Hukum & Kriminal

Jabat Kapolsek Miru Yang Baru, AKP Oscar Berencana Perkenalkan Diri Dengan Masyarakat

Kapolsek Mimika Baru, AKP Oscar Fajar Rahadian

MIMIKA, BM

Kepolisian Sektor Mimika Baru kini memiliki komandan baru, namanya AKP Oscar Fajar Rahadian.

Di awal tugasnya sebagai Kapolsek Mimika Baru, AKP Oscar berencana untuk memulainya dengan melakukan silahturahmi dengan masyarakat.

"Ini sebagai bentuk perkenalan saya. Nanti akan dijadwalkan untuk perkenalkan diri dengan masyarakat," ungkapnya Kamis (14/10).

Sejauh ini, AKP Oscar telah mengunjungi Pos Peka, mendatangi Polsek Kwamki, Mimika Tumur dan Kuala Kencana serta satuan TNI lainnya.

Katanya, sejak diberikan kepercayaan menjabat sebagai Kapolsek Mimika Baru saat ini, kota Timika sendiri termasuk daerah yang kondusif, namun masih ada beberapa permasalahan yang terjadi dikarenakan miras.

"Saya sudah ingatkan dan tekankan kepada anggota apabila melihat atau mendengar adanya sekelompok masyarakat yang berkumpul serta melakukan miras di jalan-jalan utama maka harus dibubarkan dan disuruh pulang ke rumah masing-masinh. Ini demi kenyamanan kita semua," ungkap Oscar.

Dengan membubarkan sekelompok masyarakat yang sedang mengkonsumsi miras di jalanan secara sembarangan, menurutnya merupakan tindakan preventif kepolisian.

"Kami tidak akan ragu bubarkan jika menemukan ada sekelompok warga melakukan hal itu,"ujar Oscar.

Untuk diketahui, Kapolsek Mimika Baru, AKP Oscar Fajar Rahadian ini menggantikan pejabat sebelumnya AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan yang kini menjabat sebagai Kabag Ops Polres Mimika. Pergantian Kapolsek Miru ini dilakukan sertijab sejak tanggal 29 September lalu.

AKP Oscar Fajar Rahadian sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Biak Kota. Dirinya juga pernah menjabat Kasat reskrim Polres Biak Numfor serta Kasat Reskrim Polres Jayapura. (Ignas)

Ko Takut Apa?! 600 Personel Brimob Nusantara Jaga PON XX di Timika

Terlihat sejumlah personil Brimob Nusantara saat tiba di Venue Terbang Layang untuk melakukan pengamanan

MIMIKA, BM

600 personel Brimob Nusantara, membackup Polres Mimika dalam mempertebal pengawasan dan pengamanan selama perhelatan PON XX dilangsungkan di Cluster Mimika.

Komandan Batalyon (Danyon) B Pelopor Satbrimobda Papua, Kompol Romadhona saat ditemui di Kantor Pelayanan Polres Mimika mengatakan tidak perlu ada kekhawatiran tentang situasional di Mimika.

Kata Romadhona, dari 600 personil Brimob yang ada di Timika, 300 anggota merupakan personel Brimob dari Riau, Sumatera Selatan (Sumsel) dan Sulawesi Utara (Sulut).

"Hari ini (Senin) tiba lagi sebanyak 300 personel yang terdiri dari Brimob Kalimantan Tengah (Kalteng) sebanyak 200 personel dan Brimob Sulawesi Tenggara (Sultra) sebanyak 100 personel," katanya.

Semua anggota yang tergabung dalam Brimob Nusantara dibagi untuk pengamanan di semua cabor maupun di tiap-tiap venue yang ada di Kabupaten Mimika.

"Tugas mereka lebih fokus untuk pengamanan PON hingga usai. Namun kalau ada perintah lanjut dari pimpinan, tinggal disesuaikan saja," ujar Romadhona. (Ignas)

Jambret Kembali Beraksi, Hanphone Wartawan Dijambret Dari Atas Motor

Ilustrasi penjambretan handphone (Foto Google)

MIMIKA, BM

Apa jadinya jika kejadian ini dialami oleh salah seorang atlet yang akan berlaga pada PON XX di Mimika? Ceritanya pasti panjang......

Aksi nekat mencuri di atas motor dan kemudian pergi begitu saja, kembali terjadi di bilangan Jalan Budi Utomo, Sabtu (25/9) malam sekitar pukul 20.00 Wit.

Kejadian ini dialami oleh seorang wartawan senior di Mimika sekaligus pimpinan media Gyroid, Yohannes S Nussi saat berada di atas motor ojek yang ditumpanginya.

"Habis kegiatan Bimtek (media centre-red), malamnya saya dan isteri pulang. Karena kendaraan di pakai, kami naik ojek secara terpisah. Hape saya dirampas saat mau masuk ke kompleks rumah saya," ujarnya kepada BM.

Nussi mengakui bahwa saat itu banyak kendaraan yang melintas namun para penjambret tetap berani melakukan aksi mereka. Bahkan ia dan tukang ojek yang mengantarnya tidak pernah membayangkan kejadiannya begitu cepat.

"Saya kaget karena hape saya taruh di paha, sampai di samping Lantas Timika langsung dicuri. Mereka ada dua orang dengan motor. Kita tidak bisa kejar karena padat kendaraan tapi mereka lari terobos dengan cepat," ungkapnya.

Agar kejadian tersebut tidak lagi menimpa warga yang lain maka Nussi berharap agar masyarakat jangan memperlihatkan hanpdhone saat berkendaraan.

"Saya berharap kejadian ini tidak lagi terjadi sama orang lain. Mungkin pencurinya lebih butuh hape itu dari saya jadi saya ikhlaskan saja. Ini jadi pelajaran buat kita semua untuk lebih hati-hati," harapnya.

Walau demikian, Nussi mengatakan Mimika saat ini berada dalam euforia penyelenggaraan PON XX. Ia berharap hal seperti ini juga jadi perhatian pihak keamananan.

"Mungkin dengan adanya polisi di jalan, akan sedikit memberikan rasa aman kepada semua orang dan memberikan rasa takut kepada mereka (penjambret-red) ketika mereka berencana melakukan aksi jambret. Apa jadinya kalau kejadian ini dialami oleh tamu atau atlet yang datang ke Timika?," ungkapnya. (Ronald)

Top