Pendidikan

Bunda PAUD Mimika Datangi PAUD Airu Iwaoto

Bunda PAUD Mimika bersama pengurus dan anak-anak PAUD Airu Iwaoto foto bersama

MIMIKA, BM

Bunda PAUD Kabupaten Mimika Susy Herawaty Rettob laksanakan kunjungan ke PAUD Airu Iwaoto SP1, Kelurahan Kamoro Jaya, Distrik Wania pada Senin (13/10/2025).

Dalam agenda awalnya sebagai Bunda PAUD yang baru saja dilantik, Susy Rettob melakukan pendataan dan mengunjungi langsung PAUD-PAUD yang ada di Mimika.

Pendataan tersebut dimulai dari melihat langsung proses kegiatan belajar mengajar, jumlah dan kapasitas guru, hingga pada sarana dan prasarana yang tersedia di PAUD yang nantinya laporan pendataan akan diteruskan ke Pemerintah Kabupaten hingga Provinsi Papua Tengah.

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa untuk tahun depan wajib belajar 13 tahun akan mulai diterapkan hingga di tingkat distrik dan kampung yang ada di Mimika yakni jenjang pendidikan yang di mulai dari PAUD hingga Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan.

Setelah PAUD Airu Iwaoto, kunjungan ke PAUD lainnya juga akan dilakukan berkelanjutan guna laporan pendataan PAUD yang ada di Kabupaten Mimika. (Red)

Peran Guru di Era Digital ‘Guru yang Inovatif Lahirkan Generasi Muda yang Kreatif’



Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Mimika Evert Hindom dan Kepala Bappeda Mimika Yohana Paliling foto bersama peserta

MIMIKA, BM

Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mimika menggelar seminar Peran Guru di Era Digital, dari Pengajar menjadi Fasilitator Pembelajaran Inovatif dalam kegiatan Mimika Innovetion Week 2025.

Seminar yang berlangsung di ruang pertemuan Bappeda, Selasa (30/09/2025) dibuka oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Mimika Evert Hindom, didampingi Kepala Bappeda, Yohana Paliling.

Kegiatan ini diikuti para kepala sekolah dan guru tingkat SD, SMP, SMA/SMK se-Kabupaten Mimika.

Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Mimika Evert Hindom dalam sambutannya mengatakan, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di era digital, membawa perubahan besar yang berdampak pada dunia pendidikan.

Kemajuan teknologi informasi telah membuka akses pengetahuan tanpa batas sehingga murid kini memiliki sumber belajar yang jauh lebih luas dibanding generasi sebelumnya.

“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari ketersediaan infrastruktur, namun juga dari kualitas manusia yang cerdas, produktif, berdaya saing. Karena itu, pendidikan menjadi kunci utama dalam menyiapkan generasi emas Mimika di masa depan,” kata Evert.

Ia menilai seminar ini sebagai momentum penting untuk mendorong guru dan kepala sekolah di Mimika agar mampu beradaptasi dengan era disrupsi sekaligus menghadirkan inovasi dalam dunia pendidikan.

Melalui narasumber yang kompeten, diharapkan para peserta mendapat wawasan berharga tentang strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan generasi digital.

Menurutnya, seminar ini memberikan inspirasi serta strategi baru yang bisa diterapkan di satuan pendidikan.

Kepala sekolah disebut sebagai lokomotif perubahan yang berperan penting menjadikan sekolah sebagai pusat inovasi pembelajaran.

"Para guru diharapkan untuk terus meningkatkan kompetensi, baik dalam penguasaan teknologi maupun metode pembelajaran. Jadikan teknologi sebagai sahabat, bukan ancaman. Guru yang hebat adalah mereka yang tidak hanya mengajar, tetapi juga mampu menggerakkan hati dan pikiran murid-muridnya,” ujarnya.

Sementara itu kepada jajaran pemerintah daerah, khususnya perangkat terkait, ia mengajak untuk terus bersinergi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui kebijakan, program, dan anggaran yang berpihak pada pengembangan kapasitas guru.

Dikatakan, bahwa kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat sangat penting untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Mimika.

Guru yang inovatif akan melahirkan generasi muda yang kreatif, berdaya saing, dan siap membawa Mimika menuju masa depan yang lebih baik.

"Seminar ini menjadi langkah nyata Pemkab Mimika dalam mendorong transformasi pendidikan di era digital. Dengan peran guru sebagai fasilitator pembelajaran inovatif, diharapkan siswa di Mimika dapat berkembang secara utuh, tidak hanya menguasai pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan keterampilan untuk menghadapi tantangan masa depan,"ungkapnya. (Shanty Sang)

Wabup Kemong dan TP PKK Mimika Kunjungi Tiga SD di Distrik Agimuga

Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong dan TP PKK Mimika foto bersama para siswa

MIMIKA, BM

Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, Ketua TP PKK Mimika Ny. Susy Herawaty Rettob dan Wakil Ketua TP PKK Ny. Periana Kemong beserta pokja 2 melaksanakan kunjungan ke tiga Sekolah Dasar (SD) yang ada di Distrik Agimuga pada Selasa (30/9/2025).

Adapun tiga sekolah tersebut yakni YPPK Putsinara, Amungun, SD YPPK Bulujalauki Aramsuki dan SD YPPK Tilemans Belakmakma.

Pada kunjungan ini, Wabup Kemong bersama TP PKK Mimika menitikberatkan perhatian pada pendiidkan guna melihat secara langsung proses belajar mengajar dan perkembangan di tiga SD tersebut.

“Sesuai tupoksi (tugas, pokok dan fungsi-red) Pokja 2 pada pendidikan, kami ingin melihat secara langsung proses belajar sekaligus perkembangan SD disini,” kata Ny. Susy Rettob.

Pada saat kunjungan dan tatap muka, para guru menyampaikan usulan-usulan mereka.

“Disini sangat kekurangan tenaga guru. Mereka butuh tenaga guru karena untuk mengajar satu guru bisa memegang dua hingga tiga kelas. Mereka memohon untuk menyampaikan ke bapak bupati agar dapat menambah guru sehingga proses kegiatan belajar mengajar bisa berjalan lebih baik,” ungkapnya.

Pada kesemptan tersebut, TP PKK Mimika juga memberikan bingkisan berupa susu, biskuit dan alat tulis untuk para siswa di tiga SD tersebut. (Elfrida Sijabat)

Top