Hukum & Kriminal

Polres Mimika Gelar Apel OMPC dan Doa Bersama Pilkada Damai

Nampak personil Polri saat mengikuti apel dan doa bersama.

MIMIKA, BM

Untuk mendukung pelaksanaan Pilkada 2024 di tanggal 27 November nanti agar berjalan damai, lancar, aman dan sukses, Polres Mimika menggelar apel Operasi Mantap Praja Cartenz (OMPC) dan doa bersama.

Apel OMPC yang dipimpin langsung oleh Waka Polres Mimika, Kompol Hermanto dan doa bersama yang dibawakan oleh FKUB ini digelar di halaman Kantor Pelayanan Polres Mimika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (22/11/2024).

Usai kegiatan,Kompol Hermanto menyampaikan bahwa apel OMPC yang dilaksanakan ini dalam hal personil yang akan bergeser ke titik-titik TPS.

"Sementara untuk doa bersama ini agar personil yang dalam pelaksanaan tugas dilapangan nanti itu berjalan dengan lancar,aman, damai dan sukses. Serta sekembali dari melaksanakan tugas pengamanan dalam keadaan selamat,"ujarnya.

Terkait dengan keberangkatan personil yang akan melakukan pengamanan di TPS-TPS, kata Kompol Hermanto itu sudah dijadwalkan dan sudah dikoordinasikan dengan KPU Mimika maupun dengan pihak ketiga.

"Nanti ada yang berangkat dari tanggal 23- 26 November. Namun itu tentatif karena kita melihat dari situasi dalam hal ini cuaca,makanya kita koordinasi lagi dengan BMKG karena nantinya pergeseran personil dan logistik melalui perairan dan udara,"katanya.

Disampaikan Waka Polres Mimika, kesiapan personil yang akan bergeser melakukan pengamanan juga sudah dibekali dengan buku panduan terkait dengan pelaksanaan pengamanan.

"Selain itu juga sesuai arahan bahwa setiap personil juga harus sudah mengetahui wilayahnya untuk melakukan pengamanan, dan harus berkoordinasi dengan pihak setempat. Kemudian jika terjadi sesuatu harus segera koordinasikan dengan perwira pengendali yang sesuai dengan sprintnya," ujar Hermanto. (Ignasius Istanto)

Polisi Lakukan Deteksi Dini, Wilayah Tembagapura Aman Saat Pilkada

Kapolsek Tembagapura AKP Jevri Hengky Jeremia

MIMIKA, BM

Antisipasi agar tidak ada gangguan di wilayah Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah saat pelaksanaan Pilkada 2024, Kepolisian Sektor (Polsek) Tembagapura sudah melakukan deteksi dini.

Deteksi dini sudah dilakukan mengingat wilayah Tembagapura kadang terjadi gangguan kamtibmas oleh kelompok yang berseberangan dengan NKRI.

"Secara comunity kami juga melakukan upaya deteksi dini agar hal-hal ini tidak terjadi di wilayah kami. Dan kami selalu menyampaikan pesan kamtibmas kepada tokoh agama, masyarakat dan kepala distrik,"ungkap Kapolsek Tembagapura AKP Jevri Hengky Jeremia, Jumat (22/11/2024).

Untuk pengamanan sendiri di Tembagapura, kata AKP Jevri, Polsek Tembagapura mendapat dukungan BKO dari Polres Mimika dan Bataliyon Brimob Detasemen B Sat Pelopor Polda Papua.

"Pola pengamanannya itu tidak mengacu pada pemilu kemarin, tapi kami lebih intens lagi untuk deteksi dini terhadap hal-hal yang tidak kita inginkan, karena Pilkada tahun ini juga merupakan momen akhir tahun," katanya.

"Walaupun kekuatan personil yang tidak mencukupi tapi bisa mengcover beberapa TPS untuk pemantauan," sambungnya.

Selain itu untuk di area objek vital nasional, kata Kapolsek sudah ada pengamanan khusus dari Satgas Amole namun tidak terlibat langsung.

