Hukum & Kriminal

Dukung Swasembada Pangan, Polres Mimika Siapkan Lahan Ketahanan Pangan

Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha.

MIMIKA, BM

Polri sebagai bagian dari pemerintah dalam mengemban tugas optimalisasi penegakan hukum juga mendukung program pemerintah.

Oleh karena itu sebagai bentuk kontribusi Polri mendukung program pemerintah yang sesuai dengan program kerjanya Presiden Prabowo, yakni pentingnya menjaga stabilitas pangan nasional dan mendorong sektor pertanian sebagai penopang ekonomi yang kuat.

Sehingga menindaklanjuti hal tersebut, Polres Mimika akan menyiapkan lahan untuk ketahanan pangan.

"Kita sedang mencari lahan untuk bercocok tanam guna mendukung swasembada pangan," kata Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha, Selasa (5/11/2024).

Kata Kapolres, dalam pelaksanaannya nanti Polres Mimika akan bergandeng dengan kelompok tani.

"Yang jelas kita siapkan lahannya dulu yang direncanakan untuk mendukung ketahanan pangan dalam rangka swasembada pangan nasional. Nanti pelaksanaannya itu kita akan sama-sama dengan kelompok tani," kata I Komang. (Ignasius Istanto)

Belum Terbayarkan, Sopir dan Tukang Ojek Datangi Sekretariat Pemenangan Paslon Gubernur

Terlihat anggota Polres Mimika saat melakukan pengamanan di Kantor Sekretariat pemenangan Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah.

MIMIKA, BM

Sekelompok pengemudi kendaraan baik roda dua maupun roda empat dan enam mendatangi Kantor Sekretariat pemenangan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah (Wandik-Giyai) yang beralamat di Jalan Hasanuddin, Kabupaten Mimika,Jumat sore (15/11/2024).

Kedatangan para pengemudi dalam hal ini rata-rata sopir-sopir maupun tukang ojek ini menuntut haknya mereka yang belum dibayarkan oleh pengurus atau panitia pada saat kendaraannya dipakai untuk mobilisasi massa kampanye Kamis kemarin (14/11/2024).

Aksi tuntutan atas haknya yang belum dibayarkan, mereka juga sempat melakukan blokade jalan dengan membakar ban bekas ditengah jalan sehingga membuat arus lalu lintas sempat macet.

Namun aksi blokade jalan tersebut tidak berlangsung lama karena pihak Kepolisian Mimika bergerak cepat dengan mengamankan lokasi tersebut sehingga arus lalu lintas pun kembali normal.

Menurut pengakuan sejumlah sopir maupun tukang ojek bahwa kedatangan mereka ini karena sesuai dengan janji yang sudah diberikan.

"Tadi malam mereka katakan sore ini mau bayarkan hak-hak kami, tapi kami datang kesini tidak ketemu satu pun pengurus disini," ungkap para sopir dan tukang ojek dengan kompak saat ditemui dilokasi.

Menurut mereka bahwa kekesalan ini karena janji tidak ditepati.

"Masa kendaraan yang banyak kemarin sudah dibayarkan, sementara kami dari sore sampai malam ini belum dibayarkan," ujar para sopir dan tukang ojek.

Hingga berita ini diterbitkan, para sopir dan tukang ojek dengan dikawal pihak Kepolisian Mimika masih terlihat berada dihalaman Kantor Sekretariat pemenangan paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah. (Ignasius Istanto)

Gerak Cepat Polres Mimika Bentuk Tim Dukung Program Asta Cita

Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha.

MIMIKA, BM

Dalam mendukung jalannya Asta Cita arahan Presiden Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung merespon cepat dengan memerintahkan seluruh jajaran di tingkat Polda dan Polres.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, Polres Mimika bergerak cepat dengan membentuk tim untuk mendukung.

Kata Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha bahwa untuk mendukung penuh program Asta Cita, itu yang menitikberatkan pada peningkatan penegakan hukum dan swasembada pangan.

"Jadi tadi kita sudah lakukan pertemuan dengan personil Polres untuk tindaklanjuti, dan kita dari Polres Mimika bentuk tim,"ungkapnya seusia melakukan pertemuan dengan sejumlah perwira menengah lainnya di Kantor Polres Pelayanan, Senin sore (4/11/2924).

Kata Kapolres, ada beberapa penekanan-penekanan yang menjadi atensi sesuai perintah Kapolri seperti pengungkapan narkoba itu sudah dilakukan oleh Polres Mimika dalam hal ini Sat Reserse Narkoba.

"Pengungkapan narkoba ini kita sudah ungkap beberapa waktu lalu. Sedangkan untuk atensi-atensi lainnya seperti Tipikor dan hal-hal yang merugikan negara itu sedang lidik juga," kata AKBP I Komang. (Ignasius Istanto) )

Top