Kesehatan

Mimika Bertambah 32 Kasus Baru Positif Covid-19 Namun 15 Pasien Juga Sembuh

Total kumulatif 38 pasien sembuh Covid-19 di Mimika

MIMIKA, BM

Sepanjang upaya percepatan dan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Mimika, malam ini, Minggu (17/5) merupakan hari dimana penambahan kasus terbanyak dilaporkan yakni 32 kasus baru positif Covid-19.

Penambahan 32 kasus baru ini merupakan penjumlahan kasus baru positif Covid-19 rekapan tanggal 13, 15 dan 16 Mei.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Mimika, Reynold Ubra pada video confrence malam ini.

“Hari ini untuk Mimika terdapat penambahan 32 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang terdiri dari 3 kasus tanggal pelaporannya 13 Mei, tanggal 15 Mei sebanyak 8 kasus dan 16 Mei sebanyak 21 kasus,” ungkapnya.

Dari 32 kasus yang terhitung hari ini, 2 kasus terkonfirmasi dari RSUD Mimika sementara 30 kasus lainnya dilaporkan dari Rumah Sakit Tembagapura.

Dengan demikian secara kumulatif kasus covid-19 di Mimika pada hari ini, Minggu (17/5) berjumlah 150 kasus. Dari jumlah ini 109 merupakan kasus aktif.

Selain penambahan kasus, hari ini juga 15 pasien Covid-19 di Mimika dinyatakan sembuh. Semuanya berasal dari Rumah Sakit Tembagapura.

“Dengan demikian maka pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 di Mimika meningkat dari 23 menjadi 38 orang yang sembuh,” ungkapnya.

Reynold Ubra menjelaskan, dari kumulatif kasus Covid-19 di Mimika rata-rata kelompok usia produktif adalah 42,6 atau 43 tahun Jumlah ini didominasi oleh laki-laki sebanyak 199 orang (79,33 persen). Sementara jumlah perempuan 31 orang (21 persen).

Dari 109 kasus positif saat ini, RSUD merawat 31 pasien yang tersebar di RSUD 18 dan shelter 14 orang dengan gejala ringan. Sementara RSMM 3 dan terbanyak di RS Tembagapura berjumlah 74 orang.

“Kita bersyukur sekali dalam satu bulan terkahir ini belum ada pasien covid-19 yang meninggal,” ujarnya.

Adapun dari 32 kasus baru yang diumumkan malam ini, 2 merupakan perempuan yakni NCS (41) dan RST (56). Keduanya berasal dari RS Tembagapura.

Sementara 30 pasien baru lainnya yang berjenis kelamin laki laki adalah UNR (56), SSM (52), MKY (22) YLN (35), MTT (47), MKD (47), SLW (59), SYM (54), YLW (50), ASM (46), SWD (56), NCS (41), YSD (23), MRD (35), JYR (54), AYB (39) ISM (42), DYK (51), IKS (50), LWM (28), RGY (23), ANS (36), AND (54), AKW (40), ADR (47), MBW (42), ABT (36), AFH (42), MTS (45), SYD (52) dan EFB (54). Pasien YSD (23) dari Distrik Wania sementara sisa lainnya semua berasal dari RS Tembagapura.

15 pasian sembuh yang dilaporkan adalah pasien pasien 056 inisial DSL (L, 48), 071 inisial RMH (L, 22), 072 YJS (L, 27), 082 inisial AFW (L, 35), 069 LBI (L, 54), 106 WLS (L, 28), 107 SMS (L, 49) 108 WGK (L, 41), 109 SOT (L, 42), 024 ELB (L, 53), 073 MYN (L, 39), 081 HMS (L, 41), 085 YNH (L, 51) 087 VTH (L, 52) dan pasien 091 inisial KBG (L, 54). Semuanya berasal dari RS Tembagapura. (Ronald)

BKMT Mimika Berbagi Kasih 150 Parsel Nutrisi Tambahan Untuk Petugas Medis Covid-19

 Bantuan saat diberikan di RSUD Mimika

MIMIKA, BM

Pengurus Distrik bersama Pengurus Daerah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Mimika menunjukan kepedulian dan cinta mereka kepada para petugas medis yang selama ini menjaga, merawat dan menyembuhkan pasien Covid-19 di Timika.

Perhatian talih kasih ditunjukan dengan memberikan bantuan berupa 150 paket parsel nutrisi tambahan kepada petugas kesehatan di RSUD, Shelter dan Public Safety Center (PSC) 119.

Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua BKMT Distrik Mimika Baru, Hj. Herlina Hafid didampingi Wakil Ketua I dan Sekretaris Umum BKMT Kabupaten Mimika, drh Sabelina Fitriani dan Tuty Kaliki SE bersama badan pengurus lainnya.

