Pendidikan

Wabup Sebut SPPG Yang Ditutup Sementara di Timika Sudah Beroperasi

Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong

MIMIKA, BM

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong menyebutkan bahwa 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, yang ditutup sementara (suspend) oleh Badan Gizi Nasional (BGN) beberapa waktu lalu telah kembali beroperasi.

Dengan beroperasinya kembali, maka SPPG tersebut dapat memberikan pelayanan Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak di wilayah itu.

Dengan beroperasi kembali 11 SPPG yang ditutup sementara itu, maka total SPPG di Mimika yang saat ini aktif memberikan pelayanan MBG di Kota Timika sebanyak 18 SPPG yang tersebar di tiga distrik di Mimika yakni Distrik Mimika Baru, Distrik Kuala Kencana dan Distrik Wania.

"Saya telah menerima laporan dari BGN kalau 11 SPPG telah kembali beroperasi setelah melengkapi dan memperbaiki instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan standar lingkungan sesuai dengan standar BGN," kata Wabup Emanuel.

Wabup yang juga Ketua Satgas MBG mengatakan, saat melakukan peninjauan dan melihat secara langsung penutupan SPPG itu semuanya rata-rata masalah IPAL. Oleh sebab itu, Satgas meminta mereka segera perbaiki. Saat ini mereka sudah perbaiki dan sekarang telah beroperasi kembali.

Katanya, Pemkab Mimika akan berkoordinasi dengan BGN untuk turun dan memantau kembali SPPG yang sudah aktif kembali beroperasi pasca penutupan.

Ia menambahkan akan ada pembentukan beberapa SPPG baru di wilayah pinggiran dan pesisir Mimika guna memberikan pelayanan MBG untuk anak-anak di wilayah itu.

"Penanggung jawab SPPG ini mereka sudah menyampaikan kepada kami bahwa ada beberapa dapur yang segera dibentuk  di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Kurang lebih ada tiga, satu itu di wilayah Mapurujaya Distrik Mimika Timur. Sementara dua lainnya di wilayah pinggiran dan pesisir yang masuk dalam wilayah 3T,"ujarnya.

Untuk memastikan pembentukan SPPG di tiga lokasi tersebut, Satgas MBG Mimika akan berkoordinasi dengan BGN Mimika untuk meninjau secara langsung lokasi-lokasi yang akan menjadi tempat pembangunan SPPG.

"Kami akan memastikan kesiapan nya dulu dan Kami menyampaikan kepada teman-teman di BGN untuk melihat secara langsung lokasi-lokasi itu,"ucapnya.

Untuk pelayanan MBG, kata Wabup saat ini masih dilaksanakan di wilayah Kota Timika dan akan segera dibentuk di wilayah pinggiran dan pesisir, sementara untuk wilayah pegunungan Mimika hingga saat ini belum dilaksanakan

"Kalau di gunung itu model tetap MBG tetapi kita akan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan, tetapi itu belum bergerak," pungkasnya. (Shanty Sang)

Mervil, Siswa SMAN 6 Mimika Buktikan Keterbatasan Bukan Halangan Untuk Berprestasi

Siswa kelas 10 SMA Negeri 6 Mimika, Mervil Berkat Kalambo didampingi Kepala Sekolah SMAN 6 Mimika, Willem Nauw

MIMIKA, BM

Semangat belajar siswa kelas 10 SMA Negeri 6 Mimika Mervil Berkat Kalambo yang mempunyai keterbatasan fisik membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi.

Terbukti, Mervil berhasil meraih Juara 1 Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kabupaten Mimika pada cabang desain poster digital.

Mervil saat ditemui Beritamimika.com, di sekolah SMAN6 Mimika, Jumat (22/5/2026) mengatakan, awalnya ia mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Ekonomi. Namun setelah gagal lolos seleksi, ia memilih mencoba peruntungan di lomba desain poster digital FLS2N.

“Awalnya saya ikut lomba sains tapi memang saya tidak lolos, tapi saya tidak menyerah saya melanjutkan dengan lomba desain poster,”kata Mervil.

Dengan percaya dirinya, Mervil kemudian mengajukan diri sebagai perwakilan sekolah untuk mengikuti lomba tersebut.

“Saya mengajukan diri untuk ikut lomba tersebut, sempat ragu juga karena info untuk jadi perwakilan sekolah lama diinfokan. Tapi beberapa lama kemudian saya diberitahu kalau dipilih mewakili sekolah untuk lomba FLS2N di bidang poster digital,”ujarnya.

Ia mengaku, bahwa dalam proses pembuatan desain sempat mengalami kendala karena keterbatasan fitur pada aplikasi desain yang digunakannya. Namun, berkat bantuan kakaknya, akhirnya dirinyapun dapat mengakses fitur berbayar dan mulai mempelajari berbagai teknik desain poster.

