Kesehatan

Mimika Dapat Kabar Gembira, Rekor Baru 24 Pasien Covid-19 Sembuh

Rekapan kasus Covid-19 di Kabupaten Mimika (Sumber : Tim Gugus)

MIMIKA, BM

Untuk pertamakalinya sejak 25 Maret lalu dan menjadikannya sebagai rekor baru, kasus kesembuhan pasien Covid-19 tertinggi terjadi di hari ini, Minggu (14/6).

Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Mimika melalui Juru Bicara Reynold Ubra mengatakan hari ini sebanyak 24 pasien dinyatakan sembuh. 13 berasal dari RSUD Mimika dan 11 dari Rumah Sakit Tembagapura.

"Ini angka sembuh terbanyak yang dilaporkan sejak 25 Maret lalu. Dengan demikian jumlah pasien sembuh secara keseluruhan sudah mencapai 181 orang. Kita berharap dan berdoa minggu depan semakin banyak pasien yang sembuh," ujarnya melalui siaran video confrence malam ini.

Dengan penambahan ini maka jumlah pasien sembuh (54 persen) kini melebihi jumlah pasien yang dirawat (44 persen). Hal ini semakin membanggakan karena jumlah pasien meninggal sejauh ini hanya 2 persen atau 6 orang.

"Perkembangan di hari ini sangat memuaskan karena berkat kerjasama antara masyarakat, tim gugus dan juga teman-teman media serta kominfo yang setia membantu memberitakan ke masyarakat Mimika," ungkapnya.

Penambahan kasus sembuh ini juga berkontribusi secara besar untuk kasus kesembuhan pasien Covid-19 di Provinsi Papua.

"Kalau kita melihat dari kasus aktif sekarang tersisa 148 pasien, distribusi kasus terbanyak di RSUD dengan jumlah 95, Rumah Sakit Tembagapura 52 dan RSMM 1 kasus atau 1 pasien," ujarnya.

Reynold juga menjelaskan pihaknya telah melakukan perhitungan dan menemukan penyebab, mengapa kasus kesembuhan pasien Covid-19 yang di rawat RSUD, RSMM dan RS Tembagapura agak lama sembuh. 

Diketahui bahwa pasien yang lama sembuh di tiga rumah sakit ini adalah pasien yang awalnya dirawat dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Pasien yang awalnya berstatus PDP, 75 persen biasanya terkonfirmasi positif Covid-19. Setelah terkonfirmasi swab positif, pasien kemudian menjalani perawatan selama 14 hari.

Dan diketahui, rata-rata pasien yang berawal dengan status PDP ini, masih menunjukan positif Covid-19 hingga pemeriksaan swab sampai tiga kali.

"Inilah penyebab mengapa pasien sedikit terlambat sembuh dan butuh waktu lama dalam perawatan. Tapi polanya sudah kita dapat. Saat ini kami optimis karen 1 bulan terakhir, pasien positif Covid-19 di Mimika 95 persen merupakan OTG," ungkapnya.

Reynold juga semakin merasa optimis terhadap penanganan Virus Corona di Mimika karena mesin PCR milik RSUD kini mulai dapat dioperasikan. Dengan demikian Mimika kini memiliki 2 mesin PCR.

"Dua mesin PCR sangat membantu kita untuk semakin baik dalam penemuan kasus. Bahkan dalam 24 jam saja kita sudah bisa terima laporan dari dua laboratorium yang tersedia" ungkapnya.

Kapasitas mesin PCR RSUD Mimika bisa melakukan pemeriksaan 200 spesimen untuk sekali running namun karena jumlah tenaga dan disesuaikan dengan jumlah reagan maka untuk saat ini di batasi pemeriksaan hanya sampai 100 spesimen.

"Untuk saat ini kita running dengan 100 spesimen. Yang terpenting sekarang adalah dua mesin ini sangat mempengaruhi reproduksi efektif dan trend kasus Covid-19 di Mimika," lanjut Ubra.

Ia juga mengatakan hingga malam ini jumlah spesimen yang diperiksa telah mencapai 2.202. Sebanyak 148 spesimen masih menunggu hasil pemeriksaan di provinsi (Litbangkes-red).

"Hari ini kita periksa 83 spesimen, 50 merupakan yang menunggu hasil apakah positif atau negatif Covid-19 dan 33 lainnya merupakan spesimen yang dirawat dan sedang dievaluasi untuk mengetahui kesembuhan mereka," jelasnya.

Reynold Ubra pada malam ini juga menyampaikan kabar gembira lainnya. Ia mengatakan Kelurahan Wanagon dan Kampung Hiripau kini statusnya mulai diturunkan dari zona Kuning menjadi zona hijau.

"Hari ini juga tidak ada laporan PDP baru. Jumlahnya masih sama selama dua hari ini yakni 5 orang. 3 sedang dirawat di RSUD dan 2 di RSMM. ODP sembuh hari ini 4 orang sementara kumulatifnya 798 ODP. Sementara OTG berjumlah 1005 termasuk 127 yang hari ini kita layani surat kesehatan mereka untuk keberangkatan ke luar daerah," jelasnya.

Selain 24 pasien sembuh, hari ini Mimika juga ada penambahan 4 pasien baru positif Covid-19 yang dilaporkan oleh RSUD (1), RSMM (1) dan RS Tembagapura.

Dari 335 kasus positif Covid-19 di Mimika, 181 pasien telah dinyatakan sembuh, 6 meninggal dunia dan jumlah kasus aktif atau pasien yang masih di rawat saat ini adalah 148 orang. (Ronald)

20 Orang Tidak Diizinkan Lakukan Perjalanan Ke Luar Daerah

Persyaratan pengurusan dokumen keluar masuk Timika (Sumber Tim Gugus)

MIMIKA, BM

“Sampai malam ini, kami sudah keluarkan 1.041 Surat Keterangan Sehat kepada masyarakat yang ingin keluar daerah. Ada 20 orang tidak layak atau tidak diperkenankan terbang karena mereka reaktif atau positif rapid tes,” ungkap Juru Bicara Covid-19 Mimika, Reynold Ubra.

