Kesehatan

Tambah 6 Kasus Baru Covid-19, Reynold Ubra Sayangkan Banyak Warga Abaikan Protokoler Kesehatan

Inisial 6 pasien baru Covid-19 di Mimika, Senin (25/5)

MIMIKA, BM

Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Mimika, pada Senin (25/5) pukul 20.35 Wit melalui Juru Bicara Reynold Ubra mengumumkan penambahan pasien Covid-19 di Mimika.

Hari ini Mimika bertambah 6 kasus baru yang terkonfirmasi melalui pemeriksaan PCR. 6 pasien baru ini berasal dari Rumah Sakit Tembagapura (4) dan RSUD Mimika (2).

“Kumulatif sekarang menjadi 201 kasus. Tertinggi di Distrik Tembagapura (125), Mimika Baru (38), Wania (30) dan Distrik Kuala Kencana (8). Gambaran ini menunjukan bahwa kasus di distrik Kuala Kencana beranjak dari zona kuning menjadi zona merah dengan pola transmisi lokal yang didominasi oleh klaster Surabaya sebanyak 7 kasus,” jelasnya.

Ia menjelaskan, jika ditinjau berdasarkan jenis kelamin maka dari 201 kasus ini 77 persen di dominiasi oleh laki-laki sementara 23 persen perempuan.

Selain itu, berdasarkan jumlah kasus menurut jenis kelamin di 4 distrik, maka Mimika Baru dan Distrk Wania jumah kasus terbanyak ditemukan pada perempuan dibandingkan laki-laki.

“Ini berbeda dengan Tembagapura. 125 kasus di sana didominasi oleh laki-laki. Sementara di distrik Kuala Kencana jumlahnya merata yakni 2 laki-laki dan 2 perempuan,” jelasnya.

Menurutnya, data ini memberikan gambaran bahwa di Mimika laki-laki paling dominan terinfeksi Covid-19 dibandingkan perempuan. Sedangkan pada populasi dimana jumlah laki-laki hampir berimbang maka baik laki-laki maupun perempuan memiliki resiko yang sama untuk tertular.

“Mimika juga hari ini ada penambahan pasien yang sembuh dari Covid-19 yakni sebanyak 13 orang. Sehingga kumulatif pasien sembuh di Mimika menjadi 79 orang diantaranya 66 laki-laki dan 13 perempuan,” ungkapnya.

Dijelaskan, pasien sembuh jika dilihat dari jumlah 201 kasus saat ini maka Distrik Tembagapura tingkat kesembuhannya paling tinggi yakni 62 orang atau 49 persen. Mimika Baru 6 orang dan Wania sebanyak 10 orang.
Sementara Distrik Kuala Kencana dari 8 kasus, baru 1 pasien yang dinyatakan sembuh.

“Perlu kita ketahui bersama bahwa kumulatif pasien sembuh di Kabupaten Mimika memberikan kontribusi hampir separuh di Provinsi Papua yakni 44 persen dari total 178 pasien sembuh di Provinsi Papua,” jelasnya.

Untuk diketahui, usia rata-rata pasien yang sembuh adalah 22 tahun (1 orang) dan 68 (1 orang). Keduanya berasal dari RS Tembagapura.

“Puji Tuhan hari ini tidak ada pasien yang meninggal,” ujarnya.

Per tanggal 25 hari ini, pasien yang masih dirawat berjumlah 118 orang. Rinciannya di Distrik Tembagapura 61, Mimika Baru 32, Wania 18 dan Distrik Kuala Kencana 7 orang.

Dari jumlah ini, RS Tembagapura kini merawat 60 pasien, RSUD 55 dan 3 orang di rawat di RSMM. Sementara dari 55 pasien di RSUD, 21 diantaranya dirawat di shelter dengan gejala ringan.

“Untuk PDP, hari ini 5 orang ditemukan oleh RSMM sehingga total yang ada dalam pengawasan berjumlah 82. Dari jumlah ini 56 orang dirawat di RS Tembagapura dan 12 di RSMM sementara 14 lainnya melakukan isolasi mandiri. Hari ini juga PDP sembuh ada 6 orang,” ungkapnya.

Reynold melaporkan, hari ini juga ada peningkatan drastis terhadap temuan ODP yakni sebanyak 90 orang. 1 dari RSUD, 1 RSMM sementara 88 lainnya merupakan hasil temuan pelaksanaan PSDD.

“PSDD hari ketiga ditemukan 35 ODP, hari keempat 36 dan hari kelima 17 ODP. Penambahan ini membuat ODP meningkat menjadi 522 orang. Dari jumlah ini 511 isolasi mandiri, 11 di shelter, 2 di RSUD, 1 di RS Tembagapura dan 1 di RSMM. Hari ini juga kami nyatakan 31 ODP sehat dan selesai masa pemantauan,” terangnya.

Untuk OTG, hari ini juga sebanyak 15 orang selesai masa pemantauan. Dengan demikian jumlah OTG hingga Senin (25/5) malam sebanyak 521, dimana 480 melakukan isolasi mandiri sementara 38 di shelter dan 3 di RS Kasih Herlina.

