Hukum & Kriminal

Personel Gabungan Dikerahkan Lakukan Pengamanan dan Sterilisasi di Area Gereja Tiga Raja

Nampak personel gabungan saat mengikuti apel gabungan. 

MIMIKA, BM

Personel gabungan yang terdiri dari TNI-Polri dan instansi terkait sudah dikerahkan untuk melakukan pengamanan dan sterilisasi di area Gereja Katolik Katedral Tiga Raja Timika, Selasa (13/05/2025). 

"Tadi kita apel gabungan untuk personel yang terploting di area Gereja Katedral Tiga Raja sebelum pelaksanaan ibadah Vesper Agung," kata Kabag Ops AKP Henri Alfredo Korwa. 

Lanjut Kabag Ops, dalam pengamanan dengan memploting personel, juga dilakukan sterilisasi oleh tim jibom serta melakukan pengaturan lalu lintas. 

"Untuk memberikan rasa nyaman dan keamanan selama berlangsungnya ibadah," sambungnya. 

Perlu diketahui Misa Vesper Agung (atau sering disebut Vesper Agung) adalah ibadah sore yang meriah dalam tradisi Katolik, biasanya dilaksanakan sebelum Misa Tahbisan Uskup atau acara penting lainnya. 

Ibadah ini menjadi tanda syukur atas pemilihan Uskup baru, dan seringkali merupakan bagian awal dari rangkaian tahbisan. (Ignasius Istanto)

Proses Terus Berlanjut, Polisi Lengkapi Berkas Oknum Guru Pelaku Pencabulan

Kasat Reskrim, Polres Mimika, AKP Rian Oktaria

MIMIKA, BM

Proses hukum kepada oknum guru yang melakukan pencabulan terhadap siswa disalah satu SMP yang berada di kawasan SP3, Kelurahan Karang Senang, Distrik Kuala Kencana masih berlanjut. 

"Sementara ini kami lengkapi berkas untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut, dan untuk menentukan siapa saja korban-korban sebelumnya dan siapa-siapa saja pelaku atau otak dari kasus ini," kata Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Rian Oktaria, saat ditemui Kamis (08/05/2025) kemarin.

Selain itu, menurut Kasat Reskrim, sejauh ini teridentifikasi ada tujuh anak jadi korban, yang mana ketujuh anak ini berbeda kelas. 

"Kejadiannya itu selang waktunya berdekatan. Kita juga akan dalami lagi saksi-saksinya," ujarnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya dalam kasus ini tersangka yang adalah seorang oknum guru berinisial FR (27), yang dilaporkan oleh keluarga korban ke Polsek Kuala Kencana pada 22 Maret 2025. Kemudian langsung diamankan di Rutan Polres Mimika, Mile 32. (Ignasius Istanto)

Belum Ada Keluarga Yang Melapor, Polisi Akan Serahkan Mr X ke Dinsos Untuk Dimakamkan

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Rian Oktaria. 

MIMIKA, BM

Mayat tanpa identitas (Mr X) yang hangus terbakar di salah satu lahan kosong yang berlokasi di Jalan WR Soepratman, Timika pada tanggal 1 Mei 2025 lalu akan diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) untuk dilakukan pemakaman. 

"Karena sudah lebih dari 3 hari disemayamkan di kamar jenazah dan juga takutnya ada pembusukan dari mayat," kata Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Rian Oktaria, Kamis (08/05/2025). 

Dikatakan Kasat Reskrim, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak RSUD Mimika untuk menyerahkan jenazah ke Dinsos untuk dilakukan pemakaman.

"Kami sudah koordinasi dengan pihak RSUD untuk mengambil DNA nya," kata AKP Rian. 

Selain itu, menurut Kasat Reskrim bahwa sampai saat ini belum ada satu keluarga pun yang datang melapor baik di Polres maupun di Polsek-polsek. 

"Visum sudah dilakukan dari awal mulai penyidkan. Kita lagi mencari titik terangnya siapa pelaku, dan sesuai perintah dari Kapolres kami tetap akan ungkap kasus ini," ujar AKP Rian. (Ignasius Istanto)

Top