Ubra menyampaikannya melalui video confrence yang difasilitasi Dinas Kominfo Mimika, Jumat (12/6) malam.

Dikatakan, sebanyak 350 calon pelaku perjalanan udara yang juga mengurus Surat Keterangan Sehat, Sabtu (13/6) besok akan melakukan rapid tes di 4 puskesmas yakni Puskesmas Timika Jaya, Timika, Pasar Sentral dan Puskesmas Wania.

“350 orang ini sudah terkonfirmasi dan kami sudah menghubungi mereka. Pemeriksaan rapid tes disesuaikan dengan 4 puskesmas yang ada. Rapid besok dimulai pukul 8 pagi sampai pukul 5 sore. Hasilnya akan disampaikan ke sekretariat untuk diterbitkan surat rekomendasi,” jelasnya.

Ubra kembali menjelaskan bahwa bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalan keluar maupun ke Timika sudah dapat mengakses brosur dan informasinya di website covid19.mimikakab.go. id

Selain itu melalui layanan informasi atau call centre 085236957771 bagi institusi atau lembaga dan layanan 085236957772 untuk individu maupun keluarga yang ingin keluar dan masuk ke Timika.

“Penumpang antar kabupaten dalam Papua dan Papua dan Papua barat cukup membawa suarat keterangan pemeriksaan bebas Covid-19 berupa rapid tes sementara dari luar tanah Papua harus menunjukan surat bebas covid by PCR,” terangnya. (Ronald)

2 Kampung Dan 3 Kelurahan Di Mimika Mengalami Perubahan Status Zona

Data terbaru perkembangan Covid-19 di Mimika (Sumber Tim Gugus)

MIMIKA, BM

Pada pertengahan April lalu, beberapa kampung, kelurahan dan distrik di Mimika diberi label status zona merah dan kuning.

Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 saat itu menetapkan 6 kampung sebagai zona kuning, 8 kelurahan zona merah 4 Distrik sebagai zona Merah.

Pembagian status zona ini dilakukan karena meningkatnya kasus Covid-19 di wilayah-wilayah tersebut.

Hal ini juga dilakukan untuk memudahkan pemetaan tim kesehatan dalam melakukan tracing kasus sekaligus sebagai warning bagi masyarakat Mimika terutama yang berdomisili di seputaran zona ini agar hati-hati dalam beraktifitas.

Namun pada Jumat (12/6), malam ini, Tim Gugus Tugas Covid-19 Mimika melalui Juru Bicara Reynold Ubra menyampaikan bahwa 2 kampung dan 3 kelurahan sudah mengalami perubahan status.

Hal ini disampaikan Reynold Ubra pada video confrence Tim Gugus Tugas dan media-media di Mimika yang difasilitasi oleh Dinas Kominfo Kabupaten Mimika pukul 21.00 Wit.

Dari 6 kampung yang awalnya masuk kategori zona kuning, dua diantaranya yakni Kampung Mimika Gunung Distrik Kuala Kencana dan Mandiri Jaya Distrik Wania kini statusnya berubah menjadi zona hijau.

Sementara dari 8 kelurahan, ada 3 yang kini statusnya diubah dari zona merah ke zona kuning yakni Kelurahan Inauga dan Kamoro Jaya di Distrik Wania serta Kelurahan Karang Senang, Distrik Kuala Kencana.

“Ini merupakan suatu hal yang menggembirakan buat kita semua. Berkurangnya wilayah yang dinyatakan dari zona merah ke kuning dan kuning ke hijau dipengaruhi karena angka kesembuhan pasien yang dirawat terutama di tiga distrik seputaran kota yakni Mimika Baru, Wania dan Distrik Kuala Kencana,” ujarnya.

Selain perubahan status zona, Reynold Ubra juga melaporkan perkembangan terbaru kasus Covid-19 di Mimika.

Ia mengatakan malam ini Mimika ada penambahan 9 kasus baru dari RSUD (1) dan Tembagapura (8). Dengan penambahan ini maka jumlah kasus secara kumulatif adalah 330.

Selain pasien baru, Reynold Ubra yang adalah Plh Dinas Kesehatan Mimika juga mengatakan ada 8 pasien Covid-19 di Mimika sembuh, yakni 2 dari RSMM dan 6 dari RSUD Mimika.

Dari 330 kasus, total pasien sembuh berjumlah 156 orang, pasien meninggal 6 orang dan yang masih dirawat atau kasus aktif sebanyak 168. 107 di RSUD dan 61 di Rumah Sakit Tembagapura.

Hari ini dilaporkan juga 4 PDP dinyatakan sembuh. PDP tersisa 7 orang, 2 dirawat di RSUD, 3 RSMM dan 2 di RS Tembagapura.

Jumlah ODP sembuh hari ini ada 10 orang sementara secara keseluruhan berjumlah 818. 98 persen melakukan isolasi mandiri.

10 OTG juga dinyatakan sehat dan selesai masa pemantauan walau hari ini ada penambahan 23 orang. Dengan demikian total OTG di Mimika hingga Jumat malam adalah 866.

“Masih tersisa 72 spesimen yang menunggu hasil pemeriksaan. Sebagian besar di Puslitbangkes Jayapura dan Klinik Kuala Kencana. Secara keseluruhan jumlah spesimen yang sudah diperiksa 2.054, 330 positif sementara 1.652 negatif,” ungkap Reynold Ubra. (Ronald)

Top