Sekretaris Umum BKMT Kabupaten Mimika, Tuty Kaliki mengatakan BKMT adalah organisasi muslimah yang terstruktur dari pusat sampai ke daerah yang bergerak di bidang dakwah, keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

Ketua BKMT Mimika Baru menyerahkan bantuan ke dr Jeanate

Di Kabupaten Mimika, BKMT telah memiliki tingkatan kepengurusan di 5 distrik yakni Mimika Baru, Wania, Mimika Timur, Mimika Barat dan Distrik Kuala Kencana.

Di masa pandemi Covid-19 ini, DKMT Mimika sebelumnya telah melakukan dua kegiatan bhakti sosial berupa pemberian 220 paket sembako melalui BKMT Distrik Wania kepada masyarakat di Distrik Wania yang berkekurangan (17-20/4) dan memberikan santunan takmir kepada pengurus 30 masjid di Mimika (8/5).

“Ini merupakan rangkaian kegiatan bhakti sosial kami yang merupakan bagian dari program BKMT daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua BKMT Mimika Baru, Hj. Herlina Hafid mengatakan apa yang mereka berikan diharapkan dapat menjadi berkat bagi para petugas kesehatan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam memerangi Covid-19 di Mimika.

“Jangan dilihat dari nilai bantuan yang kami berikan. Ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap petugas medis atas apa yang selama ini kalian lakukan untuk masyarakat. Terimakasih buat kalian semua karena kalian adalah pahlawan kami. Kami hanya mendoakan agar semua petugas medis selalu sehat, kuat dan selamat dalam memberikan pelayanan di tengah badai ini,” ungkapnya.

Penyerahan bantuan di Smelter

Mewakili direktur dan manajemen RSUD, dr Jeanete menyampaikan terimakasih dan paresiasi atas perhatian yang diberikan oleh BKMT Mimika.

“Terimakasih kepada pengurus dan anggota BKMT yang sudah memberikan donasi berupa nutrusi tambahan bagi tenaga medis. Bantuan ini juga akan kami bagi kepada pasien Covid-19 yang saat ini sedang di rawat di RSUD. Semoga bantuan ini menjadi berkah bagi kita semua,” ungkapnya.

Di Shelter, Penanggungjawab Logistik Marthina Siska Magai didampingi para perawatnya juga menyamapaikan terimakasih atas kunjungan kasih ini.

“Terimakasih atas kepedulian ini. Bantuan selama ini biasa datang untuk pasien dan baru kali ini ada bantuan diluar pemerintah yang diberikan khusus untuk petugas kesehatan di sini. Terimakasih ibu-ibu BKMT Mimika. Kami di sini juga kerja dibagi dalam 3 shift dan sebagian petugas kami bertugas di Gor MSC,” ungkapnya.

Kunjungan BKMT Mimika di Public Safety Center (PSC) 119 diterima oleh dr Ahmad Jayadilaksana Putra Koli dan pegawai Dinas Kesehatan Mimika.

Foto bersama usai penyerahan bantuan di PSC 119

Mewakili dr Evelyn dan Plt Kadis Kesehatan Reynold Ubra, dr Ahmad menyampaikan terimakasih untuk ibu-ibu BKMT. Menurutnya, bantuan yang diberikan merupakan bentuk perhatian yang luar biasa kepada petugas kesehatan di PSC 119.

“Kami juga berharap agar ibu-ibu membantu kami mengingatkan keluarga dan masyarakat agar menaati anjuran pemerintah tentang Stay At Home dan Social Distancing untuk memutuskan mata rantai penularan virus Covid-19 di Mimika,” ungkapnya.

Kepada BeritaMimika, di akhir kegiatan Ketua BKMT Mimika Baru, Hj. Herlina Hafid mengatakan 150 paket parsel nutrisi ini diberikan ke RSUD sebanyak 50 paket, Shelter 70 dan PSC 119 30 paket.

“Ini bantuan yang saat ini dapat kami berikan. Kami akan berembuk bersama lagi dengan badan pengurus, kalau ada kelebihan dan rejeki, kami akan berupaya untuk memberikan bantuan kasih juga kepada yang lain terutama kepada masyarakat yang sangat membutuhkan,” ujarnya. (Ronald

6 Pasien RS Tembagapura Sembuh Dari Covid-19

Mimika juga ada penambahan 4 kasus positif Covid-19, Rabu (13/5)

MIMIKA, BM

Upaya luar biasa yang terus dilakukan PT Freeport Indonesia melalui Tim Dokter Penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Tembagapura, guna melindungi karyawannya, perlahan mulai membuahkan hasil.

