Politik & Pemerintahan

Pimpin Sertijab, Wabup Mimika Minta Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan

Pimpin Sertijab, Wabup Mimika Minta Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan

MIMIKA, BM

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan pemerintahan Kabupaten Mimika, yang berlangsung di kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Mimika, Senin (13/7/2026).

"Sertijab merupakan hal yang lumrah terjadi dalam suatu organisasi. Hal ini dilakukan demi meningkatkan kinerja organisasi serta memperkuat layanan kepada masyarakat," Kata Wabup Kemong.

Pergantian pimpinan diharapkan mampu membawa semangat baru, inovasi segar, serta meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

Wabup mengatakan, melalui pelantikan dan serah terima jabatan ini, instansi yang akan dipimpin dapat membawa semangat dan perubahan yang baru.

“Kepada para pejabat yang hari ini menerima amanah, saya ucapkan selamat bertugas. Jalankanlah tanggung jawab ini dengan penuh integritas,”ujarnya.

Ia meminta kepada pejabat yang baru agar dapat membangun kerja sama yang baik dan solid diantara seluruh jajaran yang dipimpin, serta hadirkan inovasi yang mampu meningkatkan kinerja organisasi demi mewujudkan pelayanan yang prima.

"Saya dan Pak Bupati berharap, serah terima jabatan ini dapat membawa perubahan positif ke arah yang lebih baik, sehingga instansi yang dipimpin menjadi semakin maju dan berkembang,” harapnya.

Adapun pejabat yang mengikuti Sertijab yakni:

Dwi Kholifa menjabat sebagai Kepala Inspektorat.

Kepala Badan Pendapatan Daerah dari sebelumnya Dwi Kholifa kepada Slamet Sutejo

Kepala Plt Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) dari sebelumnya Slamet Sutejo kepada Darius Sabon. (Shanty Sang)

BPKAD Gelar Pembinaan Akuntansi, Pelaporan dan Pertanggungjawaban Bagi PPK, Bendahara dan Operator

Suasana berlangsungnya kegiatan

MIMIKA, BM

Bendahara, operator dan PPK di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengikuti kegiatan pembinaan akuntansi, pelaporan dan pertanggungjawaban.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor BPKAD Mimika, Jumat (10/7/2026) menghadirkan narasumber dari Kemendagri agar dapat menekankan pentingnya kelengkapan dokumen sebelum diverifikasi dan diproses pencairan.

Kepala BPKAD Mimika, Marthen Tappi Mallisa mengatakan, bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman terkait penyusunan laporan keuangan, mekanisme pencairan anggaran, serta pertanggungjawaban penggunaan dana sesuai format Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

“Dalam pembinaan ini, kami akan tekankan kepada bendahara terkait kewajiban menyusun laporan pertanggungjawaban atas pengeluaran melalui SIPD secara seragam sesuai aturan. Sebenarnya hal ini juga menjadi perhatian karena sering terjadi pergantian bendahara di OPD yang berpotensi menimbulkan kesalahan administrasi,”kata Marthen.

Ia menjelaskan, terkait sistem aplikasi keuangan daerah yang berlaku nasional juga menjadi sorotan. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sistem bergantung pada pemahaman pengguna, bukan modifikasi sistem.

“Karena sistem ini secara nasional jadi kami tetap harus menyesuaikan, tidak dapat kita modifikasi. Sehingga dokumen yang benar akan diterima, sementara yang tidak sesuai akan ditolak untuk diperbaiki,”ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan menyegarkan kembali pemahaman aparatur, memperkuat akuntabilitas, serta memastikan kesesuaian laporan keuangan daerah dengan standar nasional.

“Kalau kita bicara kesalahan, pasti ada, maka itu dengan adanya pembinaan ini, kami harapkan dapat menjadi penyegaran bagi peserta, sehingga dapat kembali menyesuaikan laporan sesuai dengan aturannya,”ungkapnya. (Shanty Sang)

Bupati Mimika Lantik Dwi Cholifa Jabat Inspektorat dan Tunjuk Plt

Prosesi pelantikan oleh Bupati Mimika Johannes Rettob

MIMIKA,BM

Bupati Mimika, Johannes Rettob melantik dan mengukuhkan pejabat pimpinan tinggi pratama serta sejumlah pejabat fungsional tertentu berdasarkan Keputusan Bupati Mimika Nomor SK.800.1.3.3/277 tertanggal 7 Juli 2026 di Pendopo SP 3 pada Jumat (10/7/2026) .

Berikut nama pejabat yang dilantik dan ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt), Drs.Dwi Cholifah, M.Si resmi menjabat Kepala Inspektorat Mimika setelah sebelumnya menjabat Kepala Bapenda Mimika.

Sementara, Slamet Sutejo ditunjuk Plt Kepala Bapenda Mimika, Darius Sabon ditunjuk Plt Kepala BRIDA Mimika tapi juga masih menjabat Sekretaris BRIDA dan Florianus Gema Kwalik dipercayakan jabat Plt Kepala Distrik Mimika Tengah menggantikan pejabat sebelumnya yang sudah pensiun.

Bupati Mimika, Johannes Rettob megatakan, bahwa hari ini yang dilantik hanya satu yakni Kepala Inspektorat, sedangkan lainnya ditunjuk Plt. Pasalnya, proses pengisian jabatan, khususnya Kepala Inspektorat, membutuhkan tahapan yang panjang karena harus melalui evaluasi kinerja hingga mendapat persetujuan dari Pemerintah Pusat.

“Prosesnya panjang sampai bisa dilantik hari ini. Mulai dari evaluasi kinerja, kemudian proses ke provinsi, lalu ke Jakarta, baru persetujuannya turun,”kata Bupati JR.

Bupati menjelaskan, bahwa ada dua jabatan yang tidak bisa sembarangan diangkat, yaitu Inspektur dan Kepala Dinas Dukcapil.

Oleh sebab itu, terkait penunjukan Slamet Sutejo sebagai Plt Kepala Bapenda itu masih bersifat sementara sambil menunggu proses pengisian jabatan definitif.

Sedangkan, penunjukan pelaksana tugas (Plt) hanya dilakukan pada jabatan yang kosong, seperti akibat pejabat memasuki masa pensiun atau belum adanya pejabat definitif.

“Yang kosong-kosong saja yang kita isi. Ada camat yang pensiun, kemudian Brida juga kosong sehingga sekretarisnya ditunjuk menjadi Plt,”tutur Bupati JR.

Bupati menjelaskan, masa jabatan Plt dapat diperpanjang apabila dinilai masih mampu menjalankan tugas dengan baik. Namun, jika kinerjanya dianggap tidak memenuhi harapan, iapun akan menunjuk pejabat lain.

“Kalau kita rasa masih bisa, ya kita perpanjang. Tapi kalau tidak bisa, tentu kita ganti,”ungkapnya. (Shanty Sang)

Top