“Setelah kakak saya membantu dalam pembayaran, saya dapat mengakses aplikasi secara penuh. Dengan aplikasi itu saya mulai membuat dan mempelajari poster apa yang akan saya desain,”katannya.

Pada perlombaan tersebut, Mervil mengangkat tema dampak bahaya media sosial bagi generasi remaja.

"Tema itu saya pilih berdasarkan fenomena yang saya lihat sehari-hari serta masukan dari saudara kembarnya. Saya memiliki kembaran, jadi dari kembaran saya dan beberapa referensi lainnya saya membuat poster yang menarik dan berhasil menang,"ucapnya.

Usai meraih juara di tingkat kabupaten, Mervil dijadwalkan akan mewakili Mimika pada ajang FLS2N tingkat Provinsi Papua Tengah.

"Karena juara 1 jadi infonya saya akan ikut lagi di tingkat provinsi. Tapi, jadwal dan lokasi perlombaan masih menunggu informasi dari pihak provinsi," ungkapnya. (Shanty Sang)

14 Siswa dan 4 Guru SMAN 6 Mimika Lolos Program Bina Talenta Indonesia

Peserta Bina Talenta Indonesia bersama Kepsek dan Sekretaris Komite SMA N 6 Mimika, Elvry Leiwakabessy

MIMIKA, BM

14 siswa-siswi dan 4 guru SMA Negeri 6 Mimika berhasil masuk dalam Bina Talenta Indonesia guna mengembangkan potensi akademik, kreativitas, dan kepemimpinan generasi muda.

Program pembinaan dan pelatihan talenta muda ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

Bina Talenta Indonesia merupakan sebuah program pembinaan talenta yang bertujuan untuk mengembangkan talenta murid dan kapasitas guru sebagai pemandu talenta di bidang STEM, Koding, dan Kecerdasan Artifisial, serta penguatan karakter.

Kepala Urusan (Kaur) Kesiswaan SMAN 6, Bertha Lenayati mengatakan, tahun ini SMAN 6 Mimika berhasil masuk dalam program pusat yakni Bina Talenta Indonesia. Di mana yang dapat mengikuti pelatihan tersebut dikhususkan bagi siswa-siswi berprestasi yang pernah berpartisipasi atau menjadi juara dalam ajang talenta berskala nasional seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN), serta ajang resmi lain di tingkat kabupaten/kota atau provinsi.

“Jadi ada beberapa sekolah yang mengikuti seleksi tahapan ini, dan SMAN 6 berhasil lolos dalam seleksi dan rencananya akan diberangkatkan ke luar kota, sesuai dengan tempat pelatihan yang telah ditetapkan Kemendikdasmen,”kata Bertha saat ditemui di SMAN 6, Kamis (21/5/2026).

Sementara itu, Perwakilan Guru SMA N 6 Mimika yang akan mengikuti Bina Talenta, Anton Harison Sihotang mengatakan, pelatihan yang akan didapatkan yakni, bidang STEM, Koding, dan Kecerdasan Artifisial, serta penguatan karakter. Sebelumnya dalam data untuk Mimika masih ada 2 SMA yang lolos.

“Kami harap dalam pelatihan ini anak-anak dapat menunjukkan talenta mereka, dan sebelum berangkat ini kami akan melakukan beberapa persiapan,”ujarnya.

Ia menjelaskan, semua pembiayaan ditanggung oleh pusat, namun dengan metode reimburse di mana peserta harus mengeluarkan dana pribadi terlebih dahulu untuk kebutuhan pelatihan selanjutnya pusat akan mengganti uang tersebut secara penuh.

“Kalau untuk kami guru mungkin bisa gunakan dana pribadi, namun yang kami pikirkan itu untuk 14 siswa ini, yang tidak mampu dengan biaya tiket yang cukup besar,” jelas Anton.

Perwakilan Guru lainnya. Adam Malik Rahayaan mengatakan, hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat dibagikan kembali kepada siswa siswi lainnya di SMA N 6 Mimika. Sehingga pelatihan ini dapat juga bermanfaat bagi semua siswa.

Sekretaris Komite SMAN 6 Mimika, Elvry Leiwakabessy, S.T sangat mengapresiasi kinerja guru dan juga bakat, prestasi anak-anak SMAN 6 Mimika dalam mengembangkan prestasi di setiap akademik yang diikuti. Bahkan dalam bidang olahraga pun siswa SMAN 6 Mimika sudah sangat mampu.

“Saya harap dengan adanya prestasi yang ditunjukkan oleh guru dan siswa ini dapat dilihat Pemkab Mimika melalui Dinas Pendidikan. Agar dapat memberikan perhatian lebih bagi SMAN 6 Mimika,” pungkasnya. (Shanty Sang)

Top