Coffee Morning Bersama Insan Pers, Dandim Mimika Berharap Hubungan Baik Terus Dibangun

Dandim 1710/Mimika yang baru, Letkol Inf M. Slamet Wijaya, S. Sos, M.Han., M.A saat memberikan sambutan dalam acara Coffe Morning bersama insan pers.
MIMIKA, BM
Selain mempererat silaturahmi, melalui kegiatan Coffe Morning dengan insan pers se-Kabupaten Mimika, Dandim 1710/Mimika yang baru, Letkol Inf M. Slamet Wijaya, S. Sos, M.Han., M.A berharap hubungan yang baik ini terus dibangun.
Dalam acara Coffee Morning bersama seluruh insan pers se-Kabupaten Mimika yang di selenggarakan di Mako Kodim 1710/Mimika, Jumat (21/02/2025) dihadiri para Danramil dan jajaran Perwira serta para bintara Kodim 1710/Mimika.
Dalam sambutan Dandim 1710/Mimika bahwa dilaksanakan coffee morning ini merupakan momen untuk mempererat hubungan silaturahmi dan juga sebagai komitmen membangun hubungan baik dengan media.
"Maksud dan tujuan kegiatan ini untuk ajang silahturahmi antara Kodim dengan awak media. Dan ini merupakan komitmen kami bangun hubungan baik dengan media, kita tidak akan tertutup dengan media,"kata Letkol Inf M. Slamet Wijaya.
Disampaikan Letkol Inf M. Slamet Wijaya bahwa dengan mengundang awak media atau insan pers ini mengingat pentingnya media dalam mendukung pembangunan terutama di Mimika.
"Dari sisi kami perannya media itu sangat penting sebagai penyampai informasi. Namun tantangan cuman satu bagaimana memilih informasi untuk dipublish, karena ada informasi yang benar dan ada yang hoax,"ujarnya.
Selain itu kata Dandim 1710/Mimika, peran media juga sebagai memberi inspirasi dan penyampai aspirasi masyarakat serta memberikan edukasi kepada masyarakat.
"Saya tekankan masalah kondusifitas disini media juga punya peran mencipta iklim yang kondusif, jadi jangan sampai memberikan narasi-narasi yang bersifat pecah belah.Jadi saya minta tolong peran media itu dimaksimalkan seiring dengan tugas dan tanggungjawab," kata Letkol Inf M. Slamet.
Dalam kesempatan tersebut, Letkol Inf M. Slamet juga berharap bahwa saat ini dengan menunggu hasil putusan MK maka mari sama-sama sikapi situasi ini dengan kepala dingin.
"Intinya apapun hasilnya itu yang terbaik buat masyarakat. Disini saya minta media mari kita berikan nuansa narasi yang baik dan benar,"harapnya.(Ignasius Istanto)
























Tim SAR menuju lokasi kejadiannya untuk mencari keberadaan pemuda berusi 16 tahun usai melompat dan menceburkan diri ke laut.