Hukum & Kriminal

Narapidana Narkoba Jumlahnya Melonjak Di Lapas Kelas II B Timika


Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Timika, Marthen Bake Palinoan

MIMIKA, BM

Penghuni Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Timika yang berlokasi di Jalan Poros SP 5 saat ini telah tercatat sebanyak 368 warga binaan.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Timika, Marthen Bake Palinoan, mengatakan bahwa jumlah tersebut didominasi oleh narapidana kasus narkoba yang terus meningkat.

“Sampai saat ini jumlah napi yang tersangkut kasus narkoba malah melonjak. Kalau dulu kebanyakan pasokan narkoba itu dari Madura, tapi sekarang sudah banyak juga dari Sulawesi dan Kalimantan. Untuk jumlah kasus lainnya berimbang,” ujar Marthen, saat dihubungi via telepon, Rabu (21/9/2022).

Marthen menjelaskan, sejauh ini pihaknya masih memiliki keterbatasan dalam membina para tahanan. Ada beberapa kebutuhan yang diperlukan untuk memaksimalkan upaya tersebut, diantaranya klinik dan tenaga medis.

“Itu yang jadi kendala kami di Lapas, karena bagaimanapun juga warga binaan yang ada harus dapat layanan kesehatan sebelum harus dirujuk,” ucapnya.

Selain persoalan layanan kesehatan, Marthen juga menyebutkan bahwa sampai dengan saat ini Lapas Kelas II B Timika belum memiliki balai latihan kerja (BLK) untuk melatih keterampilan warga binaannya.

"Ditambah lagi di sini minim petugas lapas yang punya keahlian khusus untuk memberikan pelatihan termasuk minimnya anggaran," tuturnya.

Terkait dengan itu, Marthen mengatakan pihaknya telah mengusulkan ke Pemerintah Kabupaten Mimika sehingga ada beberapa dinas yang telah menjalin kerja sama memberikan pelatihan budidaya ikan air tawar dan pertanian.

“Untuk sementara kami fokus pelatihan budidaya ikan air tawar. Ada juga latihan pertanian khusus holtikultura,” pungkasnya. (Ade)

Jambret Kembali Beraksi, Ketahuan, Warga Kasih Bogem Mentah

Ilustrasi penjambret yang dihajar warga 

MIMIKA, BM

Seorang pemuda mendapat bogem mentah dari warga karena kepergok menjambret tas milik seorang wanita pada Minggu (18/9) malam di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di pertigaan menuju Jalan Sam Ratulangi.

Korban jambret adalah seorang wanita yang sedang mengendarai kendaraan. Diduga pelaku sudah mengikuti korban dan sesampai di lokasi kejadian pelaku langsung berusaha merampas tas milik korban.

Sempat terjadi tarik menarik antara korban dan pelaku yang akhirnya membuat korban terjatuh dan mengalami luka lecet di kaki dan bagian pipi.

Melihat kejadian tersebut warga disekitar lokasi memberikan bogem mentah dan berhasil menangkap pemuda tersebut. Selanjutnya pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Mimika Baru pun langsung merespon dan mengamankan pemuda tersebut ke sel tahanan.

Kapolsek Mimika Baru melalui Kanit Reskrim, Ipda Yusran saat ditemui Senin (19/9) di Kantor Polsek Mimika Baru membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Memang benar dan sekarang sudah diamankan untuk diproses,"ungkapnya.

Atas kejadian tersebut, dirinya memberikan himbauan kepada masyarakat khususnya wanita agar selalu berhati-hati saat keluar malam disaat melakukan aktifitas. (Ignas)

Polres Mappi Musnahkan Berbagai Jenis Miras Dan Ungkap Penangkapan 2 Tersangka Kasus Narkoba

Pemusnahan berbagai jenis miras dilakukan di Mapolres Mappi

MAPPI, BM

Penjabat Ketua TP - PKK Kabupaten Mappi, Ny Stefanie Gomar bersama sejumlah pengurus PKK menghadiri Konferensi pers pengungkapan kasus narkoba dan pemusnahan Minuman Keras (Miras) bermerek dan Miras Lokal (Milo) di Mapolres Mappi.

Konferensi Pers dipimpin Kapolres Mappi dihadiri asisten III Setda Mappi, Pabung Kodim 1707, Perwakilan Yonif Raider 600/Modang, Ketua KONI, Ketua Bhayangkari, Danramil Obaa, Ketua LMA, Ketua KNPI, Kepala Dinas Kesehatan, dan perwakilan TNI/Polri lainnya.

Kapolres Mappi AKBP Damianus Dedy Susanto menjelaskan, berdasarkan undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, tim khusus Polres Mappi berhasil melakukan penangkapan tersangka pemilik narkotika jenis sabu berinisial LC (29) tahun dan HS (34) tahun pada tanggal 11 Agustus 2022 lalu.

“Dua tersangka ditangkap oleh tim khusus Polres Mappi dengan BB sebanyak 11 bungkus plastik bening kecil dan 1 bungkus plastik bening besar. Narkotika jenis sabu ini beratnya 1,93 gram, dan dua bungkus narkotika jenis sabu yang dikemas dalam plastik bening berat 0,20 gram,” kata AKBP Damianus.

Kapolres menerangkan kedua tersangka dikenakan pasal 114 ayat 1. Dan pasal 112 ayat 1.

Terkait kronologis, KBO Sat Narkoba Pokres Mappi, Aiptu I. Ruruk menuturkan bahwa kedua tersangka pemilik narkotika jenis sabu ini memesan dari kenalan yang ada di Kabupaten wajo, Sulawesin Selatan.

Pesanan tersebut kemudian didatangkan melalui salah satu jasa pengiriman barang ke Kabupaten Merauke yang selanjutnya didatangkan ke Kepi Kepi melalui penerbangan udara.

Pengiriman ini merupakan pengiriman ketiga dimana yang pertama dan kedua lolos dari pantauan, sedangkan pengiriman ketiga berhasil ditangkap oleh anggota Polres Mappi.

Dari pengakuan tersangka, pengiriman pertama dan kedua untuk mereka konsumsi, sedangkan pengiriman ketiga narkotika tersebut mau dijual untuk mengembalikan modal yang sudah mereka keluarkan.

"Saat ini sudah dalam proses pengiriman berkas ke kejaksaan Merauke. Dan tersangka masih ditahan di Sel tahanan Polres sambil menunggu proses selanjutnya,” ucapnya.

Sementara itu, terkait minuman keras, AKBP Damianus menjelaskan bahwa minuman keras yang dimusnakan merupakan hasil sitaan dari operasi rutin yang dilakukan oleh anggota Polres Mappi sejak bulan Februari hingga Agustus 2022.

Anggota Polres Mappi berhasil mengamankan  502 botol miras berbagai jenis diantaranya sopi, anggur merah java, wisky robinson, bir bintang, milo kaki anjing, bronson, anggur merah orangtua dan soju.

Miras berbagai jenis ini didapatkan dari beberapa pelaku berbeda pada waktu dan tempat yang berbeda.

Dalam operasi rutin ini, khusus miras, anggota Polres Mappi juga berhasil mengamankan dua tersangka yakni RG dan AR.

Sementara miras lainnya didapatkan tanpa pemilik karena saat melakukan sweeping pemiliknya telah melarikan diri dan meninggalkan BB di Tkp. BB tersebut langsung diamankan pihak kepolisian. (Red)

Top