Reynold Ubra juga menampaikan bahwa hari kelima (hari ini-red) pelaksanaan PSDD di Mimika, sebanyak 16 orang dinyatakan positif rapid tes dari 125 warga yang diperiksa.

Ia merincikan, Pos pertigaan Diana Supermarket terjaring 16 orang (1 positif rapid tes), Pos Kwamki Baru 9 orang (1 positif), Timika Mall 36 (5 positif), Pos Pemeriksaan Puri Husada 34 (6 positif), KPPN 30 (3 positif).

“Jika dilihat dari jumlah orang yang melakukan pemeriksaan terutama di wilayah Timika Mall dan Puri Husada, maka ini memberikan gambaran bawah di 2 wilayah ini masih banyak penduduk yang melakukan aktifitas jika dibandingkan dengan pos pemeriksaan yang kain,” ungkapnya.

Reynold mengatakan, secara keseluruhan dari hari pertama pelaksanaan PSDD hingga hari kelima di Mimika, rata-rata lebih dari 100 warga Timika yang terjaring dalam pemeriksaan, kemudian diantara mereka lebih dari 20 persen ditemukan positif antibody (positif rapid tes) dan dapat diduga sekitar 2 orang akan terkonfirmasi PCR Covid-19.

“Oleh karena itu kami menghimbau agar masyarakat Kota Timika dapat mematuhi instruksi Bupati Mimika Nomor 4 Tahun 2020 yang mana secara khusus tidak melakukan aktifitas di luar rumah setelah pukul 14.00 Wit. Kami harap masyarakat tetap tinggal di rumah. Kami sangat mengharapkan pengertian baik semua orang,” himbau Reynold Ubra.

““Kami melihat masyarakat mengabaikan sosial distancing, tidak menggunakan masker, tidak mencuci tangan pada saat beraktivitas di pagi hingga siang hari. Hal ini tentunya sangat memberikan peluang kepada penyebaran virus Covid-19 diantara orang-orang yang berada di satu lokasi terutama di pasar, toko-toko maupun tempat2 umum lainnya,” ujarnya.

Ia sangat menyayangkan hal ini karena hampir sebagian besar warga masyarakat mengabaikan protokol kesehatan. Dengan gambaran seperti ini maka tidak lagi dapat melindungi diri bahkan dengan mudah dan tidak sadar telah membawa virus covid19 pulang ke rumah dan menularkannya ke penduduk berisiko yaitu orang lanjut usia yang berada di rumah.

“Pada kesempatan yang baik ini kami mengharapkan kerjama sama dari semua pihak dengan menghindari kerumunan massal, menjaga jarak, menggunakan masker yang benar dan tepat, pola hidup bersih dan selalu mencuci tangan sebelum menyentuh bagian wajah,” ujarnya. (Ronald)

12 Kasus Baru Covid-19 di Mimika, 6 Dari RSUD 6 RS Tembagapura

Reynold Ubra, Jubir Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mimika

MIMIKA, BM

Juru Bicara Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Mimika, Reynold Ubra mengatakan bahwa hari ini, Sabtu (23/5), ada penambahan 12 kasus baru Covid-19 yang dilaporkan dari Klinik Kuala Kencana.

Ia mengatakan, dari 12 spesimen yang dinyatakan positif ini merupakan total dari 72 spesimen yang diperiksa, dimana 69 sample adalah spesimen orang yang baru diperiksa dan 3 spesimen adalah pasien lama.

“Penambahan ini 6 dari RSUD dan 6 dari Rumah Sakit Tembagapura. Dengan demikian kumulatif kasus positif di Mimika menjadi 195 pasien. Dari jumlah ini 125 dirawat, di RS Tembagapura 69, RSUD 59 dan 3 di RSMM,” ujarnya kepada BeritaMimika.

Untuk hari ini Mimika tidak ada penambahan pasien yang dinyatakan sembuh. Angka kesembuhan masih tetap di jumlah 66. Begitupun dengan kasus kematian, masih 4 pasien.

“Kita bersukur tidak ada laporan dari rumah-rumah sakit bahwa ada pasien yang meninggal. Kita doakan agar semua yang dirawat cepat sembuh dan menjalani perawatan medis dengan baik di rumah sakit,” ujarnya.

Sementara itu, pelaksanaan PSDD hari ketiga di Mimika, sebanyak 272 warga yang melanggar instruksi PSDD telah dilakukan tes antibodi atau rapid tes. Dari jumlah ini, 40 orang dinyatakan positif rapid tes atau reaktif.

“Secara keseluruhan dari hari pertama sampai hari ketiga sebanyak 817 warga Mimika terjaring rapid tes. Dari jumlah ini 85 dinyatakan positif rapid tes. Mereka yang terjaring PSDD, untuk hasil positif nanti kita akan mendengar hasilnya di satu dua hari ke depan atau setelah lebaran,” jelasnya.

