Budaya

Mimika Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi Papua Tengah

Penyerahan piala bergilir oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, SDM dan Pengembangan Otsus Pemprov Papua Tengah, Ukkas kepada Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, Ananias Faot

MIMIKA, BM

Kabupaten Mimika berhasil meraih juara umum pada Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-I tingkat Provinsi Papua Tengah tahun 2026, Kamis (16/7/2026).

MTQ ke 1 tingkat Provinsi Papua Tengah dilaksanakan di Kabupaten Mimika.

Kabupaten Mimika menjadi yang terbaik setelah mengumpulkan nilai tertinggi dari berbagai cabang perlombaan dan juga mengungguli 6 kabupaten lainnya.

Piala bergilir MTQ diserahkan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, SDM dan Pengembangan Otsus Pemprov Papua Tengah, Ukkas kepada Pemerintah Kabupaten Mimika yang diterima oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, Ananias Faot.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, SDM dan Pengembangan Otsus Pemprov Papua Tengah, Ukkas dalam sambutannya menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mimika sebagai tuan rumah panitia pelaksana MTQ ke 1.

"Saya ucapkan selamat kepada para peserta yang berhasil meraih juara pada setiap cabang perlombaan. Prestasi yang telah diraih merupakan hasil dari proses belajar, latihan, kedisiplinan dan dukungan dari para pelatih serta keluarga," Kata Ukkas.

Ia juga mengapresiasi peserta yang belum berhasil meraih juara pada kesempatan MTQ ini. Semoga kedepan bisa lebih banyak belajar, belajar dan belajar sehingga bisa menorehkan prestasi untuk daerahnya masing-masing.

"Peserta yang belum memperoleh juara jangan berkecil hati karena seluruh peserta merupakan Duta Alquran dari kabupaten masing-masing. Karena itu, keberhasilan tidak hanya diukur melalui peringkat dan penghargaan,"ujarnya.

Namun, kata Ukkas melalui kegiatan ini juga dapat meningkatkan kecintaan kepada Al-Quran serta kemauan untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, kemenangan yang sesungguhnya adalah ketika kegiatan ini mampu memperkuat kecintaan kepada Alquran dan menumbuhkan semangat untuk terus belajar.

Diharapkan, bahwa pembinaan tidak boleh berhenti setelah kegiatan MTQ ini selesai. Pembinaan terhadap para kafillah harus dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan.

"Saya berharap kepada peserta yang terpilih nantinya dapat membawa nama baik Provinsi Papua Tengah dan menunjukkan kemampuan terbaik pada tingkat nasional," harapnya.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, Ananias Faot dalam sambutannya menyampaikan, terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan LPTQ Provinsi Papua Tengah yang telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Mimika sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ tahun ini.

"Saya ucapkan selamat kepada kafilah yang berhasil meraih prestasi terbaik yang ditetapkan sebagai juara umum MTQ Provinsi Papua Tengah tahun 2026. Semoga prestasi yang diraih menjadi motivasi untuk terus mengembangkan syair Alquran dan melahirkan generasi yang berakhlak mulia,"ujar Ananias.

Ananias juga mengucapkan terima kasih atas semangat dedikasi dan sportifitas yang telah ditunjukkan selama perlombaan berlangsung.

Ia mengaku, sebagai tuan rumah tentu masih terdapat berbagai kekurangan dan keterbatasan. Untuk itu atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika dan seluruh panitia pelaksana memohon maaf yang tulus apabila terdapat pelayanan fasilitas maupun hal-hal yang lainnya yang kurang berkenan selama MTQ berlangsung.

"Kami berharap kebersamaan yang terjalin selama MTQ ini semakin mempererat ukhuwah, islamiyah, memperkokoh persaudaraan antar daerah serta memperkuat persatuan masyarakat Papua Tengah dalam semangat kerukunan dan kedamaian," pungkasnya. (Shanty Sang)

MTQ ke-1 Tingkat Provinsi Papua Tengah Dimulai, 242 Peserta Siap Berkompetisi

Wakil Bupati Emanule Kemong saat menyampaikan sambutan

MIMIKA, BM

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-I Tingkat Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 resmi dibuka oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, SDM dan Pengembangan Otsus Pemprov Papua Tengah, Ukkas di Graha Eme Neme Yauware, Selasa (14/7/2026) malam. 

Ajang yang berlangsung hingga 16 Juli 2026 itu diikuti 242 peserta dari tujuh kabupaten yakni, Kabupaten Mimika sebagai tuan rumah, Nabire, Paniai, Dogiyai, Deyai, Puncak dan Kabupaten Puncak Jaya.

Selama pelaksanaan, peserta mengikuti perlombaan cabang Tilawah, Tartil, Hifzil Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Al‑Qur’an, dan Kaligrafi.

Adapun tema yang diusung dalam perhelatan ini ialah "Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Papua Tengah Emas yang Berkeadaban".

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, SDM dan Pengembangan Otsus Pemprov Papua Tengah, Ukkas dalam sambutannya menyampaikan, MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan menghafal Al'Quran tetapi juga sarana membentuk generasi Qurani yang berakhlak dan memperkuat persaudaraan.

"Pemerintah provinsi Papua Tengah akan terus mendukung pembinaan LPTQ dan pengembangan generasi Qurani sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia," kata Ukkas.

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong menyampaikan bahwa kehadiran peserta MTQ dari 7 kabupaten merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi Kabupaten Mimika sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ pertama tingkat Provinsi Papua Tengah.

"Amanah ini kami terima dengan penuh rasa syukur dan tanggung jawab, sebagai motivasi untuk memberikan pelayanan terbaik demi menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan ini," ujar Wabup Kemong.

