Hukum & Kriminal

Kapolres Mimika Pimpin Sertijab PJU, Wakapolres Hingga Kapoksek Berganti

Kapolres Mimika Pimpin Sertijab PJU, Wakapolres Hingga Kapoksek Berganti

MIMIKA, BM

Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak memimpin langsung upacara serah terima jabatan sejumlah pejabat (PJU) di jajaran Polres Mimika yang dilaksanakan di Mako Polres Mimika Jalan Agimuga Mile 32 pada Senin (24/8/2026).

Kapolres Mimika AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak dalam amanatnya saat memimpin sertijab menegaskan bahwa pergantian jabatan merupakan hal yang biasa dalam dinamika organisasi Polri, sekaligus menjadi bagian dari penyegaran serta kesempatan bagi personel untuk mengembangkan karier dan menambah pengalaman di tempat tugas yang baru.

“Serah terima jabatan ini merupakan hal yang biasa. Selain untuk mewujudkan dinamika dan penyegaran dalam suatu organisasi, juga memberikan kesempatan bagi personel Polri untuk mengembangkan karier maupun menimba pengalaman di tempat tugas yang baru,”kata Kapolres Mimika AKBP Alfredo.

Kapolres mengatakan, setiap anggota Polri harus selalu siap melaksanakan tugas dan tanggung jawab di mana pun dan kapanpun. Pergantian jabatan juga merupakan kebijakan pimpinan yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi serta kinerja yang telah diberikan selama menjalankan tugas.

“Walaupun baru satu bulan bekerja dengan saya, saya cukup menilai bahwa rekan-rekan luar biasa. Kinerjanya luar biasa dan bagus, bisa membantu saya selama satu bulan ini,”ujarnya.

Ia berharap para pejabat lama dapat mempertahankan kinerja positif dan dedikasi yang telah ditunjukkan, serta semakin sukses dalam perjalanan kedinasan maupun pengembangan karier di tempat tugas yang baru.

Sementara kepada pejabat yang baru, Kapolres menyampaikan selamat bergabung sekaligus selamat atas promosi jabatan yang dipercayakan oleh pimpinan Polri.

Kapolres meminta seluruh pejabat baru segera menyesuaikan diri dan tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi.

“Saudara harus segera cepat menyesuaikan. Sudah bukan lagi belajar, tapi langsung running. Tidak ada kata pengenalan-pengenalan dulu. Karena di sini sudah bukan masanya pacaran,” tegasnya.

Kapolres juga meminta agar proses serah terima informasi dari pejabat lama kepada pejabat baru dilakukan secara maksimal. Seluruh hal yang menjadi perhatian pimpinan, termasuk pekerjaan dan informasi penting, harus disampaikan secara terbuka agar pejabat baru dapat segera melanjutkan tugas.

“Apa yang menjadi turunan, segera minta sama yang lama. Yang lama jangan pelit-pelit sama ilmu dan informasi. Berikan semua apa yang menjadi atensi saya kepada yang baru, sehingga yang baru bisa segera menyesuaikan diri dan menjalankan tugas,”tuturnya.

Karena itu, ia meminta seluruh personel memanfaatkan setiap amanah jabatan dengan sebaik-baiknya dan memberikan kinerja terbaik selama dipercaya mengemban tanggung jawab.

“Selama kita menjabat, laksanakan sebaik mungkin dan tetap lakukan yang terbaik, apa pun itu, lakukan yang terbaik,”ungkapnya.

Pergantian tersebut diharapkan semakin memperkuat soliditas dan kinerja organisasi Polres Mimika dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Mimika.

Adapun sejumlah pejabat struktural Polres Mimika yang mengalami pergantian, yakni:

1. Wakapolres Mimika: Kompol Jaihot Limbong, sebelumnya Pamen Polda Papua Tengah, menggantikan Kompol Junan Plitomo.
2. Kabag Ops: AKP Yulius Harikatang menggantikan Kompol Henri Korwa.
3. Kabag SDM: AKP Paulus Randeratu menggantikan Kompol Saidah.
4. Kasubag Binopsnal Bag SDM: AKP Andi Batilu menggantikan AKP Devrizal.
5. Kasat Intelkam: AKP Safri Patenrengi menggantikan AKP Gatot Tri Gunawan.
6. Kasat Polairud: Iptu Kristinus Psakor menggantikan AKP Manase Mawosi Sayori.
7. Kasatlantas: Iptu Rudolf Sormin Kakanga menggantikan AKP Burhanudin Buton.
8. Kasatreskrim: AKP Putut Yudha Pratama menggantikan AKP Ibnu Rudihartono.
9. Kapolsek Mimika Baru: AKP Boby Pratama menggantikan AKP Mattinete.
10. Kasat Binmas: AKP Budiman Sianturi menggantikan AKP Yakobus Sera Ayatanoi.
11. Kasatnarkoba: AKP Habibi Cendrawasih Solosa menggantikan Iptu Yakobus Rante Limbong.
12. Kasat Tahti: Ipda Handry Wissinger Titalei menggantikan Ipda Poltak Gultom.
13. Kapolsek Mimika Barat Jauh: Iptu Ronniy Monim menggantikan Ipda Ridwan Sabar.
14. Kapolsek Kawasan Pelabuhan Pomako: Iptu Teguh Krisandi Farda menggantikan Iptu Fritz Gerard M. Nanlohi. (Shanty Sang)

Identitas 9 Korban Dugaan Penyanderaan di Jila Terungkap, Polisi Siapkan Tim dan Backup Brimob

Kapolres Mimika AKBP Alfredo Rumbiak

MIMIKA, BM

Situasi keamanan di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, kembali menjadi perhatian setelah adanya laporan dugaan penyanderaan terhadap sejumlah perempuan dan anak-anak di Kampung Pasir Putih.