"Karena mereka ditugaskan untuk objek vital nasional, namun jika ada hal-hal yang menonjol pasti saya selaku kewilayahan memohon saran dan masukan dari pimpinan Satgas," ungkapnya. (Ignasius Istanto)

EL-NAF Tidak Ingin Janji Tapi Langsung Bekerja Untuk Masyarakat Kabupaten Puncak


Pasangan nomor urut 1 EL-NAF saat mengikuti debat Pilkada Kabupaten Puncak

MIMIKA, BM

Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah nomor urut 1, Elvis Tabuni-Naftali Akawal (EL-NAF) telah berhasil menyelesaikan debat publik kedua dengan baik yang dilaksanakan di Hotel Horison Diana pada Rabu (20/11/2024) malam.

Tema dalam debat publik kedua kali ini yaitu "Sinergitas hubungan pemerintah pusat dan daerah dalam mengakselerasi pembangunan Kabupaten Puncak dan memperkokoh negara".

Adapun visi dari Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Puncak nomor urut 1 ini yaitu Puncak Adil, Mandiri, Samai dan Sejahtera.

Misinya yaitu meningkatkan infrastruktur daerah, pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan daerah, ekonomi rakyat berbasis potensi lokal, pembinaan keagamaan dan stabilitas keamanan, pembinaan perempuan, kepemudaan, keolahragaan dan kelestarian alam.

Calon Bupati Mimika periode 2024-2029 dari pasangan nomor 1 Elvis Tabuni Menegaskan, bilamana terpilih tentu bukan janji yang diberikan tetapi akan langsung bekerja untuk masyarakat Puncak.

"Kami sebagai manusia biasa tapi hari ini kita janji bermuluk-muluk yang berlebihan tetapi kondisi Kabupaten Puncak berbeda dengan kabupaten lain. Jadi pasti kami 5 tahun kedepan setelah terpilih kita akan melakukan sesuai harapan masyarakat,"kata Elvis.

Elvis mencontohkan action yang akan dilakukan seperti, infrastruktur, pemekaran desa, sekolah satu atap, pemekaran distrik dan lainnya.

Ia menjelaskan, sebagai bagian dari pemerintahan negara Republik Indonesia sudah sepantasnya pemerintahan Kabupaten Puncak berjalan beriringan dan bersinergi dengan Pemerintahan Pusat dalam akselerasi pembangunan Kabupaten Puncak.

"Kami berdua mempunyai landasan moto kasih menyatukan perbedaan. Dengan dasar ini kami ingin semua masyarakat pejabat, aparat keamanan tokoh masyarakat kepada agama kepada dan tokoh pemuda bersatu bersama-sama mewujudkan Kabupaten Puncak dan yang adil, damai, mandiri dan sejahtera," katanya.

Kata Elvis, ADIL artinya di mana seluruh lapisan masyarakat dapat meningkatkan menikmati hasil pembangunan dan mendapatkan haknya sebagai masyarakat Puncak.

DAMAI itu adanya ketenangan ketentraman dan kerukunan antar masyarakat dengan meningkatkan toleransi antar suku dan agama

MANDIRI yaitu masyarakat mampu mewujudkan kehidupan sejajar dan sederajat dengan daerah lain dengan meningkatkan pendidikan dan keterampilan.

SEJAHTERA yaitu hak dan kebutuhan dasar masyarakat ada terpenuhi dalam segala bidang.

Guna mewujudkan visi tersebut pihaknya sudah menyusun berbagai program kerja yang kami selaraskan dengan program pemerintah pusat yaitu:
1. Meningkatkan infrastruktur daerah dan tata kelola pemerintahan yang efisien, transparansi dan akuntabilitas.
2. Menjaga kestabilan pangan masyarakat.
3. Memberantas stunting dengan meningkatkan akses layanan kesehatan, sinkronisasi program dari tingkat kampung hingga distrik.

"Visi misi kami sudah jelas disampaikan itu dan biarkan publik yang menilai. Pada intinya kemenangan kami adalah untuk masyarakat Kabupaten Puncak," ujarnya.

Dirinya hanyalah manusia biasa namun pihaknya berjanji untuk membawa perubahan yang lebih baik.

"Kita akan menjalankan visi misi kita karena itu adalah harapan masyarakat seperti infrastruktur, pemekaran desa, pendidikan," ujarnya.

Sementara itu, Calon Wakil Bupati Puncak, Naftali Akawal optimis bisa menang.

"Kami yakin bisa menang. Karena masyarakat di 25 distrik sudah memberikan dukungannya. Jadi tinggal 27 November 2024 kita pasti menang," pungkasnya. (Shanty Sang)

Top