Politik & Pemerintahan

PARADE FOTO Lomba Adzan oleh Bagian Kesra Setda Mimika

MIMIKA, BM

Muhammad Hafidz AL Mubarok perwakilan dari SMP atau MTS Al Fatah dan Bima Ardiansyah Simanjuntak perwakilan dari SDIT Smart Kids berhasil meraih juara 1 dalam lomba adzan yang diadakan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Mimika di Aula Muslimat NU, Rabu (10/9/2025).

Foto-foto: Shanty Sang/Beritamimika.com


Pj Sekda Mimika, Abraham Kateyau saat membacakan sambutan Bupati Mimika pada kegiatan lomba adzan.


Pj Sekda Mimika, Abraham Kateyau saat memukul tifa tanda dibukanya kegiatan lomba adzan.



Pj sekda Mimika Abraham Kateyau foto bersama dengan Kepala Bagian Kesra Setda Mimika, Ricard Wakum, juri dan tamu undangan.


Seluruh peserta foto bersama dengan Pj sekda Mimika Abraham Kateyau foto bersama dengan Kepala Bagian Kesra Setda Mimika, Ricard Wakum dan juri.


Para juri saat menyaksikan salah satu peserta membawakan lantunan adzan.


Salah satu peserta saat membawakan lantunan adzan.


Kepala Bagian Kesra Ricard Wakum menyerahkan trofi kepada juara 1 lomba adzan tingkat SD, Bima Ardiansyah Simanjuntak.


Kepala Bagian Kesra Ricard Wakum menyerahkan trofi kepada juara 1 lomba adzan tingkat SMP Muhammad Hafidz Al Mubarok.


Salah satu juri saat menyerahkan trofi kepada juara 2 lomba adzan tingkat SMP.


Kepala Bagian Kesra Ricard Wakum foto bersama pemenang lomba adzan tingkat SD.


Para juri dan Kepala Bagian Kesra Setda Mimika Ricard Wakum foto bersama pemenang lomba adzan tingkat SMP.


Seluruh peserta lomba adzan foto bersama.

Bupati Mimika Apresiasi Langkah PTFI Sigap Lakukan Penyelamatan 7 Pekerja Tambang

Bupati Mmika, Johannes Rettob

MIMIKA, BM

Bupati Mimika Johanes Rettob mengapresiasi langkah PT Freeport Indonesia (PTFI) yang sigap lakukan penyelamatan terhadap 7 pekerja kontraktor PTFI yang terjebak banjir lumpur di Area tambang bawah tanah.

"Saya pribadi dan juga Pemda Mimika memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PTFI yang lebih mengutamakan keselamatan karyawan, keselamatan para pekerja sehingga sampai menutup semua kegiatan operasional PTFI," kata Bupati Mimika Johanes Rettob.

Apresiasi juga diberikan kepada karyawan atau tim penyelamat tambang karena mereka tanpa lelah, siang malam bekerja dengan sungguh-sungguh untuk menyelesaikan semua persoalan ini swhingga ke 7 orang pekerja ini dapat terselamatkan.

"Saya bersama masyarakat dan pemerintah Kabupaten Mimika merasa prihatin terkait situasi yang sebenarnya tidak kita inginkan ini. Hal ini dapat terjadi juga karena faktor cuaca dan curah hujan tinggi sehingga situasi ini terjadi,"ujarnya.

Bupati juga mengucapkan terimakasih yang kepada semua tim dan semua pihak yang telah memberikan dukungan moril untuk kegiatan yang sementara dilakukan oleh tim PTFI.

Diharapkan, proses penyelamatan yang dilakukan dapat segera selesai dan ke 7 pekerja ini dapat selamat.

"Sebagai pemerintah saya meminta kepada semua keluarga agar tetap tenang, memberikan dukungan penuh kepada tim dan memberikan kepercayaan kepada tim, agar tim dapat bekerja dengan maksimal," tuturnya.

Kata Bupati Rettob, PTFI pun terus berkomunikasi dan memberikan report setiap saat terkait dengan kondisi dan progresnya dari jam ke jam. Ini sesuatu yang luar biasa menurutnya 

"Kita semua berharap tim tetap semangat untuk melaksanakan tugas kemanusiaan ini. Kita yakin dan percaya mereka mampu melakukannya,” ujarnya. 

Aagar diketahui, kejadian longsor di tambang bawah tanah PTFI iini terjadi pada Senin 8 September 2025 Menurut PTFI ini merupakan kejadian luar biasa yang terjadi paling besar sepanjang perusahaan Freeport berdiri.

