Hukum & Kriminal

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan Gadis SMP di Kaugapu


Kapolsek Mimika Timur AKP Matheus Tenggu Ate

MIMIKA, BM

Merasa ada kejanggalan atas kejadian menimpa seorang siswi SMP (17) yang menyebabkan hingga meninggal dunia. Kapolsek Miktim bersama anggotanya melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Penyidikan lebih lanjut dikarenakan hasil visum luar itu ditemukan bekas aniaya dibagian muka, lebam di bagian rusuk kanan serta luka di pipi kiri.

Sehingga dari hasil penyelidikan, polisi mendapati satu nama yang adalah mantan pacar korban berinisial H (18). Kemudian polisi melakukan pencarian dan akhirnya berhasil ditangkap dikediamannya di SP8 dan langsung dibawa ke Polsek untuk diintrogasi.

"Pelaku (H) ini sempat tidak mengaku, namun dikembangkan lagi akhirnya dia mengakui perbuatannya. Dia setelah aniaya korban,juga menyetubuhi korban,"ungkap Kapolsek Mimika Timur AKP Matheus Tenggu Ate, Senin (9/11/2022) malam.

Kata Kapolsek, motif dari kasus ini karena pelaku sakit hati melihat korban bersama laki-laki lain sedang joget atau goyang bersama diacara.

"Pengakuan pelaku juga bahwa dirinya dengan korban pernah jalin hubungan pacaran selama 2 tahun, dan baru putus dua minggu yang lalu. Pelaku juga mengakui BB berupa pakaian dalam (CD) yang ditemukan di TKP itu adalah miliknya,"kata Matheus.

Atas perbuatannya, menurut mantan Kasat Shabara ini pelaku dijerat pasal 351 ayat 2 KUHPidana dengan ancaman 10 tahun penjara.

"Pelaku sudah diamankan di rutan Polres Mimika 32,"ungkapnya.

Diterangkan Kapolsek Mimika Timur, kasus ini pertama kali diperoleh anggotanya atas laporan dari guru SD YPPK Kaugapu-Mapurujaya, bahwa ada seorang perempuan tanpa busana ditemukan di WC yang sementara dibangun.

"Saat anggota bergerak dan tiba ke TKP, anggota temukan korban dalam posisi tengkurap tanpa busana. Karena kondisi korban seperti begitu,anggota koordinasikan dengan pihak sekolah untuk menutupi tubuh korban,"terangna.

Lanjutnya,"Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Mapurujaya guna mendapatkan pertolongan. Namun saat evakuasi, kondisi korban tidak memungkinkan sehingga diminta untuk dirujuk ke RSUD Mimika dan setelah tiba di RSUD korban sudah tidak bernyawa,"sambungnya.

Disampaikan Kapolsek, bahwa korban juga diketahui tercium aroma bau minuman keras.

"Pengakuan pelaku bahwa dia bawa korban ke TKP dan melakukan perbuatanya itu tadi pagi sekitar pukul 01.30 wit dini hari,"ujarnya. (Endy Langobelen/Ignasius Tanto)

Polsek KP3 Poumako Tidak Temukan Penumpang Bawa Milo Saat Kapal Masuk


Situasi saat KM Tatamailau masuk di pelabuhan Poumako

MIMIKA, BM

Antisipasi masuknya barang terlarang seperti minuman keras jenis lokal yang sering masuk melalui pelabuhan Poumako, personil Polsek KP3 Poumako terus melakukan pengawasan secara ketat.

Alhasilnya saat KM Tatamailau dari Merauke masuk ke pelabuhan Poumako Selasa (8/11/2022), personil KP3 Poumako tidak mendapati adanya barang terlarang yang dibawa oleh penumpang.

"Hari ini nihil, karena kapal yang masuk inikan mau keluar dari wilayah Papua. Jadi pengawasannya juga tidak terlalu ketat, yang biasa kita temukan barang terlarang itu ketika kapal yang membawa penumpang dari luar masuk ke Papua," ungkap
Kapolsek KP3 Poumako, Ipda Wiklif Souter Rumere.

Ditambahkan Kapolsek KP3 Poumako bahwa selain pengawasan terhadap barang bawaan penumpang kapal jenis miras lokal yang masuk melalui pelabuhan Poumako, pihaknya juga terus melakukan sweeping terkait adanya peredaran miras lokal di wilayah Poumako.

"Seperti minggu lalu dimana kita bersama Satres narkoba sudah musnahkan miras lokal. Kita tetap lakukan pengawasan terus apalagi saat bulan Desember nanti,"ujar Souter panggilan akrabnya. (Ignasius Istanto)

Sepanjang Oktober Tercatat 1322 Pemohon Baru dan Perpanjangan SIM di Satlantas Mimika

Kasat Lantas Polres Mimika, AKP Darwis

MIMIKA, BM

Salah satu aturan berlalu lintas yang wajib bagi semua pengendara adalah memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM), karena jika pengendara tidak memiliki SIM maka pengendara belum sah untuk di katakan sebagai pengemudi.

Sehingga untuk menyadarkan para pengendara, Satuan Lalu Lintas Polres Mimika terus melakukan giat razia sistem hunting terkait kelengkapan saat berkendara khususnya SIM.

Oleh karena itu masyarakat khususnya yang mempunyai kendaraan mulai sadar untuk miliki SIM. Tercatat untuk bulan Oktober, masyarakat antusias membuat SIM.

"Untuk rekapan data pemohon baru maupun yang perpanjangan SIM itu tercatat sebanyak 1322, jumlah itu untuk bulan Oktober saja. Kalau untuk rekapan dari bulan Januari sampai Oktober itu secara persis saya tidak hafal karena saya juga baru menjabat," kata Kasat Lantas Polres Mimika, AKP Darwis.

Menurutnya jumlah tersebut dikarenakan salah satunya Satlantas giat melakukan razia sistem hunting.

"Jadi pada saat lakukan giat tersebut kita juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya tata tertib berlalu lintas," ujar Darwis.

Ditambahkan Kasat Lantas bahwa pihaknya juga membantu masyarakat yang mana tempat tinggalnya jauh dari kota, Satlantas akan melayani dengan menggunakan mobil SIM keliling.

"Ini untuk mempermudah pelayanan masyarakat dengan mendatangi. Biasanya kita koordinasikan dengan Bhabinkamtibmas setempat yang sampaikan ke kita bahwa ada banyak pemohon untuk pengurusan SIM, ungkap Kasat Lantas Polres Mimika, AKP Darwis. (Ignasius Istanto)

 

 

 

Top