Pada malam ini, Rabu (13/5), sebanyak 6 pasien dari RS Tembagapura dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Mereka adalah pasien 048 inisial IDG, 050 inisial KRG, 052 inisial IKR, 054 inisial RSW, 060 inisial AGJ dan pasien 062 inisial EPS.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pemda Mimika, Reynold Ubra kepada wartawan Mimika via pesan whatssap group Team Pers Update Covid-19, Rabu malam.

“Sebelumnya kami mohon maaf jika terdapat selisih kumulatif kasus Covid-19 dan kumulatif kasus sembuh hari ini dengan data provinsi. Kesalahan ini masih bisa dikontrol namun ini merupakan salah satu kelemahan jika data yang di publikasi terlebih dahulu belum di verifikasi dengan kabupaten dan ini akan mempengaruhi data nasional,” ungkapnya.

Reynold Ubra menyampaikan hal ini karena pada pukul 17.54 Wit, Tim Gugus Tugas Provinsi Papua melaporkan bahwa Kabupaten Mimika ada penambahan 5 kasus, padahal hanya 4 kasus. Selain itu mereka pun tidak melaporkan 6 kasus yang sembuh dari Covid-19.

“Pasien sembuh hari ini semua dari RS Tembagapura. Maka secara kumulatif 23 pasien (20,18 persen) di Mimika sudah sembuh. Untuk pasien meninggal belum ada penambahan masih 2,63 persen. Jumlah Pasien Covid-19 yang sembuh dari dr RSUD berjumlah 12 Orang (52,2 persen) dan RS Tembagapura berjumlah 11 Orang (47,8 persen),” ungkapnya.

Selain pasien sembuh, hari ini juga terdapat penambahan 4 kasus baru positif Covid-29. Bukan 5 kasus seperti yang sudah diberitakan beberapa media. Dari 4 kasus baru ini, 3 berasal dari RS Tembagapura dan 1 dari RSUD.

Mereka adalah pasien 111 inisial WDY (P) alamat Wonosari Jaya Distrik Wania, pasien 112 inisial HTN (L), pasien 113 inisial NKW (L) dan pasien 114 EYE (L). Ketiganya dari Rumah Sakit Tembagapura.

“Untuk Tembagapura tidak bisa disebutkan bahwa mereka merupakan cluster Freport karena harus diidentifikasi dulu berupa pengumpulan informasi dari karyawan yang sakit kalau transmisi lokal sudah pasti terjadi karena karyawan Freeport juga adalah pelaku perjalanan sehingga bisa saja penularan dari cluster Jakarta, Makasar, Surabaya bahkan Lembang,” jelasnya.

Ia mengatakan dengan penambahan 4 kasus baru maka kumulatif kasus Covid-19 distrik Tembagapura kini menjadi 72 Kasus, Kuala Kencana 4 Kasus, Mimika Baru 17 Kasus dan Wania 21 Kasus.

“Kasus aktif berjumlah 88 dengan rincian perawatan di RSUD 19 Kasus, shelter 7 kasus, RSMM 23 dan RS Tembagapura 55 Kasus,” ujarnya.

Secara tabulasi berdasarkan jenis kelamin, Reynold Ubra mengatakan dari total 114 kasus ini, pasien laki-laki sebanyak 85 Orang (74,56 persen) dan pasien Perempuan sebanyak 29 orang (25,44 persen).

Sedangkan jika melihat tabulasi faktor usia maka rata-rata usia 42.8 tahun dengan usia termuda 15 Tahun dan usia tertua 69 tahun.

“Terkait data penduduk lokal, 8 kasus dari seluruh kasus Tembagapura adalah Orang Asli Papua (OAP),” ungkapnya.

Mimika hari ini juga terdapat penambahan PDP baru sebanyak 5 Orang yang dilaporkan oleh RSMm (1), RS Tembagapura (3) dan RS Kasih Herlina (1). Sehingga jumlah PDP berjumlah 137 Orang dengan rincian Isolasi mandiri 46 dan isolasi di RSUD 9 Orang, Shelter 1, RSMM 23 dan RS Tembagapura 55 Orang.

Sedangkan ODP terdapat penambahan baru sebanyak 10 Orang. RSMm (1), PKM Kwamki (1), PKM Pasar Sentral (1), PKM Timika Jaya (3 ) dan Tracing PE (4). Kumulatif ODP berjumlah 520 orang. 507 isolasi mandiri, 13 isolasi di Shelter dan 1 orang isolasi di RSUD.

“Kalau OTG baru hari ini ada penambahan 5 orang berdasarkan tracing kontak PE sehingga kumulatif OTG berjumlah 956 Orang dengan rincian 912 orang isolasi mandiri dan 44 orang isolasi di shelter,” jelas Reynold Ubra. (Ronald)

Top