Politik & Pemerintahan

Meriahkan HUT RI Ke-80, Pemkab Mimika Adakan Karnaval dan Perlombaan

Ketua Panitia HUT RI ke-80, Ananias Faot

MIMIKA, BM

Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80, Pemerintah Kabupaten Mimika mengadakan Karnaval bagi masyarakat Mimika.

Ketua Panitia HUT RI ke-80, Ananias Faot mengatakan bahwa karnaval yang akan digelar ini untuk anak sekolah dan karnaval budaya etnis. Namun, untuk tanggal pelaksanaannya belum dapat ditentukan.

"Besok (Kamis-Red) kita akan rapat kedua lagi untuk memantapkan semua rencana kegiatan dalam rangka memperingati HUT RI ke-80," kata Ananias usai rapat panitia di Kantor Pusat Pemerintahan, Rabu (30/7/2025).

Ananias menambahkan selain Karnaval ada juga sejumlah rencana kegiatan berupa lomba yang dilakukan baik secara internal di kepanitiaan maupun diluar yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Contoh perlombaan yang dilakukan di tingkat masyarakat itu seperti lomba kebersihan tingkat Kelurahan dan RT.

"Ada rencana kegiatan lainnya lagi tapi itu nanti akan disepakati pada rapat kedua besok," ujarnya.

Selain itu, dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) juga akan menyediakan bendera merah putih untuk didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dikatakan pula ada 6 distrik yang diikutkan dalam kepanitian dan 6 distrik ini nantinya tidak melakukan upacara di wilayah mereka tetapi upacaranya bergabung dengan panitia kabupaten.

"Tetapi beberapa kegiatan yang secara internal dapat mereka (Distrik-Red) lakukan. Dan juga akan ada hiburan rakyat namun untuk ini akan didiskusikan lagi dengan pimpinan," ungkapnya. (Shanty Sang)

Bappeda Gelar Kajian Potensi dan Kelayakan Pengembangan Budidaya Perikanan Darat

Suasana berjalannya kegiatan


MIMIKA, BM

Pengembangan budidaya perikanan darat memiliki potensi besar di Indonesia khususnya di Mimika, baik dari segi ekonomi maupun penyediaan pangan.

Potensi ini didukung oleh luasnya wilayah perairan darat dan permintaan pasar yang terus meningkat.

Namun, keberhasilan pengembangan juga memerlukan perhatian terhadap berbagai faktor termasuk kondisi lingkungan, teknologi, dan aspek sosial ekonomi.

Oleh sebab itu, guna mendukung pengembangan budidaya perikanan darat, maka Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar kajian potensi dan kelayakan pengembangan budidaya perikanan darat.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Bappeda, Rabu (30/7/2025) dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, Ananias Faot.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, Ananias Faot dalam sambutannya mengatakan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah menjadi salah satu wilayah strategis dengan bentang alam yang sangat beragam, mulai dari kawasan pesisir, dataran rendah hingga pegunungan.

Mimika dengan lahan luas dan sumber air tawar yang memadai berpotensi untuk pengembangan budidaya perikanan darat. Sektor budidaya perikanan memainkan peranan penting dalam pembangunan ekonomi daerah.

"Selain sebagai sumber pangan lokal, kegiatan ini membantu menciptakan lapangan kerja masyarakat berbasis lokal dan mendorong roda ekonomi melalui diversifikasi ekonomi perikanan beberapa komoditas unggulan untuk darat yang potensial dikembangkan di Kabupaten Mimika meliputi ikan lele, nila, gurami, dan ikan mas," kata Ananias.

Meski memiliki potensi besar Ananias menuturkan sektor budidaya di Mimika dihadapkan pada berbagai tantangan, keterbatasan infrastruktur, penggunaan teknologi budidaya yang masih sederhana dan minimnya pelatihan serta pendampingan masyarakat menjadi kendala utama.

Selain itu, akses terhadap benih unggul, pakan berkualitas, dan pasar yang terbatas turut menghambat produktivitas sektor ini. Pendekatan inovatif diperlukan untuk mengatasi hambatan-hambatan ini.

Menurutnya, kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisa, dan mengevaluasi potensi serta kelayakan pengembangan budidaya perikanan darat.

Selanjutnya, jika sudah diketahui potensi dan pemanfaatannya, maka dapat diformulasikan upaya-upaya peningkatan daya dukung perikanan dan rencana potensi pengelolaan sektor perikanan darat secara berkelanjutan agar menciptakan keserasian antara pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

"Sektor perikanan merupakan salah satu sektor unggulan Mimika setelah pertambangan. Diharapkan sektor perikanan dapat berkembang secara optimal menjadi produk unggulan Mimika,” tandasnya.

”Dengan menerapkan pengelolaan prinsip-prinsip perikanan yang berkelanjutan, diharapkan perikanan wilayah perairan darat dapat memberikan manfaat bagi generasi sekarang dan mendatang," pungkasnya. (Shanty Sang)

Memasuki Masa Purna Tugas, Ini Pesan Kesan Pj Sekda Mimika Selama Menjabat

Pj. Sekda Mimika Petrus Yumte

MIMIKA, BM

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika memasuki masa purna tugas setelah kurang lebih puluhan tahun mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Diakhir masa tugasnya Petrus Yumte menyampaikan sejumlah kesan pesan kepada para ASN di Kabupaten Mimika saat memimpin apel di Kantor Pusat Pemerintahan, Senin (28/7/2025) kemarin.

Yumte mengatakan, bahwa birokrasi di Pemerintab Daerah sudah termasuk baik di tengah sering terjadinya pergantian pemimpin. Kabupaten Mimika menjadi salah satu kabupaten yang sering mengalami pergantian pimpinan. Dalam beberapa bulan, bisa alami beberapa kali pergantian.

Meskipun begitu, pemerintahan masih tetap jalan. Setiap OPD berusaha memberikan kreatifitas dan inovasi sehingga Kabupaten Mimika pernah meraih beberapa penghargaan secara nasional.

"Itu sesuatu yang baik di tengah gonta ganti kepemimpinan. Saya kira, hanya di Timika yang dalam beberapa bulan itu bisa 5 sampai 6 bupati. Tapi pemerintahan tetap jalan, saya dan teman-teman, kita tidak bekerja siapa hebat, tapi kami bicara tim," kata Yumte.

Ia mengatanan, kebersamaan menjadi salah satu kunci keberhasilan pemerintahan. Dan kebersamaan menjadi hal berkesan baginya selama menjabat di Pemkab Mimika. Meskipun kadang-kadang terjadi perbedaan pendapat, tetapi kebersamaan bisa mengatasi setiap masalah.

"Kadang-kadang harus baku marah, tetapi kebersamaan itu menjawab semua soal yang ada di sini. Hanya kebersamaan yang bisa mengatasi," katanya.

Ia pun berpesan, siapapun yang akan menjadi Sekretaris Daerah agar memiliki sikap yang tegas, menjaga komunikasi yang baik dengan semua pihak. Selain itu, kepada setiap pegawai diharapkan untuk mendahulukan loyalitas, profesionalisme kerja dalam mendukung program kerja bupati dan wakil bupati.

"Teman-teman nanti yang menjadi Plt atau PJ berikut, mereka orang-orang hebat. Jadi manajerialnha harus kuat, keputusan, ketegasan harus ada. Kalau itu tidak ada, ibarat benang kusut,"ungkapnya. (Shanty Sang)

Top