Ekonomi dan Pembangunan

Bansos 2023: Belum Ada Instruksi, PT Pos Indonesia Masih Proses Validasi Geotagging


Kepala Kantor Pos Indonesia Cabang Mimika, Junaidi Nur

MIMIKA, BM

Kepala Kantor Pos Indonesia Cabang Mimika, Junaidi Nur, mengatakan sampai dengan saat ini, pihaknya belum menerima instruksi mengenai bantuan sosial (bansos) untuk tahun 2023.

"Tahun 2023, sampai sekarang ini kami belum menerima instruksi baru lagi seperti apa bansos ke depannya. Baik BPNT , BLT BBM, dan lain-lain itu kami belum menerima instruksi," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (6/2/2023).

Junaidi menyampaikan bahwa PT Pos Indonesia Cabang Mimika masih sedang dalam tahap proses validasi beberapa data pada pekerjaan di tahun 2022 kemarin.

"Jadi kami ditugaskan untuk melakukan geotagging pendataan ulang terkait foto-foto rumah penerima bansos tersebut. Ini masih kami jalani mulai bulan Januari kemarin minggu kedua itu," tuturnya.

Junaidi menjelaskan, validasi geotagging ini merupakan penugasan langsung dari Kemensos. Kata dia, validasi tersebut dilakukan karena ada beberapa temuan foto rumah yang tidak sesuai sehingga perlu dilakukan perbaikan data.

Kendati demikian, dia juga mengungkapkan pihaknya tidak jarang mengalami kendala saat melakukan validasi geotagging, seperti misalnya ada beberapa masyarakat yang malah berprasangka buruk ketika rumahnya dipotret.

"Ini menjadi wajib untuk keseluruhan wilayah tetapi untuk di Papua memang tidak menjadi mandatori karena kendalanya di kita ya kadang kalau kita geotagging rumah, masyarakat itu pikirnya aneh-aneh," ungkap Junaidi.

"Mungkin dipikir kita tukang tagih utang, bisa jadi kami dipikir sebagian intel mungkin, foto-foto rumah masyarakat kan. Nah, itu kadang menjadi kendala kami di Papua," imbuhnya.

Untuk mengatasi kendala itu, PT Pos Indonesia bakal bekerja sama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mimika untuk meng-compare data dari aplikasi milik Dinsos, yaitu aplikasi Social Affair Geographic Information System (SAGIS).

*Evaluasi Kinerja Penyaluran Bansos 2022*

Lebih lanjut Junaidi menyebutkan bahwa di tahun 2022, kinerja PT Pos Indonesia Cabang Mimika pada penyaluran bansos tahap empat meningkat menjadi 90-an persen dari yang sebelumnya hanya berkisar 80 persen.

"BPNT dan BLT BBM karena memang ada beberapa pengurangan data di tahap empat ini sehingga kinerja kami ada di angka 90-an persen. Sedangkan di tahap dua dan tahap tiga itu kinerja kami itu hanya di 80 persen. Banyak yang gagal karena memang datanya masih belum di-update," jelasnya.

Selain itu, ada pun bantuan subsidi upah (BSU) dari Kementrian Ketenagakerjaan (Kemenaker) untuk 3.012 pekerja di Mimika dengan besaran Rp600 ribu per tenaga kerja yang upahnya di bawah UMR.

"Ada beberapa kendala juga, pertama adanya perbedaan data dari pemberi kerja dengan data yang keluar di kami. Kedua, jarak yang sangat jauh seperti aparat-aparat kampung dan perangkat-perangkat desa," ucapnya.

"Itu kan memang diantar di dalam kota saja, kalau untuk klaster 3 itu kami tidak bisa melakukan pengantaran harus diambil sendiri. Nominalnya juga cuma 600 ribu sehingga mungkin tidak menarik untuk diambil sendiri di kantor pos," terangnya menambahkan.

Akibat kendala-kendala tersebut, PT Pos Indonesia Cabang Mimika hanya berhasil menyalurkan sebanyak 70 persen dari jumlah penerima.

"Kami sudah berkoordinasi kemarin dengan DPMK dan sudah diinformasikan juga ke aparat kampung, tetapi memang data serapnya masih sedikit. Sehingga kinerja kami di BSU itu hanya di angka 70 persen. Itu sekitar 2.200-an. Ada sekitar 800 yang kami kembalikan ke Kemenaker," ungkap Junaidi.

Sementara itu, dikatakan bahwa terdapat juga 12 penerima bantuan sembako adaptif untuk pekerja di beberapa yayasan.

"Kalau secara nasional itu jumlahnya lumayan banyak tetapi kalau di Timika hanya 12 penerima saja yang terdaftar di bantuan sembako adaptif," katanya.

Junaidi berharap dengan berbagai evaluasi yang sudah dilakukan mengenai kendala-kendala yang ada di tahun 2022, pihaknya bersama-sama dengan Pemerintah Daerah dapat melakukan perbaikan di tahun 2023.

"Mulai dari antrian yang menimbulkan kerumunan. Jadi kami belajar terus, agar ke depannya kita bisa lebih baik dalam penyaluran dan bisa lebih tepat sasaran sehingga masyarakat bisa mendapatkan manfaatnya secara langsung. Artinya bisa menerima secara utuh uang tersebut dana yang diberikan oleh pemerintah," pungkasnya. (Endy Langobelen)

Hotel Horison Ultima Timika Hadirkan Promo di Bulan Februari

Seafood asam pedas khas Kalimantan di Hotel Horison Ultima

MIMIKA, BM

Bulan Februari dikenal sebagai bulan penuh kasih sayang karena bertepatan dengan adanya peringatan Valentine Day yang jatuh pada Selasa 14 Februari 2023.

