Budaya

PKK Mimika Kunker ke Pesisir Terluar Mimika, Potowai buru

Ketua TP PKK Mimika Ny. Susy Rettob saat akan melaksanakan penanaman pohon kelor

MIMIKA, BM

Di awal Juni ini, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika melanjutkan pelayanan untuk masyarakat Mimika ke wilayah pesisir terluar Mimika, Potowaiburu, Distrik Mimika Barat Jauh pada Senin (1/6/2026) hingga Rabu (3/6/2026).

Kunjungan kerja (kunker) kali ini ditempuh dengan menggunakan jalan udara dan laut.

Ketua TP PKK Mimika Ny. Susana Susy Herawaty Rettob didampingi Wakil Ketua TP PKK Mimika Ny. Periana Kemong tiba di bandara Potowai buru dan disambut oleh Kepala Distrik Mimika Barat Jauh Everardus Rico Kukuareyau beserta Ketua TP PKK Distrik Mimika Barat Jauh Ny. Sarce Kukuareyau.

Tim lainnya yang menempuh melalui jalan laut setibanya di dermaga langsung bergabung dan menggerakan 10 Program Pokok PKK dimana Pokja 1 mengunjungi SD Negeri Potowaiburu guna menumbuhkan semangat meraih cita-cita, melaksanakan ibadah Oikumene dan diagendakan besok akan memberikan bantuan alat rohani.

Sebagai Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Ny. Susy Rettob bersama Pokja 2 melaksanakan kunjungan ke PAUD dan memberikan bantuan.

Pengurus TP PKK Mimika berbaur dengan anak-anak Potowai buru

Sebagai bentuk dukungan akan pogram kerja PKK Pusat dan Provinsi Papua Tengah, pokja 3 melaksanakan penanaman bibit pohon kelor dan cabe. Selain itu ada juga bibit jeruk dan sayuran.

Penanaman dilaksanakan oleh Ketua TP PKK Mimika Ny. Susy Rettob, Wakil Ketua PKK Mimika Ny. Periana Kemong, Kepala Distrik Mimika Barat Jauh Everardus Rico Kukuareyau, Ketua TP PKK Distrik Mimika Barat Jauh Ny. Sarce Kukuareyau beserta Kapolsek dan Komandan Pos.

Tak ketinggalan Pokja 4 melaksanakan sosialisasi gizi seimbang dan pemberian makanan tambahan (pmt) bagi bayi, balita dan ibu hamil serta pemeriksaan USG ibu hamil di Puskesmas Potowai buru guna mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat hingga wilayah pesisir terluar Mimika, Potowai buru.

Besok diagendakan akan dilaksanakan pelantikan pengurus TP PKK Distrik Mimika Barat Jauh. Pelantikan ini merupakan yang keempat kalinya dilaksanakan untuk tingkat distrik setelah sebelumnya Distrik Mimika Barat Tengah, Amar dan Distrik Mimika Barat. (Elfrida Sijabat)

PKK Distrik Mimika Barat Jauh Resmi Dilantik

 

Foto istimewa : Foto bersama Ketua PKK Mimika Ny. Susy Rettob, Kepala Distrik Mimika Barat Jauh Everaedus Kukuareyau dan pengurus PKK Distrik Mimika Barat Jauh yang dilantik

MIMIKA, BM

Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Distrik Mimika Barat Jauh resmi dilantik.

Pelantikan dilakukan di Kantor Distrik Mimika Barat Jauh, Potoway Buru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (2/6/2026).

Pelantikan ini mendasari Surat Keputusan Kepala Distrik Nomor 800.1/001/2026 dan dipimpin langsung oleh Kepala Distrik Mimika Barat Jauh, Everardus R. Kukuareyau.

Prosesi ini ditandai dengan penandatanganan berita acara serta pemasangan pin PKK, disaksikan Ketua TP-PKK Kabupaten Mimika, Ny. Suzy Herawati Rettob, didampingi Wakil Ketua Ny. Periana Kemong.

