipimpinnya.

Sedangkan, lima jabatan ini memang terjadi kekosongan sehingga harus diisi, dan untuk jabatan pimpinan OPD juga dijabat oleh pejabat yang dilantik sebagai Plt, maka langsung dilantik.

“Dan tiga pejabat lain karena mereka kebetulan Plt di OPD situ dan sebagai pengguna anggaran, sehingga tidak mengganggu tahun anggaran yang berjalan jadi kita lantik sekarang,”jelas Bupati Rettob.

Ia mengatakan, bahwa pelantikan kali ini para pejabat langsung menerima SK, dan tidak ada pemberian SK diluar acara pelantikan resmi

"Pejabat yang dilantik juga sebagai pengguna anggaran, selesaikan tugas apa yang sudah dijalankan, yang lain juga tetap melaksanakan tugas seperti biasa sampai akhir tahun,” tuturnya.

Bupati berpesan, kepada pejabat yang baru dilantik agar kedepannya lakukan tugas dan tanggungjawab sesuai aturan dan jangan membuat program sesuai kebutuhan pribadi tetapi buatlah program yang benar-benar menyentuh ke masyarakat serta dibutuhkan masyarakat. (Shanty Sang)

Tindaklanjuti Instruksi Bupati, Satpol PP Lakukan Patroli Siang-Malam

Kepala Satpol PP Kabupaten Mimika, Ronny S. Marjen.

MIMIKA, BM

Sesuai dengan instruksi Bupati Mimika nomor 69 tahun 2025 tentang penutupan sementara tempat penjualan minuman beralkohol dan THM selama hari raya Natal 2025 dan lepas sambut Tahun Baru 2026,Satpol PP Kabupaten Mimika melakukan patroli siang dan malam.

Dalam instruksi Bupati Mimika nomor 69 tahun 2025 itu ditujukan kepada pemilik bar, diskotik, panti pijat, THM, bilyard, penjualan miras beralkohol berijin yang ada di Kabupaten Mimika.

"Kita sudah mulai lakukan patroli. Jadi sesuai dengan surat edaran itu penutupan sementara mulai dari tanggal 23 sampai 26 Desember, kemudian buka tanggal 27 sampai 29 Desember. Nanti ditanggal 30 Desember sampai 2 Januari itu ditutup kembali," ungkap Kepala Satpol PP Kabupaten Mimika, Ronny S. Marjen, saat ditemui Rabu (24/12/2025).

Disampaikannya bahwa apabila pada saat dilakukan patroli dan mendapati tempat-tempat tersebut mengindahkan larangan maka akan diserahkan kepada petugas PPNS.

"Karena mereka yang berhak menegur dan mencabut ijin. Tidak menutup kemungkinan nanti pada saat patroli itu akan bersama dengan tim gabungan,"ujarnya. (Ignasius Istanto)

Pemkab Mimika Gandeng Pertamina dan Distributor Gelar Pasar Murah

Suasana berlangsungnya pertemuan

MIMIKA, BM

Pemerintah Kabupaten Mimika melalui sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggandeng distributor untuk menggelar operasi pasar menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2025.

OPD yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Bagian Perekonomian Setda Mimika.

Operasi pasar juga melibatkan Pertamina dan para distributor yang beroperasi di wilayah Mimika.

Sebagai bentuk persiapan, Disperindag Mimika menggelar pertemuan bersama para pihak terkait yang berlangsung di Kantor Disperindag Mimika.

Pertemuan tersebut dipimpin Kepala Disperindag Mimika, Petrus Pali Ambaa, ST, MT, didampingi Sekretaris Disperindag Mimika, Nitha Bala, ST, MSi.

Kepala Disperindag Mimika, Petrus Pali Ambaa mengatakan, operasi pasar ini bertujuan untuk mengendalikan dan menekan harga kebutuhan pokok (sembako) menjelang Natal dan Tahun Baru agar tetap stabil dan terjangkau oleh masyarakat.

“Kami berharap adanya kolaborasi dengan para pelaku pasar dan distributor. Distributor diharapkan memberikan harga khusus, bukan untuk merugikan, tetapi tetap untung karena konsumen banyak sehingga harga bisa ditekan,”kata Petrus.

Petrus mengatakan, bahwa operasi pasar juga menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk mengantisipasi praktik oknum yang mencoba meraup keuntungan dengan menaikkan harga barang secara tidak wajar pada momentum hari besar keagamaan.

“Kami juga meminta agar komoditas yang banyak dibutuhkan masyarakat segera dipasok supaya tidak terjadi kelangkaan yang bisa memicu kenaikan harga,”ujarnya.

Rencananya, operasi pasar murah akan digelar pada 18–19 Desember 2025 di halaman Gedung Eme Neme Yauware.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Sementara itu, SBM Pertamina Papua Tengah II, Junaedi Kala, menyampaikan bahwa Pertamina akan berpartisipasi dengan mengerahkan tiga agen elpiji. Pertamina akan membawa tabung gas dengan harga jual di bawah harga pasaran.

“Kami memberikan promo Rp25 ribu per tabung untuk isi ulang. Selain itu, untuk tabung perdana akan dijual dengan harga agen dan mendapatkan kompor gas gratis,” jelas Junaedi.

Selanjutnya, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika, I Nyoman Dwitana, mengatakan pihaknya akan berpartisipasi melalui Kios Pangan Keliling. Ia berharap masyarakat memanfaatkan kegiatan ini dengan membeli pangan lokal agar para petani juga merasakan manfaatnya.

“Untuk intervensi harga, kami akan menyediakan bawang merah dan bawang putih,” katanya.

Melalui operasi pasar murah ini, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap stabilisasi harga jelang Natal dan Tahun Baru dapat terjaga, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung manfaat harga kebutuhan pokok yang lebih terjangkau. (Shanty Sang)

Top