Terkait ini, beberapa hotel mengeluarkan promosi yang bisa menjadi pilihan untuk merayakannya bersama pasangan maupun orang-orang tersayang, salah satunya adalah Hotel Horison Ultima Timika.

Sebagai salah satu hotel bintang empat, Hotel Horison Ultima Timika terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik bagi customernya dengan kembali meluncurkan inovasi bertajuk "Febulous".

“Di bulan ini kami ada 3 promo, mulai room (kamar), food (makanan), dan beverage (minuman),” kata Sales Manager Hotel Horison Ultima Timika, Ni Kadek Maretha kepada wartawan, Jumat (3/2/2023).

Untuk room, kata Maretha, Horison memiliki harga spesial, yakni Rp598 ribu per malam, ini sudah termasuk servis sarapan pagi untuk 2 orang, diskon 30 persen untuk laundry, juga 10 persen untuk FnB.

Selain itu, tamu atau pelanggan bebas menikmati beberapa akses layanan hotel, seperti internet, gym, dan kolam renang.

“Harus chek in segera, namun tergantung dari ketersediaan kamar. Namun selama masih ada kamar kita akan kasih dan itu tidak berbayar,” katanya.

Sementara tawaran food (makanan) adalah seafood asam pedas khas Kalimantan.

"Kebetulan Timika terkenal dengan produk seafood yang sangat fresh jadi kita ingin di promo food kali ini para pengunjung yang datang dari luar Timika bisa mencicipi seafood Timika yang terkenal sangat segar," Jelas Kadek.

Menurut Kadek, untuk rasanya lebih kepada asam dan pedas sesuai namanya. Menu ini ada isian ikan, udang, kepiting, cumi dan harganya hanya Rp58 ribu. Jenis kepitingnya kepiting bakau.

Menu ini juga dilengkapi dengan nasi dan kerupuk. Sementara untuk promo beverage ada Strobery cheese. Rasanya ada manis dan asamnya namun creamy, bercampur rasa gurih dari cheese.

"Untuk strobery cheese ini di bandrol dengan harga Rp38 ribu," ujarnya.

Sedangkan, untuk dessertnya mengambil kearifan lokal yakni tape tetapi dikemas lebih modern yang memberikan rasa yang unik dan baru. Menu ini dilengkapi dengan keju, coklat dan toping biskuit. Menu ini juga sama di bandrol Rp38 ribu.

Selain promo di atas, sambung Maretha, juga hadir “weekend buffe dinner” setiap Jumat dan Sabtu (malam minggu).

Untuk buffe dinner Jumat, menu yang disajikan adalah makanan khas Indonesia. Dan untuk hari Sabtu adalah barbeque western.

Cukup hanya dengan harga Rp138 ribu pengunjung sudah dapat menikmati semua menu makanan yang tersedia (only you can eat buffe).

"Ini jelas menambah suasana di akhir pekan semakin meriah, apalagi disemarakan dengan live music di Baliem Cafe," ujarya. (Shanty Sang)

Dishub Mimika Gunakan Rp27 Miliar Tahun Ini Untuk Lanjutkan Pembangunan 3 Lapter

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika, Nela Manggara

MIMIKA, BM

Dalam tahun 2023, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mimika bakal melanjutkan pembangunan tiga lapangan terbang (lapter), yakni lapter Noima, Jila, dan Hoya.

Hal itu disampaikan Kepala Dishub Mimika, Nela Manggara, saat diwawancarai awak media di terminal Pasar Sentral, Timika, Papua Tengah, Selasa (31/1/2023).

"Tahun ini kita lanjutan pekerjaan untuk lapter yang selama ini sudah dibangun, lapter Noima, Jila, dan hoya. Tahun ini akan dikerjakan lagi," ujarnya.

Dijelaskan bahwa pembangunan ketiga lapter tersebut harus terus dilakukan setiap tahun hingga selesai.

"Nanti dibangun sampai sudah selesai, pesawat sudah mendarat untuk dipakai baru kita pindah lagi ke rencana lapter yang lain," katanya.

"Karena kalau kita bangun tahun ini lalu tahun depan kita setop, maka dia akan kembali ke semula; rumput akan masuk kembali, materialnya, ya kita tidak bilang masyarakat (ambil) tapi ya kalau dia butuhkan, material tinggal-tinggal begitu, dia akan ambil," imbuhnya.

Oleh karena itu, lanjut Nela, pembangunan ketiga lapter itu mesti dilakukan dengan serius hingga benar-benar selesai.

"Untuk ke pegunungan itu kan tidak ada transportasi lain. Jalan kaki tidak bisa, pakai mobil tidak bisa. Satu-satunya adalah lewat udara. Jadi harus kita selesaikan," tuturnya.

Nela menyebutkan, pembangunan ketiga lapter tersebut bakal akan menggunakan anggaran senilai Rp9 miliar untuk masing-masing lapeter.

"Anggarannya untuk masing-masing lapter itu Rp9 miliar," ungkapnya.

Selain pembangunan lapter, Nela menyampaikan Dishub Mimika juga akan melakukan pengerukan jalur sungai di kawasan pesisir.

"Untuk di pesisir itu ada pengerukan-pengerukan alur sungai. Ada di alur sungai Kokonau-Amar dan juga Timika-Amar. Itu dikeruk semua," tukasnya.

"Semua bisa dikerjakan, tergantung dengan anggaran. Kalau kita ajukan, anggaran kalau belum disediakan, kita tetap anggarkan terus," pungkasnya. (Endy Langobelen)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top