Dalam sambutannya, Ketua TP-PKK Kabupaten Mimika, Ny. Suzy Herawati Rettob, menegaskan bahwa pelantikan ini menjadi awal dari tanggung jawab besar dalam memajukan keluarga dan masyarakat di tingkat distrik.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi awal pengabdian untuk mewujudkan keluarga yang sehat, berdaya, dan sejahtera,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya pemahaman dan implementasi 10 Program Pokok PKK yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat lokal, khususnya pada sektor pendidikan dan kesehatan.

Selain itu, ia juga mendorong pengurus untuk aktif dalam penanganan stunting, peningkatan kesehatan ibu dan anak, pendidikan anak usia dini (PAUD), serta penanganan anak putus sekolah dan pernikahan usia dini.

“PKK juga harus memperkuat ekonomi keluarga melalui kelompok dasa wisma serta mulai memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung koordinasi dan sosialisasi program,” tambahnya.

Ny. Suzy juga mengingatkan pentingnya sinergi antara TP-PKK dan pemerintah distrik, termasuk percepatan pembentukan dan pelantikan pengurus PKK di tingkat kampung guna memastikan program berjalan hingga ke akar rumput.

Sementara itu, Kepala Distrik Mimika Barat Jauh, Everardus R. Kukuareyau, menyampaikan apresiasi atas kehadiran TP-PKK Kabupaten Mimika yang untuk pertama kalinya melaksanakan agenda khusus di wilayah tersebut.

“Kami siap mendukung penuh seluruh program PKK, terutama yang berkaitan dengan penanganan stunting, pendidikan anak usia dini, serta program pemberdayaan masyarakat lainnya hingga ke kampung-kampung,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah distrik akan berkomitmen mengoptimalkan sumber daya yang ada demi mendukung keberhasilan program PKK di wilayahnya.

Ketua TP-PKK Distrik Mimika Barat Jauh yang baru dilantik, Sarce Kukuareyau, menyatakan bahwa amanah yang diberikan merupakan tanggung jawab besar dalam menggerakkan organisasi PKK di tingkat distrik.

“PKK memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemberdayaan keluarga. Kami siap menjalankan visi organisasi serta mendukung program pemerintah daerah,” katanya.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar rapat kerja untuk menetapkan program prioritas serta memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pengurus.

Dengan pelantikan ini, diharapkan TP-PKK Distrik Mimika Barat Jauh dapat berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan keluarga di wilayah tersebut. (Red)

YLBH Papua Tengah Laporkan Kasus Pengrusakan Pagar Keuskupan ke Polisi

Perwakilan pihak keuskupan saat membuat laporan polisi

MIMIKA, BM

Keuskupan Timika didampingi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Papua secara resmi melaporkan kasus dugaan pengrusakan pagar tanah milik Keuskupan Timika ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Mimika, Sabtu (23/5/2026).

Direktur YLBH Papua Tengah, Yosep Temorubun, mengatakan pengrusakan pagar keuskupan diduga melibatkan oknum makelar tanah bersama pihak lain.

Menurut Yosep, kasus tersebut mendapat perhatian serius dari pihak Keuskupan Timika karena erupakan aset milik gereja.

Ia menyebut, umat Katolik di Timika mendesak agar pihak kepolisian segera memproses hukum para pelaku dan tidak melindungi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pengrusakan.

“Kami meminta Polres Mimika untuk memproses hukum pelaku pengrusakan dan tidak melindungi siapa pun yang terlibat,” tegas Yosep.

Yosep juga mengungkapkan, apabila laporan tersebut tidak ditindaklanjuti secara serius, maka pihaknya bersama umat Katolik berencana melaporkan kasus ini ke Mabes Polri di Jakarta.

Selain itu, umat Katolik Keuskupan Timika juga disebut siap menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di Polres Mimika guna mengawal proses hukumnya.

YLBH Papua Tengah menduga kasus pengrusakan pagar tanah Keuskupan Timika melibatkan oknum aparat dan jaringan makelar tanah yang selama ini diduga memanfaatkan masyarakat adat dalam praktik jual beli tanah di Timika.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Mimika belum memberikan keterangan resmi terkait laporan tersebut. (Nuel)

Top