Hukum & Kriminal

Pejabat di Polres Mimika Kembali Dirotasi


Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha saat menanggalkan tanda jabatan pada upacara sertijab.

MIMIKA, BM

Mutasi atau perputaran jabatan dilingkup Polda Papua khususnya Polres Mimika kembali dilaksanakan, Senin (14/08/2024) di Mako Polres Mimika 32.

Rotasi pejabat di lingkungan Polres Mimika dilangsungkan dengan upacara serah terima jabatan (Sertijab) dan dipimpin langsung Kapolres Mimika,AKBP I Komang Budiartha.  

Disampaikan Kapolres bahwa dalam Institusi Polri, mutasi jabatan merupakan hal yang biasa, selain untuk mewujudkan dinamisasi dan penyegaran dalam suatu organisasi.

Hal ini juga bertujuan memberikan kesempatan bagi personil Polri dalam mengembangkan

karir maupun menimba pengalaman di tempat tugas yang baru sehingga sebagai perwira Polri kita dituntut selalu siap melaksanakan tugas atau jabatan dimanapun dan kapanpun.

"Percayalah bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa mengetahui apa yang terbaik buat kita semuanya. Serah terima jabatan ini merupakan kebijakan pimpinan yang harus kita laksanakan," kata Kapolres saat memberikan amanah.

Disampaikan juga, jabatan dalam suatu institusi merupakan suatu amanah dan sesuatu yang tidak abadi, jabatan hanya bersifat sementara.

"Oleh karena itu saya berpesan kepada seluruh anggota Polri jajaran Polres Mimika bahwa setiap pekerjaan dan jabatan yang diemban merupakan suatu amanah dari Tuhan dan harus dijalani dengan sungguh-sungguh," ujar AKBP I Komang.

Dalam kesempatan ini, Kapolres Mimika juga memberikan apresiasi bagi pejabat lama yang dipromosikan mendapatkan jabatan baru ditempat tugas yang baru.

"Saya mengucapkan banyak terima kasih karena selama ini telah bekerja dengan baik di Polres Mimika dan kepada pejabat Polres Mimika yang baru selamat atas promosi jabatan tugas saudara yang baru dengan harapan semoga kepercayaan pimpinan

polri yang diberikan kepada saudara dengan baik," ungkap I Komang.

Adapun pejabat Polres Mimika yang dirotasi diantaranya, AKP Budi Santoso jabatan lama Kasat Intelkam Polres Mimika, kini dipromosi jabatan baru sebagai PS Kanit 3 Subdit 3 Ditintelkam Polda Papua.

AKP I Made Sudarma jabatan lama Kapolsek Kawasan Pelabuhan Merauke, kini dipromosi jabatan baru sebagai Kasat Intelkam Polres Mimika.

AKP Paulus Rande Ratu jabatan lama PS Kasat Binmas Polres Mimika, dipromosi jabatan baru sebagai Paur Sibinev Subdit Bhabinkamtibmas Dit Binmas Polda Papua.

AKP Doroteus Jemalut jabatan lama Kasubbag Watpers Bag SDM Polres Mimika dan kini dipromosi jabatan baru sebagai Kasat Binmas Polres Mimika.

Kemudian AKP Darwis jabatan lama sebagai Kasat Lantas Polres Mimika, dipromosi jabatan baru sebagai Kasat Lantas di Polres Merauke.

AKP Boby Pratama jabatan lama sebagai Kasat Lantas Polres Nabire kini dipromosi jabatan baru sebagai Kasat Lantas Mimika.

AKP Matheus Tanggu Ate jabatan lama sebagai Kapolsek Miktim dan kini dipromosi jabatan baru sebagai PS Kabag Ops Polres Pegunungan Bintang.

Ipda Alex Soumilena jabatan lama sebagai Waka Polsek Miktim dan kini dipromosi jabatan baru sebagai Kapolsek Miktim. (Ignasius Istanto)

Baru Kerja Satu Bulan, Asisten Supervisor Sudah Gelapkan Uang

Kapolsek Mimika Baru, AKP J. Limbong.

