Hukum & Kriminal

Polisi Masih Lidik Kasus Mayat Yang Hangus Terbakar

Foto Dokumentasi / Nampak pihak Kepolisian Mimika saat merespon dan melakukan olah TKP.

MIMIKA, BM

Polres Mimika hingga kini masih melakukan penyelidikan terhadap kasus penemuan mayat yang hangus terbakar di salah satu lahan kosong yang berlokasi di Jalan WR Soepratman, Timika pada tanggal 1 Mei 2025 lalu.

"Kami masih dalam lidik, dan sampai saat ini untuk identitasnya masih Mr X. Kami juga menghimbau kepada masyarakat apabila ada keluarga yang hilang bisa mengecek ke rumah sakit (RSUD-red)," kata Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, Selasa (06/05/2025) kemarin.

Disampaikan Kapolres bahwa dari hasil olah TKP ditemukan ada botol bekas air mineral namun ada indikasi berbau bahan bakar semacam bensin.

"Apakah itu dibakar di TKP atau ditempat lain, kita masih dalami. Kita kendalanya itu tidak ada saksi dan alat bukti seperti CCTV. Cuman saksi yang kita mintai keterangan itu hanya warga yang melihat pertama kali ada mayat tersebut,' ujar AKBP Billy.

Sementara itu, Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika, Lucky Mahakena mengatakan mayat tersebut hingga saat ini masih berada di instalasi kamar jenazah RSUD Mimika dengan status Mr X.

" Kalau sesuai SOP di rumah sakit, itu seharusnya tiga hari jenazah di kamar jenazah. Tapi, sampai saat ini masih ada di kamar jenazah, dan kita juga masih tunggu dari kepolisian,"katanya. (Ignasius Istanto)

Keluarga Korban Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku Penganiayaan di Jalan Kebun Sirih

Pihak Kepolisian Mimika saat merespon ke TKP pemalangan jalan di Jalan Ahmad Yani.

MIMIKA, BM

Keluarga korban meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku penganiayaan terhadap korban berinisial MM di Jalan Kebun Sirih tepatnya lorong Kelurahan Kebun Sirih pada Selasa malam (06/05/2025) kemarin.

Berdasarkan pantauan wartawan dilapangan, atas kejadian tersebut korban terpaksa mendapatkan perawatan medis di RS Kasih Herlina karena mengalami luka dibagian tangan kanan dan jari sebelah kiri.

Berawal dari kejadian tersebut, satu unit rumah yang diduga milik pelaku yang beralamat di Jalan Kebun Sirih dibakar. Bahkan satu unit sepeda motor diduga milik pelaku yang tertinggal di tengah Jalan Ahmad Yani saat kabur tak luput dari api karena dibakar.

Pihak Kepolisian Mimika dalam hal ini Polsek Mimika Baru dan Unit Perintis Polres Mimika dibawah pimpinan Kapolsek Mimika Baru, AKP Putut Yudha Pratama, SIK dengan didampingi Kapolsek Kuala Kencana, AKP Djemi Reinhard langsung merespon ke TKP guna melakukan pengecekan secara langsung kondisi korban.

Selanjutnya memberikan himbauan kepada massa (keluarga korban) yang berada diluar RS Kasih Herlina yang melakukan aksi pemalangan jalan secara spontanitas di dua jalur.

Kapolsek Mimika Baru, AKP Putut Yudha Pratama, SIK saat bertemu dengan massa (keluarga korban) menyampaikan agar keluarga segera membuat Laporan Polisi.

"Kami harap keluarga korban untuk segera buat LP, karena itu dasar yang paling penting. Kita akan lakukan langkah-langkah upaya hukum untuk menangkap pelaku," ujar Kapolsek.

"Saya harap kita tetap jaga keamanan, karena kami serius melakukan langkah-langkah hukum bagi pelaku," sambung Kapolsek.

Dalam kesempatan tersebut Kapolsek juga berharap kepada keluarga korban untuk segera mengevakuasi korban ke RSUD agar dapat memenuhi prosedural hukum untuk mendapatkan visum. (Ignasius Istanto)

Jelang Pentahbisan Uskup Terpilih Timika, Pihak Keamanan Siap Maksimalkan Pengamanan

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman.

MIMIKA, BM

Pihak keamanan sudah siap melakukan pengamanan jelang perayaaan pentahbisan Uskup Terpilih Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA.

Pengamanan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan memastikan agar pelaksanaan dapat berjalan dengan lancar.

"Untuk kesiapan personel sendiri sudah sangat siap, baik dari Polres Mimika, Brimob Yon B Pelopor Sat Brimob Polda Papua dan TNI," kata Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, Selasa (06/05/2025) kemarin.

Namun, untuk rencana pengamanan sendiri seperti lokasi-lokasi strategis, kata Kapolres pihaknya masih berkoordinasi dengan Polda Papua Tengah.

"Hari ini masih dirapatkan terkait rencana pengamanannya seperti apa, nanti setelah dari Polda kita akan sampaikan," ucap AKBP Billy singkat. (Ignasius Istanto)

Top