Wabup mengatakan, penyelenggaraan MTQ ke-I ini merupakan sesuatu yang bersejarah. Untuk pertama kalinya sejak terbentuknya Provinsi Papua Tengah, kali ini baru melaksanakan MTQ tingkat provinsi di Mimika.

Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya ajang perlombaan membaca, menghafal, memahami dan menafsirkan al-qur'an, tetapi juga menjadi wahana mempererat persaudaraan, serta masyarakat Papua Tengah memperkokoh persatuan.

"Tema MTQ tahun ini memiliki makna yang sangat mendalam, nilai-nilai al-qur'an mengajarkan kejujuran, kasih sayang, keadilan, kedamaian, dan persaudaraan. Sementara itu, nilai-nilai adat Papua mengajarkan penghormatan terhadap sesama manusia, pelestarian alam, musyawarah, gotong royong, dan semangat kebersamaan.

"Apabila kedua nilai luhur tersebut berjalan beriringan, kita akan mampu membangun Papua Tengah yang damai, harmonis, maju, dan bermartabat," ujarnya.

Ia mengajak seluruh peserta MTQ, menjadikan kegiatan ini bukan semata-mata sebagai ajang meraih prestasi, melainkan sebagai sarana memperkuat kecintaan terhadap al-qur'an serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Dan, kepada dewan hakim, diharapkan agar menjalankan amanah dengan penuh profesionalisme, objektivitas, dan integritas sehingga menghasilkan peserta terbaik yang akan mewakili provinsi papua tengah pada mtq tingkat nasional.

"Mari kita tunjukkan bahwa Mimika adalah rumah kita, rumah yang harmoni dalam keberagaman yang terbuka, aman, nyaman, serta mampu menjadi tuan rumah yang baik bagi seluruh tamu dari berbagai daerah yang datang ke Mimika ini," Pungkasnya.

Wakil Ketua I LPTQ Provinsi Papua Tengah, Herman Gafur berharap melalui MTQ ini dapat mencetak dan melahirkan generasi qurani yang berakhlak mulia yang kelak mampu mengharumkan nama Provinsi Papua Tengah, baik di perhelatan MTQ tingkat nasional maupun hingga ke kancah internasional.

"Saya juga berharap melalui MTQ ini akan lahir qari dan qariah, hafiz dan hafizah, serta generasi Qur'ani yang nampu mengharumkan nama Provinsi Papua Tengah pada MTQ tingkat nasional, bahkan di tingkat internasional," Pungkasnya. (Shanty Sang)

Malam Ramah Tamah, Wabup Ajak Peserta MTQ Junjung Sportivitas

Foto bersama di sela kegiatan

MIMIKA, BM

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika menggelar malam ramah tamah dan ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) I Tingkat Provinsi Papua Tengah di Pendopo Rumah Negara SP 3, Senin (13/7/2026) malam.

Kegiatan ini menjadi momen mempererat tali silaturahmi antara kafilah dari seluruh kabupaten di Papua Tengah, dewan hakim, official, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan menjelang pelaksanaan MTQ I Tingkat Provinsi Papua Tengah.

Wakil Bupati Mimika sekaligus Ketua MTQ ke-I Tingkat Provinsi Papua Tengah, Emanuel Kemong mengatakan, kepercayaan menjadi tuan rumah MTQ pertama tingkat Provinsi Papua Tengah merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Mimika.

Atas nama pribadi, Pemerintah Kabupaten Mimika, dan seluruh masyarakat Mimika, ia mengucapkan selamat datang kepada seluruh kafilah, dewan hakim, official, dan tamu undangan.

“Semoga kebersamaan selama berada di Mimika menjadi kenangan indah serta semakin mempererat hubungan antardaerah,”kata Wabup Kemong.

Menurutnya, perbedaan antar kabupaten bukanlah pemisah, melainkan kekayaan yang harus dijaga untuk memperkuat persatuan dan persaudaraan.

Ia juga menekankan bahwa MTQ bukan hanya ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi menjadi media syiar Islam yang menanamkan nilai-nilai kedamaian, toleransi, persaudaraan, serta semangat gotong royong sebagai fondasi membangun Papua Tengah yang harmonis dan maju.

“Kepada seluruh peserta, tampilkan kemampuan terbaik dengan menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan akhlak mulia. Jadikan setiap penampilan sebagai bagian dari ibadah sekaligus motivasi untuk semakin mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,”ujarnya.

Ia juga memberi apresiasi kepada seluruh panitia dan semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan pelaksanaan MTQ pertama tingkat Provinsi Papua Tengah.

Wabup Kemong berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, lancar, sukses, serta membawa manfaat bagi penguatan ukhuwah Islamiyah dan kemajuan Papua Tengah.

Sementara itu, Ketua I MTQ ke-1 Tingkat Provinsi Papua Tengah, Herman Gafur, menyebut jika seluruh panitia terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kafilah selama berada di Mimika.

Suksesnya penyelenggaraan MTQ kata Herman, bukan hanya diukur dari kelancaran perlombaan, tetapi juga dari terbangunnya persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan di tengah masyarakat Papua Tengah yang majemuk.

Penyelenggaraan MTQ pertama ini menjadi momen bersejarah bagi Provinsi Papua Tengah. Karena itu, ia mengajak seluruh peserta untuk menjaga kebersamaan dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai sarana memperkuat persatuan.

“Semoga MTQ pertama ini menjadi kebanggaan bersama dan memperlihatkan bahwa Papua Tengah mampu menjadi contoh dalam menjaga toleransi, persaudaraan, serta kerukunan antarumat beragama,” pungkasnya. (Shanty Sang)

Top