Pada saat itu secara khusus mekanisme dari Triger Action Respons Plan dari Geo Engineering integrated monitoring center tidak teraktivitasi sehingga sumber tumpukan lumpur basah diduga berasal dari akumulasi lumpur basah yang terkumpul selama periode waktu.

Beberapa titik tumpahan berasal dari panel 23 di drop point 20 base dan terpecah setelah mencapai akses tengah ke panel 28 wes dengan jarak luncur diperkirakan sejauh kurang lebih 400 meter.

Hal ini kemudian berdampak pada terhentinya semua infrastruktur di extasion level kecuali di panel 13 wes dan panel 28 sampai 34 is dan wes.

Adapuan eberapa area lain yang terdampak adalah howledge level, syut galery 33, 32 dan 21 terhenti serta 1 unit lokomotif terkubur di howledge level.

Para pekerja tambang di area-area tersebut, kata Bupati Rettob telah dievakuasi ke fiks fasility namun ada 7 orang pekerja tambang yang saat ini terhalang oleh lumpur basah yaitu 5 karyawan dari Redpath dan karyawan kru elektrik PT Cita Kontrak di bawah devisi operation maintenance.

"Pada waktu itu setelah berkomunikasi semuanya dalam kondisi aman. Hanya saja masih dalam keadaan terperangkap. PTFI telah berusaha melakukan evakuasi dan pihak tim penyelamat tambang bawah telah dikerahkan sepenuhnya untuk dapat selamatkan ke 7 pekerja tambang tersebut," jelas Bupati John..

Namun sampai hari ini laporannya bahwa mereka masih terperangkap. Tetapi mereka berada pada situasi atau pada tempat yang aman, dan cukup tersedia makanan minuman dan lainnya

Dikatakan, PTFI melaporkan bahwa untuk kegiatan evakuasi ini membuat semua operasi PTFI sementara dihentikan. Semua dikerahkan untuk menyelamatkan dan membersihkan aliran lumpur basah tersebut.

"Bahkan tim investigasi dari Kementerian ESDM Jakarta dan juga dari Provinsi Papua telah tiba di Timika dan saat ini juga mereka sementara melakukan investigasi dan pemeriksaan yang terkait dengan persoalan ini,"ungkapnya. (Shanty Sang)

Bupati Mimika Sampaikan Belasungkawa Tragedi Jatuhnya Helikopter PT Intan Angkasa

Proses evakuasi jenazah 4 kru Helikopter PT Intan Angkasa di Bndara Moses Kilangin Mimika

MIMIKA, BM

Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Mimika menyampaikan turut berbelasungkawa yang sebesar-besarnya kepada korban dan keluarga kru helikopter PT Intan Angkasa yang jatuh di wilayah Jila Kabupaten Mimika.

Pernyataan ini diampaikan langsung oleh Bupati Mimika Johannes Rettob kepada media, Jumat (12/9/2025).

“Kami ucapkan turut berdukacita dan terimakasih yang sedalam-dalamnya atas karya, karsa yang telah dibuat dalam pelayanan secara khusus di Kabupaten Mimika dan juga di seluruh tanah Papua,” ujarnya.

Menilik tragedi ini, Bupati John berpesan kepada semua operator penerbangan secara khusus kepada PT Intan Angkasa agar dalam melaksanakan operasi penerbangan di Papua secara khusus di wilayah Mimika, senantiasa memperhatikan keselamatan penerbangan.

Selain itu ia juga berharap pihak maskapai selalu memperhatikan aturan keselamatan penerbangan, termasuk cuaca dan teknis operasi pesawat terbang agar penerbangan selalu terlaksana dengan baik dan selamat.

“Keselamatan penerbangan adalah hal yang utama, laksanakan penerbangan dengan standar operasi penerbangan yang baik,” ujarnya mengingatkan.

Pada kesempatan ini, ucapan terima kasih juga disampaikan kepada TIM SAR dan semua pihak yang membantu melaksanakan evakuasi korban dari tempat kejadian menuju Timika.

“Sesuai informasi yang kita dapatkan kru meninggal ada 4 orang dan semua telah diserahkan kepada keluarga masing-masing. Saat ini tim KNKT juga telah berada di Timika untuk melakukan investigasi terhadap kejadian itu.

Sementara itu terkait apa yang menjadi penyebab kejadian tersebut, Bupati Johannes Rettob mengatakan masih menunggu hasil dari investigasi KNKT. (Ronald Renwarin)

Top