Hukum & Kriminal

Sudah Tahap Satu, Penyidik Tunggu Petunjuk Jaksa Terkait Kasus di Jalan Busiri

Kanit Reskrim, Iptu Yusran

MIMIKA, BM

Penyidik kini tengah menunggu petunjuk dari Jaksa terkait berkas tahap satu kasus penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka berinisial PH.

"Sudah kita limpahkan berkasnya tanggal 12 Juni lalu dan sekarang kita tunggu petunjuk jaksa apakah ada yang perlu dilengkapi atau tidak,"kata Kapolsek Mimika Baru, Kompol Saidah Hobrouw melalui Kanit Reskrim, Iptu Yusran saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (05/07/2023).

Untuk barang bukti berupa gunting yang dipakai tersangka PH untuk menikam korban berinisial PR juga sudah diamankan.

"Pelaku ini juga pernah terlibat kasus lain sempat jalani proses dan sudah bebas," katanya.

Diketahui tersangka PH yang sempat buron setelah melakukan penganiayaan dengan gunting terhadap korban PR itu terjadi pada waktu dini hari tanggal 21 Mei lalu di Kebun Siri.

Pelaku kemudian ditangkap pada tanggal 3 Juni bulan lalu di salah satu penginapan yang ada di kota Timika.

Seperti diberitakan sebelumnya, kronologis kejadian ini bermula dari seorang wanita yang merupakan keluarga dari korban hendak pulang ke kosannya seusai dari rumah keluarganya di Kebun Siri.

Namun belum sampai di kosan, ia bertemu pelaku, dan pelaku mengajaknya untuk diantar pulang ke kosannya.

Wanita ini sempat menolaknya dan kembali ke keluarganya yang ada di Kebun Siri dan memberitahukan ke korban yang merupakan iparnya.

Korban sempat bertemu dan menanyai alasan pelaku mengejar korban dan meminta pelaku untuk pergi.

Pelakupun sempat pergi dengan sepeda motornya, namun tidak jauh dari lokasi kejadian pelaku memberhentikan sepeda motornya.

Mendapati informasi kalau pelaku masih ada tidak jauh dari lokasi kejadian, korban kembali mendatanginya sehingga terjadilah perkelahian.

Merasa dirinya tidak sanggup melawan korban, pelaku akhirnya lari ke rumah keluarganya untuk mengambil gunting.

Dan sekembali dari mengambil gunting, pelaku kemudian menikam korban di dada sebelah kanan.

Atas kejadian tersebut, korban langsung mendapatkan perawatan medis dan kini kondisinya sudah mulai membaik.

Perlu diketahui bahwa hubungan antara pelaku dan wanita tersebut bukanlah pasangan kekasih, karena wanita tersebut tidak menyukainya. Keduanya sudah saling kenal lama melalui facebook. (Ignasius Istanto)

Ribuan Personel Disiagakan Amankan Kunker Wapres ke Mimika

Dandrem 172/ATW, Kolonel Inf Agus Widodo, mengecek masing-masing prajurit saat panggilan gelar pasukan di Hanggar Bandara Moses Kilangin, Minggu (9/7/2023)

MIMIKA, BM

Ribuan personel gabungan akan disiagakan untuk melakukan pengamanan pada kunjungan kerja Wakil Presiden (Wapres) RI, KH Ma'ruf Amin, ke Kabupaten Mimika, Papua Tengah pada 11 Juli 2023.

Hal tersebut disampaikan Komandan Korem (Dandrem) 172/ATW, Kolonel Inf Agus Widodo, kepada awak media usai memimpin apel gelar pasukan yang berlangsung di Hanggar Bandara Moses Kilaingin, Timika, Papua Tengah, Minggu (9/7/2023).

“Siang hari ini, kita baru saja melaksanakan pasukan lapis baja dalam rangka pengamanan kunjungan bapak Wakil Presiden Republik Indonesia yang nanti dalam beberapa hari ke depan akan hadir di sini,” ujar Agus.

"Jumlah personel secara spesifik saya mungkin tidak bisa menyebutkan, tetapi ada seribu lebih," tulisnya.

Kolonel Inf Agus Widodo mengatakan bahwa seribu lebih personel tersebut terdiri dari TNI-Polri, dinas terkait pada Pemerintah Daerah, dan pihak PT Freeport Indonesia (PTFI).

"Seluruhnya sudah siap termasuk dari PT Freeport Indonesia juga hadir di sini. Intinya kita semua pihak, dan kita semua siap. Mudah-mudahan, satu harapan, tidak ada gangguan apa pun dalam kegiatan," harap Agus.

Disampaikan bahwa ada beberapa titik pengamanan yang akan dilakukan, mulai dari lokasi objek kunjungan hingga jalur-jalur jalan yang akan dilintasi oleh rombongan Wapres.

"Kita sudah mempunyai prosedur dalam pengamanan VVIP. Dalam hal ini, titik-titik atau objek yang dikunjungi sudah pasti, kemudian di perjalanan juga pasti," jelas Agus.

“Di tiap tiap tempat juga kita ada beberapa lapis pengamanan, intinya sesuai dengan prosedur yang sudah kita miliki,” tambahnya.

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun Beritamimika.com, rombongan KH Ma'ruf Amin akan tiba di Mimika pada Selasa (11/7/2023) sore dan akan ditempatkan di Hotel Rimba Papua.

Kunjungan ini direncanakan berlangsung selama tiga hari hingga Kamis (13/7/2023). Dikabarkan juga bahwa KH Ma'ruf Amin beserta rombongan akan berkunjung ke Insinstitut tambang PT Freeport Indonesia, Rimba Golf Papua, dan RSUD Mimika. ( Endy Langobelen/Ignatius Tanto)

Operasi Patuh Cartenz 2023 Mulai Berlangsung Selama 14 Hari

Kapolres Mimika saat menyematkan tanda peserta operasi patuhi Cartenz 2023

MIMIKA, BM

Polres Mimika mulai menggelar Operasi Patuh Cartenz 2023 selama 14 hari, terhitung mulai Senin tanggal 10 hingga Minggu 23 Juli 2023.

Operasi Patuh Cartenz 2023 mengusung tema "Patuh dan tertib berlalu lintas cermin moralitas bangsa" ini akan menyasar 7 pelanggaran lalu lintas.

Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra memimpin upacara gelar pasukan dalam rangka Ops Patuh cartenz 2023 di Mako Polres Mimika 32, Senin (7/10/2023).

Disampaikan Kapolres bahwa penerapan apel
gelar pasukan ini untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun lainnya serta sarana pendukung lainnya.

"Upaya operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan,” ungkap Putra.

Kata Kapolres, kecelakaan lalu lintas diawali dengan terjadinya pelanggaran tata tertib dan
peraturan berlalu lintas.

Menurutnya, asyarakat sebenarnya sangat memahami resiko melakukan pelanggaran lalu lintas. Namun pelanggaran lalu lintas telah menjadi suatu hal yang dianggap biasa oleh sebagian masyarakat.

"Tingkat kesadaran akan kepatuhan terhadap peraturan berlalu lintas masih tergolong rendah,” jelasnya.

Lanjutnya, saat pelaksanaan operasi semua personel harus mengendapkan preentif dan preventif dan didukung pola gakkum lantas secara elektronik dengan memanfaatkan etle stats dan mobile, teguran serta dilarang melaksanakan gakkum secara stasioner.

"Hal ini sesuai dengan tujuan operasi patuhi Cartenz 2023 yaitu menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas dan angka fatalitas serta meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu," ujar Putra. (Ignasius Istanto)

Top