Kapolres Mimika AKBP Alfredo Rumbiak membenarkan adanya informasi tersebut. Polisi juga telah memperoleh identitas sejumlah warga yang diduga menjadi korban.

“Benar informasi yang kami dapat di lapangan dari anggota kami di Polsek. Sudah ada nama-nama yang disandera, berusia rata-rata 13 sampai 17 tahun,” kata Kapolres Alfredo, Rabu (19/8/2026). 

Sembilan nama yang disebut dalam laporan awal yakni Nemerina Wamang (17), Alin Mesawarol (kelas 6 SD), Nopi Aim (kelas 4 SD), Opinte Mesawaro (kelas 3 SD), Yotina Senawatme (18), Meria Nibilingame (15), WenanKatagame (18), Ilimin Onawame (18), dan Miante Nibilingame (13).

Untuk memastikan kebenaran informasi sekaligus mengetahui kondisi para korban, Polres Mimika akan mengirimkan tim ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Selain itu, personel Brimob disiapkan sebagai backup untuk memperkuat pengamanan di wilayah Polsek Jila.

Informasi dugaan penyanderaan tersebut pertama kali diterima Koramil 1710-05/Jila dari masyarakat pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 13.40 WIT. Aparat kemudian melakukan pendalaman guna memastikan laporan tersebut serta kondisi warga yang disebut sebagai korban.

Dalam laporan awal, seorang warga juga disebut mengalami luka tembak di bagian perut hingga meninggal dunia. Jenazah korban kemudian dievakuasi bersama masyarakat Distrik Jila untuk menjalani prosesi adat pembakaran atau kremasi.

Sementara itu, seorang warga lainnya dilaporkan dibuang ke sebuah jurang. Korban mengalami patah kaki, namun berhasil dievakuasi masyarakat dan dibawa ke Kampung Pilikogom, Distrik Jila, untuk mendapatkan penanganan.

Hingga kini, aparat keamanan masih melakukan verifikasi dan pendalaman di lapangan. Pengiriman tim serta penguatan personel Brimob dilakukan untuk memastikan keamanan masyarakat sekaligus mengungkap fakta sebenarnya di balik laporan dugaan penyanderaan tersebut. (Shanty Sang)

Polisi Ajak Keluarga Korban Percayakan Penanganan Kasus kepada Aparat

Suasana berlangsungnya pertemuan

MIMIKA, BM

Kepolisian mengajak keluarga almarhum Jaren Wamang Magai dan para tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, menyusul penanganan kasus dugaan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan yang berlangsung di Timika, Mimika, Papua Tengah, Rabu (5/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kabag Ops, Kasat Samapta, dan Kapolsek Kwamki Narama meminta para tokoh masyarakat agar berperan aktif mengendalikan warga serta mengimbau keluarga korban untuk menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada pihak kepolisian.

Pihak kepolisian menjelaskan bahwa kasus tersebut merupakan tindak pidana murni dan proses penyelidikan terus berjalan. Polisi juga menyampaikan bahwa identitas sejumlah terduga pelaku telah dikantongi sebagai bagian dari proses penegakan hukum.

Selain itu, kepolisian menegaskan agar tidak ada pihak yang mengaitkan peristiwa tersebut dengan isu perang suku. Hal itu mengingat sebelumnya telah dilaksanakan prosesi perdamaian yang ditandatangani oleh tokoh dari kedua belah pihak sebagai bentuk komitmen menjaga keharmonisan dan mencegah konflik meluas.

Polisi juga membuka ruang komunikasi kepada masyarakat. Apabila terdapat aspirasi maupun persoalan yang perlu disampaikan, masyarakat dipersilakan menyampaikannya melalui jalur yang telah disediakan agar dapat diteruskan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti.

Sementara itu, keluarga almarhum Jaren Wamang Magai menyampaikan harapan agar bantuan bahan makanan bagi keluarga duka disalurkan langsung ke rumah duka. Keluarga juga meminta agar pagar yang dibangun oleh Kelompok Niwigelan segera dibongkar.

Keluarga berencana menggelar pertemuan internal untuk membahas persoalan tersebut. Hasil kesepakatan nantinya akan disampaikan secara terbuka di lokasi bekas pertikaian agar diketahui oleh pihak kepolisian maupun pemerintah.

Dalam pertemuan itu, keluarga almarhum turut didampingi oleh Waemum Bapak Naop Dang. Pertemuan tersebut merupakan bagian dari pendekatan persuasif yang dilakukan kepolisian agar keluarga korban dapat menerima proses hukum yang sedang berjalan sekaligus mengajak masyarakat untuk tidak melakukan aksi-aksi kekerasan.

Kepolisian menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi perhatian dan akan diteruskan kepada pimpinan sesuai mekanisme yang berlaku. Namun demikian, keberhasilan menjaga keamanan juga memerlukan dukungan aktif seluruh elemen masyarakat agar situasi kamtibmas di Timika tetap aman, damai, dan kondusif. (Nuel)

Top