Hukum & Kriminal

Pastikan Kesiapsiagaan Personel dan Sarpras di 6 Pos, Kapolres Lakukan Pengecekan

Kapolres Mimika saat meninjau 6 Pos yang ada di wilayah Mimika.

MIMIKA, BM

Untuk memastikan kesiapsiagaan personel dan sarana dan prasarana (sarpras) di 6 pos, Kapolres Mimika,AKBP Billyandha Hildiario Budiman melakukan pengecekan langsung pada Selasa (22/12/2025).

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman menyampaikan bahwa pengecekan 6 pos, baik pos pelayanan, pos terpadu maupun pos pengamanan yaitu untuk mengecek kesiapsiagaan baik personel maupun sarpras.

"Jadi kita di Timika ini ada 6 pos, diantaranya dua pos pelayanan yaitu di bandara dan pelabuhan Pomako, kemudian 1 pos terpadu di Pasar Sentral dan 3 pos pengamanan di SP2, Diana dan Pasar Lama," katanya seusai melakukan pengecekan ke 6 pos.

Lanjutnya, “Alhamdulillah untuk sarana prasarana cukup memadai dan personelnya juga sudah siap," sambung Kapolres.

Menurut AKBP Billy, dengan adanya pos ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat khususnya nanti pada saat malam Natal, hari Natal maupun malam Tahun Baru.

"Harapan kami dengan adanya pos pengamanan ini masyarakat bisa nyaman dan tenteram dalam hal merayakan misa Natal dan merayakan pergantian Tahun Baru 2026," ujarnya. (Ignasius Istanto)

Personel Gabungan Berhasil Gagalkan Pengiriman Sabu-sabu ke Puncak

Tim Opsnal Sat Resnarkoba saat mengamankan para pelaku di Mako Polres Mimika, Mile 32.

MIMIKA, BM

Personel gabungan baik Polsek Kawasan Bandara Mozes Kilangin Timika dan personel TNI AU (Lanud) berhasil menggagalkan upaya pengiriman narkotika jenis sabu melalui Terminal Cargo Bandara UPBU Mozes Kilangin Timika dengan tujuan Kabupaten Puncak, Ilaga, Senin (22/12/2025).

Kapolsek Kawasan Bandara Ipda Yusran Jaya Milu saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

"Benar tadi pagi sekitar jam 06.00 WIT kita amankan satu paket sabu-sabu yang hendak dikirim ke Kabupaten Puncak. Jadi tadi waktu ditemukan itu mereka titip sama orang. Untuk lebih jelasnya nanti disampaikan Satresnarkoba," ujarnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona menerangkan bahwa berdasarkan keterangan awal paket sabu-sabu tersebut diketahui dikirim oleh seseorang berinisial GR, dengan tujuan pengiriman ke Kabupaten Puncak, Kota Ilaga.

GR pun akhirnya diamankan di Kantor Polsek Kawasan Bandara Moses Kilangin Timika. Selanjutnya diinformasikan ke Sat Resnarkoba Polres Mimika.

Setelah menerima informasi tersebut, Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Mimika dipimpin KBO Iptu Heri Setiabudi langsung bergerak menuju Polsek Kawasan Bandara untuk melakukan koordinasi dan pendalaman.

Dari keterangan awal terhadap GR, dirinya (GR) menerangkan bahwa paket narkotika jenis sabu tersebut bukan miliknya, melainkan milik rekannya berinisial NT.

Usai mendapatkan pengakuan dari GR, tim pun melakukan pengembangan dan pengejaran ke alamat dimaksud. Tim pun akhirnya berhasil mengamankan dua orang pelaku, yakni NT dan IW di sebuah kamar kos di wilayah Jalan SP 2,Jalur 2 Timika.

"Dari hasil interogasi, tersangka NT mengakui bahwa paket narkotika jenis sabu yang diamankan di kargo Bandara Moses Kilangin Timika tersebut adalah miliknya dan rencananya akan dikirim melalui tersangka GR ke Kabupaten Puncak, Kota Ilaga," terang Hempy.

Lanjut Hempy, tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Mimika bersama Kapolsek dan personel Polsek Kawasan Bandara Moses Kilangin Timika melakukan koordinasi dengan TNI AU (Lanud) untuk proses penyerahan barang bukti yang sebelumnya diamankan.

"Setelah seluruh rangkaian koordinasi selesai, ketiga tersangka beserta barang bukti dibawa ke Polres Mimika Mile 32 guna menjalani proses hukum lebih lanjut,"katanya.