Mewakili Tim Gugus Tugas, Reynold Ubra menghimbau kepada semua umat muslim di Mimika agar tetap melaksanakan protokoler kesehatan dan mengikuti himbauan Majelis Ulama Indoneisa (MUI), Pemprov Papua dan Pemda Mimika dengan melaksanakan shalat Ied dari rumah masing-masing.

“Memang kondisi Shalat Ied tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena kita tidak saling mengunjungi dan bersilahturahmi secara langsung tapi makna Idul Fitri kita tetap nikmati sama dengan tahun lalu yakni tetap saling memaafkan apalagi sudah satu bulan penuh kita berpuasa. Saya pikir tidak ada perbedaan. Pandemi Covid mengajar kita untuk tetap menjaga solidaritas, saling mendukung dan saling mendoakan,” ungkapnya.

“Kami ucapkan selamatkan selamat merayakan Idul Fitri 1441 Hijriah bagi seluruh umat muslim. Semoga momen Covid-19 ini tetap menjadi momen dan solidaritas kita sebagai penduduk di Mimika untuk tetap bersatu membangun kabupaten ini. Minal Aidin Wal Fadzin,” ucap Reynold Ubra. (Ronald

Mimika Dapat Bantuan 9 Karton APD Dari Isteri Kapolri Jenderal Idham Azis

Kapolres Mimika saat menyerahkan bantuan Ketua Umum Bhayangkari

MIMIKA, BM

Ny. Fitri Handari, Ketua Umum Bhayangkari Republik Indonesia yang merupakan istri Kapolri Jenderal Idham Azis menunjukan perhatian dan kepeduliannya terhadap penanganan dan penanggulangan Covid-19 di Mimika.

Kepada Mimika, ia memberikan bantuan sembilan karton Alat Pelindung Diri (APD) guna mendukung penanganan pasien Covid-19 oleh petugas kesehatan di Mimika.

Bantuan APD ini kemudian dikirim dari Jakarta ke Mimika melalui jasa pengiriman barang JNE dan diserahkan langsung oleh Kapolres Mimika AKBP IGG Era Adhinata kepada Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pencegahan Cobid-19 di Mimika, Reynold Ubra di Kantor Pelayanan Polres Mimika di Timika, Jumat (22/5).

“Bantuan yang diberikan berupa sepatu boot, masker, kacamata serta pakaian hazmat. Ibu Ketua Umum Bhayangkari berharap agar bantuan ini dapat membantu melindungi petugas kesehatan di Mimika dalam memberikan pelayanan kepada pasien Covid-19. Ia berharap APD ini dapat menunjang pekerjaan mereka dan dapat digunakan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Plt Kepala Dinas Mimika Reynold Ubra yang juga merupakan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari Ketua Umum Bhayangkari dalam upaya mengendalikan wabah pandemi Covid-19 di Mimika.

"Kami akan gunakan sebaik-baiknya bantuan yang diberikan ini untuk menunjang pelayanan kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di Mimika. Sarana dan prasarana yang ada ini akan kami sebar ke para tenaga medis di Kabupaten Mimika seperti di RSUD Mimika, RSMM, Klinik-klinik dan juga Wisma Atlet yang merupakan tempat isolasi atau karantina pasien Covid-19 dan juga beberapa PDP dan OTG," jelas Reynold.

Selain Ketua Umum Bhayangkari, pada Jumat kemarin, Polres Mimika juga membagikan hand sanitizer Nuvo ukuran 50 mililiter kepada petugas-petugas lapangan yang sedang bertugas di pelaksanaan PSDD hari kedua.

Bantuan diberikan secara langsung kepada anggota TNI-Polri, petugas Satpol PP dan Dinas Perhubungan, petugas kesehatan termasuk wartawan yang sedang melakukan peliputan.

“Dalam kondisi saat ini, petugas di lapangan termasuk orang yang rentang dengan wabah ini karena terus melakukan interaksi dengan masyarakat termasuk sesama rekannya. Kita berikan ini sebagai kepedulian agar kita selalu saling menjaga dan mawas diri dalam menjalankan tugas. Kadang kita bisa saja lalai sehingga harapan kami dengan hand sanitizer ini selalu mengingatkan kita semua untuk selalu menjaga kebersihan tangan,” ungkap Kabag. Ops. Polres Mimika, AKP Andyka Aer, SIK.

Sementara itu hingga Jumat malam, ada penambahan 18 kasus baru pasien positif Covid-19 di Mimika. Secara kumulatif kini berjumlah 183 kasus. Dari jumlah ini sebanyak 113 kasus kini sedang dirawat dan isolasi di RSUD Mimika, RS Tembagapura, Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) serta Shelter Wisma Atlet Timika.

Walau terus mengalami peningkatan, namun jumlah pasien sembuh dari virus Wuhan di Mimika juga meningkat. Jumat tadi malam bertambah 17 pasien Covid-19 yang sembuh. Dengan jumlah ini, 66 pasien Covid-19 di Mimika kini telah dinyatakan sembuh. (Ronald)

Top