Hukum & Kriminal

Miras Lokal Masih Saja Masuk Lewat Pelabuhan, Diduga Ada Oknum Yang "Bekingi"

Jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako saat mengamankan BB miras lokal cap tikus yang dikemas ke dalam botol aqua 1500 mil

MIMIKA, BM

Jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako terus melakukan pengamanan dan razia minuman keras lokal setiap kali ada kapal penumpang yang masuk di Pomako.

Terbaru, pada Kamis sore (07/06/2023) jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako berhasil mengamankan 24 liter minuman keras lokal cap tikus yang dikemas ke dalam botol aqua 1500 mil sebanyak 16 botol.

Miras lokal cap tikus itu diamankan saat dilakukan razia barang bawaan terhadap salah satu penumpang yang turun dari KM Tatamailau.

Namun saat dimintai keterangan ternyata barang itu bukan milik penumpang tersebut, melainkan milik orang lain yang dtitipkan untuk dibawah dan kemudian akan diambil pemiliknya.

Walau demikian, penumpang ini diminta membuat surat pernyataan oleh pihak kepolisian agar ke depan tidak mengulangi perbuatannya. Sementara miras lokal tersebut diamankan di Polsek Pomako.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Pomako Ipda Wiklif S Rumere dikonfirmasi, membenarkan hal tersebut.

“Diduga masih ada oknum yang bekingi hal ini,” ujar Kapolsek.

Dalam pengamanan dan razia rutin terhadap miras lokal, kata Kapolsek Pomako tidak ditemukan barang larangan lainnya.

"Hanya miras lokal yang kita amankan, kalau barang lain larangan itu tidak ada," katanya. ( Ignasius Istanto)

Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Timika: 1 Selamat, 2 Hilang

Tim SAR gabungan diberangkatkan untuk melakukan pencarian dua korban yang belum ditemukan

MIMIKA, BM

Sebuah kapal nelayan bermesin dompeng dikabarkan tenggelam di perairan Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika melalui siaran pers menyampaikan bahwa kabar tersebut dilaporkan oleh Riswa, seorang keluarga korban, pada Minggu (9/7/2023) pagi sekitar pukul 07.00 waktu setempat.

Dikatakan bahwa kapal nelayan yang memuat tiga orang tenggelam setelah dihantam ombak.

"Kapal nelayan bermesin dompeng POB 3 orang tenggelam setelah dihantam ombak di perairan muara Porsite Timika," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, Enos Paung Allo.

Enos menyampaikan, ketiga korban tenggelam masing-masing atas nama Antho (30 tahun), Pundung (30 tahun), dan Syamsudin (33 tahun).

Dalam insiden tersebut, kata Enos, satu orang atas nama Antho berhasil selamat setelah ditemukan oleh kapal nelayan dengan jarak 12 Nml dari lokasi kejadian.

“Sedangkan 2 orang lainya yakni Punding dan Syamsudin hingga saat ini belum diketahui nasib dan keberadaannya,” ungkap Enos.

Lebih lanjut setelah menerima laporan dari keluarga korban, Pelaksana Harian Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika, Adolof C. Dimara, langsung memberangkatkan tim SAR gabungan menggunakan 1 unit RIB 400 PK dan 2 unit perahu karet 15 PK untuk melakukan pencarian korban.

"Tim SAR gabungan telah melakukan penyisiran dari muara Porsite hingga muara Ipaya dengan jarak 12 Nml dari daratan. Namun hingga tim kembali pukul 18.00 WIB, pencarian tersebut belum membuahkan hasil," kata Enos.

"Direncanakan pencarian akan dilanjutkan kembali pada besok pagi pukul 06.00 dengan area pencarian sesuai SARMAP Prediction yang dikirim oleh Basarnas Command Center," pungkasnya. ( Endy Langobelen )

28 Anggota Polisi di Mimika Terima Kenaikan Pangkat

Kapolres Mimika ketika memberikan ucapan selamat bagi 28 anggota Polri yang menerima kenaikan pangkat

MIMIKA, BM

Sebanyak 28 anggota Polri yang bertugas di Kabupaten Mimika menerima kenaikan pangkat pada Senin sore (03/07/2023) di halaman Mako Polres Mimika 32.

Kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari jabatan Aipda ke Aiptu, Bripka ke Aipda, Brigadir ke Bripka, Briptu ke Brigadir, Bripda ke Briptu ini berdasarkan surat keputusan Kapolda Papua tanggal 23 Juli 2023 dan terhitung tanggal dimulainya kenaikan pangkat 1 Juli 2023.

28 anggota polri ini terdiri dari 24 anggota Polres Mimika dan 4 anggota Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Papua.

Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra mengatakan kenaikan pangkat bagi anggota polri merupakan salah satu sistem wujud reward terhadap sistim pembinaan, karier personil dalam institusi polri.

Menurutnya, hal tersebut juga merupakan bagian dari dinamika organisasi guna pengembangan manajemen strategis pembinaan personel polri, yang kredibel, akuntabel dan sinergis serta konsisten melalui proses perencanaan monitoring, penilaian dan evaluasi secara selektif kepada personil yang telah teruji kwalitasnya terhadap profil dan kompetensi dalam tugas dan tanggung jawabnya.

"Sehingga sudah sepatutnya penghargaan diberi dalam bentuk kenaikan pangkat," kata Putra.

Kenaikan pangkat ini menurut Kapolres juga merupakan apresiasi dari pimpinan polri atas kinerja yang telah ditunjukkan anggotanya dalam pelaksanaan tugas.

"Ini menunjukan bahwa setiap perwira, brigadir dan tamtama polri memiliki peluang dan kesempatan yang seluas luasnya untuk berprestasi secara kompetitif guna meraih karier yang setinggi-tingginya dalam meningkatkan sumber daya manusia polri," terangnya Putra.

Dengan menerima kenaikan pangkat, Kapolres !berharap anggotanya lebih memantapkan tekad dedikasi, loyalitas dan prestasi dalam pelaksanaan tugas.

"Saya ucapkan selamat kepada saudara-saudara yang mendapatkan prestasi kenaikan pangkat, dan tidak lupa juga saya sampaikan ucapkan selamat kepada keluarga. Semoga anugerah ini dapat membawa kebahagiaan dan meningkatkan kesejahteraan bagi kelurga saudara," harapnya.

Dalam kesempatan ini, Ia juga berpesan kepada seluruh anggota Polres Mimika dan Sat Brimob B Polda Papua agar senantiasa meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta mewujudkan perilaku yang humanis dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia dalam berinteraksi dengan masyarakat.

"Kita harus tetap memiliki kepekaan dalam menyikapi perkembangan dan perubahan situasi yang terjadi di masyarakat melalui pendekatan proaktif dan problem solving kearah terbentuknya lingkungan strategik yang konstruktif dengan memberdayakan serta mengoptimalkan potensi yang ada sebagai ciri kepolisian yang modern,"pesan Putra. (Ignasius Istanto)

 

Top