Hukum & Kriminal

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Jalan Budi Utomo, Tidak Ada Tanda Kekerasan

Polisi sedang melakukan olah TKP di lokasi kejadian penemuan mayat

MIMIKA, BM

Seorang pria ditemukan tak bernyawa di depan sebuah ruko yang merupakan bekas klinik di Jalan Budi Utomo, depan Gereja Advent, Timika, Papua Tengah, Minggu (13/8/2023) sekitar pukul 12.00 WIT.

Perwira Pengawas (Pawas) Polres Mimika, Ipda Iqbal, saat diwawancarai menjelaskan bahwa kejadian ini bermula ketika pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat terkait hal tersebut.

"Kami menerima laporan dari masyarakat bahwa ada orang yang tergeletak di Jalan Budi Utomo. Akhirnya kami cek ke TKP dan kami melihat tanda-tanda awal dari korban tersebut," jelas Iqbal.

Disampaikan bahwa dari hasil olah TKP dan pemeriksaan awal oleh Tim Inavis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

"Untuk laporan awalnya, di tubuh korban, tidak ada tanda-tanda kekerasan. Untuk itu, dilanjutkan mayat korban dibawa ke RSUD untuk pemeriksaan lebih lanjut," tuturnya.

Berdasarkan pantauan Beritamimika.com di lapangan, terlihat beberapa ciri-ciri korban, diantaranya korban merupakan orang asli Papua dengan usia yang sudah cukup berumur.

Saat ditemukan, korban sedang tergeletak dengan posisi tidur menyamping. Dari mulut korban, sempat mengeluarkan cairan saat jasadnya diangkat untuk dimasukkan ke kantong jenazah. (Endy Langobelen)

Kapolres : Hasil Visum Tidak Ditemukan Adanya Tanda-tanda Kekerasan

Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra

MIMIKA, BM

Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra menyampaikan hasil visum yang dilakukan oleh pihak medis RSUD Mimika terhadap jenazah seorang pria yang ditemukan meninggal di Jalan Budi Utomo, depan Gereja Advent, Timika, Papua Tengah, Minggu kemarin (13/8/2023) tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

"Dari pihak medis menyampaikan tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan di tubuh jenazah. Dan hasil sementara korban ini pengaruh kesehatan sampai akhirnya meninggal," ungkapnya saat ditemui seusai menyerahkan bantuan dari Kapolri, Senin (14/08/2023).

Selain itu, kata Kapolres bahwa dari hasil komunikasi dengan pihak RSUD, keluarga jenazah sudah ada yang datang ke kamar jenazah.

"Jadi untuk jenazah sudah bisa diidentifikasi dan akan diserahkan kepada pihak keluarga," kata Putra.

Sementara itu Humas RSUD Mimika, Luky Mahakena membenarkan bahwa pihaknya sudah melakukan visum luar dan hasilnya tidak ditemukan adanya indikasi unsur penganiayaan maupun unsur kriminal lainnya.

"Kemungkinan besar karena sakit. Dan sudah ada pihak keluarga yang datang," ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pria yang diketahui bernama Fidelis (50) ini ditemukan tak bernyawa di depan sebuah ruko yang merupakan bekas klinik di Jalan Budi Utomo, depan Gereja Advent, Timika, Papua Tengah, Minggu (13/8/2023) sekitar pukul 12.00 WIT. (Ignasius Istanto)

Warga Kampung Pomako Diduga Dianiaya Hingga Meninggal, Ini Jawaban Kapendam

Terlihat pihak keamanan TNI-Polri saat berdialog dengan keluarga maupun kerabat korban yang melakukan pemalangan jalan

MIMIKA, BM

Pihak TNI dan Polri saat ini sedang melakukan penyelidikan terkait beredarnya informasi yang menyebutkan bahwa telah terjadi penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota TNI terhadap salah seorang warga sipil di Kampung Pomako, Distrik Mimika Timur.

Hal ini disampaikan Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/ Cenderawasih Kolonel Kav Herman Taryaman.

"Informasi tersebut tidak benar dan saat ini pihak aparat keamanan baik TNI maupun Polri sedang melakukan proses penyelidikan," tegas Kapendam dalam rilisnya, Kamis malam (03/08/2023).

Dalam rilisnya, Kolonel Kav Herman mengatakan bahwa apabila dalam proses penyelidikan itu terbukti adanya keterlibatan oknum anggota TNI dalam kasus hilangnya nyawa orang maka akan di proses sesuai aturan hukum yang berlaku.

"Kami berharap dapat bersabar, apabila ada perkembangan dari hasil proses penyelidikan akan kami sampaikan. Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi dan sama-sama bisa menjaga situasi Mimika yang aman dan damai," kata Kapendam.

Diketahui bahwa meninggalnya seorang warga sipil bernama Markus Kamisopa yang diduga dianiya oleh oknum anggota TNI ini terjadi pada Rabu kemarin (02/08/2023).

Pasca kejadian kemarin ini sempat membuat arus lalu lintas menuju Pomako terhenti pasalnya jalan poros tersebut dipalang dengan menggunakan kayu bahkan membakar ban bekas.

Namun koordinasi dari pihak keamanan terhadap kelurga korban Kamis sore (03/08/2023) lokasi pemalangan dekat kediaman korban sudah dibuka sehingga arus lalu lintas kembali normal. (Ignasius Istanto)

Top