Dengan adanya hal tersebut, ditegaskan Iptu Hempy bahwa Polres Mimika telah berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika, khususnya yang memanfaatkan jalur transportasi udara.

"Polres Mimika juga mengimbau masyarakat agar berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya tindak pidana narkotika di lingkungan sekitarnya,"tegasnya. (Ignasius Istanto)

Wujudkan Nataru Damai, Polres Mimika Mulai Laksanakan Operasi Lilin 2025

Kapolres Mimika saat menyematkan pita kepada perwakilan yang terlibat dalam Operasi Kepolisian Terpusat "Lilin 2025".

MIMIKA, BM

Kepolisian Resor (Polres) Mimika menggelar apel pasukan Operasi Kepolisian Terpusat "Lilin 2025", di gedung Graha Eme Neme Yauware, Jumat (19/12/2025).

Hal ini untuk memastikan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) berjalan aman dan kondusif.

Gelar apel pasukan yang dipimipin Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, dihadiri pada Komandan Satuan (Dansat) TNI/Polri se- Mimika serta instansi terkait lainnya, yakni SAR Timika, Satpol PP, dan Senkom.

Kapolri Drs. Listyo Sigit Prabowo dalam amanatnya yang dibacakan Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman bahwa apel gelar pasukan Operasi Lilin 2025 ini dilakukan
secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Apel gelar pasukan merupakan bentuk
pengecekan akhir kesiapan personel maupun
sarpras yang akan digunakan selama pelaksanaan operasi, sehingga diharapkan seluruh kegiatan pelayanan perayaan Natal 2025 serta Tahun Baru 2026 dapat berjalan dengan optimal.

Sebagaimana diketahui bersama, perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan salah satu agenda nasional yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

Momentum Nataru dimanfaatkan masyarakat untuk beribadah, serta berkumpul dan berlibur bersama keluarga, sehingga berdampak pada meningkatnya mobilitas dan aktivitas masyarakat di berbagai daerah.

Sejalan dengan peningkatan mobilitas tersebut,
berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Nataru tahun 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, meningkat sebesar 7,97 persen atau 8,83 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya.

Di sisi lain, berdasarkan informasi BMKG, terdapat 3 sistem siklonik di sekitar wilayah Indonesia yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. Kondisi tersebut beriringan dengan prediksi puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung pada periode November 2025 hingga
Februari 2026, sehingga meningkatkan potensi
terjadinya peristiwa bencana alam.

Situasi ini tentunya menuntut kesiapsiagaan yang lebih tinggi, sehingga pelayanan Nataru tahun ini harus dilaksanakan secara ekstra dibandingkan tahun- tahun sebelumnya, mulai dari aspek pengamanan, pelayanan, hingga respons cepat terhadap berbagai permasalahan di lapangan demi memberikan rasa aman
dan nyaman bagi masyarakat.

Sebagai wujud kesiapsiagaan tersebut, Polri dengan didukung stakeholder terkait menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi “Operasi Lilin 2025” yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 20 Desember 2025 sampai dengan 2 Januari 2026.

Operasi ini melibatkan 146.701 personel gabungan yang terdiri dari 77.637 personel Polri, 13.775 personel TNI dan 55.289 personel dari Instansi terkait lainnya.

Selain itu, dalam rangka mendukung pelaksanaan operasi, telah dipersiapkan 2.903 posko, yang terdiri dari 1.807 Pos Pam, 763 Pos Yan, dan 333 Pos Terpadu yang tersebar di seluruh wilayah guna melakukan pelayanan pada 44.436 objek, antara lain gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, tempat wisata maupun lokasi perayaan tahun baru.

Lanjut Kapolres melalui amanat Kapolri bahwa dalam rangka pelayanan Nataru tahun ini,Polri bersama stakeholder terkait telah melakukan pemetaan terhadap berbagai potensi permasalahan, baik di bidang kamseltibcarlantas, maupun bidang lain yang
berpotensi mengganggu kamtibmas dan
kelancaraan perayaan Nataru.

"Saya ingin tekankan kembali, bahwa keberhasilan pelayanan Nataru merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu, terus tingkatkan soliditas dan sinergisitas dalam pelaksanaan tugas, karena hal tersebut merupakan kunci utama kesuksesan penyelenggaraan sebuah operasi,'ujar Kapolres melalui amanat Kapolri.

Tak lupa Kapolri juga berpesan kepada seluruh personel agar senantiasa menjaga kesehatan. Jadikan pelayanan Nataru sebagai sebuah kebanggaan dan niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ladang ibadah. (Ignasius Istanto)

Top