Ekonomi dan Pembangunan

Jelang Idulfitri, Disperindag Mimika Gelar Operasi Minyak Tanah Subsidi


Tampak masyarakat sedang mengantre minyak tanah subsidi Idulfitri di Masjid Baitul Rahman, SP2, Timika, Papua Tengah, Selasa (11/4/2023).

MIMIKA, BM

Menjelang hari raya Idul Fitri 2023, Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) membuka operasi pasar minyak tanah subsidi di Masjid Baitul Rahman, SP2, Timika, Papua Tengah, Selasa (11/4/2023).

Kegiatan operasi pasar minyak tanah ini dibuka oleh Kepala Disperindag Mimika, Petrus Pali Amba, dengan secara simbolis membuka kran tangki mobil Pertamina dan mengisi minyak tanah ke dalam jerigen pelanggan pertama.

Dalam wawancara bersama awak media, Petrus menjelaskan bahwa operasi pasar minyak tanah ini merupakan program rutin tahunan yang dilakukan menjelang hari raya.

"Ini adalah salah satu program Pemda Mimika yang rutin dilakukan dalam setiap tahun, baik menjelang Idul Fitri maupun jelang Natal nanti. Bahkan kemarin kita juga sempat menyalurkan untuk warga agama Hindu di SP4," jelasnya.

Petrus Mengatakan, tujuan dari program ini adalah untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya menjelang hari raya.

"Kemudian juga supaya mengurangi terjadinya kelangkaan minyak tanah, karena adanya oknum-oknum tertentu yang selalu memanfaatkan kesempatan dalam hal terkait minyak tanah ini," ujar Petrus.

Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam operasi pasar minyak tanah menjelang Idul Fitri ini, Disperindag menyiapkan sebanyak 130 kilo liter (kl).

"Kitadistribusikan ke tempat ibadah khususnya masjid dalam rangka menyambut idul fitri. Dari 130 kl itu terdiri dari 26 titik tempat ibadah untuk pendistribusiannya," tuturnya.

Untuk masing-masing masjid, kata Petrus, Disperindag menyiapkan sebanyak 5 kilo liter dengan harga 4 ribu per liternya.

"Setiap pembeli kita batasi. Per satu keluarga hanya boleh membeli 20 liter. Syaratnya harus membawa fotokopi kartu keluarga," terang dia.

"Ini kami salurkan khususnya kepada warga umat muslim. Nanti kalau misalnya ada kelebihan bisa juga untuk yang lainnya. Tetapi untuk yang prioritas utama dulu adalah masyarakat kita yang beragama muslim untuk mendapatkan jatah minyak tanah bersubsidi tersebut," jelas Petrus melanjutkan.

Sebagai informasi, operasi pasar minyak tanah ini akan berlangsung selama 8 hari. Mulai dari tanggal 11 hingga 18 April 2023.

"Hari ini kalau tidak salah, kita gelar di dua titik. Salah satunya di sini, di Masjid Baitul Rahman," pungkasnya. (Endy Langobelen)

Tahun Ini UMKM Bakal Kelola Seperempat Sampah Kota Timika

Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob

MIMIKA, BM

Pemerintah Kabupaten Mimika dalam tahun ini bakal memberdayakan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk mengelola seperempat jumlah sampah yang ada di Kota Timika.

Hal itu disampaikan Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob, saat ditemui di Kantor Bappeda Mimika, Jalan SP2, Timika, Papua Tengah, Rabu (12/4/2023).

Sosok yang akrab disapa JR itu menyebutkan, pengelolaan sampah tersebut akan dijalankan dengan sistem bank sampah.

"Iya, tahun ini bank sampah kita jalan. Kita lakukan dengan menggerakkan pelaku UMKM," ujar John.

Dikatakan bahwa pengadaan bank sampah ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Mimika dalam mengurangi seperempat jumlah sampah harian yang tercatat sebanyak 250 ton.

"Jadi, minimal tujuan kita bagaimana caranya supaya sampah yang diproduksi kurang lebih 250 ton per hari itu harus berkurang. Paling tidak dalam tahun ini, kita bisa mengurangi sampai seperempat," tutur John.

Perihal jumlah bank sampah yang akan diadakan di Kota Timika, John mengatakan, tergantung kemampuan dari bank sampah dalam mengelola seperempat sampah yang ada.

"Nanti kita lihat dari seperempat 250 ton sampah itu, bisa dikelola oleh berapa bank sampah. Kita lihat apakah bisa dikelola oleh satu bank sampah atau lebih, nanti kita lihat perkembangannya," jelas John.

"Yang pasti tahun ini kita harus jalan dan itu semua akan diurus oleh UMKM," pungkasnya. (Endy Langobelen)

Pemda Mappi Serahkan 700 Tabungan UMKM Dan Bansos kepada 50 Kelompok Sanggar


Pj. Bupati Mappi, Michael Gomar saat menyerahkan bantuan

MAPPI, BM

Pemerintah Kabupaten Mappi menyerahkan bantuan sosial stimulan berupa Tabungan UMKM kepada Mama- Mama Papua dan Non Papua, serta juga memberikan bantuan di bidang kepemudaan olahraga dan kebudayaan TA. 2023.