MIMIKA, BM

Seorang pria berinisial AD yang baru bekerja satu bulan dan diberi jabatan sebagai Asisten Supervisor di MR D.I.Y nekat melakukan penggelapan uang tanpa sepengetahuan pihak perusahaan.

Atas perbuatannya, AD akhirnya berurusan dengan hukum setelah dilaporkan oleh pihak perusahaan ke Polsek Mimika Baru.

"Kasus itu terjadi pada tanggal 9 Agustus 2024 dan dilaporkan 10 Agustus 2024. Tanggal 11 Agustus kita amankan dia dan saat ini sudah kita amankan di rutan Polsek Miru," kata Kapolsek Mimika Baru, AKP J. Limbong.

Disampaikan Kapolsek, uang hasil penggelapan dilakukan AD ketika ia yang bertugas menerima uang dari para kasir untuk disetorkan ke kas perusahaan. Namun tidak disetor ke kas perusahaan malah dimasukkan ke rekening pribadinya.

"Uang yang dimasukan ke rekeningnya itu senilai Rp 66.481.000. Dia (AD) ini diketahui baru bekerja satu bulan. Dia dijerat dengan pasal 372 tentang penggelapan, karena kalau dilihat dari unsur-unsur  perbuatannya itu mutlak penggelapan," jelasnya.

Menurut Kapolsek Miru, uang tersebut dipakai oleh AD untuk keperluan pribadi seperti bayar hutang dan bayar kos.

"Perkara ini kita sudah lakukan sidik dan penyidik juga telah menyita beberapa barang bukti berupa bukti transferan. Semua bukti sudah kuat,"ujar Limbong.

"Pelaku juga mengakui perbuatannya secara bertahap. Keterangan saksi-saksi juga sama seperti pengakuan pelaku," sambung Limbong. (Ignasius Istanto)

Jelang Pilkada, Polres Mimika Laksanakan Operasi Mantap Praja


Nampak personil Polres Mimika dan Brimob Batalyon B Pelopor saat mengikuti giat Operasi Mantap Praja.

MIMIKA, BM

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia, Kabupaten Mimika menjadi salah satu peserta Pilkada 2024 yaitu Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.

Sebagai persiapan pesta demokrasi, Polres Mimika sudah mulai melaksanakan Operasi Mantap Praja, Senin (12/08/2024).

Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha mengatakan operasi mantap praja ini ada beberapa tahapan, yakni operasi mantap cipta kondisi, melaksanakan latihan pra operasi dengan mengecek kesiapan personil dan sarana prasarana serta administrasi.

"Untuk kesiapan pengamanan kami dari Polres sudah siap," katanya.

Menurut Kapolres, Polres Mimika sudah siap karena semua perencanaan sudah matang, yang mana berawal dari laporan.

"Jadi nanti ada kegiatan Tactical Floor Game (TFG) kemudian dilanjutkan dengan sispam kota," ujar AKBP I Komang.

“Sebelumnya kita juga lakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait dalam pengamanan pilkada, kita akan ajak juga BMKG untuk masalah cuaca, PLN terkait masalah kesiapan listrik, Basarnas dan Satpol PP serta Telkom,"sambungnya.

Dalam pengamanan Pilkada nanti, kata Kapolres untuk kekuatan personil di kerahkan bertahap.

"Yaitu ada kekuatan sepertiga dan ada yang dua pertiga kekuatan. Ini sesuai dengan tahapan pilkada yang berjalan, jadi tidak serta merta satu Polres langsung bertindak karena ini sesuai rencana operasi yang sesuai dengan tahapan," kata AKBP I Komang.

Selain itu dalam pengamanan pilkada nanti, menurut Kapolres tidak ada BKO yang datang dari luar mengingat seluruh Kabupaten melaksanakan Pilkada serentak.

"Jadi kita mau bantuan khususnya Brimob dari Batalion Batalyon B Timika,"ungkap AKBP I Komang.

Ditambahkan AKBP I Komang untuk pengamanan melekat juga akan dilakukan di kantor KPU dan Bawaslu, serta akan dilakukan pengamanan melekat di masing-masing paslon.

"Juga pasti ada pengamanan melekat di objek-objek vital yang dapat menjadi sasaran gangguan kamtibmas," katanya. (Ignasius Istanto)

Top