Penyerahan bantuan sosial diserahkan langsung oleh Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar di pendopo, Senin (3/4/2023).

“Ijinkan saya menyampaikan beberapa arahan dan juga program prioritas dari pemerintah pusat yang diinstruksikan Mendagri kepada pemerintah kabupaten/kota untuk dilaksanakan,” ungkapnya.

Gomar menerangkan dalam rangka pengendalian inflasi maka pemerintah pusat mewajibkan pemerintah kabupaten/kota untuk menjalankan program kegiatan dan sub kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat.

Kegiatan ini bertujuan juga untuk pegendalian inflasi berupa hibah dan bantuan sosial kepada masyarakat yang terencana dalam Program/ Kegiatan TA. 2023.

Ia menjelaskan ada tiga program kebijakkan nasional yang wajib dilaksanakan diantaranya, pengendalian inflasi, kemiskinan extrem dan penanganan stunting.

Tiga hal ini menjadi mandatori dari pemerintah pusat kepada pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan intervensi kebijakan program/ kegiatan yang wajib dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten/kota, guna pengendalian inflasi, kemiskinan extreme dan penanganan stunting.

Pj Bupati Gomar mengatakan, pemerintah daerah memberikan dukungan bantuan sosial berupa stimulan kepada UMKM mama-mama Papua dan UMKM Non Papua, dalam rangka menggerakkan UMKM, dan juga stimulan bantuan sosial kepada sanggar, dan organisasi kepemudaan di Mappi.

“Hari ini kita menyerahkan bantuan stimulan dukungan tabungan UMKM mama - mama Papua sebanyak 500 orang, program ini merupakan program lanjutan dimana pada APBD Perubahan T.A 2022 juga kita sudah memberikan bantuan stimulan tabungan UMKM kepada mama - mama Papua dan non Papua melalui program yang sama,” jelasnya.

Ia menuturkan, bantuan stimulan tabungan yang diberikan untuk mama - mama Papua sebesar Rp. 500.000 perbulan yang akan disalurkan ke masing - masing rekening mereka.

Dan penerima ini valid dan akurat karena sudah disiapkan oleh Dinas Perdagkop dan UMKM Kabupaten Mappi. Sementara untuk 200 UMKM non Papua akan disalurkan akhir bulan April nanti sebesar Rp. 300.000 perbulan.

*Bantuan ini bersumber dari dana Otsus untuk mama -mama Papua. Sementara untuk mama - mama non Papua bersumber dari dukungan dana Insentif Fiskal untuk pelaku dunia usaha/UMKM Kabupaten Mappi," ujarnya.

Lanjut Gomar, tahun ini melalui program dari dinas pemuda, olahraga dan pariwisata juga ada dukungan kepada 50 sanggar baik tari, perajutan noken, sanggar ukir/pahat dan kelompok band lokal yang ada di Kabupaten Mappi.

"Besaran alokasi setiap sanggar akan disalurkan sebesar Rp. 22.800.000 yang bersumber dari Otsus dan disalurkan untuk satu tahun anggaran langsung ke rekening sanggar," ujarnya.

Sementara untuk UMKM mama Papua dan Non Papua disalurkan setiap tiga bulan (Triwulan) sekali langsung ke rekening masing-masing UMKM.

“Kami berharap melalui bantuan sosial Tabungan UMKM kepada mama - mama Papua dan mama-mama non Papua menjadi ransangan untuk menggeliatkan ekonomi Mappi, sehingga ekonomi terus terjaga dengan baik, termasuk kestabilan harga dalam rangka pengendalian inflasi berjalan dengan baik," ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Mappi, melalui program dari Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata juga memberikan dukungan Hibah kepada organisasi kepemudaan, antara lain; KONI, KNPI dan Pramuka Kwarcab Mappi. Ini merupakan kelanjutan dari program yang telah dilaksanakan pada APBD Perubahan T.A 2022 lalu.

Gomar berharap agar organisasi kemasyarakatan, serta kepemudaan yang mendapat dukungan hibah baik KONI, KNPI, Pramuka serta kelompok sanggar, agar melaksanakan program kegiatan dan mempertanggung jawabkan dalam laporan degan baik dan benar.

“Saya bersyukur tahun ini kita bisa menyalurkan bantuan ini lebih awal di bandingkan tahun -tahun sebelumnya, sehingga penerima bantuan hibah bisa merencanakan program kegiatan dan tidak terburu -buru dalam menjalankan program kegiatan tetapi harus tetap membuatkan laporan pertanggungjawaban pada setiap kegiatan untuk disampaikan kepada OPD teknis,” (Red)

BERITA EKONOMI & PEMBANGUNAN

Top